
Lalu Yuni rebahan kembali setelah hantu bocil hilang Dan melihat sekeliling kamarnya .
" Apa pa Leo selamat ,apa ia tidak tahu kalo mereka sudah dalam pengawasan " Kata Yuni dalam hati Yang lalu menarik selimut menutup tubuhnya Dan lalu melihat jam di ponselnya
"' Jam 10 " kata Yuni ingin memejam kan matanya tapi terdengar suara pintu di ketuk dari luar
Tok....tok.....tok.....
" Siapa " kata Yuni
Tak ada suara jawaban di luar Yuni lalu menutup wajahnya Tapi suara pintu kembali ketuk lagi
Tok.....tok.....tok ....
" Siapa ?" kata Yuni lagi
" Mas Tri de " jawab suara dari luar
Yuni pun lalu melompat dari ranjang dan berlari menuju pintu Lalu membukanya pintu kamarnya
" Assalamualaikum " kata Tri
" Walaikum salam mas " Kata Yuni senang dan memeluk Tri erat Karna tadi ia sempat tegang Karna melihat tangan tangan putus itu berjalan
"' Masya Allah kangen ya " kata Tri balas memeluk .sang istri yang di rindukan nya
" Ayo kita masuk " kata Tri Mengurai pelukannya dan lalu membawa dus juga tas ranselnya .Lalu menutup kamar dan menguncinya
" Mas sendiri " kata Yuni .
" Ada Yusuf dan Adi di kamar sebelah sana " kata Tri
" Hah .... mereka menginap disini juga " kata Yuni
" Ya kasihan kalo di mess kantor pas lagi penuh " Kata Tri yang melepas pakaian nya lalu masuk kamar mandi Dan membersihkan tubuhnya Tak lama di dalam .kamar mandi Kepala Tri .nongol di balik pintu
" De tolong ambilkan mas handuk ya ." kata Tri tersenyum
Yuni pun lalu mengambil kan handuk bersih lalu memberikan nya pada Tri
"Terimakasih " kata Tri Dan Yuni kembali duduk di sisi ranjang Dan tak lama
Tri keluar dengan handuk sepinggang
__ADS_1
" Kenapa kok melamun de ,Nih mas bawakan kerupuk ikan sama bingka kesukaan ade " kata Tri Yang mengambil dus dan .mengeluarkan isinya
" Hah ......bingka !!!" Kata Yuni kaget
Yang mendekati Tri Lalu membuka kotak kuenya yang terlihat enak
" Nih ade suka ini kan ." kata Tri
" Alhamdulilah trimakasih mas Kok mas tahu Yuni suka ini " kata Yuni tersenyum Dan langsung memeluk Tri juga mencium pipi Tri nya
Cup .....
" Mhem ...... " dehem Tri tersenyum Lalu mengecup bibir Yuni .
Syukur lah kalo ade suka sana di makan Tadi beli pas baru matang ." kata Tri
" Tapi ini yang mahal lho mas , berapa duit ?" kata Yuni .Yang tahu kualitas kue yang asli dan kw .Lalu mengurai pelukan nya dan memotong kue dan memakan nya pelan .
" Enak " kata Tri duduk di sebelah Yuni .
" Sangat enak , .ini tepungnya seperempat kentang nya setengah telurnya 10 dan santan kental nya yang induk tambah garam dan gula luar biasa lezat " kata Yuni tersenyum
" Kok ade tahu " kata Tri mencium pipi Yuni
" Kok di iris kecil kecil " kata Tri mengambil satu Lalu ikut memakannya
" Nanti kalo ada hantu bocil yang datang mau minta bagaimana Kan harus di iris gini biar rata " kata Yuni
" Hah.......hantu bocil " kata Tri kaget
" Hehehe.....dia masih remaja mas Maka nya yuni panggil hantu bocil " kata Yuni tersenyum .Yang membuat Tri mencium pipi Yuni lagi .
" Ade sudah sholat" kata Tri
" Sudah " kata Yuni menutup kotak kue nya Agar tidak ada semut masuk.
Tri pun langsung dan membungkuk menaruh tangan nya .di belakang kaki lutut Yuni dan lalu mengendong nya ketempat tidur
" Mas " kata Yuni kaget Yang langsung memeluk leher belakang Tri Takut terjatuh dan Tri membaringkan nya di atas ranjang pelan .pelan . lalu menindihnya
" Apa mas ngak capek " kata Yuni . menatap Tri lekat Karna tahu apa mau pria di depannya itu
" Ngak , capek mas hilang Kalo sudah bertemu ade " kata Tri membelai lembut rambut Yuni lalu memungut pelan bibir merah delima itu Dan mengungkung Yuni dalam pelukannya .Cukup lama mereka berciuman hingga hawa kamar terasa sangat panas Karna tangan Tri aktif
__ADS_1
" Mas......" desah Yuni
" Ya " kata Tri tersenyum melepas pungutan nya di dada Dan mereka mulai sibuk dengan gerakan sentuhan kulit .Yang membuat mereka seperti terbang ke atas awan .Dan Tri tak berhenti walau Yuni sudah lelah
Sampai tertidur dengan mulut sedikit menganga Yang membuat Tri ********** dan turun dari atas tubuh Yuni setelah pelepasan sendiri
" Maaf kan mas, mas sangat rindu sama ade " Kata Tri Yang memang belum bisa tidur Karna tadi ia tidur di sepanjang jalan Dan bangun hanya untuk makan saja Karna ia sengaja melakukanya Agar bisa melepaskan kerinduan nya sampai puas pada sang .istri
Lalu Tri me miring kan badan Yuni dan memeluk nya erat sambil memandangi wajah polos Yuni yang tampa polesan Yang membuat nya slalu jatuh cinta setiap saat Dan membuat Tri merasa tenang Karna bisa memiliki Yuni seutuhnya
" Mas sayang dan cinta sama ade Dan mas tak akan melepaskan mu " kata Tri mengecup bibir tipis Yuni berkali kali Dan memeluk nya erat sampai akhirnya Tri tertidur juga
**********
Pagi nya Yusuf mengetuk pintu kamar Yuni Dan Tri terbangun membuka pintu Hanya memakai handuk sepinggang .
" Suf " kata Tri kaget melihat Yusuf berdiri di depan pintu.
'" Gila lho Tri , cepat mandi kita pulang " kata Yusuf
" Maaf suf , lho pulang berdua duluan ya Nanti aku nyusul " kata Tri menutup pintu kamar
" Tri...... Ya ampun dasar bucin tuh anak ya " kata Yusuf menggeleng kan kepala Lalu meninggal kan kamar Tri dan Yuni
Sedang Tri langsung kembali naik ke tempat tidur Dan masuk dalam selimut Dan lalu mencium bibir Yuni pelan
Yuni yang terbangun kaget Karna Tri sudah mencampuri dirinya
" Mas sudah ah ....mas " kata Yuni
" Baru juga mulai ,mumpung bangun Nanti siang kan mas mau pulang ke camp " kata Tri tersenyum senang
Bisa mengerjai istrinya itu Yang membuat hantu bocil membawa kotak kue diatas meja Tanpa izin Yuni Karna malu . melihat mereka dalam peraduan
Yuni pun akhir nya membiarkan Tri Melakukanya sampai puas dan mereka sarapan setelah jam 9 lewat Setelah mandi bersama sama Dan Tri terlihat sumringah Sedangkan Yuni memasang wajah cemberut nya Karna suaminya itu pulang seperti orang kesurupan .cinta
" Hei ......kok manyun begitu sih maaf mas kangen berat Kan sejak ade sakit nganggur lama " kata Tri memainkan alisnya dan mengecup bibir Yuni
" Tapi kan ngak semalam juga mas Mana bersambung sampe pagi ..Badan Yuni sampe penggal penggal nih .." kata Yuni
" Maaf ....ya sudah nanti ade pergi spa sana biar bisa di pijat .pijat " kata Tri memberi kan dompet nya pada Yuni .
" Malas ade mau tidur aja " kata Yuni memeluk Tri dan meletak kan dompet Tri di samping bantal
__ADS_1
Tri juga memeluk tubuh Yuni erat dan berbaring menemani istrinya itu tiduran . Yang ngantuk ulah nya karna lelah