Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 104


__ADS_3

Selesai membesuk Yuni dan Raya pun pamit pulang Begitu juga Bastian dan Tan ikut berpamitan Dan belum sampai parkiran Tan sudah sakit perut Dan minta diantar ke toilet Namun Bastian menolaknya Karna takut wc rumah sakit biasanya sangat sepi dan angker


" Ayolah Bas , kok jahat banget sih Apa ngak di tahan saja " kata Bastian


" Ngak bisa Bas , ayo ikut " kata Tan menarik tangan Bastian Namun Bastian malah memanggil Yuni dan Raya Yang membuat keduanya menoleh Dan berbalik badan


" Kenapa pa ?" kata Yuni


" Nih mau boker sakit perut , antar gih gue takut " kata Bastian pada Yuni Yang lalu menarik nafas kasar


" Ayo pa aku antar " kata Yuni Yang lalu di ikuti Tan ke wc umum Dan sesampainya di wc Tan pun langsung masuk Karna sudah tak kuat menahan nya dan......


" Brot .....brot ..... brot "


Suara nya terdengar jelas membuat Yuni menahan tawanya ..Sedang kan Tan bernafas lega Karna ia bisa buang hajat


Dan setelah selesai ia pun langsung cebok dengan perasaan lega


" Huh.......lega " kata Tan


Plung.......plung ......plung .


Terdengar suara di kamar kecil di sebelahnya Yang membuat Tan menoleh Karna perasaan tak seorang pun masuk di sebelahnya


" Yun apa itu kamu ?" kata Tan Ketika membuka pintu


" Saya di sini pa , kenapa ?" kata Yuni


" Yang di sebelah ku tadi siapa ?" kata Tan bertanya


" Ngak tahu pak, Tadi ngak ada siapa siapa " kata Yuni Yang mengangkat kedua tangan nya


" Sudah kan pa " kata Yuni


" Ya " kata Tan Yang penasaran dan lalu mengetuk pintu di sebelah nya Namun tak ada suara apa pun .Dan ketika dia mendongak kebawah


""Aaaaa.........." kata Tan berteriak sambil menyeret tangan Yuni Dari lari dari tempat itu


" Apaan sih pa........ " kata Yuni kaget di seret Tan begitu saja


" Apa setan juga bisa buat hajat " kata Tan Yang ngos ngosan setelah mereka berada di parkiran


" Iyalah masa hantu ngak buang hajat Kan mereka juga makan Dan mereka juga bisa buang anak pa kalo ngak bisa merawatnya " kata Yuni terkekeh


" Hi.......ayo pulang " kata Tan Yang melihat Raya dan Bastian menunggu mereka di parkiran Sambil makan buah apel dan jeruk

__ADS_1


" Kenapa lagi Yun ?" kata Raya melihat Tan seperti orang ketakutan


" Lihat hantu boker Ray, kan hantu nya boker bareng sama pa Tan " kata Yuni tertawa


" Hahaha............ Kok bisa , wah alamat berjodoh tuh sama si hantu Yang boker bareng " kata Bas tertawa ngakak


" ****......jangan bicara sembarangan ayo pulang " kata Tan Yang langsung naik motor sewaan mereka Dan lalu pergi duluan tanpa berpamitan


" Hahaha..... benaran yun , dia lihat hantu boker " kata Raya geleng geleng


" Iya , tahu orang boker malah di tanya Harusnya di biarin saja Eh malah di ngintip sama pa Tan Ya jelas hantunya kaget lah " kata Yuni .


" Hahaha ......tapi lucu juga Ray, yuk pulang " kata Yuni


" Yuk ....ada ada saja tuh orang "kata Raya mengeleng kan kepalanya


Lalu keduanya naik motor dan Yuni pun menghidupkan mesinnya lalu . menjalan kan motornya ke jalan raya Dan mereka pun pulang menuju hotel .


Sesampainya di hotel mereka pun langsung masuk kamar Dan membersihkan kaki dan tangan ..Juga wajah mereka


"' Huh .... capek juga " kata Raya yang mencuci buah apel dan anggur yang ada di .plastik Lalu meletakan nya di atas tutup kotak martabak .


" Martabaknya enak Yun " kata Raya


" Ya Ray , apa lagi pas lagi lapar . Oh ya tadi Tio masih bisa sembuhkan " kata Yuni


" Syukurlah , aku takut dia ngak bisa sembuh Kasihan padahal masih muda belia " kata Yuni


" Ya nama nya resiko kerja Yun , jadi wajar bila ada musibah Maka nya harus hati hati kalo kerja Apalagi di area hutan dan berurusan dengan mesin " kata Raya


" Ya juga ya , Apalagi semua alat berat ngak gampang kalo kejepit Dan kaya anak buah Nugrah yang di bunuh di potong kaki nya itu Malah di kubur sembarangan " kata Yuni


" Ya .....benar , kok tega ya " kata Raya Yang sambil rebahan di atas ranjang Fan menatap Yuni


" Yun , habis dari sini kamu nyari kerja dimana ?" kata Raya


" Ya dimana saja kan masih banyak perusahaan lain " Kata Yuni santai lalu duduk sambil makan martabak


" Iya juga ya , kita juga bisa ke luar negri atau lamar kerja di Freeport atau yang lainnnya Kan di banjarmasin juga ada Palma dan Theis indonesia " kata Raya


" Tuh tahu, ngapain pusing kalo bosan tinggal pindah atau resain Kan gampang Ray ngak perlu bingung masih banyak perusahaan kontraktor lain Ada pertambangan dan pertanian juga ngapain cuma terpaku di satu perusahaan bebas dong Kita kan akuntan " kata Yuni .Bila perlu sekolah lagi beb cari yang di luar yuk keluar negri aja " kata Yuni


" Iya disana kan gaji nya dollars bisa cari suami bule juga " kata Raya tertawa


" Iya lah itung itung nyari pengalaman Perlu dong cari wawasan juga Dari pada di hutan " kata Yuni

__ADS_1


" Ya anggap saja kita merantau ke kota dari desa Ray. hahaha ... kata orang jawa wong ndeso Tapi rezeki koto " kata Yuni


" Iya lah kan sudah toh , lho dari kalimatan gue sumatra ke temu di jakarta trus kita terdampar disini dan ketemu hantu hahaha " kata Raya tertawa


Iya juga ya, tak pernah terbesit Ray dalam hati ku dulu pas tugas disini ketemu hantu Eh..... hantunya pake ngak punya kepala bisa copot pasang lagi Dan lebih serem siluman orang hutan berbulu hi...... Tuh badan nya kaya kingkong Eh.......sekarang sudah ngak ada lagi Tinggal hantu bocil tuh yang masih usil .Oh iya besok kita bawakan dia makanan Ray takut dia lapar aku lupa Tadi menaruh makanan di kamar kita " kata Yuni


" Iya juga yun , dia sih ngak pernah nganggu gue Tapi sih Rani tuh sering dia nganggu Karna suka ngomong saru mungkin Karna jengkel dia marah " kata Raya


" Iya bisa jadi sih Dan lagi tuh hantu senang banget nunggu di kamar mandi " kata Yuni .Yang tahu kamar mandi merupakan sarang .jin setan atau pun hantu Jadi Yuni bisa maklum Tapi kalo . si hantu bocil bukan di dalam nya Ya lebihnya dia sangat sangat suka duduk di atas pintu kamar mandi Menunggu siapa saja yang lewat .


Tak lama ngobrol Yuni pun ikut berbaring Dan tidur di samping Raya hingga mereka terlelap sampai pagi .Dan Yuni terbangun ketika sudah jam 6


" Allahuakbar telat nih " kata Yuni yang bergegas masuk kamar mandi dan berwudhu lalu sholat subuh yang sudah terlambat Tapi paling tidak ia tidak sengaja .Karna batasnya jam 6 pagi


" Huh.......kesiangan deh " kata Yuni melepas rukuh parasutnya Yang kembali ia taruh di tas salempang nya .


Tok.....tok....tok...


" Ya sebentar " kata Yuni Yang lalu menuju pintu dan membukanya


" Ceklek


" Mba ini sarapan nya nasi goreng dan orange juice " kata pelayan


" Apa ada menu yang lain mas buat nambah " kata Yuni


" Ke bawah aja mb bisa langsung pesan sendiri Atau makan di sana " kata si pelayan .


" Ok trimakasih " kata Yuni Yang menutup pintu setelah pelayannya pergi


Dan Raya membuka matanya Ketika melihat Yuni membawa nampan Dan menaruhnya di meja rias


" Nih nasi gorengnya , mau nambah lagi ngak ?" kata Yuni


" Ngak usah Yun, tuh martabak kita masih utuh yang manis ada buah juga . Aku habisin martabak asin aja lho yang makan tuh nasi gorengnya ya " kata Raya


" Tapi rasanya kurang sip Ray " kata Yuni


" Ya iyalah mana ada makanan hotel enak kan rasanya pasti tawar " kata Yuni


Tok ..... tok .....tok .......


" Siapa tuh ?" kata Raya


" Ngak tahu " kata Yuni Lalu kembali .. membuka pintu

__ADS_1


" Hah. ..kamu ..!!!!


.


__ADS_2