
Tan pun bangkit melihat baju tipis dihadapan . Mengambil selimut .Yuni lalu menutupi tubuhnya .Dan bergegas ke kamarnya .
" Inalilahi " kata Seto menatap Yuni
" Hi.....jangan jangan dia ....." kata Umar
" Hi..... pasti dia di kerjain sama hantu " kata Yuni bergidik ngeri melihat baju hitam di atas tempat tidur nya lalu mengambilnya dan membuangnya keluar .
" Nauzubillahi min zalik " kata Yuni
Sedangkan para pria di kantor keluar Ketika mendengar jeritan Yuni Yang cukup keras
" Kenapa yun?" kata Andre
" Itu mas ....anu ......teman nya mas ... " kata Yuni menunjuk dua tamu itu .
Lalu Seto berbisik pada pa Fauzi yang membuat pa Fauzi tertawa .
" Kualat sama kamu tuh Yun " kata pa Fauzi lalu menjelaskan pada kedua tamunya Kalo Tan di goda hantu Yang membuat dua teman nya itu tergelak Lalu menuju kamar tamu mess
" Apa ..... kalian mau menertawakan ku ." kata Tan Ketika pintu terbuka
" Iya sih , tapi enak kan olah raga malam sama hantu " kata Devan meledek Tan
" Kau ...... Kau mengerjai ku" kata Tan menujuk Yuni Dengan tatapan tajam .
" Itu salah mas nya sendiri Kalo disini hati hati mas, di kamar saya memang ada hantu .Bisa menyerupai saya atau wanita cantik .Jadi jangan berpikiran mesum " kata Yuni tersenyum tipis
" Apa itu suruhan mu !!!" kata Tan emosi
" Maaf mas , saya ngak tahu kalo mas nya ada di kamar saya. Tadi saya ke kamar para mekanik Lalu kekantor mengantar pisang goreng Setelah itu saya kekamar nih para jomblo .Mereka saksinya Mana saya tahu mas nya di sana lagi begituan " kata Yuni sambil mengerucutkan bibir nya karna kesal
Dituduh mengerjai tamu itu
" Hahaha....... biar mba , biar dia kapok Karna itu pelajaran bagi orang yang berpikiran mesum " kata Aris brani Karna
tak senang pada orang yang pikiran nya tak bermoral
" Sudah bubar ....Yun sana tidur .Sudah malam biar ini urusan kaum pria " kata pa Fauzi melirik Yuni
" Ya pa " kata Yuni Meninggal para pria itu . Sedangkan Andre dan Robin dan staf lain nya kembali kekamar Hanya pa Fauzi dan tiga tamu nya yang bicara di kantor
" Hahaha......kapok ngak Tan kena batunya kan lho " kata Bastian
" Sial ....kok bisa zi , tuh anak buah mu punya piaraan hantu " Kata Tan merasa kesal Apalagi ia tadi memberikan uang 5 juta untuk wanita hantu itu
" Hahaha....... makanya jangan mesum , kan tadi gue diam karna tak mau lho berulah .Eh malah cari masalah " kata pa Fauzi
" Apes kan .......lho " kata Devan terbahak bahak
__ADS_1
" Hilang berapa duit Tan " ledek Bastian
" Lima juta " kata Tan kesal
" Wah senang tuh hantu bisa jajan , hahaha........sudah dibilangin juga ini daerah mistis malah bertingkah Untung lho selamat kalo di cekik tinggal nama lho Tan " kata Devan tergelak
" Hantu nya gaul Tan mau duit juga " sindir pa Fauzi
" Tapi kok bisa tuh hantu dikamar anak buah lho zi apa dia ngak takut sama tuh hantu " kata Tan
" Ngak lah malah dia yang nolongin hantu Dia juga pernah di culik hantu
Dan pernah di ajak hantu kencan malam minggu sampai sakit duduk di atas pohon sampai ketiduran di bungkus kain kafan " jelas pa Fauzi bercerita Tentang Yuni dari staf di kantor sampit Karna banyak saksi yang membuat mereka tahu Kalo yuni di sukai hantu.
" Gila kok bisa , apa dia ngak takut " kata Devan
" Mana ku tahu, dia biasa biasa aja tuh malah ngak takut " kata pa Fauzi
" Gila apes gue, kenapa ngak cerita dari awal " kata Tan menatap pa Fauzi
" Takut nya kau sudah takut duluan Tan Kalo gue cerita kau kan ngak bakal nekat Makanya dia aman disini sendirian Banyak para pria memang Tapi teman para hantu juga ikut menjaga nya Dan disini dia jadi rebutan para pria Tapi sayang dia nya ngak mau " kata Pa Fauzi
" Lah kok bisa padahal anak buah mu banyak yang jomblo kan " kata Bastian
" Ya mungkin dia masih pengen sendiri . Makanya dia lebih senang berteman " kata Pa Fauzi yang mencomot pisau goreng yang di bawa Yuni dan mbok .tadi Yang belum sempat mereka makan .
"' Hi......." kata Tan mengingat tadi dirinya kalap dengan hantu
" Tahu ah kacau rasanya " kata Tan membuat teman nya terbahak bahak Menertawakan diri nya bercinta dengan hantu .
Sedangkan Yuni berbaring sambil mengingat kejadian tamu atasannya itu Yang membuat Yuni tak habis pikir Kenapa bisa pria itu berada di kamarnya .Dan ketika Yuni meraba bawah bantal
" Eh apa ini " kata Yuni Yang terbelalak melihat uang segepok dengan ikatan 5 juta Yang membuat nya tak percaya
" Astaga ini asli duit " kata Yuni memeriksa ikatan uang itu
" Alhamdulilah bisa buat ngeceng nih Rezeki anak sholehah " kata Yuni .yang menaruh uang nya dalam tas kopernya Lalu menguncinya lalu tersenyum Sambil berbaring dan berdoa Lalu memejam kan matanya untuk tidur .
**********
Paginya Yuni bangun dengan tubuh segar lalu masuk kamar mandi .Setelah rapi ia pun keluar kamar dan bergegas ke dapur untuk membuat teh hangat .
" Masak apa mbok ?" kata Yuni
" Ikan tongkol balado ndu , sayur oseng kacang oh ya nanti mbok mau ke pasar mau ikut ngak ndu " kata mbok
" Boleh mbok Yuni mau beli beli " kata Yuni tersenyum kalo ia bisa belanja hari ini Karna tadi malam dapat rezeki nomplok Entah dari mana asal uang itu Yang penting ia tak mencuri .
" Sudah bangun de " kata Tri yang mengambil air termos dan meminum nya Sambil duduk di dekat mbok
__ADS_1
" Ya mas Tri, nanti mau ikut kepasar ngak ?" kata Yuni tersenyum
" Kau ini jangan tersenyum begitu Nanti bisa ku cium " kata Tri yang dadanya ser ser an bila Yuni mengodanya
" Hahaha...... mas Tri sekarang genit mbo masa mau nyium ." tawa Yuni Yang membuat seorang pria memanyunkan bibir nya Mendengar .perkataan Yuni sambil berdiri dan berpangku tangan Yang membuat Tri kaget
" Ta......." kata Tri
" Oh gitu ya sekarang mau tikung , karna aku mau pergi jauh " kata Ariesta
Menatap Tri cemberut
" Mas Tri cuma bercanda yang , sini duduk sambil nunggu mbok masak "'
Kata Yuni
" Serius juga ngak apa apa kok ., Kalo .de Yuni mau " kata Tri santai .
" Ogah ...." kata Yuni yang sudah lupa seperti apa Tri mencium nya
" Kalo sana aku mau ngak yang yuk ciuman " kata Ariesta
" Arep di tutuk sama centong le, macam macam aja kamu ini " kata mbok
" Hahaha..... Kok mbok yang marah sih kan aku sama Yuni yang mau ciuman " kata Ariesta tertawa Padahal .ia hanya bercanda .
" Ngak lucu, jangan punya pikiran mesum tuh tadi malam tamu jauh di kerjain hantu Gara gara mau macam macam sama Yuni " kata mbok yang mendengar cerita Seto pagi tadi
" Heh.....kok iso mbok bagus lah banyak korban berjatuhan dong Yun " kata Ariesta melirik Yuni
" Aku kan ngak tahu masalah itu, orang habis dari kamar kalian itu aku bantu mbok ya kan mbok !! Trus ke kamar Mas Moko . Nah pas kita makan pisang goreng ada orang mendesah Lalu kita tengok aja nyatanya dia ....hi.....lagi begituan yang , sama baju hitam mana bokong nya kelihatan " cerita Yuni
" Hahaha .....wah keliatan juga dong anu nya " kata Tri
" Ngak lah , Kan aku tutup mata Mas Moko tuh yang ngeliat jelas " kata Yuni
" Ya......Yuni juga lihat , tapi ngintip gini kan Yun " kata Moko Yang tiba tiba muncul di dapur sambil memperagakan tangannya
" Ngak mas, benaran cuma lihat bokong to doang !! " kata Yuni
" Lihat bokong juga lumayan kan Yun " goda Moko Yang membuat Yuni mencebik kan bibir nya Dan membuat Ariesta Tri dan mbok tergelak
" Tahu ah, ngak usah di bahas " kata Yuni malu
" Hahaha......... Tapi kaget mu itu lho Yun lucu ...pake teriak tutup mata Tapi masih ngintip " kata Moko
" Mungkin bokong nya seksi mas " kata Ariesta ngakak .....
" Hahaha ......iya kali " jawab Moko tertawa seru hingga membuat Tiga tamu yang datang ingin sarapan bingung melihat mereka di dapur tertawa berjamaah
__ADS_1
" Kok pada tertawa Apa ada yang lucu ?" kata seseorang menegur mereka
" Hah........?" keempatnya pun menoleh Seketika langsung terdiam