Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 109


__ADS_3

Yuni pun lalu mengusap punggul dul Dan darah hitam terakhir pun keluar Dan lalu ia tidur dengan lemas Dan penyakitnya langsung berpindah ke bang Ucok . Yang membuat Yuni tahu bahwa Ucok lah yang berbuat curang pada teman nya itu


" Ayo kita bawa kekamar " kata Tri


" Trus gimana dengan bang Ucok Tri "' kata Yusuf


" Biarkan saja , dia menghabiskan kotoran nya ." kata Yuni


" Itu parahnya nak " kasihan kata pa Taif


" Kenapa kasihan , dia yang berbuat dia yang menanggungnya dong Kenapa malah melempar nya aib sendiri orang lain " sindir Yuni


" Maksudnya apa Yun " kata pa Tyiur kaget


" Bang ucok meniduri istri orang pa Tapi si Dul kena getahnya .Dia lempar batu sembunyi tangan Dan belanga ngak tahu apa apa " jelas Yuni


" Apa ......" . semua pun kaget Tak percaya mendengar kan perkataan Yuni


" Ucok " kata pa Tyiur


" Itu bohong pa, mba Yuni ngawur " kata Ucok yang masih muntah darah merah


" O ya , kalo begitu kau akan sekarat hari ini. " kata Yuni yang lalu pergi


" Bang apa itu benar " kata Moko


" Tidak , mba Yuni asal " kata Ucok


" Kami kenal Yuni bang dia ngak akan berbohong Kalo abang bohong Abang tangung sendiri akibat nya .Dan kami tak bisa membantu bang Ucok " kata Andre


Ngak aneh kalo ada orang yang masih memakai ilmu hitam Bukan hanya di banyuwangi dan di banten saja Yang juga sudah biasa di kalimatan itu bukan hal baru Apalagi yang bukan agama muslim Mereka sudah tak aneh memakai ilmu mistis seperti itu .


Pa Tyiur mengeleng Lalu pergi melihat si Dul sedangkan pa Taif sedang bicara dengan Yuni


" Bantu dia nak kasihan " kata pa Taif


" Biar kan saja pa , biar dia kapok Masa teman nya sendiri di fitnah " kata Yuni pada pa Taif


" Tapi dia akan sekarat nak " kata Pa Taif merasa iba


" Tidak pa , dia hanya mendapatkan separuh sisanya Biar kan saja pa , Biar dia juga merasakan akibat kebohongan nya Aku yakin wanita itu akan datang kesini nanti Dan biar siapa yang ia tuju maka akan ketahuan belang nya " kata Yuni .Yang mengeleng Karna ada saja seorang istri selingkuh dari suaminya Padahal mereka satu perkebunan Dan suaminya tidak tahu sama sekali di bohongi sang istri


Yuni menatap Dul yang lelah tertidur begitu juga Tri melihatnya


" Apa dia tak apa apa " kata Tri


" Tidak apa apa Tri nanti dia sembuh sendiri semua sudah berbalik Dia akan baik baik saja " kata


" Lalu apa benar Ucok menyelingkuhi istri orang Yun "' kata Tri


" Iya mereka janjian di perkebunan tuh tiap malam .Awasi saja bila kau tak percaya . Gila aja tuh perempuan mau sama si ucok . " kata Yuni


" Nama nya juga hilap de " kata Tri

__ADS_1


" Hilap kok berkali kali Tri ....Tri itu sih bukan hilap sengaja " kata Yuni


" Hahaha....... mungkin cari yang gede biar puas mba " kata Yusuf


" Gede sama kecil rasa nya sama suf Dia aja yang tak bersyukur " dumel Yuni


" Pengalaman Yun " kata Tri terkekeh


Pluk .......


"' Ampun de , mas cuma bercanda " kata Tri Karna Yuni memukul bahunya dengan buku


" Hahaha........ Maka nya Tri jangan main main sama perempuan dia tahu besar kecil sama " kata Yusuf tergelak .


"Kalian ini bisa saja mengodanya Padahal dia juga ngak tahu maksud nya Ya sudah bapak pamit dulu ya " kata pa Taif berdiri


" Ya pa silahkan , kan dia sudah berpengalaman pa " Sindir Tri membuat Yuni mendelik Dan ketika hendak memukul nya Tri menghindar Yang membuat Yuni mengejarnya Sedang kan pa Taif hanya tersenyum Dan pergi keluar dari kamar Dul


" Ampun de, sudah ....." kata Tri yang membuat Ferdi cemburu melihatnya Ketika lewat


" Kenapa Fer ?" kata Danang ikut melihat Yuni dan Tri tertawa bersama


" Astaga tuh , si Tri punya ide kreatif aja dia di waktu genting begini " kata Pardi ikut melihat


" Ck ide kreatif apanya , mesum.......' kata Ferdi masuk kamar ....


" Hahaha....... Kebakaran dia nang, lho ngak ikutan nang " ledek Pardi yang sudah bukan rahasia umum Kalo Yuni punya banyak pengemar .Dan itu bukan saingan mudah bagi para pria itu untuk mendekatinya


Yang membuat seorang wanita datang mencari bang ucok


" Pacar nya ya mba " kata Yuni


"' Bukan mba cuma kerabat " kata wanita berkulit hitam itu menandakan wanita itu orang jawa


" Apa ada kerabat batak jawa mba Atau buat mengalih kan saja .Tuh masuk saja mba temui orang nya " kata Yuni yang lewat begitu saja


Membuat wanita itu terdiam Dan lalu bergegas masuk ke kamar Ucok yang di intip oleh Danang dan Febri .


" Bang kenapa bisa begini ?" kata wanita itu lirih


" Aku tidak tahu " kata Ucok menahan rasa sakit di dadanya


Sedangkan Yuni dan Tri sedang ingin ke dapur Ketika seorang pria tergopoh gopoh datang dari perkebunan sebelah


" Permisi "' kata pria itu


" Ya mas ada apa " kata Tri


" Apa ada wanita yang datang kesini " kata pria itu .


" Ada pa, masuk saja tuh kamar kanan no 3 pa "' kata Yuni


" Tri ikuti sana bakal ribut tuh nanti " kata Yuni Dan benar saja belum lagi Tri ke kamar ucok

__ADS_1


Bak bug bug brak .........


" Bug "


" Heh......stop stop pa sudah pa " kata Pardi melerai keributan pagi itu Yang membuat para karyawan perkebunan sawit dan karyawan pada kontraktor heboh Karna akhir Ucok ketangkap basah


" Wah benar kata mba Yuni tuh dia lempar batu sembunyi tangan. Dan ketahuan juga aslinya .Kasihan si Dul kena fitnah " kata Febri


" Ya itu lah namanya kucing garong dan betina nya juga mau .Karna bosan sama suami kok bisa bisa nya cari yang lain yo mas " kata Pardi


" Ya mungkin lama ngak di kasih jatah mas " kata Danang ikut nimbrung Ketika si Ucok di adili di kantor oleh mas Andre Moko dan pa Tyiur


Sedang kan Yuni duduk santai di dapur sama mbok Tak perduli apa yang terjadi sambil sarapan pagi


" Bikin malu saja si Ucok ya ndu " kata mbok


" Ya mbok , kalo Yuni jadi istrinya mbok langsung Yuni talak mbok Sudah punya istri kok masih nyari punya orang " kata Yuni kesal


" Emang bisa perempuan mentalak laki laki ndu " kata mbok bingung Karna setahunya perempuan nya di talak suaminya .


" Nama nya khulu mbok , kalo perempuan mencerai kan laki laki Dia yang menggugat cerai suami nya Nah kalo perempuan yang di gugat laki laki itu Talak tapi prinsip nya sama saja " kata Yuni


" kok bisa " kata mbok


" Bisa lah sebab itu lah di turun kan surat annisa dalam Alquran untuk melindungi perempuan Yang dizalimi laki laki. Biar pun kita perempuan kita punya hak Untuk melepaskan diri mbok Jangan mau di bodohi Kan kita sama sama kerja " kata Yuni


" Iya juga ya ndu. Kasihan kalo sudah ngak nafkahi terus dizalimi . " kata mbok


" Iya lah mendingan cari yang lain " kata Yuni


" Kalian asyik ya ngobrolin apaan " kata Aris baru nongol


" Ngobrol minta talak ris " kata Yuni


" Waduh ...... Kita kan belum nikah mba Kok sudah minta main talak saja " kata Aris kaget


" Siapa yang belum nikah minta talak ?" kata Tri ikut kedapur


" Mba Yuni Tri " kata Aris


" Hah perasaan belum aku nikahi kok minta talak ?" kata Tri terkekeh


" Tri ........" Teriak Yuni yang tahu Tri mengodanya


" Iya sayang ngak minta talak kan " kata Tri Yang membuat Aris dan mbok tergelak menertawakan candaan Tri .


" Tahu ah gelap " kata Yuni cemberut


" Uluh uluh kok ngambek belum di kasih jatah ya " goda Tri tertawa


Yang membuat Yuni mendelik kan matanya Namun mbok dan Aris makin terbahak bahak ulah Tri yang cukup berani pagi ini mengoda Yuni


** Cukup segini Maaf telat update ada tetangga yang sedang berduka ******

__ADS_1


__ADS_2