Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 49


__ADS_3

Yuni menyimpan kotak perhiasannya .Di dalam lemari Raya untuk sementara Agar aman karna tak ingin orang curiga .Dan setelah Raya dan Nugrah selesai mandi dan berpakaian Mereka pun keluar untuk menemui kok Asang .


" Lho Yun, kamu ngak usah ikut cuma Raya dan Nugrah kok " kata Rani


" Oh gitu , emang ada apa " kata Yuni


heran karna tak biasanya Raya dan Nugrah di panggil koh Asang


" Tadi malam koh Asang lihat mereka keluar malam malam makanya mereka di tegur " kata Rani dan Rena .


" Mana ada Ran, aku tidur setelah Raya dan Nugrah mana ada mereka keluar malam malam " kata Yuni Yang lalu mengetuk pintu ruangan koh Asang


Dan ingin menjelaskan semuanya .


" Masuk " kata koh Asang.


" Iya koh kita ngak kemana mana kok Cuma tidur di kamar . Yuni juga sama kita koh " jelas Nugrah melirik Yuni


" Apa betul itu Yun " kata koh Asang


" Iya koh benar, kita tidur bertiga Dan kamar sudah kami kunci koh. Tadi malam Raya tidur duluan .Trus kami juga menyusul tidur ya kan Nug. " kata Yuni


" Iya koh, kita ngak kemana mana kok. Pas mau tidur ada yang ketuk ketuk pintu saja ngak saya buka koh " kata Nugrah bercerita kalo ia sempat Mendengar ada orang yang mengetuk getuk pintu kamar mereka .Tapi Nugrah tak membukanya .Yang membuat koh Asang bingung


" Nah kalo masalah kita keluar malam coba suruh Wawan dan Rendy koh kesini biar kokoh percaya .Karna kemaren mereka juga melihat kami di warung depan Padahal kita berlima ngak kemana mana Tapi mereka bilang kita merayu sopir ." kata Raya menjelas kan


Membuat koh Asang memanggil kedua anak buahnya . Tak lama Rendy dan Wawan datang Dan Rena juga Rani ikut masuk Yang ikut menjelaskan Kalo ada orang yang menyerupai mereka .Atau sengaja berubah jadi mereka berlima . Yang membuat Rendy dan Wawan bergidik ngeri .Kalo ada hantu bisa menyamar jadi manusia


" Hi...... seram juga ya " kata Wawan


" Iya aku ngak habis pikir kalo mereka bisa jadi kalian " kata Koh Asang bingung.


" Iya koh , seperti nya tuh hantu lagi nyari muka deh " kata Rendy


" Cari muka gimana ?" kata Koh Asang menatap Rendy


" Biar bisa jadi karyawan sini , dan mereka koh Asang pecat " kata Rendy


" Akh......aneh aneh saja kamu Ren, sudah sana bubar . Ngak ada yang dipecat " kata koh Asang Yang tak habis pikir Karna ada hantu yang iseng dengan para karyawan nya .


Mereka pun lalu bubar dan Yuni Raya dan Nugrah kembali ke kamar . Yang membuat mereka ikut bingung. Dengan penampakan hantu usil


" Aneh aneh aja tuh hantu , bikin pusing orang .Tapi kok aneh ya kok mereka bisa jadi kita " kata Nugrah yang masih bingung dengan kejadian beberapa hari ini Yang membuat mereka ikut dibawa bawa para hantu

__ADS_1


" Sudah ngak usah dipikir malah kita jadi ikut pusing " kata Raya


" Iya mending rapat , ayo " kata Yuni Yang duduk di atas ranjang


" Ck .... kamu Yun, santai banget.... mentang mentang di kirimin pacar kado jadi senang . Nah kita ngak punya pacar mana ada yang ngasih kita " kata Nugrah


" Ih ..... Nug itu bukan pacarku tapi han....ups .." kata Yuni menutup mulutnya


Karna hampir keceplosan.


" Apa Yun " kata Raya menatap Yuni curiga


" Bukan , maksud ku itu orang juga belum aku terima baru pedekate kok " kata Yuni meralat perkataan nya. Karna ia yakin dua teman nya itu pasti tak akan percaya Kalo ia berteman dengan hantu. Karna hanya para temannya di camp saja yang tahu masalah itu.


" O.....gitu , tapi kalo di beri emas gitu terima aja lah Yun jarang jarang ada cowok romantis kaya begitu " kata Raya


" I......iya Ray " kata Yuni sambil mengaruk kepalanya Yang tak gatal Karna bingung harus berkata apa


" Hehehe..... tapi kayanya lho bingung Yun " kata Nugrah heran


" Iyalah , siapa juga mau pacaran sama hantu Mana hantu tanpa kepala lagi " batin Yuni hanya tersenyum pada dua teman nya itu . Karna tak mungkin ia bercerita panjang lebar .Karna tak semua orang bisa menerima penjelasan nya dengan logika .Apa lagi masalah dunia perhantuan .Yang seumur umur baru ia alami di tempat kerjanya


" Sudah yuk , kita rapat pasti ci Lily lagi nunggu kita " kata Yuni mengalihkan pembicaraan


" Ya ayo " kata Yuni dan Nugrah kompak


Benar saja ci Lily lagi duduk manis Sarapan roti di ruang makan. Dan Rani juga Rena baru menyiapkan nasi goreng untuk para staf .


" Kalian kemana tadi ?" kata Rani


" Di kamar ?" jawab Nugrah


" Emang sudah selesai masalah hantunya " kata Rena menatap Nugrah


" Hah.......hantu, ih...... ngak usah dibahas sarapan saja " kata ci Lily yang ngak mau membahas tentang hantu


" Ya ci " kata Rani Yang lalu menarik kursi dan duduk Begitu juga dengan Raya Yuni dan Nugrah Dan tak lama


Wawan masuk membawa buket bunga besar ke ruang makan


" Mb Yuni...... nih dapat kiriman pacar " kata Wawan memberikan buket bunga cantik dan satu kotak kado Yang membuat semua mata tertuju padanya


" Ya ampun ..... romantis amat tuh pacar lho Yun kok pagi pagi begini sudah ngirim bunga aja " sindir ci Lily

__ADS_1


" Mhem.....ya ci , tapi aku ngak kenal " kata Yuni lalu mencari kartu namanya Dan tertulis nama tiga pria Yang membuat Yuni ingat tiga hantu tempo hari Yang mengikutinya dan menolongnya


" Dari mana lagi yun, pagi tadi lho juga dapat kiriman kan " kata Nugrah


" Hah....... kok bisa " kata Rena


" Ya bisa lah , kan laris manis .Mana dapat kado perhiasan satu set lagi plus tas cantik " kata Raya


" Wow .... keren " kata ci Lily yang memang tahu Yuni banyak pengemar Apa lagi pa Tyiur sempat bercerita ada pria yang ribut di camp karna memperebutkan bawahannya itu


" Oh.... ini mereka cuma pengemar kok Kita cuma berteman " kata Yuni .Yang lagi lagi dibuat serba salah . Lalu meletakan bunga nya diatas meja lain. Yuni duduk bergabung dan mengambil roti Dan mengolesinya dengan selai coklat lalu memakan nya


" Tapi kamu hebat Yun, bisa buat simpati para pria Apalagi mereka romantis romantis sini bunga nya buat aku saja" kata Raya


" Tuh ambil aja , Tapi kadonya jangan mau tak cek dulu " kata Yuni tersenyum


" Hahaha ..... lho pintar Yun , orang nya ngak mau tapi kadonya mau terima " kata ci Lily tertawa geli


" Ya masa di tolak ci, kan rezeki Apalagi akunya kan ngak minta " kata Yuni


" Iya yun terima aja, aku juga mau kaya gitu cuma ngak ada yang ngasih " kata Nugrah terkekeh. Membuat semua tertawa sambil menikmati sarapannya masing masing


Mereka pun sarapan sambil ngobrol Juga sambil membahas materi bahan rapat Yang membuat keenam wanita itu asyik


dengan obrolan nya .Tanpa menyadari dua pasang mata mahluk hitam berbulu Menatap mereka tajam dari gudang dekat dapur .


Dan setelah sarapan mereka pun kumpul bersama di ruang ci Lily membahas laporan pekerjaan


Disisi lain Andre baru saja ingin keluar dari mess karyawan ketika seorang pria menyapa nya


" Mas Andre mba Yuni ada ngak ?" kata satpam perkebunan sawit itu mendekati Andre Yang ingin ke mess staf


" Ngak ada lagi di kantor sampit dinas luar , kenapa ?" kata Andre menatap pria itu penuh selidik


" Oh ada urusan mas , ya sudah kalo ngak ada biar besok lagi saya kesini " kata satpam itu


" Urusan apa ?" hantu lagi " kata Andre


" Eh..... ngak " kata satpam itu Sambil mengaruk kepalanya yang tak gatal .


" Lalu " kata Andre


" Istri saya ngidam mau peluk mba Yuni karna kata nya mba Yuni kaya artis jakarta "kata Satpam itu dengan polos nya sambil tersenyum .

__ADS_1


" Hadeh.....ada ada saja " kata Andre Yang menepuk jidat. Tak habis pikir karna ada saja trend baru partner kerja itu Yang punya daya tarik tersendiri.


__ADS_2