Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 103


__ADS_3

Yuni dan Raya pun mengulurkan tangan


" Saya Nini " kata Yuni


" Saya Yaya " Kata Raya


" Hahaha .... kalian kembar ?" kata Bastian


" Iya tapi ngak sama pa " kata Raya


Yang membuat mereka saling melempar senyum .Dan Bastian pun basa basi bersama kedua gadis itu Dan singkat kata Yuni pun sengaja memborong buah sangat banyak Untuk mereka bawa sekalian kerumah sakit Dan Tan pun menawari untuk membayar semua nya buah buah yang mereka beli Dan Raya pun menyetujuinya Karna kapan lagi bisa mengerjai para manager itu .


Yuni pun senang senang saja Ketika mereka ingin mengajak mereka berkencan Dan makan malam Apalagi malam ini mereka bisa bersantai bebas tugas Karna kerjaan mereka sudah selesai


Dan lagi Yuni besok bisa pulang ke camp


" Kalian mau kemana habis ini ?" kata Tan


" Ke rumah sakit mas, apa mau ikut boleh kok kita naik motor tuh. Kita juga beli martabak kok " kata Yuni


Yang membuat Tan melirik Bastian Meminta pendapat


" Ya boleh kita antar Tapi habis ini kita bisa jalan jalan kan " kata Bastian mendekati Yuni Namun Tan menarik Bastian agar berdiri sana Raya


" Hehehe..... kan sama saja " kata Raya terkekeh melihat tingkah konyol pria dewasa itu Yang seperti abg labil


" Ya sudah beb , kita ambil martabak nya dulu ya " kata Yuni.


" Eh biar sama aku mas saja ya " kata Tan sok manis Namun Yuni tersenyum


" Boleh ayo " kata Yuni Yang memesan martabak manisnya tiga dan yang asin tiga Dan lalu ingin membayar Tapi Tan lebih dulu memberikan uang pada si abang penjual nya


" Ya ampun mas, masnya baik sekali " puji Yuni yang membuat Tan tersenyum


" Ya kudu gitu mba , masa pacarnya jajan ngak dibayarin , Ya ngak mas ?" kata si abang penjual


" Iya mas " kata Tan tersenyum Yang berusaha menarik perhatian Nini


Setelah itu mereka pun mengantar Yuni dan Raya kerumah sakit Dan Raya langsung memisahkan buah dan martabak . Yang mereka beli Karna sebagian akan mereka beri buat para penjaga pasien .


" Aman kan disini Ray " kata Yuni mengikat buah dan martabak untuk mereka nanti .


" Aman lah, Mana tuh orang berdua ?" kata Raya


" Tuh baru nyampe " kata Yuni melihat sudah terlihat Dan Yuni pun lebih dulu melangkah ke lorong rumah sakit .


" Siapa yang sakit ? Kata Tan yang juga belum ngeh dengan siapa ia berjalan


" Teman mas " kata Yuni dengan suara lembut di buat buat Sedangkan Raya berjalan dengan Bastian di belakang mereka Dan mereka pun menuju kamar Tio

__ADS_1


Tri dan Ferdi sedang mengelar tikar Dan Azam membuat teh buat Tio Ada juga pa Fauzi yang datang sendiri Karna tadi di telpon pa Sugeng yang datang bersama Rudi Dan Rendi bersama Beni Di kantor ada yang lain berjalan.


" Malam semuanya lagi apa nih " sapa Raya


" Hah......siapa tuh ?" kata pa Fauzi kaget karna pangling melihat Raya Dan ada Bastian juga Tan


" Bas dapat pacar nih " kata Fauzi


" Zi lho kok disini ?" kata Tan kaget Yang membuat perasaan Tan tak nyaman


" Iya kami lagi ngantar nih dua gadis nyasar " kata Bastian bingung


" Yuni tersenyum dan lalu mengedipkan matanya pada Rendi dan Beni Yang membuat dua pria itu langsung mengerti dan senyum senyum


" Hahaha......wah dapat umpan lagi nih " kata Beni ngakak Karna tahu itu Yuni dan Raya .


" Hah .... Umpan apa ?" kata pa Sugeng belum mengerti .


" Ada deh , oh iya ini kita bawa makanan banyak nih ayo di makan buar Tio juga sini mba ambil ." kata Yuni meletakan martabak dan buah di depan Tri dan Ferdi lalu menaruh di piring sebagian Dan juga memisahkan buah nya buat Tio pria yang baru masih berusia .15 tahun itu


" Hai Tio cepat sembuh ya, yang sabar ngak pake banget kan lukanya " kata Raya mendekati Tio


" Ngak mba cuma ada yang retak sedikit Dan sudah di gift " jawab Tio yang bisa mengenali Yuni dan Raya


" Terimakasih mba ini banyak sekali " kata Tri


" Ngak repot pa , ini mas Tan dan mas Bastian lho yang beli buat kalian , Baik kan orangnya .Kita cuma bawakan saja Monggo silakan di makan " kata Yuni


" Mas Tri mas Fredi juga " kata Yuni mengedipkan matanya pada kedua pria itu Yang membuat Ferdi kaget Apalagi Tri yang menatap wajah Yuni lekat seperti kenal Dan Yuni pun tersenyum pada Tri


" Allahuakbar , aku pikir siapa ndu ndu .?" kata Tri menepuk jidat nya Karna ia baru sadar itu Yuni Karna memang penampilan nya beda


Beni pun langsung ngakak .Membuat pa Fauzi bingung Dan menatap Beni


" Apa dari tadi lho ketawa , nanti di kira gila lho Ben " kata Fauzi


" . Hahaha lho kaget Tri akan lebih kaget lagi pa Fauzi , Bapak kenal mereka ngak ?" kata Beni


" Masa , masa ngak kenal pa ?" kata Beni tersenyum


" Emang siapa ?" kata pa Sugeng Yang juga belum menyadarinya bersama Rudi


" Musuh nya pa Tan bos, kok bisa bareng kalian " kata Tri menatap Yuni


" Bisa lah kan tadi kita beli buah buat kesini Nah mereka datang buat kenalan


Ya kita terima lah " kata Yuni Yang langsung membuat Fauzi melotot


" Tan jadi lho nguras dompet lagi buat Yuni " kata pa Fauzi yamg langsung geh pada Yuni dan Raya .

__ADS_1


" Hah ...... apa maksud lho zi " kata Bastian menatap Fauzi Begitu juga Tan


" Itu lho kan yang beli buah banyak dan makanan buat Yuni dan Raya " kata Fauzi terkekeh


" Hah........jadi " kata Tan yang langsung melorot duduk di lantai tikar Yang membuat semua orang tertawa terbahak bahak termasuk Tio Karna baru saja Fauzi cerita Kalo Yuni slalu bisa Mengerjai Tan seperti malam ini


" Tobat gue zi anak buah mu keterlaluan " kata Tan Merasa dibodohi Yuni dan Raya


" Lah kok tobat pa , kan kita mau kencan habis ini " kata Yuni


" Ngak jadi !!!" kata Tan menolak Yang membuat Yuni tertawa


" Hahaha....... Kapok ya pa eh mas Tan mas kapok sih kan kita baru kenalan " ledek Raya


" Asem kalian berdua itu, pintar aja menipu " kata Bastian yang juga ikut tertipu karna ngak sadar


" Eh.... Kita ngak menipu pa , cuma bapa sendiri yang tertipu Karna tergoda kita " kata Yuni masih tertawa


Fauzi pun tergelak sampai sakit perut Dan Tri dan Ferdi dan juga yang lainya Karna memang mereka juga pangling


Saat Yuni berpenampilan seperti abg anak muda masa kini Yang membuat mereka tertipu mata


" Ayo pa kita kencan , katanya ngajak makan " kata Yuni meledek Tan


" Ogah ngatuk mau tidur, kami baru nyampe sore tadi " kata Tan bermuka masam


" Hahaha ........ mimpi apa tadi malam lho Tan Bisa pake acara kenalan sama Yuni Di camp aja Ngak pake basa basi " kata Fauzi tersenyum Karna sudah capek tertawa


" Mimpi buruk gue, sepanjang kerja disini mimpi nya ngak beres Maka nya apes terus " dumel Tan


" Masa sih pa, Yuni doakan ngak lagi ya pa .Biar pa Tan buang sial " kata Yuni tersenyum


" Ya trimakasih " kata Tan Yang sedikit tersenyum Sadar kalo ia di bodohi gadis kecil Bahkan Yuni 16 tahun lebih muda darinya Tapi baru kali ini ia terlihat sangat bodoh .Hanya karna anak kecil Yang ingin Ia dikerjainya Tapi malah sebaliknya Ia yang dikerjai habis habisan


" Pa Tan jangan kapok kan proses perbaikan diri pa " kata Raya


"Maksudnya " kata Tan


" Maksudnya pa Tan dalam proses pencarian jati diri untuk berubah lebih baik Dan belajar lagi dari nol Makanya bapak bisa dekat sama Yuni ..Kan yuni hanya media nya saja Ya ngak Yun " kata Raya


" Ya pa , Raya betul apa yang Raya bilang uang bapak ngak sia sia nih buktinya bermanfaat untuk orang lain .Begitu juga yang kemaren Yuni kasih buat modal janda Kan uang pa Tan masih bernilai Saya media nya saja Tapi kalo bapak iklas Mungkin bapak akan bertemu wanita naik dan punya kerjaan yang mapan Dan juga hidup bahagia " kata Yuni


" Aamiin " kata semua orang mengamini Dan mereka kembali tertawa bersama


Namun hari kecil Tan ikut lega kalo hari ini ia tak lagi benci pada gadis kecil itu.


*****


Maaf segini dulu ya .mungkin besok bisa di tambah karna harus menyetrika baju buat anak dan suami trimakasih masih setia salam buat reader semua sehat slalu😍😍😍😍

__ADS_1


__ADS_2