Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 219


__ADS_3

Yuni lalu tidur siang dengan lelap Dan terbangun ketika ada orang menyentuh tangan nya


" Astaga " kata Yuni kaget Melihat hantu bocil tersenyum padanya


" Ada apa ?" kata Yuni Yang lalu duduk bersandar di sisi tempat tidur


" Nih hadiah dari kunti semalam Dia mengirim ini untuk mu " kata hantu bocil memperlihat kan kotak peti kecil


" Apa itu cil " Kata Yuni kaget


" Hadiah " kata bocil tersenyum


" Aku kan ngak minta pamrih " kata Yuni menatap peti kecil itu


" Ya aku tahu , ini hanya sebagai ucapan trimakasih nya pada mu. Terima saja Namanya juga hadiah rezeki jangan di tolak Kalo tidak mau anggap saja rezeki kita buat beli makanan lezat " kata hantu bocil tersenyum


" Ya baik lah , aku terima tapi taruh di bawah ranjang dulu . Aku mau mandi Ini sudah sore " kata Yuni


" Ya baik lah, aku juga mau main dulu Tapi tunggu bagaimana mba Yuni bisa membantu kunti itu bisa melahirkan dengan mudah " Kata hantu bocil penasaran Padahal sudah seminggu hantu itu sakit perut Tanpa ada yang bisa menolongnya Begitu juga hantu lainnya Sedangkan Yuni hanya satu jam saja sudah selesai


" Aku mengunakan titik persimpangan tiga Yin ( sanyinjiao) refleksi Tiongkok cina Karna dulu kakek ku pernah mengajarkannya padaku Kau tahu kenapa orang kalimantan berkulit putih Karna nenek moyang mereka sebagian dari china campur melayu Dan dulu disini banyak para pedagang cina yang datang berlayar untuk berdagang Dan menikah dengan pribumi . Dan mereka menguasai ilmu pengobatan tradisional Dan mereka mengunakan gelas kaca sebagai kop Sedang kan sekarang kop sudah banyak di jual di toko obat ." Jelas Yuni


" Wah hebat , biar aku tak mengerti Tapi aku belajar juga .Boleh ngak mba Aku pasti bisa mba " kata hantu bocil


" Ya asal tak salah di gunakan saja Karna selain bisa mempercepat kelahiran titik itu juga bisa mengugurkan kandungan bagi yang hamil muda Seperti dua mata pisau " kata Yuni lagi


" Hah..... kok bisa " kata hantu bocil kaget


" Kenapa kaget ilmu pengobatan itu mempunyai dua kekuatan Bila di pakai dengan niat baik itu bisa menolong orang lain Tapi bila kau berniat tidak baik bisa menghilangkan nyawa orang Yaitu seperti mal praktik " kata Yuni Yang bergegas masuk kamar mandi Sedangkan hantu bocil hanya melongo Melihat teman manusia nya itu . Yang menurutnya sangat unik .Yang bisa melakukan apa saja bila ia butuh


Tak lama Yuni melakukan ritual mandinya Yuni langsung berpakaian Sedangkan hantu bocil pergi ke perkebunan Duduk santai di bawah pohon sawit Menunggu para teman nya datang mengajaknya bermain


************"


Tri baru saja selesai mandi Ketika Yusuf datang setelah mengantar Sani ke warung depan


" Sudah mandi Tri apa mba Yuni belum bangun " Kata Yusuf


" Mungkin sudah , ini aku mau ke sebelah " kata Tri yang sudah berpakaian rapi dan menyemprot parfum di bajunya .


" Astaga Tri sudah laku juga masih pake Parfum " kata Yusuf menyindir


" Ck .. ... kau ini suf , iri bilang bro orang ini biar harum dikit Supaya Istri ngak rewel Masa baju nya bau apek " kata Tri

__ADS_1


" Masa sih Yuni bisa protes Padahal aku lihat dia orangnya santai gitu " kata Yusuf tak percaya


" Dih aku suami nya suf , kok lho yang protes " kata Tri


" Hahaha...... cuma pengen tahu kang Bagaimana sifat protect mba Yuni " kata Yusuf terkekeh


" Sana mandi bau kecut , aku mau ke sebelah " kata Tri ...


" Cie ..... kencan ni ye " ledek Yusuf Yang membuat Tri tersenyum Lalu keluar dari kamar Dan melangkah ke kamar sebelah


" Tok.....tok ....tok......


" Masuk " kata Yuni Yang lagi duduk makan roti manis sambil minum susu .


Kret........pintu di buka Tri


" Ade lagi apa " kata Tri


" Nih , ade lapar mas . Mas mau pulang kapan ?" kata Yuni


" Besok pagi saja, kenapa ade mau ikut ?" kata Tri


" Ade mau ke rumah om Lery besok Tapi ade mau naik mobil atau truk saja Biar ngak repot bawa motor " Kata Yuni menatap Tri


" Mas antar ya " kata Tri


Tri terdiam lalu memeluk Yuni Dan mencium kening nya beberapa kali Tri tahu Yuni gadis yang sangat mandiri Tapi Tri juga ingin Yuni mengandalkan nya Dan bersikap manja karna ia ingin melihat sisi lemah wanitanya itu


" Mas kan bisa izin de , kalo cuma sebentar ngak nyampe dua jam kesana " kata Tri Yang slalu ingin dekat pada Yuni Apalagi saat ini istrinya itu hamil


" Baik lah kalo mas memaksa , ade minta antar setelah makan siang saja Sekitar jam 2 ya Karna ade mau menginap di sana " kata Yuni


" Ya .... siap tuan putri" kata Tri tersenyum Lalu mengusap pelan kepala Yuni Yang kembali menyuap rotinya


" Mau ...." Kata Yuni


" Buat ade saja, biar dede nya cepat besar " Kata Tri mengusap punggung Yuni


" Ya sudah ayo makan kekantin , Yusuf mana mas " Kata Yuni


" Di kamar , ayo kita makan mumpung sore " Kata Tri mengengam tangan Yuni lalu menuju pintu dan keluar dari kamar


" Suf ayo makan , mumpung masih terang " Teriak Tri

__ADS_1


" Iya kang " jawab Tri Yang keluar dengan pakaian santai Lalu melangkah menuju kantin bersama Yuni dan Tri


Mereka bertiga jadi perhatian para karyawan Dan ada sebagian yang berbisik bisik Karna penasaran dengan dua mekanik itu


" Wah mba Yuni punya gebetan , pasti dari salah satunya " kata karyawan itu


" Ya kelihatan mereka dekat " kata karyawan di sebelah nya .


Sedangkan ketiganya berjalan dengan santai menuju tempat makanan yang di tata para tukang masak di atas meja


" Tri besok pulang pagi kan " kata Yusuf Ketika mereka sudah duduk di meja makan


"' Ya suf , siang nya aku mau izin karna ngantar Yuni ke sampit ya . Kamu bisa handle semua sementara kan " Kata Tri


" Siap bos " kata Yusuf Yang menyuap nasi nya ke mulut


Sedangkan Yuni sedang membuang duri duri ikan milik nya Agar tidak kena tulang. Tri yang melihat nya tersenyum .


" Ade besok beli ikan yang ngak ada tulang nya saja di sampit " kata Tri pelan


" Hehehe ...... daging kura kura dong atau ikan pare mas " kata Yuni terkekeh


" Kok daging kura kura sih de, bisa beli Ayam atau daging sapi buat dede bayi " kata Tri


" Ya kan daging ayam masih punya tulang mas , daging iga juga ada Kalo daging kura kura ngak lembut lembut gimana gitu " kata Yuni terkekeh


" Emang mba Yuni pernah makan " kata Yusuf melirik Yuni


" Ngak cuma sering lihat suf, kalo ikan pare kan tulangnya empuk Ade juga punya tulang . Tapi tulang rusuk " kata Yuni melirik Tri


" Tulang bengkok " kata Tri ikut menimpali


" Tulang itu artinya paman. Kalo buat orang sumatra " Kata Sani ikut duduk bergabung


" Dari mana San kok baru muncul " kata Yuni


" Dari sampit beb , menemani mba Devi sama pa Arif ambil gaji karyawan " kata Sani sambil menyuap nasinya


" Hah ..... besok mau gajian ?" kata Yuni


" Lusa beb " Kata Sani


" Yah.... aku pikir hari ini , teryata besok rupanya " kata Yuni lemas

__ADS_1


" Hahaha........ duit lho kan ada di sebelah Yun, ngapain pusing ?" kata Sani melirik Tri Yang makan dengan lahap


" Oh iya lupa gue , kan ada bank berjalan ya " kata Yuni terkekeh Yang membuat Tri tersenyum . Kalo ia tahu istrinya itu jarang minta uang padanya kecuali di transfer Tri


__ADS_2