
Tri pun lalu naik pesawat bersama Sandi dari site camp lain .Dan pa Sugeng pun langsung pamit pulang bersama Rendi dan Rudi .
" Kalian hati hati , belajar yang fokus " kata pa Sugeng
" Ya pa terimakasih , Ren hati hati bawa mobil " kata Tri
" Ya Tri aman " kata Rendi tersenyum lalu menjauh dari mereka Begitu juga Tri dan Sandi yang ke bagian ceking tiket dan setelah itu menuju ruang tunggu .
**********
Pagi ini Yuni duduk santai di tempat kost nya Setelah kemaren mengantar bunda nya pulang bersama sang adik
" Yun.... gue tinggal ya " kata pipit
" Ya pit , hati hati " kata Yuni yang janjian dengan Tommy ingin pergi jalan jalan nanti siang mereka janjian untuk pergi ke Trijaya Equestrian Center juga Fath archery club untuk latihan karna biasa kedua nya kesana untuk belajar berkuda dan memanah .
Dan setelah menunggu lama siang nya Tommy datang menjemput Yuni setelah makan siang Dan mereka kesana untuk sekedar bernostalgia
" Yuni " kata Tommy ketika keluar dari mobil dan memeluk Yuni Yang sudah dua tahun tak bertemu
" Tommy kangen " kata Tommy
" Kangen kok baru datang , Yuni lebih kangen Tom .Jadi kan kita kesana " kata Yuni menagih janji
" Iya lah ayo , maaf tadi harus antar mamah dulu ke salon " kata Tommy
" Ya ngak apa apa " kata Yuni yang mengurai pelukan Tommy Yang terlihat tambah tampan saja.
" Makin tambah ganteng aja Tom makin kesini " kata Yuni tersenyum ketika Tommy membuka pintu mobil untuknya
" Muji atau menghina nih " kata Tommy Yang juga masuk mobil dan duduk di belakang setir Dan tersenyum manis pada Yuni
" Muji lah masa menghina " kata Yuni
" Aku belum bisa terbang yun dengar pujiannya " kata Tommy terkekeh
" Masa coba aku yang terbang " kata Yuni mengepak kan tangan nya .Yang membuat kedua nya tertawa Karna memang keduanya suka bercanda bila sudah bertemu
" Hahaha......... Ini yang kadang Tommy kangenin Yun, jauh dari lho sepi " kata Tommy
" Masa .... emang cewek jepang ngak asyik kan cantik cantik " kata Yuni
" Ya lumayan lah Tapi masih Yuni di hati Tommy " puji Tommy jujur
" Wah membalas nih ceritanya " kata Yuni melirik Tommy
"' Hahaha ......ngak lah kan fakta Yun, lho nempel di otak Tommy nih Kadang ingat Yuni bikin Tommy ketawa sendiri " kata Tommy yang membawa mobilnya santai .
__ADS_1
" Trus kelanjutan nya Tommy pulang kandang nih mau kerja di mana ?" kata Yuni melirik Tommy yang fokus menyetir
" Tommy sudah kerja Yun, langsung dari sana tugas nya di rekrut perusahaan Sampai sini ngak perlu nyari lagi " jelas Tommy bercerita
" Keren dong , wah Yuni ikut boleh " kata Yuni melirik Tommy
" Bisa bahasa Jepang ngak " kata Tommy tersenyum
" Waduh Kalo itu Yuni kursus sama Tommy aja ya , santai tetap bayar kok " kata Yuni
" Hahaha.... modus lho Yun, Tommy tahu lho juga bisa kan bahasa jepang masa ngak bisa " kata Tommy menyindir
" Sedikit " kata Yuni
" Sedikit tetap bisa Yun , oh ya lho jadi pengen kuliah " kata Tommy melirik Yuni Yang menjadi sahabatnya dari sejak sma
" Jadi tapi belum sekarang tahun depan Tom " kata Yuni
" Ya bagus lah, biar nanti Tommy bantu nyari kan beasiswa ya " kata Tommy
" Serius bantu nih " kata Yuni
" Ya serius lah , masa bohong " kata Tommy tersenyum lalu menggenggam tangan Yuni erat .Yang membuat Yuni tersenyum Tapi Yuni tak berharap Karna ada sesuatu yang mengganjal di hati Yuni Teringat kata kakeknya sebelum pulang .
Flash back.
" Ya kencangkan lah , masa kamu lupa cara nya " kata kakek .
" Kek bila Yuni berjodoh sama Tommy apa Yuni akan bahagia " tanya Yuni menatap sang kakek
" Apa kau siap dia madu " kata kakek
Pyar ..... Cit...... Yang membuat busur panah Yuni melesat cepat
" Maksud kakek apa ?" kata Yuni menatap
kakeknya penuh arti
" Dia dijodohkan dengan wanita lain, apa kau bisa menerimanya bila orang tuanya tak merestui .Mungkin dia bisa menikahi mu Tapi bila kau jadi yang kedua bagaimana " kata Kakek yang membuat hati Yuni mendadak ciut
" Kek..... kenapa kisah cinta Yuni tragis sekali sih " kata Yuni protes
" Itu lah sebabnya kau di jadikan wanita kuat , biar kau tak bergantung pada pria Karna ketika mereka menyakitimu Dan pergi kau masih berdiri di kakimu sendiri " Kata kakek tersenyum
" Kau akan seperti ibumu, tapi kembali lagi pada mu terserah apa keinginan mu Kau pasti punya cara untuk mengalahkan takdir mu sendiri " kata kakek
Flash off
__ADS_1
" Kenapa melamun " kata Tommy Ketika Yuni lama terdiam
" Tom apa kau tahu perbedaan antara takdir spritual dan kutukan " kata Yuni menatap Tommy lekat
" Takdir bila kita berusaha merubah nya tapi tak mampu itu akan menjadi takdir . Tapi kalo kita berusaha mengubah Dan itu bisa berubah itu takdir yang sudah kita ubah .Sedangkan spritual dimana kita mampu menjalani semampu kita semakin tinggi ilmu spritual seseorang Semakin banyak ujian dan rintangan nya
Sedangkan kutukan Tergantung pada keturunan atau kejahatan kita Yang bisa mengubah nya jadi kebaikan Hingga lepas dari kutukan .Kenapa Yuni menanyakan itu ?" kata Tommy heran
" Kalo kita tak berjodoh apa kita tetap jadi teman Tom " kata Yuni
" Ya persahabatan yang diakhiri dengan percintaan Dan percintaan diakhiri dengan persahabatan Tak akan salah kan " kata Tommy
" Ya boleh jadi , tapi beda kalo punya pasangan tak akan lagi ada cerita begitu Tom .Yuni yakin ada orang yang akan mengamuk nanti nya bila Tommy memberi perhatian lebih pada Yuni " kata Yuni .Yang membuat Tommy tertawa lalu mengenggam tangan Yuni lebih erat .
" Kenapa Yuni ragu sama Tommy , Tommy serius "' kata Tommy memandang lekat Yuni
" Entah lah Tom, Yuni tak berani untuk mengambil kesimpulan Tapi hanya bisa menerima . Yuni iklas kalo pun kita ngak berjodoh pada akhirnya " kata Yuni menatap Tommy
Yang membuat Tommy terdiam .Karna tak mengerti maksud Yuni .Lalu tak lama mereka pun lalu sampai di tempat tujuan .Untuk latihan berkuda
" Ayo kita cari yang lebih besar dan kuat "' kata Tommy yang mengandeng tangan Yuni .Yang memilih kuda terbaik yang biasa mereka pakai .
Sedangkan Tri baru saja selesai training
Bersama empat temannya Dan lalu keluar dari ruang kantor
" Huh .....lumayan pusing kepalaku " kata Sandi duduk bersandar di dinding
" Hahaha ...... baru sehari sudah lemas " kata pa Fahri ayo ikut " kata pa Fahri tertawa Kepala bagian yang memimpin semua para kepala mekanik
" Ya kan susah pa " kata Beni
" Namanya nya juga belajar yuk ikut bapa bersenang senang naik kuda ke Trijaya mumpung sore " kata Fahri
" Ngapain kesana pa kita kan ngak bisa naik kuda " kata Tri
" Ya duduk duduk nonton juga ngak masalah kok Buat menghilangkan otak kalian yang kusut itu " kata Pa Fahri
" Ya boleh pa, masa Tri ngak bisa naik kuda sih Tri .Tapi aku yakin kalo naikin perempuan bisa kan Tri " kata Sandi Yang membuat semua orang tertawa
" Kalo itu mah ngak usah di tanya San , ngak usah belajar juga tancap gas Ya kan Tri " kata pa Fahri
" Iya lah , kan alami pria normal mana ada yang menolak begitu San , kecuali lho mau pisang ketemu pisang " balas Tri pada Sandi
" Hahaha.. .......wah pintar lho Tri cari aman Yuk .... Ikut bapa mau latihan sekalian lagi malas di mess gabut nih....." kata pa Fahri
" Ok .... boleh boleh siapa tahu bisa dekat kuda betina iya ngak Tri " kata Rusli
__ADS_1
" Ya buat ngeceng foto foto doang " kata Tri terkekeh Yang lalu mengikuti atasan nya melangkah keluar kantor mencari hiburan Dan mereka berenam pun naik mobil Alphard hitam menuju Trijaya