
Danang dan Azam cuma diam mendengarkan penjelasan Yusuf Karna mereka memang jarang sholat
" Tuh dengar makanya sholat sebelum kalian di sholat kan Dan lagi ni ya Kalo kalian mengaku islam tapi ngak sholat Kalian bakal masuk neraka Cuma ktp nya saja yang masuk surga " kata Ariesta Yang membuat Yusuf tersenyum
Karna Ariesta menakuti para temannya itu Agar mau sholat
" Ih mana ada begitu ta " kata Azam
" Iya lah kan ktp nya islam lho pade berdua ngaku islam Tapi ngak sholat dosa tahu Makanya Ktp nya saja yang masuk surga kalian tinggal jadi hantu saja karna ngak punya iman . suf yuk keluar Biarin mereka mikir " kata Ariesta keluar dari kamar Yang di ikuti Yusuf .
************
Sorenya Yuni sepulang dari pasar Langsung memasak untuk makan malam Dan Yuni membuat makanan cukup banyak Karna akan ada tamu .Karna Tadi Tri menelpon nya dari bengkel sampit
" Mbok nasi nya masak dua kilo ya Takut tamunya banyak Ikan nya goreng semua saja Saya mau keluar sebentar nyari tambahan jajanan " kata Yuni
" Iya mba " kata mbok Sumi yang tahu Yuni pasti akan repot bila ada tamu .
" Ya ampun mas Tri kok senang banget ya bawa teman teman nya kesini Apa ngak kasihan sama istrinya Baru pulang kudu harus masak pulang dari pasar " Kata mbok bicara sendiri Yang membuat Tri yang baru datang ingin kedapur mengambil minum terdiam Berdiri mematung menarik nafas dalam
" Apa mbok , apa Yuni mengeluh sama mbok ?" kata Tri Yang membuat mbok Sumi kaget
" Eh ngak mas, Itu cuma pikiran mbok Kan kasihan mbak Yuni nya mas baru pulang kerja Tapi sudah repot lagi " Kata mbok takut melihat Tri menatapnya
" Ya saya tahu mbok , maaf bila merepotkan kalian " kata Tri merasa bersalah Lalu ke kamar mencari Yuni Dan istrinya itu baru saja selesai mandi Dan sudah berpakaian rapi
" Ade mau kemana ?" kata Tri
" Mau beli jajanan mas" kata Yuni .
" Mas saja , apa yang mau di beli tulis saja di kertas Ade istirahat ya kan baru pulang dari pasar Sekalian mas mau beli rokok juga " Kata Tri memeluk Yuni lalu mencium nya
" Wangi ...." kata Tri
" Mas apaan sih , jangan mulai deh sana mandi dulu mas . Akhtar mana ? "kata Yuni mengurai pelukan Tri
" Lagi di bengkel main sama Rendi " kata Tri mengecup bibir istrinya
__ADS_1
" Aish belum mandi kok cium cium sih Bau kecut mas gih mandi dulu sana " kata Yuni Yang membuat Tri tersenyum
" Ya tapi mas keluar dulu ya " kata Tri mengusap pipi Yuni Yang tahu istrinya pasti lelah Lalu Tri keluar dari kamar untuk belanja .
**********"
Di kantor sampit Sheila dan Yesa mengoda Akhtar sambil menoel noel hidungnya Yang terlihat mengemaskan Karna terlihat imut imut bila tersenyum
" Astaga ayo tar mandi dulu de, nanti kita pulang " kata Rendi
" Eh ..biar gue yang mandiin ya " Kata Yesa menatap Rendi
" Ndak sama om saja tante Biar cowok sama cowok " Kata Akhtar
" Lah ngak apa apa Kam Akhtar juga sering mandi sama bunda toh kalo di rumah " kata Yesa
" Iya kan bundanya Akhtar Kalo tante bukan muhrim Nanti Akhtar malu kalo tante lihat perkutut nya ade "kata Akhtar
" Hahaha..... dih tahu malu segala kan masih kecil " kata Sheila tertawa
" Malu lah Sel ,takut lho pengen nanti " Kata Rendi memainkan alisnya
" Hahaha...... benaran nih " Kata Rendi menantang Yesa
" Cie ....cie om Rendi sama tante Yesa mau pacaran ya ?" Kata Akhtar Sambil mengedipkan matanya Membuat Sheila tertawa sambil memeluk Akhtar gemas Dan mencium kedua belah pipi Akhtar
" Ate geli " Teriak Akhtar terkekeh
" Ih biarin " kata Sheila mengedong Akhtar Yang membawanya ke sofa dan menggelitik nya Hingga tawa bocah itu menggema di seluruh ruangan kantor Yang membuat para staf mengelengkan kepala
" Astaga tuh Sheila kangen banget sama anaknya Tri ngak kesampaian bapaknya anak nya yang jadi sasaran " kata pa Arif mengelengkan kepala
" Biasa padahal Tri ngak keren keren amat dari kita " Kata pa Ilham
" Dia punya body sixpack bro ototnya kuat jelas banyak yang senang Mana tuh badan kaya roti sobek Aku yakin tuh kalo main pasti lebih dari satu kali tuh si Tri . Makanya para gadis terpikat Kan body nya atletis Kalo si Yusuf biasa Ferdi ganteng tapi pendek dan cuek Kalo Tri kan kalem dan romantis Maka nya di gilai para staf keuangan " Kata pa Arif
" Ya kan biasa pa, kalo cowok keren banyak di sukai banyak wanita " kata Rudi ikut duduk santai di ruang tengah
__ADS_1
" Iya tahu ngak kaya kita badan melar ngak berbentuk . Cuma aku heran saja Kok bisa dia jaga tuh badan bisa bagus begitu " Kata pa Arif heran
Rudi terdiam sesaat . Karna benar saja Tri bisa menjaga badanya tetap langsing Dan juga stabil Hingga bentuk tubuhnya tetap berbentuk Padahal Tri kalo makan juga lumayan banyak Tapi badanya tetap . biasa dan stabil Yang membuat teman temannya heran Padahal Tri jarang berolahraga Tapi tetap bisa menjaga badannya
Sedangkan Tri baru saja selesai belanja roti dan cemilan di toko kue Ketika seorang wanita menyapanya
" Tri " Kata wanita itu menyapa Tri
" Sani " kata Tri kaget
" Apa kabar sehat .kan " Kata Sani
" Alhamdulilah sehat , kenapa bisa ada di sini " kata Tri menatap Sani yang terlihat sedikit kurus
" Aku kerja di perkebunan sawit lamandau Tri Apa Yuni ada masih disini " kata Sani menatap Tri
" Iya dia masih disini , bukan nya kau tugas di surabaya " Kata Tri heran
" Ya Tri aku berhenti dari sana Dan aku juga bercerai dari suami ku setelah 9 bulan menikah Aku sudah setahun di sini " kata Sani menjelaskan
" Oh ya , mampir lah ke kontrakan kami Kalo punya waktu luang " kata Tri
" Sekarang boleh kok Tri , kebetulan aku menginap di kantor kami Karna harus mengurus berkas " kata Sani
" Ya sudah ikut saja kerumah , pasti Yuni senang kok" kata Tri
" Ya boleh kok Tri , kalo begitu tunggu sebentar ya " Kata Sani Yang ingin membeli buah di dekat toko roti Untuk oleh oleh Yuni .
" Ya aku tunggu "kata Tri Yang menunggu
Sani belanja Namun ketika Tri sedang menunggu seorang pria mendekati Tri
" Oh jadi ini ya selingkuhan si Sani Kamu kan yang bikin Sani minggat meninggalkan suaminya " Kata pria itu menatap Tri tajam
Yang membuat Tri kaget Lalu membalas menatap pria itu tajam Karna sudah mengatakan dirinya berselingkuh
" Apa maksud bapak menuduh saya begitu " kata Tri
__ADS_1
" Ck .... mengaku saja mas , pantas kalo istri mas meninggal kan karna tahu anda berselingkuh Dan nyatanya benar saja Bahkan anda berselingkuh lagi dengan wanita lain " kata pria itu
" Berselingkuh......!!! Hei apaan siapa lho " kata Sani kesal pada pria itu