Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 40


__ADS_3

Cukup lama Yuni ngobrol dengan pa Tyiur


Setelah itu mereka pun kerja membuat laporan .Dan Yuni mengajarkan pa Tyiur Untuk bisa menggunakan komputer Karna pa Tyiur masih memakai cara manaual.Karna zaman dulu lulusan mereka berbeda pada zaman Yuni


Kalo pada jaman pak Tyiur masih belum memakai komputer . Sedang pada Zaman Yuni sudah Pentium 4 .Yang membuat pa Tyiur harus banyak belajar pada yang muda .Agar ia bisa membuat laporan .


" Yun ini bagaimana " kata Pa Tyiur


" Oh ini tinggal klik sini pa, nih tangan bapa klik di sebelah kanan ." kata Yuni Yang sabar mengajari pa Tyiur Karna berbagi ilmu. Karna suatu hari nanti saat ia meninggal kan camp . Paling tidak Yuni punya kenangan bisa berbagi hal yang positif .Pada pa Tyiur


Banyak hal yang terjadi .Ketika beberapa bulan ini Yuni tinggal di camp .Yang tak pernah ia bayangkan dari awalnya


Kalo ia akan mengalami semuanya hal yang aneh Dan di luar nalar nya Membuat Yuni penasaran dengan siapa dirinya sebenarnya. Dan ia tak pernah tahu siapa jati dirinya .


" Yun mau ikut kedepan" kata Moko


" Mau kemana emang " kata Yuni


" Gule pangan lah, kolo kolo " kata Moko. Fasih dengan bahasa jawanya Namun Yuni yang sedari kecil Hidup di lingkungan jawa mengerti baik bahasa jawa Walau tak bisa berbicara bahasa jawa.


" Ok.... pa kita cari makanan dulu ya " kata Yuni .


" Ya sana ... modus aja nih Moko " kata Pa Tyiur


" Yah pa Tyiur ngak pengertian Nama nya juga usaha " kata Moko terkekeh


" Hah ..... usaha apa mas " kata Yuni Yang telmi karna tak mengerti Apa maksud pembicaraan mereka


" Hahaha.......sudah sana pergi Yun , dari pada bingung " kata pa Tyiur menatap Moko


" Kalo kamu bisa Kamu hebat ko " kata pada Tyiur mengacung kan jempol


" Ok ..... makasih pa, ayo yun " kata Moko keluar duluan dari kantor Dan menuju ke halaman bengkel untuk mengambil motor .


Sedangkan Yuni menyusul Setelah mengambil dompetnya di laci .Tri yang sedang sibuk di bengkel melihat Yuni datang pun bertanya .Sedang kan Ferdi hanya diam


" Mau kemana yun?" kata Tri


" Cari angin Tri kedepan sana sekalian jajan " kata Yuni


" Weh .......kok cari angin mau kencan " kata Moko bercanda Yang membuat mata Ferdi mendelik Mendengarkan ucapan Moko .Yuni yang melihat nya hanya tersenyum tipis .


" Mampus lho marah marah lho situ Emang gue pikirin " kata Yuni dalam hati melihat wajah merah Ferdi menahan marah Karna Ferdi sudah mengkalim dirinya milik nya .Yang membuat Yuni kesal pada pria berkulit putih itu .


Sedangkan Moko hanya cuek Sambil mengeluar kan motor. Dan menaiki nya


" Ayo yun pegangan ya, biar ngak jatuh " kata Moko


" Kan aku duduknya kaya mas Moko jadi santai saja mas " kata Yuni naik Dan memegang pinggang Moko Yang membuat dada Ferdi rasa terbakar Karna merasa cemburu . Yuni memegang erat pinggang Moko Dan mereka pergi dengan motor berjalan pelan .

__ADS_1


" Aish ..... tuh orang cari kesempatan saja dalam kesempitan saja " kata Ferdi


" Apa kau tidak Fer , melompat masuk kamar orang Tak seizin pemilik nya Dan tanpa sepengetahuan orang nya Itu juga mencari kesempatan dalam kesempitan " kata Tri Sambil melirik Ferdi


Jleb


" Apa dia mengadu pada mu " kata Ferdi menatap lekat Tri


" Tidak ....." kata Tri cuek


" Dia milik ku , aku akan mendapatkan nya sampai akhir " kata Ferdi


" Itu hak mu, dan dia juga punya hak Kalo dia menolak mu " kata Tri yang tahu Yuni tak menyenangi Ferdi Dan Yuni berusaha menyembunyikan nya .


Bukan tanpa alasan Tri menilai Yuni begitu Karna Yuni menyebut Ferdi pria yang kurang ajar Dan terlihat raut wajah Yuni juga tak senang dengan Ferdi Tapi Tri juga tahu ada sesuatu yang Yuni sembunyikan dari nya .Karna setahunya Yuni orang yang tak mau memperpanjang masalah Dan Yuni juga orang yang cukup tertutup Hingga tak mau bercerita masalah apa pun Yang ia hadapi sekarang ini


*********


Malam nya Yuni makan bersama teman para staf nya Agar ia tak di dekati Ferdi .Melihat itu Ferdi yang mengawasinya Yuni yang bercanda dengan teman teman nya .Hanya diam duduk di ujung lorong sambil mengawasi Yuni .


" Tri tadi ada teman mu titip salam dari camp selatan Kita ketemu di warung " kata Yuni .


" Oh ya siapa ?" kata Tri tersenyum lalu duduk dekat Yuni


" Namanya Fandi Tri salam katanya " kata Moko


" Oh gitu ya salam balik saja " kata Tri terkekeh


" Oh ya yuk anterin ke kandang , buat ngasih makan kancil tadi aku lupa " kata Yuni beranjak dari kursinya .


" Ok tuan putri " kata Tri


" Weh......punya ajudan sekarang ya. Kancilnya potong aja Yun buat bikin sop daging " kata Moko


" Jangan mas , kasihan biar beranak dulu lah " kata Yuni


" Mana bisa itu masih lama yun " kata Moko .Yang sedangkan teman mereka Yang lain hanya diam Sambil makan dengan tenang


" Pokoknya ngak nanti kalo sudah beranak baru di potong jantan nya " kata Yuni Yang hanya punya hiburan kancil peliharaan di masa sepi nya .


" Iya iya mung guyon ndu " kata Moko Yang tahu Yuni sayang sama kancil peliharaan nya .


Dan Tri pun menemani Yuni ke kandang kancil .Sedangkan para staf kembali ke kamar mereka setelah makan


Yuni bersama Tri pun lalu memberi makan kancil Dan tanpa sengaja Yuni melihat 3 hantu berdiri di kejauhan


" Astaga " kata Yuni dalam hati


" Yun sudah ayo " kata Tri .

__ADS_1


" Ya Tri " kata Yuni Dan ketika hendak melangkah Namun kaki nya tersandung sesuatu Yang membuat tubuh Yuni limbung Dan Tri dengan cepat menangkap tubuh Yuni .Yang membuat kedua nya seperti sedang berpelukan .Dan wajah kedua nya pun berdekatan hingga bibir mereka menempel .


" Maaf " kata Tri menjauh kan wajahnya Tapi tangannya memeluk tubuh Yuni .


Ferdi yang dilihat itu pun. Langsung mendorong Tri Hingga membuat Yuni dan Tri kaget .Dan Yuni menarik tangan Tri hingga mereka saling berpelukan .


" Bug.......bug..." Ferdi yang kalap memukul Tri


" Apa apaan kau ini Fer " kata Yuni emosi


Ferdi langsung menarik Yuni dari Tri Dan langsung mencium Yuni . Yang membuat Yuni menempeleng wajah tampan nya itu


" Plak......


" Apa apaan kau ini...." kata Ferdi


" Bug...... bug ....bug " Tri pun langsung memukul Ferdi dan kedua nya pun berkelahi Karna Tri kesal. Pada teman nya itu .Karna cara memaksa Ferdi


Ferdi yang jengkel pun Lalu mengambil pisau di balik bajunya .Ingin menusuk Tri namun Yuni menahan nya


" Bug .....apa kau gila hah " kata Yuni memukul Ferdi Karna melihat Ferdi emosi yang ingin menusuknya pake pisau dapur Lalu Yuni melindungi Tri


" Minggir atau kau...... " kata Ferdi


" Apa .....ayo bunuh aku , bila aku mati aku bersumpah akan menghantui mu ." kata Yuni


Membuat mbok yang melihat pertikaian itu berteriak minta tolong


" Tolong ada yang berkelahi " kata Mbok


" Siapa mbok " kata Yusuf kaget Yang membuat Tri dan Ferdi saling menatap tajam Menoleh pada banyak orang yang keluar melihat mereka bertiga


" Astaga ada apa ini ?" kata Kang Ali kaget


" Dia kang yang mulai duluan .Yuni pacarku " kata Ferdi


" Ngak kang dia hanya ngaku ngaku .Aku bukan pacar lho juga Tri .Kita semua teman " kata Yuni tegas lalu pergi Meninggalkan Kedua pria itu masuk dapur .


" Astaga jadi kalian berantem Karna Yuni .Masa karna satu perempuan jadi mau saling bunuh sih " kata kang Ali mengambil pisau Ferdi .


" Dia yang mulai kang, padahal aku dan Yuni ngak sengaja mau ....... " kata Tri


" Alasan kau menciumnya kan " kata Ferdi


" Ya ..... kau juga memaksa nya kan . Dia tak sudi dengan mu " kata Tri kesal


Sedangkan Yuni bergegas pulang ke kamar staf Namun di jalan hantu tanpa kepala melambai kan tangan padanya.


" Ada apa ?" kata Yuni

__ADS_1


" Ayo ikut kami " kata hantu itu


" Ok " kata Yuni mengikuti ketiga hantu itu menghilang. Di gelapan malam .


__ADS_2