Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 239


__ADS_3

Yusuf pun ikut masuk kekamar Melihat Akhtar membuka tasnya Dan memberi kan titipan bundanya .


" Wah ...... enak enak le " Kata mbok senang. Lalu melihat isinya bermacam macam kue kesukaan mbok


Dan tangan Yusuf ingin ikut mencomot Namun langsung di jauhkan mbok Yang membuat Yusuf mengerucutkan bibir nya Karna tak di beri


" Hahaha... ...makanya om izin dulu " Tawa Akhtar melihat Yusuf yang ingin minta


"Nih pilih satu , satu nya buat nanti Yang bawa aja sudah kerja kok le Sampean kok masih di sini "dumel mbok


" Ambil kaos tangan mbok " kata Yusuf sambil memakan kuenya Yang membuat nya tersenyum Lalu keluar dari kamar mbok Karna merasakan kue pembelian Yuni Yang memang khusus buat mbok


" Kok bunda Akhtar tahu mbok suka kue ini " kata mbok


" Akhtar ngak tahu Kan bunda yang beli mbok " Kata Akhtar yang tak tahu kapan


bundanya beli kue karna semua sudah siap ketika ia bangun .


Mbok langsung teringat Yuni yang biasa membelikannya oleh oleh Karna gadis itu Tak pelit mengajaknya makan juga jajan di pasar bila habis gajian .


" Ndu ... Ndu kalo kamu masih hidup pasti kamu bahagia sama Tri ndu " kata mbok dengan mata berkaca kaca melihat Akhtar yang memakan kue bingka kentang kismis .


*************


Sorenya setelah pulang kerumah Yuni langsung mandi Dan ingin menjemput Akhtar di bengkel suaminya .


Sedangkan Ferdi yang baru datang bersama Adi untuk mengambil alat di kantor sampit atas perintah Tri.. Mereka duduk santai di depan mess Bersama Rendi dan Rudi juga Adi setelah menata Alat di motor .


"' Mas ini kopinya " kata Yesa yang mengantar kopi pesanan Adi dan Ferdi karna ingin ngopi dulu sebelum pulang ke camp


" Terimakasih mba " kata Ferdi Yang menatap Yesa


" Sama sama mas " Kata Yesa Yang lalu pergi meninggalkan mereka untuk bersantai ria .


Yuni yang berjalan kaki memakai celana hitam dan baju putih lalu menuju bengkel dan melangkah pelan kearah keempat pria yang duduk di teras mess


" Bang ....." kata Adi .memegang tangan Ferdi erat


" Hah...... Kok sore sih ngak malam " kata Rendi meremas paha Rudi yang membuat mereka berempat berpelukan

__ADS_1


" Mas Tri nya ada ngak ?" kata Yuni Yang tersenyum melihat empat pria itu ketakutan melihat nya


"' Mas Tri nya di bengkel camp mba , jangan nganggu kami ya mba . Sana cari saja di camp " Kata Rudi Yang mulai basah begitu juga Adi yang membuat mereka tak bisa lari Hanya duduk dengan saling pelukan Apalagi Yuni di depan mereka Yang hanya berdiri 50 centi didepan mereka .


" Wow ...... so sweet banget kalian berpelukan " kata hantu kunti terkikik


Kik......kik........kik.....


Ting ......


Yuni pun langsung menghilang di bawa hantu bocil dan kunti


" Aaaa......" teriak mereka berempat lari masuk kamar Tri Yang sempat membuat Adi terjerembab jatuh di pintu Namun cepat bangun dan menutup pintu dengan cepat Yang langsung terkencing kencing saking takutnya


" Fer...... hantu benaran kan !! "Kata Rudi


" Iya dia nyari Tri " kata Ferdi Ketakutan Sampai tangannya kedinginan saking takutnya


" Kenapa dia gentayangan sih , apa karna Tri menikah lagi ? Kenapa ngak menemui Tri malah nemuin kita Atau dia ngak iklas Tri nikah lagi " kata Rendi masih ketakutan


" Woi itu basah sana ganti "Kata Ferdi Yang menegur Adi dan Rudi yang sampai terkencing kencing .di celana


" Hahaha........ mereka takut mba sampai terkencing kencing " kata hantu bocil tergelak sambil berguling guling di lantai ruang tamu menahan perutnya yang sakit karna tertawa


" Hahaha...... Iya mba mereka ketakutan Di tambah kita yang datang mereka makin takut " kata kunti Yang tertawa bersama para hantu tanpa kepala


" Astaga kalian ini usil banget ya Senang banget mengerjai orang "Kata Yuni Yang membuat mereka mengira Yuni hantu benaran .Karna di tambah kunti dan hantu bocil Yang membuat mereka tadi makin histeris


Yuni lalu masuk keruang tengah membuat mbok Sumi kaget Karna Yuni sudah pulang cepat


" Lah mba ngak jadi perginya " kata mbok Sumi


" Sudah mbok " kata Yuni


" Sudah gimana ? kan pintunya mbok kunci .Mbok pikir masih di kamar " Kata mbok bingung karena Yuni bisa masuk Yang berpikir yuni ngak jadi pergi Padahal tadi sudah pamitan


Yuni diam lalu masuk kamar. Karna tak mungkin ia bercerita Kalo tadi dia di bawa hantu bocil Dan kunti pulang kerumah dengan sekejap mata Karna itu pasti akan membuat mbok Sumi takut Karna semua itu di luar nalar manusia Yang membuat Yuni menutup rapat cerita hidup nya Bahkan tak semua orang tahu. Apalagi di pasar Yuni pura pura tak melihat para hantu Padahal setan dan hantu paling banyak di pasar Membisik kan hal hal jahat pada pedagang untuk bermain curang dan pembeli Namun Yuni bersikap seperti manusia normal umumnya Dari pada ia diserang setan jahat


***************

__ADS_1


Di bengkel Tri baru saja sampai dan menurunkan Akhtar Lalu menuju kamar istirahatnya Untuk mengambil pakaian nya


" Brak .........


" Woi ..... siapa di dalam " Teriak Tri .


Kret....


"' Tri " kata Ferdi kaget


" Astaga ngapain kalian pada ngumpul di kamar gue " Kata Tri melihat 4 temannya itu menatap heran


" Tri tadi ada hantu Yuni lagi nyari lho Kami bilang lho di camp Tri , dia kesana ngak ?" kata Rendi


" Hahaha...... Jadi kalian takut sama Yuni lagi " Kata Tri tertawa yang membuat Akhtar juga ikut tertawa


" Pasti kalian ditakuti hantu om dan tante kunti kan " kata Akhtar


" Hah ..... om hantu dan tante kunti !! " Kata keempatnya kaget


" Hi.......wah jangan jangan ni bocah Yang nyuruh hantu Yuni nakutin kita Tri " Kata Rendi menatap Akhtar tajam


" Heh.... Jangan suka menuduh Ren Anak gue ngak tahu apa apa .Kalo hantu itu datang kesini bertanya tentang gue Berarti tuh hantu mau ketemu sama gue Tapi ngak sengaja bertemu kalian . Kenapa menyalahkan nya Wajar dia bisa melihat hantu Karna anak kecil itu ngak punya dosa. Kaya lho lho pade " tunjuk Tri masuk kamar Sambil mengendong Akhtar dan mengambil beberapa potong pakaiannya untuk di bawa pulang Lalu setelah itu ia pamit pulang


" Tri bilangin tuh hantu Yuni jangan nyari kesini " Teriak Rendi


" Kenapa ngak bilang sendiri saja " Kata Tri balas berteriak dari bengkel .Dan menghilang Sambil mengendong Akhtar Yang tertawa geli Ketika melihat Adi dan Rudi Yang ngompol di celana dan mereka belum menggantinya Karna masih tegang dan takut keluar kamar


" Dasar gila tuh hantu, masa datang kesini sih perasan kita ngak salah kenapa di bisa ke sini " Kata Rudi


" Ya jelas dia kesini Rudi , dia kan sudah sering kesini di masa hidupnya Tapi aneh ya kok bisa jadi hantu .Apa dia masih punya tanggungan sama Tri ya " kata Rendi berpikir


" Bukan sama mas Tri bang Tapi nih sama bang Ferdi " Kata Adi keceplosan


" Di....... mulut lho " Kata Ferdi Menatap Adi tajam


" Ma ma af..........bang " Kata Adi langsung ketakutan Karna hampir saja ia membuka , rahasia Ferdi .


" Memang kenapa dengan Ferdi di ???" kata Rendi dan Rudi kompak Menatap Ferdi dengan seribu pertanyaan

__ADS_1


__ADS_2