Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 153


__ADS_3

Cukup lama Yuni duduk menemani Pipit dan Rusli Dan hantu itu belum juga pergi dari tempat itu Ia masih menatap Yuni Yuni pun diam dan berdoa sambil berzikir dan membaca ayat kursi pelan pelan Tak lama hantu itu pun pergi


" Alhamdulilah " kata Yuni dalam hati Lalu bergegas masuk


" Aku kekamar ya pit " kata Yuni beranjak dan melangkah menuju kamar


" Ya " kata pipit heran melihat Yuni


Yuni pun masuk kamar Dan lalu duduk di ranjang nya Dan tak lama ponselnya berbunyi .Yuni pun mengambilnya Dan melihat panggilan Tri 20 x tak terjawab Yuni pun menepuk jidat nya


" Ya Tri gimana ?" kata Yuni


" Ade lagi dimana ? kok di hubungi ngak bisa " kata Tri


" Lagi di kost an Tri , tadi ada han........" kata Yuni bergetar Karna hantu itu muncul dan berdiri di depan nya Dan


"' Mas ....Tri........" Teriak Yuni yang berlari keluar teras dan menemui pipit dan Rusli


" De .... de .... Kamu ngak apa apa kan " kata Tri disebrang sana


" Ada.. .... ngak apa apa mas " kata Yuni dengan nafas turun naik Dan menatap kedalam kost


" Ada apa ?" kata Rusli yang mendengar Yuni berteriak memanggil Tri


" Ngak ada apa apa Rus " kata Yuni tegang karna ia melihat hantu itu mengikutinya .Sedangkan Tika dan Ambar yang mendengar Yuni berteriak ikut menyusul keluar


" Ada apa yun ?" kata Tika


" Itu yang dikamar mu , dia masuk kamarku " kata Yuni cemberut


"' Astaga , sini sama kita saja " kata Tika yang menarik tangan Yuni masuk


" Masa lho jagain orang pacaran sih Yun " kata Ambar


" Bukan gitu bar, tadi aku hanya kaget lihat tuh mahluk di kamar gue " kata Yuni Yang lalu menutup pintu kamar nya


" Sudah di kamar Ambar saja aman " kata Tika Yang bergegas mengambil selimut baju dan bantalnya Karna Ambar sendirian Karna Ana cuti kerja Karna memang di kostan mereka hampir semua penghuni nya sudah bekerja .


Dan Yuni ikut duduk di samping Ambar Yang melihat Tika menata bantal nya diatas tempat tidur Ana


" Yun Tri siapa ?" kata Ambar


" Teman " jawab Yuni


" Trus Tommy gimana ?" kata Ambar yang tahu Yuni sudah lama berteman dengan Tommy


" Dia mau nikah bar, minggu besok ceweknya punya salon dan butik " kata Yuni melirik Ambar

__ADS_1


" Astaga ..... jadi lho di tinggal Tommy juga kalian putus ? " kata Ambar


" Mending kalo di putusin bar, mau di jadikan istri kedua " kata Yuni jujur


" What.........eh tapi aku mau Yun , kan dia ganteng kok " kata Tika kaget tapi akhirnya tersenyum


" Sana makan tuh ganteng , aku mah ogah di madu " kata Ambar


" Aku minum madunya aja bar manis, kalo nikah jadi istri kedua mah ogah Kan gue masih punya ban serep mas Tri " kata Yuni


" Yah .... lebay lho Yun , mentang mentang punya ban serep Tommy di lupakan " kata Tika


" Ya harus lah , ngapain juga di tungguin ya Yun . Tapi kok kita bisa senasib sih Yun Tapi masih mendingan lho .Lho masih punya ban serep Nah gue kagak " kata Ambar lemas


" Ih ngak usah sedih bar , besok lho kan bisa nyari lagi move on dong . Ngak usah nangis dan bunuh diri Tuh hantu pasti senang lho mati bar. Biar dia bisa masuk jasad lho " kata Yuni


" Astagfirullah aladzim " kata Ambar beristigfar teringat hantu yang dilihat Tika di kamarnya


" Iya bar, pasti tuh hantu itu mau deketin kalian Yang lagi patah hati Biar kalian bunuh diri Lalu mati penasaran dan setelah itu jadi hantu Lalu bisa jadi temannya di kuburan sebelah " kata Tika


" Ih ...... mana ada gitu Tik, kita kan baik baik saja.. Kan gue ngak jadi bunuh diri " kata Ambar protes


" Iya ngak jadi lah orang kita selamatkan Coba tadi ngak kita tolong Paling lho sudah mati dengan lidah terjulur gini wee............" kata Tika Yang membuat Yuni tertawa


" Hahaha......... "


" Mana ada begitu ?" kata Ambar


" Sudah ah , ngak usah membahas masalah itu Kalo lagi sekarat gitu memang rupa kita jelek banget " kata Yuni manyun


" Hih..... kok bisa " kata Ambar


" Ya bisa lah " kata Tika


" Serem amat sih " kata Yuni


" Serem lah siapa suruh lho bunuh diri Bagus lho selamat Coba kalo tadi mati benaran kita yang repot bar . Masa kita jadi saksi trus di interogasi polisi " kata Tika


" Ih....... ngak lah , gue kan sudah bilang hilap Tik . Ya maaf bila merepotkan kalian berdua Tapi ngomong ngomong kok gue jadi lapar ya " kata Ambar .


" Makan sana beli bakso yuk " kata Tika


Namun tak lama terdengar suara pipit berteriak


" Yun ........ ada Tri " Teriak Pipit


" Hadeh tuh anak pake teriak sih " omel Yuni yang turun dari ranjang Ambar Dan bergegas keluar . Ambar yang penasaran pun ikut turun dari ranjang

__ADS_1


" Tik ayo lihat ganteng mana sama Tommy " kata Ambar


" Heh..... Ngapain paling sama aja semua punya burung " kata Tika malas


" Ya ampun Tik bukan burung nya Tampang nya yang pengen gue lihat Tik " Kata Ambar keluar dari kamar


" Eh tunggu ikut ........" kata Tika bergegas turun dari ranjang dan berlari Menyusul Yuni dan Ambar keluar


Tri yang melihat Yuni baik baik saja lega Karna tadi ia hampir jantungan mendengar Yuni berteriak .


" Ngak apa apa kan de, ada apa ? " Kata Tri memegang tangan Yuni Dan menyuruhnya duduk di sampingnya


" Ada hantu Tri , dia ngikuti kemana aku pergi " kata Yuni berbisik pelan


" Astaga ....Oh ya ini martabak buat ade Tadi pas ade teriak Mas lagi beli martabak untuk ade Untung sudah selesai kalo ngak mas tinggal .Takut kenapa napa " kata Tri menatap wajah Yuni lekat


" Yun " kata Ambar memonyongkan mulutnya


" Apa mau .... sini " kata Yuni yang membuka martabak manis dan asin


" Asyik makan pas kita lapar " kata Tika yang ikut duduk bersama Ambar diantara dua pasang teman nya


" Dih ..... lapar ngak modal nih " sindir Pipit pada dua temannya itu


" Lah kan ditawarin pit, ya ngak nolak Kalo pacar lho di tawarin kita juga mau kok " bisik Ambar di telinga Pipit


" What ..... enak aja ngak bisa ya main serobot " kata pipit kaget Yang membuat Ambar dan Tika tertawa


" Apaan sih ?" kata Yuni tersenyum Karna tahu pasti Ambar mengoda pipit sehingga sahabatnya itu kaget


" Biasa yun mau menikung " kata Pipit


" Kali aja dia bosan yun, punya lho juga boleh Yun kopi manis " sindir Tika melirik Tri


" Ya kalo mau ambil saja, itu pun kalo bisa Kalo ngak bisa jangan salah kan diriku " kata Yuni cuek


" Kalian ngomong apaan sih " kata Rusli bingung Yang membuat Tri tersenyum Karna Tri tahu maksud omongan teman teman Yuni


" Ngak ada bang , biasa anak kost caper bikin hot gosip biar trend . Makanya mereka ikut nimbrung Kan mereka ngak punya gebetan " ledek Pipit


" Eits...... siapa bilang kita ngak punya gebetan Kita punya pit, Cuma lagi mereka pulang kampung Makanya kita jomblo " kata Ambar


" Bohong ........" kata sebuah suara berat mengangetkan mereka berenam


" Suara siapa tuh ?" kata Yuni


" Hi ........" kata Tika bergidik ngeri karna suara itu tak jauh dari pintu di belakang dekat Tika yang membuat bulu kuduknya merinding

__ADS_1


" Siapa ? emang ada cowok di kost kalian Kok ada suara pria " kata Rusli


" Han........." kata Tika ketika menoleh Dan memejam kan mata nya Sedang kan Yuni memegang erat tangan Tri


__ADS_2