
Hantu bocil langsung menghadap Yuni dikamar untuk melapor kan om pada Yuni .
" Mba emak kunti mau beranak ?" kata hantu bocil
" Hah.......sekarang !!" kata Yuni kaget
" Ada apa de ?" kata Tri kaget
" Ini mas tolong titip bayi Devano dulu ya Yuni pergi sebentar " kata Yuni menaruh bayi Devano di pelukan Tri Lalu Yuni pergi menghilang entah kemana
" De........" kata Tri kaget Yang tak percaya Yuni hilang sekejap mata di depan nya begitu saja
Lalu Tri langsung keluar membawa Devano dan memberikan nya pada Danang dan mencari Akhtar yang bermain dengan Ariesta di bawah pohon
" De ... Akhtar tahu ngak bunda pergi kemana ? " kata Tri
" Ngak tahu kan ade di sini sama ayah Apa bunda ngak ada di kamar " kata Akhtar santai
" Emang di dalam ngak ada Tri Kan tadi sama kamu " Kata Ariesta
Tri langsung terdiam Karna tidak tahu Yuni menghilang entah kemana
" Ya sudah mainnya jangan jauh jauh ya " kata Tri
" Ya yah "' kata Akhtar tersenyum
Sedangkan Tri kembali ke rumah Dan berpikir kenapa Yuni bisa menghilang begitu saja dan tadi juga sempat kaget
"' Dia kemana ya ?" kata Tri mondar mandir sendiri di ruang tengah
***********"
Di rumah emak kunti Yuni sedang membidani kunti itu melahirkan Kali ini bayi nya lebih besar dan gendut Walau seram Tapi Yuni berusaha untuk tenang dan membantu membersih kan si emak kunti Yang terlihat ngantuk
" Emak di bayinya " Kata Yuni
" Terimakasih ya mba " kata emak kunti
" Sama sama emak , emak jangan bangun dulu Sampai dokter nya datang nanti memeriksa emak " kata Yuni
" Ya mba " kata emak Kunti menurut
" Mba Yuni sudah disini ?" kata hantu dokter
__ADS_1
" Ya dok silahkan bayinya gendut dan perempuan " kata Yuni Yang merasa tak percaya dia bisa membidani emak kunti melahirkan normal Tanpa kesulitan apapun Itulah yang menyebab kan emak kunti senang Yuni menolong nya .
" Ya terimakasih mba sudah membantu kami " kata hantu dokter
" Sama sama " Kata Yuni yang lalu keluar dari kamar emak kunti Dan duduk menunggu sambil melihat hutan lebat Yang cukup rindang
" Mba nih buat mba , terimakasih sudah bantu istri saya melahirkan Kini keluarga kami sudah bahagia " Kata suami emak kunti
" Apa ini koh " kata Yuni kaget Ketika hantu tanpa kepala itu memberikan kantong kecil .
"' Buka saja " Kata hantu itu
" Berlian " Kata Yuni kaget melihat belian satu kantong di berikan padanya
" Bagaimana kokoh bisa punya banyak berlian ?* kata Yuni heran
" Kami masih punya banyak dan punya satu peti Itu kami dapat dari kapal karam di bawah laut Ketika dulu kami mati di buang di laut di bunuh oleh perompak " kata hantu tanpa kepala
" Hah ... Jadi kokoh bukan di bunuh suku dayak " kata Yuni
" Tidak , kalo yang muda muda sekarang ini iya itu pun tak semua nya Karna tak semuanya jadi hantu .Kami sudah lama tinggal di sini sudah hampir ratusan tahun " Kata hantu suami emak kunti Yang membuat Yuni menarik nafas dalam Karna tak menyangka ada juga hantu yang kaya raya . Walau rumah nya jelek Tapi mereka punya harta karun yang berlimpah cukup banyak
" Oh begitu ya koh ya sudah terimakasih banyak ya koh Mudahan ini bermanfaat untuk saya " Kata Yuni Yang ingin buka usaha dan sebagian uangnya bisa ia beri untuk modal makanan para hantu Apabila nanti ia pulang kejawa
Setelah selesai dan merapikan bayinya Yuni pun pamit pulang.
" Saya pulang ya mak " kata Yuni
" Ya terimakasih sekali ya mba " kata emak kunti tersenyum
" Sama sama mak " kata Yuni balas tersenyum lalu pulang bersama hantu bocil Yang kembali menghilang dan muncul di kamar Yuni
Ting .........
" Huh......... akhirnya pulang ,juga " kata Yuni
" Ya sudah mba bocil main dulu ya mba " kata hantu bocil
" Ya " kata Yuni yang lalu menyimpan berlian nya Dan melihat kantong hitam emak Kunti yang juga berisi berlian mahal Yang bila di jual mencapai 500 juta perbiji .Karna Yuni pernah menjual nya di martapura kota intan Dan ia mendapat 1 Milyar untuk 2 biji intan
" Alhamdulilah cil , kalian masih bisa makan ini rezeki kalian juga bisa buat kalian nanti Bila aku pulang " kata Yuni dalam hati .
Setelah itu Yuni ingin keluar dari kamar bersamaan Dengan Tri yang ingin masuk kamar .
__ADS_1
" Clek .......
" Ade " kata Tri kaget
" Mas bikin kaget begitu sih " kata Yuni
" Ya jelas mas kaget main hilang aja Ade dari mana sih ?" kata Tri memeluk Yuni erat
" Tadi ade bantu emak kunti melahir kan mas Maka nya langsung di bawa pergi Karna di suruh membidani " kata Yuni bercerita
" Astagfirullah , jadi istri mas ini bidannya kuntilanak astaga bagaimana bisa de " Kata Tri kaget
" Ya kan ngak aneh mas karna memang Yuni bisa Yang jalani saja kan lumayan dapat bayaran " Kata Yuni tersenyum
" Ya sudah terserah ade deh mas hanya takut saja kebawa hantu benaran Lalu di sembunyikan hantu " kata Tri
" Mereka tidak jahat , kecuali mas jahat sama ade mungkin mereka akan membawa ade pergi menjauh .... Jauh sekali biar mas ngak nemuin ade lagi " Kata Yuni
" Astaga .......tega ya ade " kata Tri mendelik kan matanya Yang membuat Yuni tersenyum Hingga Tri langsung mencium nya Karna gemas pada istri nya itu Yang pintar mengaduk gaduk emosinya .
" Awas saja nanti malam, akan ku buat Ade tak berdaya " batin Tri Sambil ******* bibir mungil Yuni
" Tri ......ups ........" kata Yusuf dan Ariesta Yang kaget melihat Tri berciuman di depan pintu
" Astaga ta, dapat film live tayang nih " kata Yusuf
" Ya ayo pergi bikin kepala pusing " kata Ariesta karna ngak mungkin membubarkan kedua nya Karna mereka memang suami istri Dan terpaksa yang jomblo ngalah . Karna mereka berdosa nonton orang begituan
" Heh....... sialan tuh Tri , ngapain juga pake ciuman di depan pintu Bikin orang iri aja " dumel Ariesta yang membuat teman teman nya heran menatapnya .
" Ngak usah di tanya lagi sawan " kata Yusuf tersenyum
" Hahaha....... Tapi lucu kaya emak emak rempong " tawa Rudi
" Bodo amat , emang gue pengen ketemu emak gue " kata Ariesta kesal setelah itu terdiam melihat Akhtar tersenyum pada nya
" Ayah muda kenapa kok ngomel ngomel " Kata Akhtar
" Ngak cuma pusing dikit " kata Ariesta
" Minum obat ya yah biar Akhtar ambilkan " Kata Akhtar yang ingin masuk kedalam
" Eh ngak usah , ayah ngak apa apa kok cuma pusing dikit nanti juga sembuh " kata Ariesta Yang tak mungkin menceritakan Apa yang barusan ia lihat
__ADS_1
" Kenapa ?" kata Akhtar lagi heran Yang membuat Yusuf dan Ariesta terdiam dan saling tatap