
Yuni cukup kaget melihat Tommy mengejar nya
" Astaga Tom..... Lho mau ngapain " kata Yuni kaget
" Gue ikut lho Yun " kata Tommy
" Hah ..... gila lho Tom, emang lho kira gue kemana ?" kata Yuni bingung
" Pulang kan " kata Tommy
" Ngak Tom gue kerja , gue sudah pulang kemaren " kata Yuni
" Lalu lho pergi kemana ?" Kata Tommy
"' Ke Sampit Tom, dengar waktu gue cuma tinggal 13 menit gue sayang sama lho Dan gue iklas lho nikah dengan Anita Kalo memang jodoh tak akan kemana mana Tom Kita pasti akan bertemu lagi Jadi jangan egois ingat bahagia kan mamah lho . Itu yang paling utama Biar papah sudah tak ada Tapi itu amanat beliau Tom Sekarang gue harus kerja " kata Yuni memeluk Tommy setelah itu Ia pun lari kedalam untuk ceking Sambil air matanya jatuh mengalir di pipinya Dan Yuni cepat cepat menghapus nya .Dan bergegas mengejar pesawat .
Sedangkan Tommy berjalan lesu menuju mobil nya Karna pupus sudah harapan nya dengan Yuni Padahal besok ia harus menikah Tapi Yuni malah pergi meninggalkannya .
***********
Yuni bergegas masuk pesawat Dan duduk tenang di kursinya Dadanya terasa sesak melepas Tommy .Namun ia harus kuat Namun sekuat apa pun dirinya ada air mata yang tetap jatuh Entah mengapa ia merasa sangat sedih Namun Yuni berusaha tenang Dan saat ia menghapusnya
" Hai....."
" Allahuakbar " kata Yuni kaget Yang membuat semua orang melihatnya .Karna ada hantu menyapanya Yang membuat Yuni hampir melompat dari kursi
" Kenapa mba ?" kata seorang ibu Yang duduk di belakang Yuni
" Ah maaf bu, bukan apa apa Cuma ada semut mengigit di bokong " kata Yuni berbohong Karna tak mungkin ia mengatakan ada hantu. Dan pastinya orang juga tak akan percaya pada nya
" Oh gitu , iya nak mungkin karna belum di bersihkan pramugarinya " kata Ibu itu
" Waduh ...... " Kata Yuni bingung Karna si ibu menyalahkan pramugarinya
__ADS_1
Yuni pun lalu diam Dan mengerucutkan bibirnya . Sambil menatap hantu Yang ada di depan nya Yang tersenyum padanya Sambil mengedipkan matanya
" Aish...... hantu genit " gerutu Yuni lalu melengos memalingkan wajahnya kearah lain Namun si hantu malah mendekati nya Dan duduk di sebelah Yuni Yang di duduki pria paruh baya Hingga kepalanya saja yang nongol di balik kursi penumpang
" Astagfirullah aladzim " kata Yuni sambil membaca Ayat kursi hingga hantu itu menjauh Karna tak suka Dan Yuni pun lalu menyumpal kuping dengan kapas Dan memasang kaca mata hitam untuk tidur Karna kalo ia tak mau di ganggu Maka hantu tak mau mengodanya lagi
Yuni pun pura pura tidur Dan sesekali ia mengintip hantu pria itu Yang duduk tenang dekat jendela pesawat Dan lalu kembali memejamkan mata nya untuk tidur ayam Karna satu jam penerbangan mereka sudah sampai Jadi tak mungkin ia tidur Karna tinggal 45 menit lagi Yuni sudah sampai di bandara Palangkaraya.
Setelah sampai Yuni bergegas turun Dan mencari ojek lalu menuju terminal travel langsung sampit Namun tak ada karna kosong Dan untungnya ada satu buah mobil carteran Dan ia pun langsung ikut karna hanya kurang satu orang
Mobil pun melaju cepat Yang membuat Yuni duduk tenang di kursinya sambil berzikir sampai ia tertidur Dan ketika sampai sudah hampir jam 10 malam Yang membuat Yuni langsung mencari hotel untuk menginap Yang dulu pernah ia tiduri bersama Raya Karna tak mungkin Malam malam ia pulang ke kantor menganggu Raya yang tidur
" Alhamdulilah sampai juga Akhir nya " Kata Yuni Yang lalu langsung tidur setelah mengunci pintu nya Juga meletakan tas ranselnya di atas bufet Dan mengecilkan AC kamar nya Agar tidak kedinginan
Di sisi lain Tri berada dikamar ingin tidur Tapi matanya belum mengantuk Karna mereka sampai sore tadi Yang membuat nya mengirim pesan pada Yuni Namun tak di balas Dan juga tak dibaca
" Astaga apa ade sudah tidur " kata Tri Yang gelisah menunggu Yuni belum membalas pesan nya .
" Ada apa Tri " kata Sandi yang menatap Tri yang belum tidur Karna mereka tidur bertiga sekamar
" Hahaha......sana makan angin di luar tuh banyak " Kata Sandi tertawa Sedangkan Beni hanya menggelengkan kepala nya Sambil rebahan di ranjang
Tri pun keluar lalu menelpon Yuni karna penasaran Dan cukup lama ia menelpon Namun tak juga tak diangkat .Yuni yang mendengar suara berisik ponselnya pun Lalu mengambil ponsel nya Dan menaruhnya di telinga sambil mengantuk
" Halo pit gue pulang ke sampit Ini lagi di hotel "jawab Yuni sambil mengantuk Membuat Tri kaget dan langsung mematikan ponsel nya
" Astaga ade di hotel " kata Tri Yang lalu langsung menelpon Raya Dan lalu menanyakan di mana Yuni biasanya menginap Dan Raya menjawab tidak tahu Cuma mengatakan Yuni suka menginap di hotel dekat pelabuhan Yang membuat Tri bergegas turun Dan keluar dari mess kantor Dan mencari ojek yang mangkal Dan menuju hotel dekat pelabuhan .Dan disana ia menanyakan Nama Yuni pada resepsionis hotel Yang membuat wanita resepsionis itu heran Dan menatap Tri dengan penuh selidik
" Mas siapanya " kata si resepsionis itu
" Suaminya " kata Tri mengeluarkan dompet Dan memamerkan foto Yuni dari dalam dompetnya Yang membuat resepsionis itu percaya Karna Tri sedang merangkul Yuni dan itu foto mereka saat mereka jalan jalan tempo hari Bersama Rusli dan pipit Yang tak sengaja ia minta dari Rusli
" Ini saya bayar dua malam , tolong buka kan pintu kamar nya " kata Tri membayar sewa hotel
__ADS_1
"' Ya ...ba... baik mas, istri mas kabur dari rumah ya mas " kata wanita itu bertanya penuh selidik
" Ya karna ngambek " kata Tri memberi alasan masuk akal Agar ia bisa masuk kekamar Yuni Dan resepsionis itu pun mengantar nya menuju kamar
" Ini mas kamar nya , silahkan " kata wanita itu yang percaya saja Lagian sudah malam ini Yang membuka pintu kamar Yuni Dan terlihat Yuni tidur tengkurap
" Ya trimakasih " kata Tri masuk dan lalu menutup pintu Dan mengunci nya
" Luar biasa kau bisa disini secepat kilat " kata Tri mengeleng Dan rebahan disamping Yuni Namun ia senang bisa melihat Yuni tidur lelap Tanpa terusik siapa pun .Dan Tri pun mengeser sedikit tubuh Yuni dan memasang guling di pinggir dan tengah. Dan menarik selimut untuk mereka berdua Sambil menatap Yuni sampai ia mengantuk
Jam 3 lewat Yuni terbangun setengah sadar Karna merasakan ada tangan memeluk tubuhnya Dan lalu melihat wajah Tri didepan nya
" Astaga kenapa aku mimpi tidur dengan nya " kata Yuni memegang pipi Tri sambil tersenyum Karna ia mengira itu hanya mimpi Karma ia teringat Tri
Tri yang merasakan tangan Yuni menyentuhnya pipinya pun membuka mata Dan terlihat Yuni tersenyum dengan mata terpejam Yang membuat Tri mendekat dan mencium bibir mungil itu Yang membuat Yuni kaget Kalo itu bukan sekedar mimpi
" Tri......." kata Yuni menatap Tri
" Kenapa ?" kata Tri
" Kenapa bisa ada disini " kata Yuni Menatap Tri sambil menggosok matanya
Tri hanya tersenyum lalu menarik tubuh Yuni dalam dekapan nya .Yang membuat mata Yuni terbelalak Kalo itu bukan mimpi
" Apa aku mimpi ?" kata Yuni mencubit pahanya Yamg terasa sakit lalu meringis Dan Tri tersenyum melihat tingkah Yuni Yang mengemaskan Karna menganggap itu hanya kembang tidur
" Iya ini hanya mimpi " kata Tri mencium kening Yuni Dan juga mengusap pipi Yuni
" Iya mimpi " kata Yuni terkekeh Karna memang seperti mimpi Dan Tri pun memeluk nya
" Tri .... apa yang kau lakukan .."kata Yuni
" Hanya ingin memeluk mu , mas rindu sama ade " kata Tri mengecup bibir cerewet itu Yang membuat Yuni terdiam Dan menatap Tri lalu kembali memejam kan matanya untuk tidur .
__ADS_1
Tri pun kembali mengecup bibir Yuni dan lalu ikut tertidur Dengan posisi berpelukan .