
Akhtar hanya tersenyum melihat hantu itu bersembunyi
" Aku bisa lihat tante genit , pasti tante merayu om hantu kan .Om tinggal jaga rumah ya kita mau antar eyang dulu ke bandara .dah......" kata Akhtar melambaikan tangan nya
" Dah ..... juga " kata kunti Yang lalu membalas lambaian tangan Akhtar .
Akhtar lalu berlari kedepan dan menghampiri Yuni
" Sudah bun, Akhtar bilang suruh bunda jaga rumah " bisik Akhtar pelan Yang membuat Tri melirik istri dan anaknya itu
" Huh.. .... kalian ini " kata Tri Yang tahu pasti Akhtar dari dapur bertemu para hantu . Untuk pamit mengantar eyang nya ke bandara .
Yuni yang sudah siap lalu keluar menuju teras Dan menunggu mbok dan mas Arga keluar dari kamar
" Ayo mas sudah semua kan Penerbangan jam 9 lho nanti kita terlambat .Takut mbok dan mas Arga ketinggalan pesawat " kata Yuni mengingatkan
" Ya de, ayo tar sini .. gendong ayah duduk sama pakde ya di depan. Nanti kita mau ketemu om Rista juga " kata Tri Sambil mencium putra nya .
" Ya yah " kata Akhtar memeluk leher Ayahnya erat . Dan membalas ciuman Tri
Membuat mbok tersenyum melihat Ayah dan anak itu mesra Saling menyayangi satu sama lain Sambil berjalan menuju mobil di halaman depan .
Lalu mereka masuk dan berangkat menuju bandara Tak lama mereka disana setelah pesawat mbok berangkat mereka pulang menuju losmen melati di dekat pasar untuk menjemput Ariesta .
" Om .... "teriak Akhtar senang ketika Ariesta sudah siap menunggu mereka
" Hai ..... boy ... sini " kata Rista meraih tubuh mungil itu memeluk dan menciumi nya seperti anak nya sendiri
" Sudah siap ?" kata Tri turun dari mobil
" Seperti yang kau lihat " kata Ariesta
" Ayo masukan barangnya Kita berangkat sehabis zhuhur bro " Kata Tri
" Ok ... cuma bawa tas ini dan dus yang itu oleh oleh buat mbok .Apa mbok sehat Tri ? " kata Ariesta menaikan barang Sambil mengendong Akhtar
" Alhamdulilah mbok sehat " Kata Tri
" Sayang kok melamun " Kata Ariesta
Yang menegur Yuni terdiam Karna melihat ada seorang hantu nenek nenek berjalan menyebrang jalan raya .
" Ah ngak kok mas "' kata Yuni
" Bunda lihat ya, kasihan ya bun " kata Akhtar tersenyum
" Sudah ayo pulang kita mampir kepasar sebentar ya mas, beli jajanan buat di mobil Biar ngak mampir mampir di warung " kata Yuni
__ADS_1
" Kan jajan Akhtar sudah banyak bun " kata Akhtar
"' Itu punya Akhtar kalo yang ini buat Ayah sama bunda dan om rista " Kata Yuni
" O..... ya.... Akhtar juga mau " kata bocah mungil tersenyum
"' Mau apa , nanti kita beli ya " kata Rista mencium pipi Akhtar lagi
" Ya sudah ayo masuk ta, di depan sama gue " kata Tri
" Aku pikir gue di belakang sama Yuni Dan lho jadi sopirnya " goda Ariesta
" Enak saja " kata Tri melotot Karna teman nya slalu pintar membuat emosinya terpancing .
" Hahaha...... " gelak Ariesta Yang hanya membuat Yuni mengelengkan kepalanya Karna candaan konyol Ariesta Lalu mobil kembali melaju Kerumah Ketika mobil melewati pasar Yuni mampir sebentar untuk belanja Lalu mereka langsung pulang kerumah ibu untuk berkemas dan siap siap Dan menata barang ke dalam mobil .Bersamaan ibu pulang dari takziah dari tetangga sebrang kampung di sei Jingah
" Yun itu bantal mu di bawa untuk tidur Akhtar di mobil nak " Kata ibu Yang mengambil selimut hangat Biar cucunya itu bisa tidur nyenyak di perjalanan nanti Karna mobil sudah longgar
" Ya bu " kata Yuni
" Ibu baik baik saja kan, kalo ada apa apa kabari Yuni ya bu " kata Yuni memeluk ibunya itu
" Ya nak, ibu baik baik saja Adik mu akan pulang dua minggu lagi Jadi ngak perlu khawatir " kata ibu Yang tahu putrinya itu perduli padanya. Padahal sudah lama ibu dan Yuni berpisah dari nya sedari lulus smp Karna Yuni ikut pakde nya di jakarta .Karna Yuni kasihan melihat sang ibu repot menyekolahkan dirinya dengan adiknya itu.
" Ya bu, ibu harus jaga diri dan baik baik ya . Akhtar.... pamit dulu nak " Kata Yuni Memanggil putranya itu
" Titip Yuni ya mas, jaga dia " kata ibu pada Tri dengan suara lembut
" Itu pasti umah, telpon Tri bila butuh apa apa salam buat Alif " Kata Tri Yang tak tega pada mertuanya itu
" Ya nak, hati hati bawa mobilnya " kata ibu khawatir pada menantunya itu
" Ya umah " Kata Tri tersenyum
" Umah Rista pamit ya , menantu bakal jaga kasih sama anak kami . Umah yang sehat " kata Ariesta membuat Tri menginjak kaki nya Mendengar ucapan Ariesta pada sang mertua
" Auw...... Tri apaan sih " kata Ariesta
" Hahaha..... kau ini nak, jangan suka cari masalah bahaya .Semoga kau berjodoh dengan wanita yang baik ya " kata ibu mengusap punggung Ariesta sambil tersenyum Ketika Ariesta menyalami ibu Yuni dengan takzim
" Aamiin....... Trimakasih doanya umah " kata Ariesta sopan
" Nek..... Akhtar pulang ya ,Nenek hati hati di rumah salam buat paman " kata Akhtar menyalami neneknya Sambil ibu berjongkok dan memeluk erat cucunya itu . Yang jarang bisa ia temui setiap saat Karna jauh Tapi ibu slalu mendoakan Kebahagiaan putrinya itu setiap saat dalam sholatnya .
" Dadah nek... " Kata Akhtar .
" Kami berangkat bu Assalamualaikum " Kata Yuni
__ADS_1
" Berangkat dulu bu" Teriak Tri dari mobil
" Ya nak hati hati , jangan ngebut " Kata ibu tersenyum Dan melambaikan tangan nya sampai mobil menghilang
" Ya allah jaga mereka " kata ibu lalu membaca ayat kursi untuk kelancaran perjalanan putri dan menantu juga cucunya
Sedangkan di kursi mobil belakang Ada penghuni bertambah satu sosok lagi Karna hantu cewek gaul itu ikut pulang Membuat Yuni tak bisa menolak nya Karna hantu tanpa kepala memohon padanya Karna ingin membawanya pulang dan menikah di sampit Yang membuat Yuni tak mungkin menahan nya Untuk tidak ikut pulang bersama
" Tar ... bisa nyanyi ngak buat hiburan " kata Ariesta
" Setel musik aja om , kan ada lagu Ayah di situ " kata Akhtar Yang membuat Tri menyetel music malaysia
" Waduh , galau dong hati ayah muda dengar nya " Kata Ariesta mendengar lagu mendayu dayu Sambil melirik Tri
" Terserah ta, kan katanya biar ngak sepi di mobil " kata Tri
***
Sejak aku mengenali dirimu
Perasaan aku slalu terganggu
Kadang kala semacam tak percaya
Kadang kala ada rasa curiga
Adakah kau setia ..... Kepada ku ....
Yang membuat Ariesta tersenyum senyum sendiri Begitu juga dengan para hantu di belakang yang ikut mendengar lagunya Yang membuat mereka jadi baper Mendengar lagu music slow melayu itu
***
Oleh karena hati ku setia ....
Sebab itulah teguh cintaku.....
Oleh karena hati sudah terpikat
Sebab itu aku sayang .......
Reff : Dari hari ke hari ..... Aku slalu merindukan mu.....
Dapat kah kau rasakan ......
Betapa hati ku sukar tuk melepas kan mu .
Walau terasa susah payah ....Namun merelakan asal kita dapat terus bersama selamanya........
__ADS_1
Yuni yang memeluk Akhtar hanya tersenyum Mendengar lagu kesukaan suaminya itu Yang tak aneh bila Tri banyak mengoleksi kaset music dari negri jiran itu sebagai penghibur di kala sepi dan galau bila sedang sedih.