
Tri pun lalu membawa Yuni masuk kamar Dan menatap wajah istri nya
" Ayo cerita ada apa ?" kata Tri Yang ingin Yuni berbagi cerita padanya
" Mahluk itu dia lewat lagi mas " kata Yuni
" Ya sudah .... jangan jauh jauh dari mas ya " Kata Tri Lalu memeluk istrinya itu Bukan hal aneh lagi bagi Tri Bila Yuni melihat mahluk alam lain Dan Tri juga tak merasa terganggu dengan hal itu Karna ia bisa mengerti Kalau istrinya punya kelebihan tersendiri
" Tadi ngasih apa aja buat mbok " kata Tri membelai rambut Yuni Agar pikiran istrinya itu teralihkan
" Ada deh , kok mas kepo " kata Yuni mendongak menatap Tri yang membuat Tri mencium bibir nya
" Hahaha..... kan mas hanya ingin tahu saja Kali aja ada yang spesial " kata Tri mengusap pipi Yuni
" Kan mas bisa tanya mbok " Kata Yuni tersenyum
" Ya nanti mas tanyakan " kata Tri tersenyum Lalu menoleh pada ponsel Yuni yang bergetar
Drt .....drt......drt......
" Siapa ?" kata Tri
" Ferdi " kata Yuni menatap Tri
" Angkat dan speaker " kata Tri
Yuni pun menatap Tri sejenak lalu mengangkat ponselnya
" Ya Fer ada apa ?" kata Yuni
" Apa kau bertemu Tri di jakarta . Apa kalian menikah Apa kau berbohong pada ku Yun. Kau sengaja kan berhenti dari sini untuk lari Tapi kenapa harus Tri " kata Ferdi .Yang membuat Yuni menatap Tri Dan Tri mengangguk kan kepalanya Agar Yuni bicara
" Maaf Fer aku tidak tahu maksud mu " kata Yuni
" Jangan naif Yun , kau menolak ku juga yang lain nya Tapi kenapa Tri bisa kau beri kesempatan " kata Ferdi tak terima
" Ada alasan yang tak bisa aku jelaskan pada mu Fer. Mungkin kau bisa bertanya sendiri nanti padanya. Ya aku memang menikah dengan Tri " jelas Yuni
" Kau gila ya Yun, dia teman ku kau mempermainkan ku " Kata Ferdi yang terdengar dengan suara bergetar
" Maaf Fer, aku tak sengaja menikah dengan Tri dan mungkin itu jodoh ku " Tak mungkin aku memutar waktu untuk bisa ..... " kata Yuni
" Kau wanita iblis mempermainkan perasaan ku Yun, aku tulus pada mu Aku sangat mencintai mu..Dan berusaha berubah Tapi ternyata kau hanya menipu ku " kata Ferdi
__ADS_1
" Tapi aku tak memberimu janji Fer , aku juga tak ada janji dengan Tri Kami menikah tanpa di sengaja kami ..... " kata Yuni bingung menatap Tri
Tri pun langsung mengambil ponsel Yuni " Ini aku Fer , kita bicara nanti Bila aku sudah di sampit secara baik baik dan antar laki laki Tak perlu membahas yang sudah lewat " Kata Tri
" Ok aku tunggu " Kata Ferdi Yang langsung menutup ponselnya
Tri menatap Yuni Lalu duduk di sisi tempat tidur
" Mas...... jangan di ladeni " kata Yuni
" Ade ngak usah khawatir itu urusan laki laki . Ade fokus saja pada pekerjaan ade " Kata Tri Tak ingin Yuni khawatir Karna urusan percintaan basi Karna ia tahu Seperti apa Ferdi temannya itu
" Tapi mas ..... " kata Yuni
" Jangan khawatir mas akan baik baik saja " kata Tri menarik tubuh Yuni dalam pelukan nya Dan mencium pucuk rambut Yuni takut Yuni pergi
" Aku tak akan membiarkan orang lain menyentuh mu Karna kau milik ku " bathin Tri Yang tak akan diam saja Bila ada yang akan mengusik rumah tangga nya Karna ia seorang laki kaki .Karna cepat atau lambat semua orang juga akan tahu Dan Tri sudah siap dengan apa pun Termasuk omongan orang padanya
**********
Sedang kan di camp Ferdi gelisah tak bisa tidur Karna ada perkataan Yuni yang membuat nya penasaran .
" Bang kok ngak tidur " kata Adi
" Main game bang biar ngak bete " kata Adi asyik dengan ponsel nya
" Apa kau tahu Tri sudah menikah di " kata Ferdi bertanya
" Sudah lama kan bang , tapi Adi ngak tahu mas Tri nikah sama siapa Karna dia tak pernah menyebutkan nama nya Yang ku tahu . Mas Tri cuma manggil ade gitu bang " kata Adi
" Kapan kau dengar itu " kata Ferdi
" Waktu kita pulang dari batulicin Kan mas Tri beli kue mahal untuk istrinya bang Tapi ngak tahu istrinya di mana " kata Adi bercerita .
" Istrinya Tri itu Yuni " kata Ferdi lirih
" Hah......mba Yuni ..!!! Mba Yuni yang staf keuangan itu bang .Masa sih bang Wah hebat mas Tri bisa nikahi mba Yuni " kata Adi Yang membuat Ferdi mendelik kan matanya
" Eh .... maaf bang Adi ngak tahu kalo mba Yuni dulu pacar abang " Kata Adi nyengir Karna Adi tidak tahu kalo Yuni dulu juga di sukai oleh Ferdi
" Mhem....... lagi ngapain kok pada belum tidur ?" kata Pardi
" Itu cerita mba Yuni " kata Adi
__ADS_1
" Kenapa sama mba Yuni memangnya " kata Pardi Yang juga belum ngatuk
" Lah kamu ngak tahu par Yuni itu istri Tri " kata Ferdi
" Apa.......!!! Istri Tri ah jangan bercanda Fer kok kita ngak tahu Siapa yang bikin gosip Mba Yuni nikah sama mas Tri " kata Pardi
" Aku sudah tanya Yuni nya langsung Par , juga bicara sama Tri . Walau laporan nya belum sampai Tapi aku yakin nanti pasti Tri tetap kan laporan ke kantor " kata Ferdi
" Astaga.....wah gosip hot ini pasti heboh besok nih Kan Tri yang menang " kata Pardi melirik Ferdi
" Hah ........ menang apa mas " kata Adi
" Menangi hati mba Yuni , Kan dulu dia jadi rebutan di sini ngak kaya Lala pacar lho tuh " kata Pardi
" Ih amit amit siap juga yang mau jadi pacar nya si Lala mas. Tuh bang Ferdi aja tuh Yang jadi pacar nya "Kata Adi
" Ck.....buat apa aku macari ulat keket begitu .Bisa bisa aku gatal gatal " Kata Ferdi Yang membuat Pardi tergelak
" Hahaha...... wah pelecehan bang Biasa nya juga boncengan berdua sama mba Lala ke sampit pake bilang ngak doyan Tapi di belakang ada main kan " kata Adi menyindir
" Hus........ ngomong kok sembarangan sudah ayo tidur ini sudah malam " Kata Pardi Yang merebahkan tubuhnya di kasur Karna Febri sudah tidur lebih dulu bersama Yusuf Dan dua mekanik baru Yang tidur di kamar Tri
Di kamar Tri Yuni sudah tertidur pulas Sedang kan Tri belum sedikit pun mengantuk Tri hanya diam menatap wajah cantik polos istrinya itu. Sambil sesekali mengelus pelan anak rambut yang jatuh di kening nya.
Lalu Tri menarik selimut nya Dan menutupi tubuh Yuni Dan beranjak dari ranjang untuk keluar dari kamar
" Tri belum tidur " kata mbok Yang baru mengambil air putih dari dapur
" Belum mbok , oh ya mbok di kasih apa sama ade " kata Tri yang ikut masuk ke kamar mbok
" Kepo juga le, kok kaya mba yu mu Apa bojo mu ora cerita " kata mbok menatap wajah Tri yang duduk di kursi meja rias Dan mbok naik ketempat tidur
" Ngak mbok , kan dia beli oleh oleh sendiri makanya Tri ngak tahu dia datang kesini duluan " kata Tri
" Dia ngasih kalung sama cincin le, iki ...." kata mbok yang membuka laci meja rias Dan mbok mengambil kotak perhiasan dan lalu membukanya Ada kalung satu set dengan cincin juga anting nya di dalam tempat itu
Membuat mata Tri mendelik Padahal ia belum sempat membelikan hadiah emas untuk sang istri . Tapi Yuni sudah memberi hadiah untuk mbok nya Bahkan perhiasan emas .
" Yo wis di simpan mbok saja Jangan sampai hilang " kata Tri
" Iya le, itu mas asli pasti mahal " kata mbok
" Ya mbok " kata Tri Yang berdiri ingin keluar kamar dan....
__ADS_1
" Mas Tri ........." ..teriak Yuni dari kamar Yang membuat Tri kaget dan bergegas lari kekamarnya .