
Setelah Arga pulang Mereka pun berangkat kerumah orang tua mba Asih Setibanya di sana mereka di suguhi banyak makanan Karna mba Asih sudah memberi tahu sang ibu sebelum mereka datang Karna bilang mertuanya akan bersilahturahmi .
" Ini anak yang kecil ya mbok , waduh kok lebih ganteng ya mbok Padahal dapat sisa sisa " kata ibu Asih
" hahaha .... bisa saja besan ini " kata mbok tertawa
" Iyo bu , tapi rezeki nya lebih besar di banding mas Arga " Kata mba Asih
" Kalo itu mbok sudah tahu ndu, wong bule mu sering cerita kalo ketemu ibu di pasar Sing gaji Sari juga kan Tri Pantas le kue iso due bojo ayu le " kata ibu mba Asih
" Waduh .... jadi trend dong Tri mbok, padahal Tri jarang pulang bu cuma setahun sekali " kata Tri
" Ya ngak apa apa le , yang penting rezeki nya lancar Trus apa besok jadi pulang ?" Kata ibu mba Asih
" Jadi besan , makanya kita mampir ke sini biar sekalian pamitan " kata mbok
" Waduh ..... malah buru buru mbok saya ngak bisa bawa kan apa apa Padahal tiap Tri pulang oleh oleh nya Sampe terus " kata ibu mba Asih
" Alhamdulilah bu kalo nyampe Kan berbagi " kata Tri Karna tahu mbok slalu berbagi pada besan Agar hubungan nya tetap baik dan terjalin harmonis .
" Yo kan di bagi sedikit sedikit besan Biar sama rata " kata mbok .
Iyo mbok benar kan biar berkah " kata ibu mba Asih .
Cukup lama mereka ngobrol Setelah menjelang sore Tri pun pulang Dan mereka berpamitan Yang membuat Arif menangis ingin ikut ke rumah mbok
"' Jangan nangis besok kalo Akhtar kesini lagi kan bisa main lagi le " Kata mba Asih
" Tapi kan Arif mau mainnya sekarang bu e besok ade Akhtar pulang " kata Arif
"' Ya besok pagi kita kesana sama bapa Pas pulang sekolah Kan pak le mu pulang siang "' Kata mba Asih
" Tenan ya bu e " kata Arif
" Yo tenan" Kata mba Asih menghibur Arif agar tak menangis lagi Dan Tri sempat memberi kan uang pada Arif seratus ribu Biar keponakan nya itu senang .
" Di tabung ya, jangan kasih bu e sama bapa " kata Tri
" Lah kalo bu e ngak punya uang pie om " kata Arif polos
__ADS_1
"' Hahaha... suruh minta bapa mu toh le " Kata Tri tertawa Yang membuat Arga dan Asih juga tertawa mendengar candaan adik nya itu
Sedangkan Yuni hanya tersenyum . Kadang keakraban keluarga Tri membuat Yuni rindu pada ibu dan adik nya .
Yang membuat Yuni ingin pulang cepat ke Kalimantan.
Sebenar Yuni juga membangun rumah sendiri di banjarmasin di dekat rumah sang ibu Yang dikontrakan Yuni untuk menghidupi ibu dan adik nya bila ia menikah ..Dan benar saja rumah itu bisa buat tabungan adiknya kuliah . Yang lumayan besar Karna rumah itu ada 4 kamar.
Dan tanah sang ayah Yuni bangun kan 3 pintu kontrakan Yang uangnya bisa buat sang ibu tiap bulan Karna ada pengontrak yang tak mampu di bayar setahun Dan itu membuat Yuni sedikit tenang Karna ia tak terlalu merasa bersalah bila nanti sudah ikut suaminya pulang menetap di jawa .
**************"
Malamnya Yuni tak memasak karna sudah kenyang Yuni hanya menaruh bakso satu bungkus Takut hantu itu datang minta makanan
" Ade mau makan lagi ?" kata Tri
" Sudah kenyang mas , apa mas lapar " kata Yuni
" Mas juga sudah kenyang " kata Tri Ketika Yuni melihat merapikan baju mereka di koper kecil Karna di koper besar sudah di kosongkan untuk di tinggal di lemari Jadi Yuni bisa memasukan oleh oleh ke dalam koper besar Karna besok pas pulang mereka tinggal mengisi pakaian lagi .
" Akhtar sudah tidur mas " kata Yuni
" O gitu ya sudah mas sholat dulu aja ade selesaikan ini dulu " kata Yuni
" Bareng saja nanti, oh ya apa ade lihat siluman nya besar nggak tadi " Kata Tri penasaran pada pesugihan itu
" Ya kaya kita mas cuma separuh badan mungkin itu sudah biasa ya mas disini Makanya orang jawa bilang uang dari jawa tak bisa buat modal disana cepat hangus " kata Yuni
" Kok bisa ?" kata Tri
" Ya karna banyak uang panas mas Di sini kan banyak pesugihan nya Dulu para wali menyebarkan agama dengan cara music dan budaya karna dulu masih menganut agama hindu budha dan kejawen jadi pendekatan nya juga dengan cara budaya " kata Yuni
" Beda kalo kalimatan .penyebaran nya langsung dengan cara islam Jadi agamanya lebih kental Karna di berikan para ulama dan habib yang berdagang
Sehingga kadang budaya jadi plesetan kaum pecinta budaya mengukuhkan diri mu dengan ilmu pesugihan mas " cerita Yuni
" Ya ade benar mereka juga kadang mempengaruhi orang orang ekonomi lemah dengan memberi makan sedikit untuk pindah agama " kata Tri
" Ya itu lah kadang setiap wilayah berbeda beda pengajaran agamanya Dan ulama besarnya banyak tinggal di kalimantan " kata Tri lagi
__ADS_1
" Apa mas Tri pernah ke makam Datu kelampayan Ulama besar banjarmasin " kata Yuni
" Belum " kata Yuni
" Besok sebelum pulang kira kesana dulu ya mas Makam putra pertama nya dekat rumah ibu dan Ayah sekitar 2 kilo di sei Jingah. Kita bisa berziarah kesana " kata Yuni
" Apa ade suka ke pengajian kalo di sana ?" kata Tri menatap Yuni
" Ya ade suka ke pengajian guru sekumpul abah Zaini abdul ghani di Martapura dan di ketoko 99 pengajian guru bakri di sana kalo malam kota tak pernah mati dan banyak pondok Ade pengen Akhtar bisa mondok di sana Bila nanti sudah besar " Kata Yuni
" Apa di pondok ada hantunya juga atau jin de " kata Tri
" Ya ada banyak jin ikut sekolah di pondok Begitu juga hantu muslim Mereka datang dari kota gaib saranjana Apa mas pernah dengar kota jin muslim "' kata yuni
" Tidak " kata Tri mengeleng
" Ya.......sudah " kata Yuni
" Apa mereka tidak takut pada mereka ?" kata Yuni
" Tidak karna mereka tidak menganggu ade Jadi ade ngak takut " kata Yuni
" Apa mereka ada yang imut seperti Akhtar " kata Tri penasaran
" Ada anak anak jin atau hantu Yang masih bayi mereka seperti Akhtar mas imut imut dan lucu " kata Yuni
" Masa, bagi mas hantu tetaplah hantu Mana ada imut dan lucunya Hantu tetap saja mengerikan " kata Tri
" Hahaha ... emang mas berani melawan hantu .Walau mas marah mereka masih bisa mengerjai kita Tapi manusia belum bisa mengerjai mereka Karna itu kelebihan mereka .
Manusia itu lemah Tapi akan menjadi kuat karna iman nya pada Allah .Yang membuat kita bisa melawan rasa takut Hingga kita menjadi kuat " kata Yuni
" Oh ya mas, hantu di rumah mbok sekarang sudah ngak menyeramkan lagi Dia berubah jadi tampan" kata Yuni
" Waduh kok bisa " kata Tri kaget yang takut tersaingi
" Hahaha ...... Kok mas kaget " kata Yuni tertawa
" Karna mas ngak mau di saingi hantu" kata Tris tegas Yang membuat Yuni tersenyum
__ADS_1
" Mas ini aneh kan ngak asyik mas Masa cemburu kok sama hantu " kata Yuni terkekeh