
Yuni yang baru ingin memakai pakaian pun kaget Karna Sani memeluk nya
" Ada apa sih San " kata Yuni
" Ada hantu Yun di kamar ku " kata Sani ketakutan
" Ya ampun hantu gila , bentar aku pasang baju dulu " kata Yuni .yang lalu berpakaian rapi Dan langsung keluar kamar menuju ke kamar Sani di sebelah kamar nya
" Mana hantunya .... sini kalo .berani . Ngak punya sopan santun ganggu perempuan Mau di sunat hah ......." kata Yuni bicara keras
Membuat hantu itu mendelik dan memegang ************ nya Karna kaget mendengar ucapan Yuni
" Hi.....sial .... kok dia lebih galak dari hantu sih " kata hantu itu langsung menghilang
Sedangkan Yusuf dan Tri yang mendengar Yuni mengomel pada hantu pagi pagi ikut melongo
" Waduh Tri bojo mu kang masa mau menyunat tuh hantu . Emang punya bakat ya mba Yuni " kata Yusuf terkekeh
" Shut ..... ngawur kamu suf dia cuma mengacam gertak sambal suf .Ngak di tanggapi juga kali " kata Tri tersenyum Lalu melihat Yuni dari pintu
" Ada apa de ?" kata Tri menegur Yuni
Membuat Yuni menoleh kepintu Melihat Tri dan Yusuf yang sudah rapi mau kekantin .
" Itu lho mas , masa pagi pagi nakuti Sani Orang ngak nganggu .juga " omel Yuni kesal
" Sana San mandi dulu , aku tungguin disini " kata Yuni
" Hah..... di tungguin mandi de " kata Tri
" Ya ngak lah , maksudnya nunggu di luar " kata Yuni keluar dari kamar Sani dan menutup pintunya .
" Kok di tutup mba Kan kita bisa nonton gratis " kata Yusuf tersenyum
" Mesum lho suf, niat banget cari kesempatan " kata Yuni menyindir Yusuf
" Lah kan tadi kamarnya di buka Jadi ada kesempatan dalam kesempitan Dan lagi gratis ada adegan life " balas Yusuf balik menyindir
" Dih kalo kita kan sudah sah suf , intip aja kalo mau Paling situ yang baper dan ngiler " kata Yuni
" Hahaha ...... sudah de , Yusuf ngak usah di tanggapi biasa dia mah ngintip Tapi kok ngak pengen ya Jadi curiga aku jangan jangan ngak nafsu perempuan Apa pisang ketemu pisang
Plak tuing...........
__ADS_1
Yusuf langsung mentoyor kepala Tri pelan Yang membuat Yuni terkekeh pada candaan suaminya itu
" Gue normal Tri mau lihat lho hah.... Perlu bukti sini mba aku buktikan " kata Yusuf menarik Yuni
" Eh....enak saja bini gue suf ingat ....!!" kata Tri menarik Yuni ke belakang tubuh nya
" Lah kan lho mau bukti , maka nya mau aku buktikan biar kamu tahu Aku bisa menghamili perempuan Enak saja bilang gue suka pisang Aku tuh masih kuat iman Ngak kaya lho nyosor belum sah aja lho sudah berani nyium nyium mba Yuni Emang kamu pikir aku ngak tahu " omel Yusuf
" Dih sewot kan aku cuma bercanda suf , sini de duduk sini " kata Tri menepuk Kursi
" Ck..... tapi melecehkan harga diri ku kang " kata Yusuf melipat tangan nya di dada
" Ya sudah aku minta maaf suf , kok sekarang gampang banget sih baper Apa lagi patah hati bro " kata Tri
" Ngak ....cuma lagi ngak enak hati Lihat lho berdua mesra " kata Yusuf Yang membuat Yuni tersenyum
" Suf tuh Sani jomlo lho suf , baik lagi ngak usah jauh jauh di depan mata kan ada " kata Yuni
" Ngak bisa mba , kalo dia pulang di sini susah sinyal Apalagi jauh surabaya dan Ciamis Mana tahan .... Kalo mau nyari yang dekat saja ngak kuat mba LDR an Kalo kalian kan sudah terlanjur " kata Yusuf
Membuat Tri dan Yuni saling pandang
Dan Yuni menoleh ketika Sani sudah rapi keluar dari kamar
" Ayo ke kantin " Kata Sani
Mereka berempat pun makan bersama Duduk di kursi panjang Yang menjadi perhatian para karyawan perkebunan
" Itu para tamu dan mekanik kok bisa akrab Apa saling kenal "' bisik para karyawan
" Ya kan kamar nya berdekatan Wajar kalo kenal Dan bisa jadian tuh pas dua pasang " Kata para karyawan berbisik bisik
" Tapi pengawas perempuan keren oey dia berani tuh naik motor sendiri Bahkan keliling perkebunan rutin " bisik karyawan lain
" Iya yang ini beda , spesial kaya nya Apalagi ku dengar pa Arif nurut tuh di suruh nyari karyawan mekanik buat bantu kita Makanya kemaren truk sudah jalan satu lumayan Bila semuanya bisa teratasi " kata yang lain
" Bukan lumayan lagi, kan selama ini kan para sopir santai santai saja ngak kerja Apalagi tuh Baron ketua para sopir senang banget berjudi " kata karyawan berbisik
Shut.....sudah nanti kedengaran gawat Tuh orang nya mau kesini " karyawan itu berbisik
Sedangkan Yuni yang sekilas mendengar Melirik seorang pria yang terlihat sangar Yang duduk bersama para sopir lain Dan pria itu lalu melihat kearah Yuni
" Hai mba cantik sini gabung kita " kata Baron
__ADS_1
" Trimakasih bang , kita sudah duduk disini sedari tadi " jawab Yuni sopan
" Tri ada biang rusuh tuh , bini lho di incar " bisik Yusuf
Tri hanya melirik Baron sekilas dan menatap Yuni lekat Yuni Yang tahu maksud Tri pun tersenyum
" Jangan di ambil hati mas, biasa mereka begitu sama tamu Santai saja ade bisa jaga diri kok " kata Yuni tersenyum seakan mengisyaratkan Agar Tri tak terpancing para pria itu
" Mas tahu , tapi hati hati ini hutan sawit " kata Tri mengingat kan Yuni
" Ya mas " kata Yuni tersenyum Yang membuat Sani menatap Yuni curiga pada Tri dan Yuni punya hubungan khusus Karna terlihat mereka cukup dekat .
" Kalian pacaran ?" kata Sani
" Ya mba mereka pacaran , apa mau pacaran juga " kata Yusuf Yang membuat Yuni menatap Tri
" Hehehe...... jangan bercanda mas, tadi malam bilang nya ngak mau pacaran kok plin plan sih Apa ngiri teman nya punya pacar " kata Sani meledek
" Ngak cuma baper mba Biar seru ada teman ngobrol bareng satu tim Kalo sama mereka berdua kan ngak enak Masa saya jadi nyamuknya .Kalo berdua mba Sani kan bisa perang mulut " kata Yusuf terkekeh
" Dih gombal ... jangan mau mba , nanti cuma di gantungin " kata Tri
" Di gantung di mana Tri " kata Yusuf
" Di pohon sawit lah Kalo ngak di truk tuh biar kering di jemur " kata Tri tersenyum
" Hahaha...... kalian lucu ya kalo pada ngumpul Bisa bercanda seru" kata Sani ..
" Tapi mba , kok sampean sering di takuti hantu sih Harus nya brani tuh lawan hantunya Kaya mba Yuni Tadi padi saja hantu nya takut karna mau disunat " Kata Yusuf melirik Yuni
" Hahaha ......iya juga ya Lalu hantunya langsung ngacir mas, dengar mba Yuni ngomong begitu Mungkin takut mau di sunat beneran Atau belum sunat kali ya " tawa Sani geli
" Iya lah Kalo ngak kaya gitu Hantunya nakal dan usil Makanya balik di lawan " kata Yusuf
" Ngomong apa kok serius amat " kata Wandi ikut bergabung
" Eh mas Wandi tumben baru kelihatan Kemaren kemana mas " kata Sani
" Menemui bos di sampit Kan sudah ada mba Yuni bagian mengawasi kebun Dan kaya nya kita bakal heboh nanti Di tambah ada mekanik tambahan Karna besok ada tinjauan lahan Jadi bakal ada sambutan meriah " kata Wandi
" Hah ..... siapa mas " kata Yuni
" Biasa bos cabang mau datang Melihat perkebunan " kata Wandi tersenyum .
__ADS_1
" Bos cabang ......??" kata Yuni kaget
.