Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 205


__ADS_3

Yuni lalu menaruh pakaiannya di dalam lemari Dan tiba tiba ....


Kret .........


Terlihat pintu kamar mandi terbuka sendiri Dan Yuni hanya melirik dengan ekor matanya Dan berdiri ingin melihat kamar mandinya Ketika ada seseorang mengetuk pintu


Tok.....tok ..tok......


Yuni lalu menuju pintu dan


Clek ......


" Malam mba saya Sani tamu dari jakarta ya Saya dari surabaya " kata seorang wanita mengulurkan tangan nya


" Yuni , silakan masuk sudah berapa lama disini " kata Yuni menyambut tangan Sani


" Baru dua hari ini mba Syukur saya punya teman Karna dari tadi malam saya sepi tidur sendiri " kata Sani


" Oh begitu ..... duduk saya juga baru datang " Kata Yuni melihat pintu kamar mandi tertutup sendiri Padahal tadi pintu itu tadi terbuka Dan ia juga tak menutup nya sama sekali


" Ya sudah istirahat dulu, saya mau mandi dulu ya mba " Kata Sani tersenyum


" Ya mba terimakasih sambutanya " Kata Yuni balas tersenyum Dan Sani keluar untuk kembali kekamar nya. Dan setelah Sani keluar Yuni pun menutup pintu dan mengunci kamar nya


Yuni lalu bergegas kekamar mandi ia berdoa ketika melangkah dengan kaki kiri masuk lebih dulu dan


Brak.........pintu tiba tiba tertutup sendiri Yang membuat Yuni mengusap dadanya


" Maaf aku datang kesini tak berniat menganggu siapa pun Dan tolong jangan nganggu saya " kata Yuni beristigfar dalam hati Ketika melihat sesosok mahluk berdiri di belakangnya Namun Yuni berusaha melawan rasa takut nya Dan lalu membaca doa untuk melepas pakaian dan berzikir dalam hati .


Ting ......


Mahluk itu pun menghilang Yang membuat Yuni lega dan bergegas mandi Dan setelah selesai ia berwudhu Dan menjalani kewajiban nya sebagai muslim Dan ia pun merebahkan tubuhnya untuk istirahat .


" Mba Yuni ayo makan malam " kata Sani Yang memanggil dari luar kamar


" Ya sebentar " kata Yuni yang lalu memakai jaket untuk menutupi baju piyamanya .


Clek ....


" Ayo makan mumpung belum malam " kata Sani


" Ya ayo " kata Yuni tersenyum Lalu menutup pintu kamar dan menguncinya Lalu mengikuti Sani kekantin .


************

__ADS_1


Di mess lain Tri masuk kamar mbok Yang sedang asyik melipat pakaian


para karyawan yang di titipkan pada mbok .


" Ono opo le " kata mbok


" Ngak ada apa apa mbok Cuma pengen ngobrol saja " kata Tri


" Hehehe .... kangen yo le " kata mbok


" Itu jelas mbok Biar Tri bohong di bibir Tapi di hati ngak bisa bohong " jawab Tri tersenyum


" Ya itu resiko nya kalo punya istri jauh Dan sudah biasa kan yang lain juga begitu " kata mbok


" Ya mbok " kata Tri Lalu membantu mbok melipat bajunya Karna bila bersama Yuni .Istrinya itu menggosok nya lebih dulu sebelum masuk lemari .


" Ya sudah mbok , ini Tri bawa kekamar ya mbok Mau belajar dulu "' kata mbok


" Yo le le , masa belajar melulu durung rampung sekolah e " ledek mbok


" Biar ngak lupa mbok " kata Tri Yang keluar dari kamar mbok kembali ke kamarnya Dan lalu menaruh pakaian nya Dan mengambil buku Lalu membaca nya Dari pada pikiran nya kemana mana


********""


Malam nya di kamar Yuni . Yuni tidur dengan nyenyak Namun ia merasa ada orang yang menarik selimut nya Dan Yuni diam saja tak menghiraukan nya Dan pura pura tak merasakan pun apa pun sambil memeluk guling .Sambil mulutnya komat kamit membaca doa


" Aaa....... panas ....panas " kata hantu itu kaget merasa tangan nya terbakar


" Sial dia ...... " kata hantu itu kesal


Yuni kembali tidur nyenyak Dan hantu itu melempar kepalanya ke tempat tidur Yuni Namun tiba tiba ....


Bug ........kepala itu jatuh menggelinding ke bawah dan hantu itu lain muncul


" Gr......gr......gr...... kau siapa kau Brani sekali datang ke rumahku " kata hantu itu menatap tajam hantu itu


" Aku teman nya " kata hantu yang baru muncul Sambil melipat tangan di dada Saling berhadapan sama sama tanpa kepala menatap hantu penunggu kamar itu Yang lalu menghilang begitu saja Setelah bertatapan


Yuni yang merasa hawa dingin menusuk kulit nya Menarik selimutnya lagi Dan tidur kembali tanpa sama sekali terusik . Yang membuat hantu itu kembali menghilang Dan pagi nya suara ayam jantan berkokok membuat Yuni terbangun


Kukuruyuk......... Kukuruyuk .........


" Alhamdulilah " kata Yuni bangun dan duduk mengumpulkan nyawanya Dan melihat sekeliling kamarnya dan ...


" Astaga ....." kata Yuni melihat lantai kamarnya penuh bekas telapak kaki berlumpur .

__ADS_1


" Perasaan ngak ada siapa siapa kok bisa ada lumpur dari mana ?" kata Yuni keheranan Namun ia pun tak ambil pusing Juga tak mau berpikir negatif


" Ah sudah lah " kata Yuni turun bergegas membersihkan lantai kamar nya sekalian mandi Dan setelah ritual mandi nya selesai Yuni pun kekantin bersama Sani Dan setelah itu ia kekantor untuk menemui kepala bagian keuangan


" Pagi pa " kata Yuni menghadap pimpinan di perkebunan itu


" Pagi mba Yuni , silakan duduk kami senang anda datang Dan kami dengar anda akan mengawasi bagian lapangan Untuk mengawasi operasional kami


" Ya apa bapa keberatan " Kata Yuni .


" Tidak sama sekali " Kata pa Arif tersenyum


" Silakan saja mba ...Oh ya tapi jangan kaget kalo sikap para sopir tidak sopan Karna mereka memang pekerja kasar " kata Yuni


" Ngak masalah pa, ya sudah saya minta datanya ya pa Biar nanti bisa untuk perbandingan "Kata Yuni Yang tak main main dalam bekerja


" Ya mba ini " Kata pa Arif tersenyum .


" Ok pa trimakasih " Kata Yuni Yang lalu keluar dan pergi keruangan para staf meminta data.


Setelah ini Yuni keluar melihat pekerja lapangan dengan memakai motor Dan memakai sepatu boot Dan pakaian karyawan perkebunan .


" Asyik juga "kata Yuni berkeliling melihat perkebunan sawit Yang sudah bisa di panen Lalu melihat para truk berjejer di lapangan menunggu giliran mengangkut sawit Dan berhenti memperhatikan para mekanik yang bekerja Tapi hanya dua orang saja


" Mas apa mekanik nya cuma dua orang ini " Kata Yuni .


" Ya mba , kami kekurangan mekanik mba Masa perusahaan cuma memperkerjakan dua mekanik untuk membenahi 50 truk ini bahkan kami bekerja non stop " kata Pria itu mengomel


Yuni terdiam karna tercatat ada 6 - 7 orang yang harus menangani Truk bila ada yang rusak . Kalo hanya dua orang pasti kerja nya lambat Dan juga mereka akan kewalahan


Yuni pun mengambil pulpen dan mencari informasi dari mekanik itu Dan mencatat semua data di lapangan Yang ia lihat hari ini karna tak sesuai data laporan nya Dan setelah itu mencari tempat yang lain Sampai ia kembali kekantor Dan bicara pa Arif tentang para mekanik lepas Yang menangani semua truk di lapangan


" Ada 50 truk dari 109 yang rusak pa maka nya pekerjaan sangat lamban Harusnya paling tidak ada 5-6 orang mekanik lepas Yamg memperbaiki Truk Agar karyawan tak banyak menganggur " kata Yuni


" Lalu kami harus bagaimana ?" kata pa Arif bingung Karna hanya itu mekanik yang mereka punya .


" Hubungi PT xxx untuk meminjam para mekanik nya bila mereka longgar Dan mereka di hitung lembur di atas jam 2 Karna Dana kalian banyak tapi tak berfungsi efektif " kata Yuni


" Astaga , tapi mba " kata pa Arif


" Aku pengawasnya Aku yang akan melapor ke pusat Biar semua nya clear dan cepat selesai " kata Yuni


" Baik mba " kata pa Arif menyuruh anak buahnya meminjam mekanik dari perusahan jasa kontraktor lain .Agar pekerjaan mekanik berjalan cepat .


" Oh ya pa satu lagi minta yang berpengalaman Agar tak lambat bekerja " kata Yuni

__ADS_1


" Baik mba " kata pa Arif Menatap Yuni dengan wajah pias


__ADS_2