
Suara langkah kaki terdengar jelas sayup sayup di telinga Yuni Namun mata nya yang mengantuk membuat Yuni tak mau membuka matanya . Apa lagi ia tak ingin melihat mahluk apapun Saat ia setengah sadar Dan lalu tertidur dengan sendiri nya
Dini hari suara petir menyambar nyambar bersama hujan lebat menguyur bumi
Jedar......... jedar .........pyar .....
Kilat yang menyambar terlihat jelas di dari lubang dinding Yuni Yang membuka matanya
" Astaga " kata Yuni yang tertidur di atas sajadahnya masih dengan rukuh nya
" Aku lupa sampai ketiduran " kata Yuni Yang lalu melepas rukuh nya dan menuju kamar mandi lalu mandi sekalian wudhu Karna sudah biasa ia lakukan tiap pagi
Jedar............brak.......bum.......
" Astaga " kata Yuni kaget mendengar suara pohon roboh. Namun ia tak ingin keluar kamar . Yuni memilih tenang dan sholat subuh .Lalu berzikir sebentar juga membaca sholawat .
Setelah selesai ia mengaji sebentar . Entah mengapa hatinya sedikit merasa tenang Karna selama sejak ia tinggal di camp banyak kejadian yang terjadi di luar nalar nya .Yang kadang ia sendiri tak sadar Apa itu dirinya atau bukan .
Yuni lalu membuka pintu Dan Moko dan Andre pun melihat nya
" Apa kau dengar juga Yun . Pohon di belakang mess karyawan tumbang di sambar petir " kata Andre
" Ya mas kok bisa " kata Yuni
" Ya bisa lah, biarkan saja biar hantunya pada pergi " kata Aris
" Hah.....apa kamu lihat hantunya ris " kata Yuni menatap Aris Yang ingin membuka pintu utama mess
" Ojo di buka Yun masih gelap , nanti saja " kata Andre
" Ya sudah " kata Yuni yang lalu kembali kekamarnya
" Sini Yun gabung kita " kata Moko Yang mengambil gitar sambil menyanyi
Mumpung belum terang .
" Kalian sudah pada sholat " kata Yuni bertanya
" Sudah lah masa harus lapor kamu kalo mau sholat Yun " kata Aris menyindir
" Ya kan cuma nanya ris " kata Yuni duduk di atas kasur yang di gulung Aris
Sedangkan Moko asyik memetik gitarnya
Pyar ........ pyar.......jedar .....
Suara petir terdengar sangat nyaring menggelegar di luar kamar
" Tuh ada setan yang nakal di pukul bokong nya sama malaikat Karna suka ganggu manusia " kata Yuni
__ADS_1
" Hahaha......ada ada aja kamu yun, Cerita dari mana emang . kata siapa ?" kata Aris tertawa menatap Yuni
" Kata nenek ku dulu , setan yang nakal di cambuk kaki dan bokong nya sama malaikat Karna mereka menganggu manusia yang baik " kata Yuni dengan mimik serius .
" Mitos kali " kata Aris
" Entah lah , kan cuma cerita dongeng pengantar tidur " kata Yuni Yang masih ingat cerita dan dongeng yang dulu ia dengar semasa ia masih kecil
Sedangkan Moko mulai memainkan gitarnya Sambil mendengarkan Aris dan Yuni ngobrol Dan Andre hanya diam mendengarkan kedua nya .
Jreng.........
Dingin angin malam menyapa tubuh
Tapi tidak dapat dingin kan panasnya hati ku ini......
Telah ter jabar kan kelakian ku ini karena sikap mu. Mentang lah aku insan serba kekurangan senangnya nya kan mainkan .
Siapa diri ini ingin merubah buih yang memutih....menjadi permadani
" Yun ayo nyanyi ......." kata Aris menyenggol bahu Yuni
Silap. aku juga karna jatuh cinta insan seperti mu dirimu se anggun bidadari ....
Yuni yang mendengarkan nya pun Terpukau dengan lagu Moko yang duduk asyik fokus dengan gitar nya Yang membuat Andre menatap Yuni tanpa berkedip .
" Wah .... berarti tuh hantu memang suka sama kamu Yun " kata Aris
" Hi...... ogah ris aku manusia bukan gadis jadi jadian Masa kencan sama hantu " kata Yuni bergidik ngeri
" Iyo ris cowok di sini aja antri yo yun Mengapa mendadak pacaran sama hantu
hutan yang ngak gaul " kata Umar
Brak.......brak.......dug.......dug...
Terdengar suara jendela kamar di pukul keras membuat mereka berlima saling padang .
" Sopo kui ?" kata Aris kaget
" Shut ... jangan dibuka itu hantu lagi cemburu. .Karna mas Andre bilang dia ngak gaul trus dia tersinggung " kata Yuni Yang membuat Moko Aris dan Umar saling tatap tak percaya
" Hi........seram amat sih " kata Aris
" Masa sih ada ada saja kalian ini " kata Seto ikut nimbrung Yang membuat Yuni bergeser dekat Andre .
" Lah ngak percaya memang ada hantu nya to, kemaren aja ada hantu ngamuk buang piring " kata Andre sengaja
Duk........kembali jendela mereka di pukul dari luar
__ADS_1
" Wah ..... hantu jelek lho ngamuk sembarangan " kata Andre menyindir
" Bug....... bug .......bug..........
Seto yang tak percaya pun tegang . Hingga mereka saling padang satu sama lain
" Sudah ngak usah di urus nyanyi aja " kata Moko yang membuat Yuni
menatap Andre .
" Sudah nyanyi pergi sana " kata Andre sengaja nyaring .
Cukup lama mereka bernyanyi sampai menunggu hujan reda .Karna di mess staf tak ada payung jadi mereka duduk tenang sampai hari terang berderang untuk kekantin karyawan .
**********
Tri dan mbok yang duduk di kamar mbok sarapan bersama Karna para karyawan tak bisa berangkat kerja Karna masih hujan lebat .Dan mereka berkumpul di meja makan semua sambil ngobrol bersama dan bercanda
" Mba Yuni kok belum kesini " kata mbok
" Ya mungkin karna hujan mbok masih kemulan " kata Tri
" Ya pasti lah yang lain juga " kata Mbok Yang menyuap makanan nya
Dan tak lama Ferdi ikut bergabung membawa nasinya di kamar mbok
" Mau ngapain ikut disini " kata mbok
" Ya ampun mbok kok ikut judes sih kaya Yuni Salah ku apa ?" kata Ferdi memasang wajah sendu
Sedangkan Tri hanya diam Karna mbok sudah cerita semua Apa yang dikatakan Yuni pada mbok Dan mbok juga sempat bertanya pada Ferdi Yang juga tak menyangkal perbuatannya dengan dalih cinta di tolak mentah mentah oleh Yuni
Tri makan dengan tenang tanpa bicara Sepatah kata pun Dan bersikap biasa pada Ferdi . Karna tak mungkin ia menghakimi teman satu kampung nya itu Apalagi Ferdi masih terhitung keponakan koh Asang .
" Lho ikut marah juga Tri " kata Ferdi
" Hah ....marah kenapa ? kan itu urusan mu Aku ngak ikutan Dosa tangung sendiri " kata Tri cuek .
" Karna kamu dekat dengan nya " kata Ferdi sambil mengunyah makanannya
" Tri ngak tahu apa apa Fer, kamu tuh aneh .Kamu yang gila sendiri malah ikut ngajak orang lain ikutan gila " kata Mbok
Yang tahu Ferdi sering bermimpi memanggil manggil nama Yuni . Dari Danang yang bercerita kalo Ferdi sampai mimpi basah cukup lama Hingga berkeringat sampai ngompol juga
" Mbok kasihani aku , aku lagi sakit mbok ini mbok sakit hati " kata Ferdi dengan wajah memelas ..
" Penyakit di bikin sendiri Fer, kenapa minta belas kasihan Kan tangung sendiri akibatnya . Itu namanya senjata makan tuan " kata Tri Yang tahu teman nya itu sangat keras kepala Dan maunya menang sendiri. Apa lagi masalah cewek
Ferdi slalu mengklaim miliknya .Tapi kali ini ia mati langkah Karna Yuni tak tertarik pada Ferdi .
__ADS_1