Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 166


__ADS_3

Tri hanya terdiam lalu berdiri dari duduknya


" Ade mau ke hotel sekarang " kata Tri menatap Yuni lekat


" Ya " kata Yuni


" Ya sudah pa , semuanya aku antar Yuni dulu ya " kata Tri pamit .


" Ya hati hati Tri , slamat jalan ya mba hati hati di jalan " kata Rendi ikut sedih


" Ya sama sama , Trimakasih pa Ren Ben Rud kami pergi dulu ya " Kata Yuni


" Ya selamat jalan Yun " kata pa Sugeng Dan Tri pun mengantar Yuni pulang ke hotel Tempat mereka menginap semalam Karna masih ada sewa satu malam lagi


Sesampainya disana Tri pun membuka kamar dan mereka masuk Dan Yuni pun langsung bergegas ke kamar mandi untuk pipis Dan Tri menutup pintu Lalu membuka pakaian nya Sambil . menunggu Yuni Karna ingin berganti pakaian dengan baju yang dibeli Yuni tinggal sepasang Dan ketika Yuni keluar kamar mereka pun di ketuk Dan Tri lalu buka nya


" Maaf pa ada razia di sini apa kalian pasutri " kata seorang polisi


Deg..........


" Bukan kami hanya teman .pa , saya hanya mengantar teman saya itu " kata Tri jujur


" Tapi mas nya tahu kan peraturan di kamar hotel tak boleh ada pasangan kumpul kebo " kata polisi Yang membuat Yuni terdiam Dan mereka berdua pun akhir di interogasi Dan di bawa ke Polsek setempat


Sempat satu jam mereka di sana sampai akhir nya seorang penghulu datang menikahkan pasangan muda mudi yang keciduk di hotel melati Dan ketika polisi memanggilnya penghulu Tri pun berbisik pada polisi itu Yang membuat polisi itu mengangguk . Dan lalu bicara pada pa penghulu itu Lalu mendekati Yuni


" Mba nya harus menikah sama mas nya ini Kalo tak ingin di keluar surat surat keterangan berzina di hotel " kata polisi itu Yang membuat Yuni mendelik kan mata nya


" Ngak bisa pa Itu kesalahan kami tak melakukan apa pun " kata Yuni memberi Alibi


" Tapi kalian sudah satu kamar Dan dari pengakuan resepsionis hotel kalian juga tidur sekamar tadi malam " kata polisi itu Yang membuat Yuni tak berkutik Dan terdiam Begitu juga Tri

__ADS_1


Dan singkat cerita mereka pun menikah mendadak Dan besok akan di urus surat menyuratnya di KUA Yang membuat Yuni shock dan langsung menangis


" De sudah , jangan menangis ayo kita pulang ini sudah malam "kata Tri mencoba menenangkan Yuni Yang terisak


" Waduh mas gimana ini ?" kata polisi itu panik karna memang tak ada razia di hotel mewah Dan bila Yuni mengaju kan protes ia bisa kena kasus


" Ngak apa apa mas, biar nanti saya tenang kan sendiri " Kata Tri Sambil memberi amplop pada polisi itu diam diam Tanpa sepengetahuan Yuni Dan Tri pun lalu membawa Yuni pulang kehotel


Keduanya terdiam setelah masuk Kamar Dan Yuni kembali menangis sambil menelungkup wajahnya di bantal Karna tak bisa menahan kesedihan nya


" Maaf kan mas de, mas terpaksa tak ada jalan lain semoga Allah ridho dengan niat ku " kata Tri dalam hati Yang tak tega melihat Yuni menangis Karna hati nya berada diantara batas senang dan sedih


Senang karna ia bisa menikahi Yuni walau dalam keadaan terpaksa Sedih karna Yuni belum bisa menerima semua nya itu dengan rasa keterkejutan nya . Yang membuat Tri lalu mendekati Yuni dan mengusap punggung Yuni Dan berbaring di sebelah nya


" Sudah jangan menangis lagi mungkin ini takdir kita " kata Tri Yang membalik tubuh Yuni menghadapnya dan lalu menghapus air mata wanita yang kini sudah sah menjadi istrinya Walau dengan terpaksa


" Sudah jangan menangis lagi ya " kata Tri mengusap pipi Yuni yang masih basah dan mencium kening nya


" Apa " kata Tri merengkuh tubuh mungil Yuni sambil tersenyum dan membawanya ke dalam pelukan nya Yang membuat Yuni memeluk nya erat .


" Sudah jangan menangis , besok ade pulang kan mas ngak apa apa di sini ." kata Tri mengusap punggung Yuni pelan yang akhir nya Yuni pun tenang Dan Tri lega melihat Yuni sudah berhenti menangis .


Tri membelai rambut Yuni pelan Dan ia memeluk tubuh kurus itu dengan erat Karna kini ia bisa bebas melakukan apa pun pada istrinya itu


" Apa ade belum mengantuk " kata Tri memandang lekat wajah Yuni


" Mhem .." jawab Yuni pelan


" Ya sudah di peluk mas saja " kata Tri Yang mengusap sisa sisa airmata Yuni Hingga mereka saling tatap Dan Tri pun mencium bibir merah delima itu pelan Namun karna tautan bibir nya cukup lama Tri pun tak melepaskan kesempatan itu Karna ia tak bisa mencegah Yuni pergi besok Namun kini Yuni sudah jadi milik nya seutuh nya Dan ia tinggal mengurus semuanya sampai selesai


Cukup lama dua bibir itu bertaut Dan Tri ingin melakukan nya lebih lama sampai hasrat kelakian nya pun menutut Dan Yuni pun terbawa buaian Tri yang semakin dalam hingga makin turun kebawah Dan mereka larut terbawa nafsu Yuni baru tersadar Ketika Tri sudah berada di atasnya Dan sesuatu sudah siap dibawah sana

__ADS_1


" Tri ....." kata Yuni kaget .


" Tenang lah mas akan melakukan nya pelan " kata Tri yang memeluk tubuh Yuni erat Dan Tri kembali mencium ******* bibir Yuni membuat Yuni tenang Dan saat itu Tri melakukan apa yang ia ingin kan selama ini . Kalo ia ingin Yuni jadi milik nya seutuh nya malam ini


" Tri ....." kata Yuni lirih dan mencakar punggung Tri Namun Tri tetap tenang Dan hanya tersenyum sambil terus menenangkan Yuni Yang pada akhirnya mereka pun melakukan penyatuan Yang membuat Tri luar bisa senang Dalam hati nya ia bersorak bahagia Sambil ******* bibir Yuni Agar istrinya itu tak bersuara .Malam itu jadi terasa sangat panas Dan Yuni tertidur pulas setelahnya Sedang Tri hanya menatap diam mata terpejam itu dengan perasaan bahagia yang luas biasa tak bisa ia uraikan dengan kata kata


" Kini kau milik mas de, tak akan mas biar kan lagi orang lain mengusik mu " kata Tri mengusap pelan wajah Yuni . Yang lelah dan basah oleh keringat .


Lalu mencium kening Yuni dan ikut tertidur sambil memeluk tubuh Yuni


Subuhnya Tri lebih dulu terbangun Dan menatap wajah polos Yuni Yang masih terlihat masih sembab karna menangis Tapi Tri sangat bahagia Karna adegan percintaan nya Tadi malam bukan hanya sekedar mimpi Dan itu malam pertama mereka berdua Karna cukup lama Tri memperjuangan hak nya Yang membuat Yuni sangat lelah


" Aku akan membereskan semuanya nanti juga akan membawa ade pulang bertemu mbok dan keluargga kita " kata Tri dalam hati sambil tersenyum


" Tri ......" kata Yuni terbangun


" Mhem......" Dehem Tri


" Kita........ " kata Yuni kaget karna kini tubuh mereka menyatu


" Tenanglah kita sudah menikah kan tadi malam Jadi ade ngak perlu takut " bisik Tri tersenyum sumringah Dan melakukan nya sekali lagi Dan kini Yuni benar benar sadar Kalau mereka sudah melakukan apa yang di lakukan oleh sepasang suami istri


" Mas mencintai ade " bisik Tri dengan suara lembut di telinga Yuni .Yang membuat Yuni hanya terpaku diam melihat manik mata indah milik Tri


Sedang kan di kantor sampit Nugrah pagi pagi sudah mencari Tri Karna tadi ia sempat mampir camp site Fauzi Dan mbok bilang Tri sedang mengantar Yuni ke sampit dan belum kembali


" Tri ........... Ben buka pintunya cepat........dok.....dok ...." gedor Nugrah Yang membuat Beni membuka pintu kamar Tri Karna ia memang sekamar dengan Tri


" Tri mana ?" kata Nugrah cemberut


" Ngantar Yuni kehotel Tapi sekalian ginap di hotel " kata Beni

__ADS_1


" What .............!!! hotel mana " kata Nugrah berteriak Yang membuat semua orang kaget


__ADS_2