
Setelah selesai membayar keduanya pun pulang Dan sesampai nya di kantor Yuni
memberikan sebagian martabaknya pada teman Rendi dan pa sugeng Lalu masuk kamar dan .
"' Aaa.........." Teriak Raya yang melihat sosok hantu . Yang membuat para pria langsung menghampirinya
" Ada apa mba ?" kata pa Sugeng
" Itu.....tadi ..... " Tunjuk Raya
Sedangkan Yuni yang masuk kamar hanya mengangkat dua tangan nya
" Paling dia mau ketemu mba Yuni mba, Kan selama ini aman aman saja pas mba Yuni datang mulai horor deh ." kata Rendi
" Huh..... Iya kali , ya sudah pa , sana istirahat maaf bikin kalian kaget " kata Raya yang menatap Yuni yang terlihat santai .Lalu Raya pun menutup pintu.
" Pulang gih cil , kamu menakutinya " kata Yuni
" Heh..... benaran hantu tuh Yun " kata Raya melihat kearah kamar mandi
" Hahaha..... ngumpet dia malu, Sudah Ray cuekin aja yuk makan .Mumpung panas lama aku ngak makan martabak Kelamaan bertapa di camp " kata Yuni
" Hahaha ....iya kemaren Nugrah juga bilang gitu pas di HT " kata Raya yang memakan martabak asin Dan yang manis rasa keju coklat .
" Cuma buat kita berdua nih ?" kata Raya
" Iya lah emang siapa lagi Kan masih enak buat besok .Si hantu kan tadi sudah di kasih " kata Yuni
" Hah......emang hantu juga bisa makan martabak ? " kata Raya
" Ya bisa lah , Emang manusia saja yang mau makan enak hehehe " kata Yuni terkekeh
" Lho ngak takut sama hantu Yun " kata Raya
" Awalnya sih takut Ray, tapi aku melawan rasa takutku .Bila kita ketakutan rasa nya bisa sampai terkencing kencing Dan dada ku sakit pas lari Tapi akhirnya aku bisa melawan rasa takut itu Dan bersikap biasa saja " kata Yuni
" Hi......tapi jahat ngak sih mereka ?" kata Raya penasaran
" Ya kaya manusia lah ada yang jahat ada yang baik Dan ada juga yang usil Tergantung mereka di dunianya dulu " kata Yuni
" Oh gitu, tak se menyeramkan cerita mereka Yang bilang kalo hantu itu mengerikan ya " kata Raya
" Ya kan masing masing orang yang ditemui " kata Yuni Sambil melihat hantu si bocil asyik duduk makan martabak .
" Heh ... dasar bocil " kata Yuni dalam hati Karna hantu abg itu lagi punya teman baru .Dia bilang pacar nya
" Ray , aku mungkin cuma setahun saja disini Apa kamu betah tinggal disini . " Kata Yuni
" Ya kaya kamu Yun, di betah betahin Karna masih terikat kontrak " kata Raya Yang mencuci tangan di wastafel .Karna sudah kenyang Begitu juga Yuni
" Cil mau " tawar Yuni pada hantu abg itu ketika mengintip martabak asin yang masih tersisa .
__ADS_1
Hantu itu mengangguk Yang membuat Raya menoleh pada Yuni Dan seketika martabak sisa pun hilang .
Ting.....
" Eh....Yun kok bisa hilang " kata Raya
" Dia masih lapar Ray, biarin di bawa
Kan masih ada satu kotak utuh tuh " kata Yuni Menunjuk kotak yang masih tersisa Dan masih ada yang manis separo
Lalu keduanya berbaring untuk tidur Karna sudah mengantuk .
Sedangkan di mess camp Tan tidur bersama pa Fauzi Karna Bastian dan Devan tidur berdua .Malam terasa dingin Dan entah mengapa Tan tak bisa tidur dan matanya melihat langit langit kamar Namun ketika ia melihat ke arah kaki nya sebuah tangan menarik kakinya
" Hua.........aaa .." Teriak Tan Yang membuat Fauzi kaget setengah mati
" Apaan sih Tan !!! bentak Fauzi yang membuat semua orang bangun Dan mengetuk pintu kamar mereka
" Hantu......zi " kata Tan bergegas membuka pintu Karna tak ada apa pun Yang terlihat di sana
Kret.......
" Ada apa sih teriak teriak " kata Devan
" Aku lihat hantu , dia menarik kaki ku Dan ia menariknya sangat kencang " kata Tan bergidik ngeri
" Yah ... Kita kira apa pa ? kenapa ngak di lawan .Mba Yuni itu kalo ada hantu langsung di lawan sama dia. Ngak teriak teriak pa " kata Aris karna ikut kaget
" Ayo tidur .... ngatuk " kata Devan Lalu mereka pun kembali kekamar depan Untuk tidur bertiga .
Pa Fauzi pun menutup pintu kamar nya Lalu kembali berbaring di kasur Namun belum lagi ia memejam matanya .Sebuah tangan terpotong menghampiri kaki nya Yang membuat Fauzi melemparnya dengan botol aqua Dan tangan itu langsung menghilang seketika
" Astagfirullah aladzim........ " pa Fauzi lalu membaca ayat kursi Dan kembali untuk tidur . Karna ia tahu itu hanya godaan mata
***********
Paginya di dapur juga terjadi kehebohan Karna ada ular masuk dapur Yang membuat mbok berteriak histeris Tri dan Ariesta yang melihat ular itu cepat cepat menangkap ular kecil itu dengan karung bekas
" Kok bisa sih mbok dari mana datang nya nih anak ular " kata Ariesta Yang berhasil menangkapnya .
" Mana mbok tahu , Tahu tahu sudah ada di wajan yang itu tuh Tri " tunjuk mbok Menunjuk wajan besar
" Mungkin mau bertelur mbok " kata Tri
" Mana ada , paling ular itu mau makan Tri " kata Azam .yang nongol di dapur
" Ya sudah sana ta, di buang atau di kubur " kata Tri
" Mau aku kasih ke Ayam Tri , biar di tutul " kata Ariesta Yang lalu memukulnya
Dengan kayu bulat Dan ketika ular nya mati Ariesta memberikan nya pada ayam
__ADS_1
Peliharaan mbok .
" Hi......" kata mbok merasa jijik
" Sudah mbok mau dibantu ngak masak nya " kata Tri
" Ngak usah le, sudah hampir selesai kok " kata mbok Yang merasa akhir akhir ini kepikiran bi Narsih yang pulang izin dua hari Dan selama dua hari juga Kemaren mbok di bantu Yuni
" Mbok kok melamun ?" kata Tri menegur mbok .
" Ngak Tri mbok cuma kepikiran mba Yuni le, kamu kemaren ngak jadi menyusulnya " kata mbok
" Nyusul gimana ? ngak ada motor kok nyusul .Jalan ke sampit aku nya ngak kuat mbok " kata Tri tersenyum
" Hahaha........ maaf, mbok ngak tahu motornya pada dipake semua " kata mbok .
" Apa tuh cah ayu belum mau pulang? " kata mbok menatap Tri sambil menaruh sayur di mangkok .
" Biarkan saja mbok Dia lagi marah... Kalo sudah tenang juga besok pulang " kata Tri yang tahu Yuni lagi marah pada sama salah satu tamu itu.
*************
Di kantor sampit Yuni duduk di meja kerja Raya membuat data Karna pa Tyiur baru saja datang dari cuti satu minggu Lantaran istrinya sakit
" Yun.... kok bisa di sini Trus kalo ke camp aku sama siapa ?" kata pa Tyiur
" Sama Rahman aja pa , kan pa Fauzi turun hari ini sama para tamunya " kata Raya Yang sedang sarapan
" Iya pa, aku pulang nya besok saja Malas ketemu pejantan gila " kata Yuni yang sempat cerita pada Raya tentang tamu pa Fauzi
" Hahaha....... pasti kamu di goda mereka kan Yun " kata pa Tyiur Yang duduk sambil minum teh Dan mencomot martabak manis sisa tadi malam
" Mending kalo di goda pa, nah tuh tamu kurang ajar mulutnya .Kalo aku jadi Yuni bakal ta bogem mukanya " kata Raya ngedumel
" Hahaha.......ya , kalo nakal perlu di gituan Ray biar mereka kapok " kata pa Tyiur Yang lalu kembali menyesap teh nya Sambil kembali makan martabak Yang diletakkan Yuni di meja Raya
" Pa Tyiur........" sapa pa sugeng
" Eh pa .....apa khabar " kata pa Tyiur Yang lalu menoleh dan ....
" Prang...............
" Allahuakbar " kata pa Tyiur kaget melihat di sosok belakang pa sugeng
Yang lalu menghilang Hingga membuat gelasnya jatuh Tapi tak pecah
" Ada apa pa " kata Yuni ikut kaget
Begitu juga dengan Raya .
" Tadi ada yang mengikuti pa sugeng " kata pa Tyiur dengan wajah datar
__ADS_1
" Sudah ngak usah di pikir mungkin dia hanya lewat Tyiur " kata pa Sugeng Yang memang akhir akhir ini merasa di dekati hantu Karna tiap kali duduk sendiri .Entah kenapa bulu kuduknya berdiri