
Siang nya Yuni kekantor Dan di sana ia sudah di tunggu para staf yang ingin makan bersama .
" Mba ayo sini bareng bareng " kata mereka senang Ketika Yuni bergabung bersama untuk makan siang
" Sani mana? " kata Yuni
" Disini Yun , nih lagi bungkus nasi buat
para mekanik kita " kata Sani
" Dobel ya San , biar bisa nambah " kata Yuni
" Siap " kata Sani Yang asyik membantu para staf untuk acara syukuran makan bersama siang ini
" Mba Yuni ayo sini mba " kata pa Arif duduk lesehan memanggil Yuni
" Ya pa , kaya nya lagi senang nih pa " kata Yuni
" Ya alhamdulilah mba, atas bantuan mba Yuni . Kita tenang sekarang Oh ya dua preman Yang tadi malam sudah di proses. Mereka karyawan sini Tapi sudah minta maaf Karna mereka ngak mau di pecat Karna mereka di ancam Baron .
" Ya baguslah pa , mereka hanya terpaksa jadi ya mau saja kalo di suruh suruh " Kata Yuni Yang bisa memaklumi orang di bawah tekanan . Pasti nya karna mereka takut pada Baron
" Mba Yuni juga akan di perpanjang waktunya 3 bulan selama disini Karna saya sudah minta kantor pusat Untuk membantu kita bisa berbenah Dan kantor pusat juga sudah acc mba " kata pa Arif
" Hah..... 3 bulan " kata Yuni kaget
" Iya mba , maaf bila kelamaan mba Tapi masalah tunjangan dari .pusat akan ditambah kok mba " kata pa Arif
" Ah ngak apa apa, cuma ngak mengira saja Saya akan lama disini " kata Yuni
Yuni bukannya keberatan, tapi malah senang ia sih enjoy enjoy saja Lagian kerjanya santai Dan ia juga bisa dekat dengan suami nya .Apalagi ia sudah dapat uang makan utuh .
Sedangkan di kantor pusat Dian mengebrak meja Ketika pa Ali menambah memperpanjang tugas Yuni di kota sampit
" Brak........
" Apa kalian gila menugaskan nya disana tanpa izin ku " kata Dian emosi
" Maaf pa, tapi mba Mika minta dari izin dewan direksi langsung " kata pa Ali merasa bersalah
" Kalian keterlaluan " kata Dian Yang menyesalkan mengirim Yuni kesana Karna ia tak bisa dekat dengan Yuni
" Maaf pa, ini semua ide mba Mika " kata pa Ali
" Pergilah tinggalkan laporan mu " Kata Dian mengepalkan tangan nya Merasa kesal dengan Mika
" Sial kau Mika , kau sengaja kan menjauh kan ku Karna kau tahu aku menyukai Yuni " batin Dian .
*********
Disisi lain Tri duduk santai berteduh di bawah sawit sambil menyesap kopinya
" Mas ini makan nya , kita dapat jatah dobel hari ini Dan ini juga di kasih snack " kata Alul
__ADS_1
" Lah berarti kita ngak makan di kantin nih " Kata Yusuf
" Hari ini spesial mas , kita dapat yang enak Karna ada syukuran Dan tadi mba Yuni juga bergabung disana
" Tadi sih kita di suruh makan di sana mas Tapi saya ngak enak mas, masa pakaian kotor gini suruh ikut bergabung Kan kotor dan lusuh " kata Alul
" Iya lul itu sudah benar Kita makan disini saja malah santai kok silir Sambil mendengar kicauan burung " kata Tri
" Iya mas lebih santai " kata Jono
Di sisi lain Yuni baru saja mengambil makanan yang tersisa untuk di bawa kekamar Karna sekarang ada hantu bocil yang menunggu di kamarnya
Kret...........
Suara pintu pun berderit Ketika Yuni meletakan makanan di atas meja Yang membuat hantu bocil tersenyum .
" Trimakasih mba " kata hantu bocil
" Ya bagi bagi sana sama teman teman mu ya Mba mau kembali lagi ke kantor " kata Yuni
" Ya siap mba " Kata hantu bocil senang
Lalu menghilang membawa makanan nya Yang membuat Yuni lega
" Ya tuhan mudahan mereka bisa jadi hantu baik selama nya " Kata Yuni Yang merasa aneh sendiri dengan dirinya Karna bisa melihat hantu Dan berteman dengan hantu Entah dari mana awalnya Tapi paling tidak Yuni bisa tahu ada orang yang ingin berbuat jahat dengan nya Melalui hantu bocil Yang siap menjaganya .
***********
Di camp Ferdi baru saja pulang dari hutan Ia langsung bergegas mandi ketika sudah sampai Dan mencari mbok untuk makan siang
" Seperti nya besok minggu le, kenapa ?" kata Ferdi Karna tadi malam Ketika Ia menghubungi Yuni ponselnya ngak aktif sama sekali
" Ngak apa apa mbok , nanti malam aku mau pergi Pintunya ngak usah di kunci ya mbok " Kata Ferdi .
" Ya memang mau kemana ?" kata mbok
" Cari angin malam mbok " kata Ferdi Yang rindu udara di luar .
Dan setelah itu Ferdi sibuk dengan makanan nya Sambil membayangkan Yuni ada di depan nya .
**********
Sorenya Yuni sudah mandi dan duduk manis di kamarnya Sambil nyemil kripik yang di belinya di koperasi .
" Clek....... de " kata Tri nongol di balik pintu .
" Mas, masuk sini Yusuf mana ?" kata Yuni yang lagi rebahan nonton TV
" Lagi jalan jalan sama Sani" Kata Tri masuk kamar dan menguncinya Lalu rebahan di samping Yuni
" Hehehe...... pedekate juga tuh akhirnya Tapi mba Sani itu sudah di lamar lho mas " kata Yuni
" Oh ya bagus lah, biar Yusuf ngak kesepian " kata Tri
__ADS_1
" Tapi kalo sudah di lamar kok ngak nikah sekalian " kata Tri
" Ngak tahu mas, kan Yuni ngak kepo .Oh ya dulu Yuni aja ngak ada acara lamaran nya ya mas " kata Yuni
" Hehehe .......ade mau juga sekalian di bikin kan resepsi " kata Tri terkekeh
" Ngak mas bercanda " kata Yuni
" Serius juga ngak apa apa Yang penting ade senang " kata Tri Yang ingin menyenangkan istrinya
" Syukuran aja nanti kalo pas cuti ya mas kerumah kakek " kata Yuni
" Ya de " kata Tri Yang memiringkan badannya menatap Yuni lekat
Membuat Yuni tersenyum Lalu memeluk tubuh Tri dan bersandar di dada Tri .
Cup ......
" Apa mau jalan jalan nanti malam " kata Tri mencium pipi Yuni Karna ingin mengajak Yuni mencari jajanan kuliner di kota
" Boleh tapi ngak malam malam ya mas Kan udaranya sangat dingin " kata Yuni
" Ya nanti mas peluk biar hangat " Kata Tri
" Ya mas " kata Yuni tersenyum Memeluk suaminya itu sambil bermanja manja berduaan Membuat Tri tersenyum senang
Dan malam nya Tri dan Yuni pun ke Lamandau Sambil mencari makan Yang di ingin kan Yuni Mumpung mereka bisa keluar untuk mencari kuliner Yuni memeluk Tri erat Sambil merebahkan kepalanya di pungung Tri Biar terasa hangat Karna hawa terasa sangat dingin Walau tidak hujan
" Mas nanti mampir toko pakaian ya ade mau beli jaket " kata Yuni
" Ya " kata Tri memegang tangan Yuni erat di pinggang nya Dan lalu mereka singgah di toko pakaian lebih dulu Ketika Yuni melihat nya sekalian ingin membeli jaket nya
Yuni lalu memilih milih jaket yang terlihat berjejer rapi dan......
" Sret............
" Akh ......... mas " Kata Yuni kaget melihat seorang pria menjambretnya Membuat Tri langsung menjegal langkah pria itu Dan mengambil dompet Yuni
Bug.........
Pria itu jatuh Dan Tri langsung mengambil dompetnya Lalu memberikan nya pada Yuni Setelah itu Tri menarik krah leher pria itu Namun ia berontak lalu menendang Yuni lewat samping
" Bruk.......
" Akh......" kata Yuni kaget Yang menghindar tapi kena perut nya
" Ade awas " Kata Tri langsung menangkap kaki pria itu yang terjatuh Namun pria itu langsung bangun dan kabur .
" Auw......." Kata Yuni meringis Sambil memegang perutnya
" De kenapa ?" kata Tri panik Lalu cepat cepat mengendong Yuni ke klinik terdekat
" Mba tolong istri saya " kata Tri melihat seorang mantri menganggur .
__ADS_1
" Memang mba nya kenapa ?" kata mantri itu bergegas memeriksa Yuni .