Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 274


__ADS_3

Sedangkan di kamar Tri masih asyik memeluk Yuni sambil bercerita Saat ia masih bekerja di papua Sampai Yuni mengantuk dan tertidur


" Alah .....de de tidur rupanya .." kata Tri mencium pipi Yuni Lalu menyelimuti dirinya dan tubuh Yuni .


Drt.......drt .....drt.......


"' Astaga siapa yang nelpon " Kata Tri meraih ponsel nya dan melihat nama Ariesta


" Ya assalamualaikum ta " kata Tri


" Walaikum salam Tri aku ikut pulang besok ya nebeng .Kang Ali sama kang Sapto ikut mobil perusahaan dan ngak muat Tadi Beni baru datang " kata Ariesta dari losmen


" Ya boleh trus lho dimana sekarang ?" kata Tri


" Masih di losmen ." kata Ariesta


" Ya sudah lho santai saja , besok gue jemput sepulang dari bandara " Kata Tri


" Ok siap kang, salam buat bini kita ya Apa dia sudah tidur " kata Ariesta terkekeh


" Sialan lho enak saja join bini , lho nyari sendiri sana !! " Kata Tri sewot


" Belum move on bro masih nunggu lho koit " kata Ariesta bercanda


" Enak saja gue sudah koit ta, tapi bangkit dari kubur Tak percaya tanya Sandi " kata Tri tertawa


" Masa sih bukannya itu bini kita, mana bisa lho bangkit dari kubur kan lho ngak punya ilmu Kalo Yuni gue percaya bro sudah ada buktinya Para hantu tanpa kepala " kata Ariesta


" Ish ...... ngak percaya ya sudah " kata Tri terkekeh Karna benar kata Ariesta ia tak mungkin bisa menyaingi istrinya Yang sudah terbiasa hilang dan datang dengan para hantu. Seperti raib tak berbekas Dan ketika Danang dan Ferdi dulu mengusiknya Yuni santai santai saja Karna di jaga para hantu yang slalu setia mengikutinya Bahkan sekarang saja mereka di kawal hantu dan kunti Yang di ceritakan Akhtar padanya


"' Tri lagi ngapain ? Apa lho lagi kikuk kikuk " kata Ariesta tertawa


" Pikiran lho ngak usah kotor bro Kalo kepengen nanti ngak punya lawan Kalo gue kan tinggal tancap gas " Kata Tri .

__ADS_1


" Hadeh .... siapa yang berpikiran kotor gue hanya mengira ngira saja tuh lho bikin anak harus nya mirip gue " kata Ariesta tertawa


" Mirip lho dari hongkong . Mana ada gue yang buat kok nyetak bisa mirip lho Ngak ada rumusnya ta" kata Tri terkekeh .


" Bisa lah kan gue ikut tanam saham " kata Ariesta tertawa


" Kurang ajar lho , brani tanam saham di lahan gue Gue uber lho ta sampai ke neraka " Kata Tri kesal


" Hahaha......emosi ni ya becanda ni bro , oh ya kemaren Ferdi nelpon gue Dia bilang bini lho mirip Yuni banget Apa dia belum tahu masalah Yuni bangkit atau Yusuf ngak cerita " kata Ariesta


" Ngak hanya mbok Adi dan yusuf yang tahu ta. Biar kan mereka bertanya tanya juga penasaran Mereka kan ingin tahu banget Makanya gue simpan rapat biar dunia di camp ngak heboh " Kata Tri yang tak ingin membuka masalah lama


Cukup lama mereka ngobrol Setelah merasa cukup Tri pun tidur sambil memeluk Yuni dan mengecup kening istrinya itu .


" Mas janji de, tak akan membiarkan ada orang lagi mengusik mu " Kata Tri Yang kini menang telak mengalahkan semua pesaingnya orang orang yang menyukai istrinya Sambil Tri memejamkan matanya untuk bermimpi indah


************


Paginya setelah sarapan Yuni dan Tri bersiap siap mengantar mbok dan Arga ke bandara . Sedangkan ibu tidak ikut Karna ada takziah tetangga sebrang


" Kekasihmu de, dia baru akan berangkat bulan depan ke Nunukan Karna mereka bantu bantu dulu di lamandau besok " kata Tri


" Hah ..... di lamandau buka lahan lagi mas Apa yang kemaren belum habis ?" kata Yuni


" Kemaren belum ada pembebasan lahan Karna masyarakat setempat belum mau nego jadi mereka masih berunding Kalo sekarang sudah deal Karna mereka butuh uang " Kata Tri lagi


" Ya syukurlah berarti alat berat semua pulang ?" kata Yuni


" Ya tadi malam Beni Ardi dan Anton yang mengawal mereka " kata Tri


" Wah ....reuni dong mas bisa kumpul sama para kepala mekanik Apa mereka tahu berita heboh mas kemaren " kata Yuni terkekeh


" Belum hanya mereka bertiga saja yang tahu Aku yakin Beni dan Anton pasti ikut kaget " Kata Tri yang lama tak bertemu dengan kedua temannya itu Dan untungnya kemaren ia sudah bertemu Rusli di kantor sampit

__ADS_1


" Tri sudah semua nak , Ayo pamit ke bude nya Yuni " kata mbok berteriak


" Ya mbok " kata Tri yang sudah merapikan koper dan oleh oleh Yang akan di bawa mbok dan mas Arga


Sedangkan para hantu sedang duduk di dekat dapur sambil sarapan pagi .Hantu cewek gaul itu merasa heran Kenapa mereka bisa bicara dengan Yuni dan anak nya


" Kenapa mba Yuni memberi makan kalian Apa dia penganut pesugihan Kaya hantu dan setan teman ku " kata hantu cewek baru itu


" Apa kau hantu peliharaan ?" kata om jon bertanya balik


" Ngak aku mati di cekik kekasih ku Karna dia sakau "kata hantu itu bercerita


" Hi........ mendelik dong matinya " kata Kunti melotot kan matanya


" Nggak .... kan cuma lidahku yang terjulur Trus aku mati Tapi setelah itu kekasih ku juga mati karna aku takuti dia mati di tabrak mobil pas aku kejar kejar " Kata hantu itu .


" Hi........rupanya dia hantu jahat cil Masa dia balas dendam sama kekasihnya" kata Kunti bergidik ngeri Karna mendengar hantu itu mengejar kekasihnya sampai mati di tabrak mobil


" Ya biarkan saja , kan dosa nya di tangung dia sendiri " Kata hantu bocil Yang makan dengan lahap ikan panggang buatan ibu Yuni Yang membuat hantu bocil senang dan minta nambah


Hantu om jon hanya diam menatap hantu baru itu Yang mengikutinya dari mall kemaren Karna ingin punya teman


" Kami akan pulang , jadi pulang lah kerumah mu " kata hantu bocil


" Aku tak punya rumah , boleh kan aku ikut kalian " Kata hantu itu menanyakan ketiga hantu itu Yang saling pandang Satu sama lain Karna tak mungkin bisa mengajak hantu lain tanpa bicara dulu dengan Yuni . Karna mereka ikut untuk mengawal saja Bukan untuk membawa hantu baru


" Kami ngak bisa janji Karna harus izin dulu pada tuan kami Karna kami datang kesini ikut jalan jalan saja Bukan untuk membawa hantu lain pulang ke rumah kami " kata hantu bocil sambil melirik hantu om jon .Yang diam tak bicara apapun .


" Ba........." Kata Akhtar mengagetkan mereka .


" Astaga tar, kami ngak kaget " kata Kunti


" Hehehe.......eh bukan nya dia hantu yang di mall kemaren Kenapa ada disini .?" kata Akhtar terkekeh

__ADS_1


" Astaga , apa anak ini bisa melihat kita " kata hantu cewek itu bersembunyi di belakang punggung om jon Yang membuat Kunti tertawa


__ADS_2