
Yuni pun langsung mendorong Ferdi Yang tadi hampir membuka bajunya Dan Yuni langsung menangis memeluk Ariesta
" Kau gila Fer " kata Ariesta Menatap .Ferdi tajam .
" Dia jahat ta " kata Yuni lirih
" Sana masuk kamar dan kunci !! " kata Ariesta Yang baru datang dari dalam hutan Yang kaget melihat kejadian itu
Karna ia ingin bertemu Yuni .Lalu mencarinya Namun ia kaget dengan kelakuan Ferdi pada Yuni yang membuatnya naik pitam
" Kau kelewatan " kata Ariesta marah lalu menyerang Ferdi dan menghajarnya .
Ferdi pun tak tinggal diam yang membuat kedua nya ribut dan sampai beradu tenaga hingga ke halaman mess
Yang membuat Tri kaget .Begitu juga Mas kentung dan Yusuf
" Woi......Ariesta dan Ferdi ribut Tri " kata mas Kentung berlari bersama Tri dan Yusuf untuk melerai mereka berdua
" Sudah ....sudah ....ada apa ini " kata Tri
" Puh. ....manusia bejat " kata Ariesta
marah yang menatap tajam Ferdi
Di peluk kentung Sedang kan Ferdi di tahan Tri dan Yusuf .
" Ada apa ini Fer " kata Tri bertanya
" Tak ada apa apa " kata Ferdi lalu menghempaskan tangan Tri dan Yusuf lalu pergi kebengkel
" Ada apa ta" kata Kentung menatap Ariesta yang masih emosi Lalu melepas kan pelukan nya Dan membawa Ariesta duduk di depan mess staf
" Istighfar ingat Allah " kata Yusuf mendekati Ariesta
" Ada apa bro " kata Tri menatap Ariesta lekat Karna ia tahu Sahabat nya itu jarang sekali marah .Tapi melihat nya menghajar Ferdi tadi bukan suatu yang wajar Pasti ada alasan nya Ariesta sangat marah
" Tidak ada apa apa " kata Ariesta Tak ingin Yuni malu Karna ia ingin Yuni sendiri yang akan cerita padanya nanti
" Baiklah kalo kau belum siap " kata Yusuf menepuk pundak Ariesta
Lalu kembali kebengkel Begitu juga dengan Tri
" Ada apa ta ?" kata mas Kentung
" Tidak ada mas, aku hanya kesal " kata Ariesta yang lalu bangkit lalu pergi ke mess karyawan . Sepintas ia melihat pintu kamar Yuni yang masih tertutup
" Pasti ia sedih " kata Ariesta dalam hati
Meninggalkan mas Kentung duduk sendiri menatapnya
Di bengkel Ferdi bersandar di dinding gudang dengan wajah membiru dan bibir masih berdarah .
" Ada apa sih Fer, kenapa sampai ribut begitu " kata Yusuf
Ferdi diam tak menjawab Karna kalo ia buka suara pasti ia akan tetap disalahkan Bahkan Tri akan ikut menghajarnya .
" Kau pasti membuatnya kesal " kata Tri menatap Ferdi
__ADS_1
" Ya " jawab Ferdi yang terduduk lemas Namun ia masih kuat untuk bekerja Yang membuat Tri dan Yusuf saling padang satu sama lain .
Sedangkan Yuni sudah menganti pakaian nya Yang kotor dengan pakaian bersih Dengan mata sedikit sembab Karna tadi ia menangis cukup lama Dan Yuni membiarkan Ariesta menghajar Ferdi Karna ia juga merasa kesal pada pria itu
************
Jam 12 siang Andre kembali kekantor bersama Robin Juga Moko dan Aris
Sedangkan Yuni baru keluar dari kamar Menuju dapur karyawan untuk makan
Karna ia sangat lapar setelah menangis yang menguras tenaga .
" Yang " kata Ariesta
" Kasih ayo makan " kata Yuni yang tersenyum pada Ariesta
Ariesta pun tersenyum lalu memeluk Yuni dari belakang Yang membuat Yuni kaget
" Jangan mewek , ada aku " kata Ariesta lalu melepaskan nya
" Terimakasih " Kata Yuni berbalik dan tersenyum Lalu menatap wajah Ariesta Yang sedikit memar
" Apa sakit " kata Yuni memegang dahi Ariesta
" Ngak , hati ku lebih sakit Kalo melihat mu menangis " kata Ariesta .
" Sejak kapan pintar menggombal " kata Yuni tersenyum
" Sejak jatuh cinta " kata Ariesta Yang membuat Tri terdiam ketika melihat pemandangan didepannya .Lalu Ariesta mengusap mata sebab Yuni
Yang membuat Tri memejamkan matanya Tahu alasan Ariesta menghajar Ferdi
" Ya , bahkan bila harus membunuhnya akan aku lakukan " kata Ariesta
" Ngak .... ta , jangan lakukan " kata Yuni lalu memeluk Ariesta dan Yuni menangis dan cepat menghapus air mata nya .
Deg......
Mata Yuni terpaku menatap Tri yang berdiri melihat nya dan Ariesta berpelukan Lalu cepat mengurainya
" Mhem......" dehem Tri .Membuat Ariesta berbalik dan menatap Tri
" Apa aku menganggu " kata Tri
" Tri..... Ah tidak sama sekali Ayo makan bareng kita mau makan kok " kata Ariesta salah tingkah Karna tak enak pada sahabatnya itu .
" Ya ayo Tri kita makan " kata Yuni tersenyum .Yang membuat Tri ikut tersenyum Melihat mata sembab Yuni . Yang terlihat jelas dan masih t bengkak Membuat Tri mengepalkan tangan nya
" Pantas kalo Ariesta menghajarnya " kata Tri dalam hati yang hanya diam Ketika mbok menyiapkan piring untuk mereka makan
" Wah .....makan ngak nawarin kita " kata Yusuf yang datang bersama mas Kentung dan Ferdi. Yang ikut bergabung makan bersama .
Ferdi duduk sambil melirik Yuni sekilas
Sedangkan Yuni bersikap cuek Mbok yang melihat wajah Ferdi pun kaget
Karna membiru dan bibirnya bengkak
__ADS_1
" Fer wajah mu kenapa le ?" kata mbok kaget yang melihat nya
" Di sengat tawon mbok " kata Ferdi
" Tapi tawon nya besar mbok ganas lagi ." kata Kentung memperhatikan Ariesta dan Ferdi saling pandang Karna dua pria itu saling diam
" Astaga kok bisa toh le " kata mbok
" Bisa lah mbok biar kapok , karna kalo tawonnya tak di ganggu Pasti tak akan menyerang kan Fer" sindir Tri
" Ya .....aku hanya ingin merasakan madunya saja mbok .Tapi dia mengigit "' kata Ferdi
" Masih untung lho di gigit Fer, kalo di kubur kaya Ryan gimana ?" kata Tri
" Tri .." kata Ariesta
" Astaga Tri nauzubillah .Jangan di bahas Ada apa sih sebenarnya " kata Yusuf bingung menatap Tri dan Ferdi
" Ngak ada apa apa , suf cuma salah paham saja .Maksud ku kalo Ferdi di gigit itu wajar saja .Karna pantas berbuat salah Asal ngak kaya Almarhum Ryan pas ada orang kalap seperti itu . Dan itu bisa kejadian kalo kita tak bisa menahan diri " kata Tri terlihat dengan rahang mengeras
" Sudah makan dulu , kalian ini bahas apa sih . Mbok ngak gerti. Masalah Ryan ngak perlu di bawa bawa Mbok ngeri membayangkan nya. " kata mbok ..Yang merasa aneh antara Tri Ariesta Yuni dan Ferdi Yang saling tegang. Ketika mbok melihat bahasa tubuh mereka berempat
Seakan ada sesuatu yang terjadi
Yuni pun memakan makananya dengan tenang Dan setelah selesai ia pun beranjak pergi
" Aku duluan ya yang " kata Yuni
" Ya hati hati " kata Arista
" Semuanya duluan ya " kata Yuni pamit
" Ya Yun " kata mas kentung heran Karna Yuni buru buru pergi Meninggalkan meja makan Dan bersamaan Andre Aris Robin dan Moko Yang datang untuk makan siang bersama .Lalu duduk bergabung di meja makan
" Kenapa Yuni sudah duluan Fer ?" kata Yusuf
" Tanyakan saja sendiri " kata Ferdi cuek
Lalu berlalu setelah selesai makan Yang membuat Andre dan Moko kaget melihat wajah Ferdi
" Ada apa dengan nya " kata Andre
" Habis di sengat tawon mas " kata mbok
" Heh......kok iso " kata Andre dan Moko kompak
" Hah .. Tapi kok gitu ,sampai biru biru " kata Aris ikut bertanya
" Ya kan tawon nya super ris " kata Yusuf
" Masa sih " kata Aris
" Bukan tawon ris, Tapi ..." kata Ariesta menggantung
" Ris ....." kata Tri menggeleng kan kepala Agar Ariesta tak melanjutkan nya Karna nanti pasti akan ada keributan
" Heh ....ada apa sih sebenarnya ?" kata Moko penasaran Karna pasti ada sesuatu yang terjadi
__ADS_1