Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 30


__ADS_3

Ferdi terdiam kena semprot mbok .Wanita tua itu memang dekat dengan Ferdi sedari masuk kerja. Karna itulah mbok mengomelinya .Karna dulu Ferdi suka gonta ganti pacar .


" Mbok kok belani dia sih " kata Ferdi


" Ya mbok belani karna dia benar , kamu ke dukun kan trus nyium mba Yuni waktu tidur . Yo jelas dia meradang


Yo mbok aja sing dengar marah Apa lagi kamu kurang ajar begitu " omel mbok


" Mbok aku tresno karo de ne " kata Ferdi merenggut


" Tapi salah cara ne, untung dia masih marah coba kalo mba Yuni nyuruh hantu


buat ngerjain sampean .Tahu rasa kamu le , ben lari terbirit birit kue " kata Mbok


Deg......


Ferdi pun teringat ketika malam itu .Saat ia dikejar hantu . Mana hujan hujan yang hampir membuatnya mati berdiri


" Astaga mbok tega nian karo awak ku Aku memang salah Tapi aku serius mbok Aku tergila gila padanya karna karma nya " kata Ferdi


" Kapok " kata mbok


" Mbok ojo ngono kasihani aku mbok " kata Ferdi


" Siapa yang menanam ya menuai hasilnya " kata mbok lalu pergi meninggalkan Ferdi sendiri .


Ferdi meraup wajahnya kasar Karna kini ia dapat karma nya sendiri Karna memakai jalan yang salah Dan kalo kini ia di benci ia harus siap menghadapinya


" Berharap dapat cinta malah dapat kebencian " guman Ferdi


" Iya ..... kau pantas mendapatkan nya " kata seseorang Membuat Ferdi menoleh ke arah sumber suara


" Hua.........." teriak Ferdi Lalu .kabur dari tempat itu Ketika melihat sosok hitam


" hush ......hush ..... hush......." Nafas Ferdi bergemuruh ketika sampai di bengkel Membuat Tri dan Yusuf keheranan melihatnya


" Lho kenapa Fer ?" kata Yusuf


" Ada hantu gondorowo suf " kata Ferdi


" Hahaha..... mana ada hantu siang siang Fer Kalo malam aku percaya Masa siang bolong gini nongol " kata Yusuf menertawakan Ferdi


" Dimana ?" kata Tri


" Dibelakang sana tuh !!" tunjuk Ferdi


" Wajar , lho paling mengusik nya kan itu dekat pohon besar .Mungkin karna kamu berisik Maka nya dia muncul Fer " kata Tri


" Mana ada aku hanya......" kata Ferdi ia sempat menendang nendang drum hingga penyok Yang juga sempat membuat mbok marah .


" Hanya apa Fer " kata Yusuf

__ADS_1


" Ya itu nendang drum doang " kata Ferdi jujur


" Ck .....tuh kan , lho harusnya tahu hutan itu tempat para hantu dan mahluk gaib sembunyi..Dan ketika kita membuka lahan mereka pindah ..Dan mencari tempat lain Ya jelas mereka merasa berat hati di ganggu " kata Tri berdecak kesal sambil mengeleng kan kepala


" Hahaha ....pantas lho di ganggu Fer Karna sering menyepelekan hantu..Hantu juga punya hati lho Fer. Tuh buktinya mba Yuni di kasih hadiah bunga romantis dari hantu gaul " kata Yusuf


" Hah .... kapan ." kata Ferdi kaget


" Baru saja , bunga cantik tanpa alamat dan nama " kata Tri


" Astaga " kata Ferdi lalu terdiam Karna rupanya gadis itu juga di sukai hantu . Membuat Ferdi bergidik ngeri Bila ia bersaingan dengan hantu hutan


********


Di kantor staf Yuni duduk menemani pa Tyiur membuat data keuangan Karna ia sakit jadi laporan sempat terhambat Karna harusnya kemaren mereka ke kantor sampit Tapi tertunda karna pa Tyiur masih mengunakan cara manual Dan terpaksa Yuni membantunya membuat ulang dengan data di komputer .


" Masih ...... belum selesai Yun " kata Andre menatap Yuni asyik mengecek data di komputer nya


" Belum bentar lagi , kenapa mas ?" kata Yuni heran


" Lah paling mau ngajak keluar yun " kata pa Tyiur melirik Andre


" Kok pa Tyiur tahu kan Yuni mau ku ajak ku puskemas buat minta obat karna aku juga mau cek up " kata Andre


" Nanti ya mas, kalo sudah selesai ." kata Yuni Sambil . teringat kotak pemberian seseorang tadi malam belum ia buka Tapi tadi ia dapat kiriman bunga Dari seseorang tanpa nama.


" Ya mas Andre tunggu " kata Andre santai Karna ia memang butuh teman untuk ngobrol


Yuni kembali fokus pada komputer nya


Andre yang mengambil motor di parkiran dan mengajak Yuni pun jadi perhatian Ferdi Yang melihat Yuni menunggu nya di depan mess staf .


" Mau kemana mas ?" kata Tri


" Ke puskemas " kata Andre


" Hah ...Yuni sakit lagi " kata Tri melihat Yuni yang menghampiri Andre


" Mau minta vitamin Tri sekalian nemani mas Andre Tri " kata Yuni .


" Ya hati hati Yun , oh ya minta juga obat penurun panas " kata Tri mengingatkan


" Ya Tri " kata Yuni tersenyum pada Tri Yang membuat Ferdi menatap sinis pada Yuni yang tak perduli pada nya.


" Yuf , besok cari kan kangkung lagi ya" kata Yuni mengingat kan .


" Ok.. tapi kalo sudah gemuk di potong ya buat sop Aku harus kebagian lho " kata Yusuf tersenyum


" Siap tunggu kekasih pulang dari hutan ya " kata Yuni yang tahu Ariesta menginap di dalam hutan Karna mereka masih bekerja membereskan lahan .Yang masih belum selesai di garap .


Sedangkan Ferdi hanya diam mendengarkan pembicaraan Yuni Dan setelah Andre menyalakan motor mereka pun berangkat Yang membuat Tri tersenyum Namun tidak bagi Ferdi Yang meradang tiap kali Yuni dekat dengan pria manapun .Apalagi di camp posisi Andre yang di tua kan di kantor Karna ia kepala di bawah pengawas .

__ADS_1


"' Sial ada saja yang mengajak nya pergi


keluar " dumel Ferdi dalam hati .Sambil mencuci baut baut yang kotor .


" Fer nanti malam ada film bagus . Mau nonton bareng ngak " kata Yusuf


" Malas suf , mau tiduran aja dikamar " jawab Yusuf


" Tumben ... galau lho Fer" kata Tri


" Emang lho ngak Tri kan barusan dia pergi sama pria lain " sindir Ferdi melirik Tri


" Ngak masalah Fer , dia wanita bebas karna belum menikah . Selama janur kuning belum melengkung wajar saja bila kita berlomba merebut hatinya " kata Tri santai


" Tapi menurutku kalian berdua ngak masuk nominasi bro Karna dia staf mana mau punya suami mekanik kotor kotor begini Orang dia duduk di kantor sama kita yang orang lapangan kan kaya langit dan bumi " kata Yusuf


" Ya kalo cinta dan jodoh kita ngak tahu kan suf " kata Tri


" Ya tapi jangan terlalu berharap banyak Tri , takut kalian patah hati " kata Yusuf Yang melihat Yuni bersikap biasa pada semua orang . Jadi terlihat jelas gadis itu sudah punya kriteria sendiri .


Sedangkan Andre dan Yuni baru sampai di depan puskemas Dan menemui mantri jaga Yang cukup jauh dari perkebunan sawit Dan untungnya sepi pasien


" Siang pa , mau minta obat " kata Andre ramah


" Wah mas Andre lama ngak kesini sudah habis ya obat nya " kata mantri


" Bawa siapa kok ayu " bisik pa mantri melihat Yuni yang ikut masuk


" Staf akunting pa, baru datang paketan jakarta " kata Andre santai


" Hahaha.....wah pantasan saja kalo paketan jakarta putih putih " kata mantri


" Emang Yuni barang mas, pake di paket segala " kata Yuni protes


" Emang iya kan " kata Andre yang hanya di balas bibir manyun Yuni


" Hahaha......santai mba kalo mas Andre paketan surabaya makanya hitam manis . mba nya jakarta di mana " kata pa mantri .


" Oh ya Saya tinggal di Bekasi pa , cuma kerjanya di jakarta " kata Yuni


" Sama dong saya juga asli kerawang mba . cuma lahir disana numpang besar disini " kata pa mantri


" Wah saya kebalikan nya pa lahir di sini besar di Bekasi .eh.....tahunya begini ya kalimatan masih banyak hutan nya keren habis " kata Yuni


" Wah .... cocok kita mba bisa bertukar tempat " kata mantri itu tersenyum


" Ck .... gundul mu wan , mata tuh hijau ngak bisa lihat yang bening dikit .Gih mana obatnya biar cepat pulang " kata Andre Yang kenal baik pada Wandi .


" Ya sabar bro kan lama ngak bertemu kita ngobrol ngobrol dikit lah. Ya kan mba kawan lamo ini " kata pa mantri tersenyum ramah Yang membuat Yuni tersenyum dengan gaya kocak pa mantri


" Ya pa , atur manis saja oh ya saya minta paracetamol nya pa buat stock ." kata Yuni Yang duduk melihat Andre di periksa mantri .Namun tiba tiba di belakang terdengar suara

__ADS_1


Prank........ prank....... prank


Yang membuat ketiganya menoleh kearah suara benda pecah di belakang


__ADS_2