
Yusuf yang melihat Ferdi diam hanya tersenyum sambil menyanyikan salah lagu dewa cemburu Sambil bersiul merdu
" Ingin ku bunuh pacarmu saat dia memeluk tubuh indah mu........ " nyanyi Yusuf menyindir Ferdi
" Prank........" Ferdi pun membanting tang kedalam kotak oli
" Ih kenapa Fer " kata Tri
" Ngak tuh licin " kata Ferdi cuek merasa tersindir
" Hahaha....... kenapa Fer, galau lho ya santai bro , Masih ada seribu cara menuju roma " kata Yusuf cuek
" Sok tahu lho suf , kaya pernah ke roma saja " kata Ferdi yang terlihat kesal Karna entah kenapa hatinya tak nyaman
" Ck ...... belagu lho Fer , lho aja ngak pernah gaya " kata Yusuf membalas
" Hus....... dah kerja malah ribut " kata Tri yang tak mau mendengar keributan Karna ia tahu Ferdi gampang emosi .
" Sorry bro , cuma bercanda biar ngak bete bete amat " kata Yusuf santai
" Bukan nya malah menyulut emosi suf karna candaan lho " kata Tri
" Iya juga ya, ada orang yang lagi sensitif. mungkin datang bulan " kata Yusuf tertawa
" Ngak usah banyak polah lho suf , nanti kalo lho ngerasain juga baru tahu rasanya " kata Ferdi dengan wajah masam
Sedangkan Tri cuek saja dengan temannya itu .Karna malas menangapi nya Yang takut tersulut emosi sesaat . Toh yang di ributkan saja cuek bebek Tanpa perduli pada orang yang mencari perhatian .
************
Malam nya sehabis isya Yuni duduk berzikir .Sambil mengingat kejadian yang dialaminya tadi malam .Lalu mencari cincin merah delima yang kemaren sempat ia pakai .
" Astaga kenapa ada disitu " kata Yuni mengambil cincin milik hantu Alam Hadiah tanda terimakasih nya .Dan memasukan nya celana panjang nya
Yuni yang biasa memakai celana panjang Tak aneh bila kemana mana ia pergi dengan celana . Karna Yuni tak membawa satu pun rok. Bahkan ke pasar pun ia membeli celana .Agar aman Kecuali bila ia kembali kejakarta .
Mungkin ia akan memakai rok .Karna selama di camp ia ingin praktis tanpa ribet Dan lagi lebih nyaman Karna memakai celana .Lebih mudah naik motor
Cukup lama ia berzikir Dan tiba tiba suara ketukan terdengar di jendela Yuni
Yuni yang kaget pun pelan pelan Membuka pintu kamarnya Dan lalu masuk kekamar Moko Yang sedang asyik ngobrol .
" Ada apa " kata Aris .
__ADS_1
Yuni pun menaruh telunjuknya di mulut lalu berbisik pelan pada Aris
" Ada yang mengetuk jendela ku " kata Yuni .
Aris dan Moko pun saling pandang Lalu keempat pria itu pun lalu berjalan pelan kekamar Yuni sambil mengendap endap Dan Yuni mengikuti para pria itu dari belakang Sambil memegang ujung kaos Aris
Tok.....tok......tok .....
Tok....tok......tok.......
Masih terdengar ketukan itu dari luar Membuat Seto lalu membuka jendela dan ......
" Aaaa..........." teriak Seto menutup jendela lagi dan menguncinya Karna melihat mahluk berbulu . Dan Andre serta pa Tyiur pun ikut kaget .
Moko yang sempat melihat hantu itu Langsung menarik tangan Yuni kekamar Andre .Dan lalu masuk sambil menutup . pintu kamar
" Woi..... ngapain kita juga ?" kata Andre Yang mendorong pintu . Lalu semua nya masuk ke kamar pa Tyiur dan duduk anteng setelah mengunci pintu kamar
" Sini kamu Yun " kata Andre yang langsung menyelimuti Yuni Dan menyuruh Yuni rebahan Dan juga menutupinya dengan selimut Hanya meninggalkan mata Yuni yang terlihat Sedangkan badanya semua sudah di tutupi selimut Andre dan pa Tyiur
" Dia kan ngak bisa mencium baumu Yun " bisik Andre .
" Hah ......." kata Yuni
Lama mereka terdiam Dan terdengar suara seseorang memanggil .
" Tyiur dre.... buka pintunya ?" teriak seseorang dari luar
" Pa Fauzi " kata Aris lalu bergegas membuka pintu dan menuju pintu utama mess Dan benar saja ketika pintu terbuka
" Astaga lama banget sih ris , ngapain aja sih di dalam " kata pa Fauzi masuk Selaku pengawas mereka yang menjabat manajer operasional
" Maaf pa kami ngak tahu bapak datang " kata Aris cepat cepat menutup pintu . Dan membuat Umar dan Seto keluar juga Moko .
Sedangkan pa Fauzi membuka pintu kamarnya yang terkunci persis di sebelah kamar Yuni. Lalu masuk karna lelah .
Sedangkan Aris bergegas masuk kekamar mereka berempat . Karna Andre dan pa Tyiur menyuruh mereka untuk tidur .
Pa Fauzi yang lelah pun lalu berbaring di kasur busanya. Dan memejam kan mata nya . Namun tiba tiba ada seseorang yang mengelus pahanya
" Tyiur tidur sudah malam " kata pa Fauzi .Yang memang biasa tidur dengan Pa Tyiur
Namun ngak ada sahutan Hanya ia merasakan pahanya di gerayangi seseorang Dan ketika berbalik Pa Fauzi pun kaget .
__ADS_1
" Tyiur .........." teriak pa Fauzi membuat nya semua orang langsung bangun menuju pintu lalu lari kekamar Aris
" Pa Tyiur dan Andre juga Yuni tak bersuara Hanya diam saling pandang .
Sedang pa Fauzi kaget ketika sosok itu hilang membuat Aris dan Umar saling pandang Ketika melihat Fauzi memakai
celana pendek tanpa baju kaos berdiri di depan kamar .
" Ayo ris temani " kata pa Fauzi yang lalu menarik tangan Aris dan masuk kekamarnya .
" Emang ada apa pa ?" kata Aris pura pura tidak tahu
" Ngak tahu , tadi aku pikir pa Tyiur . Teryata bukan kok dia ngak ada " kata pa Fauzi takut .
" Pa Tyiur sudah tidur dari tadi pa, Ayo kita tidur pa biar kan saja Kalo ada yang ketuk ketuk pintu " kata Aris
" Ya ayo tidur " kata pa Fauzi .Lalu ia pun berbaring bersama Aris . Dan Aris pun lalu ikut terlelap .
Malam pun semakin larut , suara burung hantu terdengar nyaring dari dalam hutan Yuni yang terpejam hanya diam Namun ia masih belum tidur Karna terganggu .
Tok......tok.....tok.......
Terdengar kembali pintu di ketuk Yang membuat Yuni meringkuk .Karna Yuni bersembunyi di balik selimut .Dan tak lama setelah itu Tak ada ketukan lagi .Yuni pun terlelap sampai subuh.
Ayam jantan pun berkokok nyaring saling bersautan Dan Yuni mendengar sayup sayup suara geraman dari luar Yang membuatnya menutup kepalanya hingga tak terlihat
Sedangkan sosok hitam itu berjalan mengelilingi mess staf mencari Yuni Karna tak ada bau gadis itu dimanapun Karna memang bau Yuni di samarkan dengan bau selimut Andre. Yang menutupi nya dengan selimut Dan pa Tyiur menarik selimut sarung nya Karna malas bangun dan begitu juga Andre
Sedang kan mahluk itu masih berdiri menunggu Yuni keluar mess Karna sudah dua malam ini ia tak melihat gadis itu.
Tri yang bangun subuh pun kaget ketika keluar.. Lalu kembali masuk ketika sosok berbulu itu belum melihatnya
Karna Tri juga takut di cakar mahluk buas itu Yang sempat mencakar Ferdi Karna Tri sempat melihat tubuh Ferdi penuh luka cakar Yang membuatnya bernyali ciut untuk menantang hantu berbulu itu.
" Hi.....seram" kata Tri berdiri di belakang pintu masuk
" Ada apa sih Tri " kata Ferdi
" Ada hantu berbulu yang mencakar mu kemaren " kata Tri yang membuat Ferdi kaget Dan lalu menatap Tri penuh selidik Lalu mengintip lewat lubang begitu juga Yusuf yang ikutan mau mandi
" Hi...... ngapain dia situ " kata Ferdi
" Mungkin lagi menunggu Yuni keluar " kata Tri menatap Ferdi
__ADS_1
" Nauzubillah gila ya tuh mahluk aneh " kata Ferdi Yang lalu kedapur untuk duduk di meja makan .Dan Ferdi hanya duduk dengan diam Tak bersuara sedikit pun Menunggu hantu itu pergi dari