
Malam ini suasana pesta berjalan lancar Dan Yuni juga sedang ketika hantu om jon bilang pestanya aman Dan emak kunti datang ke pesta itu
" Hei cil bagaimana kau bisa membuat pesta mewah seperti ini " kata emak Kunti senang sambil makan hidangan pesta
"' Mba Yuni membantu ku mak, apa emak mau membuat pesta juga " kata hantu bocil tersenyum
" Apa boleh aku minta tolong aku juga mau bikin syukuran di rumah kami di hutan " kata emak kunti
" Boleh mak, biar besok bocil bilang ya Asal siap dana nya saja " kata hantu bocil pada emak kunti Yang membawa dua anak nya bersama suaminya
" Itu urusan gampang cil ,aku kami masih punya banyak berlian " kata emak bangga Karna mereka masih punya banyak harta karun di rumahnya
" Ya kami akan bantu, mumpung mba Yuni belum pulang ke jawa " kata hantu bocil semangat berbuat baik
Sedangkan di sebuah tikungan ada hantu tanpa kepala mengerjai tiga gadis muda Yang sedang nongkrong di jalan Karna menunggu para om om yang lewat
" Hei ........." kata hantu .itu mendekati ketiga gadis itu
" Aaaa. ..........": kata ketiga gadis itu lari terbirit birit Melihat hantu tanpa kepala itu muncul di depan mereka
" Aaa....... Kabur " Teriak teman teman nya Yang langsung pulang kerumahnya orang tuanya
" Dasar gadis gadis bodoh Apa mereka gila masa mau menjual diri dengan om om begitu cih....... Dasar manusia sedeng Mereka itu ngak tahu mba Yuni saja hidup sendiri bertahun tahun di tinggal suaminya ngak pernah menjaja kan diri. Anak sekarang hanya pengen hidup enak nya saja Ngak mau capek mikir berat Maunya dapat instan ngak pake kerja " dumel hantu itu Yang baru pulang dari pesta Sambil berjalan jalan di tratoar jalan raya Untuk mengusili gadis gadis remaja nakal di jalan besar itu Agar takut padanya .
Karna bukan hal aneh bila hantu tanpa kepala muncul di bekas kota tragedi itu Yang membuat hantu itu senang bisa mengerjai para manusia yang penakut
************
Pagi seperti biasanya Yuni sudah menyiapkan pakaian Akhtar untuk ikut Ayah nya ke bengkel
" Bun .... bun di bengkel sekarang tambah rame ada om Yusuf ikut menemani Ayah kerja "kata Akhtar
" Benar mas ?" kata Yuni menatap Tri
__ADS_1
" Ya kan mas lagi melatihnya jadi kepala mekanik Agar ketika nanti ujian kepala mekanik lebih mudah Karna waktu kita ngak lama di sini " kata Tri
" Ya mas benar , ade juga ngak belanja lagi cuma menghabiskan stock barang di toko " kata Yuni Yang juga menghabiskan barang di toko Dan bila ada sisa nya Yuni ingin memberinya pada karyawan nya saja Agar bisa menyambung kerjaan mereka Sedangkan mbok Sumi akan menjaga Devano Karna Sani bekerja membantu di kantor sampit Atas permintaan Yuni pada ci Lily Mengantikan Sheila Yang ingin menikah dan pulang kejawa Lantaran di lamar teman lamanya.
" Ya itu lah sebab nya Mas harus melatih Yusuf Agar tidak kaget " kata Tri Karna Tri ingin benar benar ingin fokus pada kehidupan nya di jawa nanti
" Ya mas " kata Yuni Sambil menyiapkan susu kotak Akhtar juga di tas Agar anaknya itu tak biasa jajan Dan minta jajan di luar .
" Ayah ade Devano sudah bisa ketawa lihat ... " Kata Akhtar Yang memegang tangan bayi mungil itu
" Ya kan kaya ade juga ya kan bun " kata Tri merangkul Yuni dan mencium pipi Yuni Saat istrinya lengah
" Mas apaan sih " kata Yuni mendelik kan matannya
" Hahaha...... dia mau punya bayi lagi mba, biasa jadi pamer sama aku " Kata Rendi tertawa
" Sudah gede Ren bayinya " kata Tri mengusap kepala Akhtar
" Tapi Akhtar mau kok yah jadi ade bayi lagi " Kata Akhtar memeluk ayahnya manja
Namun ketika asyik ngobrol tiba tiba suara teriak terdengar di teras rumah
" Aaa .. . .aaaa.... Yang membuat Yuni bergegas keluar Begitu juga Tri yang mengendong Akhtar dan Rendi ikut ikutan melihat dan keluar Begitu juga Sani dan mbok Sumi
" Ada apa mba ?" kata Yuni melihat seorang perempuan ingin meninggalkan teras rumah mereka.
" Itu mba tadi saya lihat hantu , tapi sekarang sudah hilang Mereka menakuti saya Oh maaf mba ini saya hanya mengantar tiripan bu haji mba " kata wanita itu
" Ya mba trimakasih , sampai kan salam saja pada bu haji ya mba terimakasih " kata Yuni menatap wajah wanita itu
" Ya mba saja permisi " kata Wanita itu pamit pulang Dan bergegas pergi
" Mba Yuni .... buang makanan itu jangan di makan itu sudah di kasih racun " kata hantu bocil
__ADS_1
Yuni tak menjawab Hanya melirik hantu bocil dan lalu membawa makanan itu dan membuang nya di bak sampah..Agar aman dan tak lupa Yuni memasukannya Ke dalam plastik lalu mengikatnya dengan simpul mati Agar tak di makan oleh kucing
" Huh......." kata Yuni membuang nafas kasar
" Dia iri sama mba Yuni Katanya mba Yuni jadi perhatian bu haji karna baik " kata hantu bocil muncul di samping Yuni
" Biarkan saja , iri dan dengki itu hanya membuat penyakit Untuk dirinya sendiri " kata Yuni Yang tak mau membuat masalah dengan para tetangga .
Sedangkan sisi lain wanita yang tadi datang langsung menemui teman nya Yang menunggu nya dirumah nya
" Bagaimana sudah kau kasih tahu atau belum ." Kata wanita lain
" Sudah tapi aku khawatir kita ketahuan kalo dia mati " kata wanita itu
" Biar kan saja Biar dia jadi hantu penghuni rumah itu Biar tambah seram tuh rumah Masa rumah jelek begitu banyak tamunya Sedangkan rumah ku yang besar saja ngak ada tamunya " kata Wanita itu Yang iri dengan kehidupan Yuni
" Iya padahal dia janda kok masih laku saja " Kata teman nya .Sedangkan di sisi lain Hantu kunti mengepalkan tangan nya karna kesal pada dua wanita itu Yang lalu menampakan dirinya dengan wajah menyeramkan
" Kik kik kik kik ting ..." Kata kunti duduk di atas pohon randu
" Apa itu " kata keduanya kaget lalu melihat kearah jendela
" Hua .............aaaa " kata keduanya berteriak nyaring Karna ketakutan karna melihat si kunti duduk bergelantungan di atas pohon Dengan wajah menyeramkan
" Hi....... Kenapa ada kuntilanak sih siang siang Tadi aku juga melihat hantu di rumah mba Yuni " kata wanita itu .
" Apa dia bersekutu dengan hantu , atau babi ngepet kok bisa banyak duitnya ya Sampai bisa bikin pesta walimah besar buah temannya " kata wanita itu
" Hai kalian ini bicara Apa jangan iri kehidupan orang Mba Yuni itu jualan dan suaminya kerja Ngak kaya kalian ngak mutu Yang kerjanya hanya bisa ghibah ngak ada hasil nya Coba kerja pasti dapat duit " kata seorang ibu Yang lewat karna sudah tahu sifat dua wanita itu
" Bu Heru bu Narti hihihi ............." kata si kunti membuat kedua nya kaget Karna kunti itu mengikuti kemana mereka pergi
" Dia..... Aaaa................." Teriak kedua nya lari kencang ke rumah bu haji
__ADS_1
" Hihihi...........rasain kalian berdua takut takut sana !! Bila perlu sampai pipis tuh di celana " kata kunti kesal Karna dua manusia itu sudah berniat jahat pada mba Yuni .
**"* maaf bab nya author tambah ya sampai akhir bulan ****