Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 230


__ADS_3

Hari berjalan cepat bayi itu di namai Akhtar agar kelak jadi anak pintar dan berjiwa pemimpin Setelah ibu dan adik nya pulang Yuni slalu membawa bayi nya ke pasar yang membuka toko sembako dan toko baju Setelah umur bayinya 4 bulan Yuni bisa membayar bi Sumi untuk membantunya di rumah Karna Akhtar sudah mulai belajar tengkurap dan mulai merangkak umur 5-6 bulan dan 7 bulan sudah bisa rambatan dan berdiri hingga usia 9 bulan ia sudah bisa berdiri sendiri dan mulai bicara Yang membuat Yuni cukup kaget dengan perkembangan putranya yang lumayan cepat Hingga setahun anak itu sudah mulai aktif dan belajar bahkan ia mengusili para hantu Seperti yang sudah hantu bocil prediksi Akhtar sering mengerjai para hantu dan kunti .Yang datang kerumah mereka .Karena anak itu sangat periang dan juga lincah


Flash off ...........


Tri terpaku menatap wajah Yuni..Yang menyuapi nya dengan telaten .Membuat rasa bersalah nya makin menyeruak dalam hati Tri Karna Yuni lebih tegar darinya Bahkan ia masih bekerja sambil mengasuh bayinya Walau Tri tak berada disisinya Tapi Yuni bisa bertahan menjalani hidup nya


" Maafkan mas bila mas tak perduli pada ade " kata Tri


" Mas tak perlu merasa bersalah , karna itu sudah suratan takdir mas. Yuni tak menyalahkan mas Ada hantu bocil yang slalu menjaga kami disini " kata Yuni tersenyum Sambil memberikan teh hangat untuk Tri Karna makanan nya sudah habis


" Sekarang tidur dan istirahat ya mas sudah malam " Kata Yuni Yang ingin membawa nampan ke dapur


"' Ya ade juga tidur ya " kata Tri melihat langit langit kamar .


" Ya " kata Yuni tersenyum Lalu keluar dari kamar .


Tak lama Yuni kembali lagi kekamar dan menutup pintu Lalu naik dan berbaring di dekat Tri berada di antara dua pria beda usia itu Lalu terlelap sampai suara Adzan berkumandang.


Akhtar kaget melihat ada tangan yang memeluk tubuh bunda nya Hingga ia bangun pelan pelan lalu menggelitik kaki Tri Yang membuat Tri kaget


" Astagfirullah aladzim "kata Tri yang melihat seseorang bersembunyi di pinggir ranjang


 Yang membuat Tri tersenyum lalu bangun beranjak dari ranjang dan


" Ba ......" kata Tri mengangetkan Akhtar


"Aaa........ bunda " Teriak Akhtar kaget dan Tri langsung mengendong nya tertawa Hingga membuat Yuni terbangun


"' Ketangkap kan " kata Tri memeluk bocah mungil erat


" Om kok ikut bobo sini sih ?" kata Akhtar menatap wajah Tri


" Om itu ayah Akhtar de , kan Akhtar tanya kapan Ayah pulang kapan .Sekarang Ayah sudah pulang " kata Yuni menatap keduanya

__ADS_1


"' Benaran bunda ini ayah Akhtar" kata Akhtar memeluk Tri erat


" Ya ini ayah sayang " kata Tri Yang memeluk tubuh mungil putranya


"' Alhamdulilah ..... Ayah pulang juga akhirnya " Kata Akhtar senang dan memeluk Tri erat hingga di kembali berbaring sambil memeluk putranya dan menciumi nya berkali kali .


" Hahaha.......ayah geli , Akhtar senang Ayah pulang " celoteh bocah mungil itu Membuat Yuni tersenyum lalu ikut memeluk putranya begitu juga Tri yang tak ingin lagi berpisah dengan istri dan anak nya


" Mas ayo kita sholat dulu ,nanti peluk kangen nya di lanjut " kata Yuni


" Ayo kita sholat de, sama ayah dan bunda ya "Kata Tri .


"' Ya " kata Akhtar senang .


Sedangkan dari sebelah kamar mereka dua pasang mata hantu mengintip kebahagian keluarga kecil itu


" Kok so sweet banget sih" kata si kunti


" Yah kita akhirnya ditinggal jauh cil " kata Kunti terduduk lemas


" Iya ngak mungkin kita ikut ke jawa kan " kata hantu bocil terduduk lemas Yang tahu di tanah jawa banyak hantu jahat Bahkan sangat mengerikan Apalagi di daerah yang angker .


" Ya trus kita tinggal dimana kalo kita di usir "kata kunti muda itu


" Nanti kita bicarakan dengan mba , tapi tidak sekarang " kata hantu bocil Yang lalu menghilang Dan di susul kunti entah pergi kemana ...


Di ruang tengah Yuni baru selesai sholat lalu ia membantu mbok Sumi memasak Sedangkan Tri kembali kekamar bersama Akhtar Ketika ponsel Tri diatas meja ruang tengah berdering Dan Yuni yang mendengarnya mengangkatnya tanpa melihat si pemanggil .


"' Ya halo " kata Yuni


Namun tak ada suara di sebrang sana Yang membuat Yuni terdiam lalu ponsel pun kembali mati


" Sheila siapa dia ?" batin Yuni meletakan ponsel Tri di atas meja Lalu Yuni kembali ke dapur dengan hati bertanya tanya

__ADS_1


Di Tempat lain seorang wanita duduk terdiam menatap ponselnya dengan perasaan bingung


" Mas , memang mas Tri kemana sih tadi aku telpon Ada suara perempuan " Kata Sheila bertanya pada Rendi dan Rudi staf pengganti mba Raya yang berhenti dari kantor sampit Dan mencari perusahaan lain Seperti Yuni dulu Karna bosan sendiri kesepian Karna Nugrah juga berhenti dan pulang ke Jawa dengan alasan hamil


" Hah ..... apa ngak pulang tadi malam Waduh...... Trus di mana dia menginap Wah jangan jangan ..... " Kata Rudi saling padang dengan Rendi


Padahal Sheila baru seminggu ini akrab dengan Tri Yang membuat hatinya berbunga bunga bisa dekat dengan kepala mekanik itu yang terlihat sopan pada wanita Dan pagi ini Sheila memasak sendiri untuk Tri Karna ingin membuktikan dirinya bisa memasak makanan enak


" Kata nya kemaren mau ke makam mas mau ziarah istrinya mas Tri Tapi kok ngak kembali " kata sheila Yang membuat semua orang di meja makan bertanya tanya semalam Tri dimana Karena hanya motornya sudah kembali.


" Mungkin masih di rumah sakit shel Karna kata Yang mengantar motor Tri Dia menolong orang kecelakaan. Dan mungkin ketiduran disana dekat keluargga korban" Kata Rudi berpikir positif


"' Iya bisa jadi , biar aku telpon deh " kata Rendi Yang lalu menghubungi Tri dan ponsel tak diangkat


Membuat Yusuf yang baru datang mencari Tri ikut bingung Karna Tri tak ada di kamar nya


" Tri mana ?" kata Yusuf menatap Rendi Yang menghubungi Tri tetap ponselnya tak diangkat sama sekali


" Emang dia dimana ?" kata Yusuf


" Maka nya ini lagi kita hubungi Tapi tak diangkat " kata Rudi


" Ya sudah biarkan saja dulu nanti gue hubungi " kata Yusuf Yang tak biasa nya Tri lalai bekerja.


Sedang kan Tri tertidur kembali bersama Akhtar di kamar Karna masih ngantuk Dan Yuni membiarkan pria pria kesayangan nya terlelap Karna sedang di landa rindu hingga mereka tak mau berpisah


Yuni pun lalu menyelimuti keduanya Lalu membersih kamar depan sehabis di pakai hantu bocil dan kunti bermain Yang membuat kamar tamu itu berantakan


" Kemana mereka ? pasti menghilang pergi jauh lagi " Kata Yuni bingung Karna dua hantu itu slalu bermain kehutan siang hari


****


Maaf terlambat update lagi banyak kerjaan Trimakasih masih setia

__ADS_1


__ADS_2