
Pa Taif hanya diam dan lalu duduk Sambil membaca sesuatu komat kamit Entah apa yang ia baca Hanya dia yang tahu Sedangkan Kentung Tri dan Ferdi
Hanya memperhatikan apa yang di lakukan pa Taif
Dan tak lama pa Taif pun mengusap pungung Danang Dan menepuk nepuk punggung nya tiga kali ..
Hoek.....hoek....hoek ......
Danang pun muntah darah yang menghitam cukup banyak lalu terdiam Dan tak lama ia pun muntah lagi
Hoek.......
" Cukup ...... duduk lah atur nafas mu" kata pa Taif mengeluar kan daun sirih
" Kunyah dan telan Supaya kau tak luka dalam " kata pa Taif .Dan Danang pun melakukan nya
" Bagaimana pa , apa dia bisa sembuh ." kata mas Kentung
" Ya asal dia minta maaf pada wanita itu !!" kata pa Taif
" Hah ......minta maaf pa, apa ngak salah kan dia kan tidak tahu apa apa " kata Danang kaget
" Hahaha.......kau salah nak, Dia tahu kau pelakunya Dia bersikap biasa saja Kau terkejut kan , kenapa kau melakukan nya Apa kau pikir dia tidak tahu . Sedangkan dia sudah tahu." kata pa Taif mengeleng
" Tidak mungkin , bagaimana dia bisa tahu " kata Danang yang mengira Yuni hanya menyindirnya saja kemaren Tapi ternyata gadis itu ternyata memang sudah tahu
" Lalu dia harus ngapain lagi pa ?" kata mas Kentung menatap Danang
" Cuma itu saja nak, dan jangan mengulanginya lagi Kau bukan tandingan nya " kata Pa Taif yang bisa melihat gadis itu bukan dari orang biasa Dan raut wajahnya bisa terbaca jelas Walau gadis itu terlihat tenang bersikap biasa
" Tapi pa, kenapa bisa berbalik " kata Danang merasa bersalah pada Pa Taif Karna sudah menyuruh orang Membunuh anak anjing pa Taif untuk menakuti Yuni
" Kau tak bisa menyentuh nya Dia sejak lahir sudah punya penjaga dari tuhan Jadi kau tak bisa menyentuhnya Dan secara langsung itu akan berbalik padamu nak ..Jangan di ulang Karna bisa membahayakan dirimu sendiri " kata pa Taif menasehati Danang
" Ya pa trimakasih sudah menolongku Maaf bila merepotkan bapak Dan juga berbuat salah pada bapak " kata Danang
" Sudah ngak apa apa, saya bisa maklum jiwa anak muda sekarang . Yang lagi labil dan ingin tahu . Karna sudah biasa kan kalian mencari tantangan Namun tetap hati hati Karna bisa kualat . Untung kau melakukan nya pada orang baik Kalo dia orang jahat .pasti dia akan membalas mu Dan bapak yakin kau tak akan selamat " kata pa Taif membuang nafas kasar .
" Ya pa, maaf teman kami ini memang ceroboh Trimakasih sudah di bantu " kata Kentung mengeluarkan amplop Dan memberikan nya pada pa Taif
" Ngak usah nak, saya iklas menolong nya " kata Pa Taif
" Terima saja pa, anggap saja untuk menebus kesalahan saya Yang sudah ......" Kata Danang Yang langsung terdiam
__ADS_1
" Baiklah kalo kalian memaksa , ya sudah bapak pergi dulu " kata Pa Taif yang menerima amplop itu Lalu pulang di antar oleh mas Kentung sampai depan mess karyawan Dan kentung kembali lagi bersama Azam dan Yusuf
" Siapa dia nang ?" kata mas Kentung Yang penasaran pada gadis itu .
" Mas Kentung kan sudah mengenal nya mas " kata Ferdi
" Hah......masa iya ? Apa janda bohay yang biasa kamu temui itu nang " kata Kentung memastikan
" Jadi benaran kamu pacaran sama janda
nang ?" kata Yusuf kaget Yang membuat Azam ikutan kaget Tapi tidak bagi Tri dan Ferdi Yang sudah tahu dari Ariesta
" Bukan suf " kata Tri
" Hah ....kamu kenal gadisnya nya Tri , wah parah lho nang sampe nekat gitu Secantik apa sih dia ?" kata Kentung penasaran
Tri dan Ferdi hanya diam Karna mereka
Sudah tahu siapa gadis itu .Dan lalu mereka kembali kebengkel untuk bekerja Karna semua nya sudah selesai .
Disisi lain Yuni asyik duduk di pinggir hutan sedang melihat pepohonan Dan mencari beberapa obat untuk luka dan penyakit luar
" Woi ..... Kok melamun !! Jangan melamun di hutan nanti kesambet " kata Andre
" Itu sudah masuk wilayah perlindungan WWF yun ,mereka di lindungi " kata Umar yang ikut mendekati Yuni .
" Baguslah berarti kancil di belakang mess itu .Bisa dilepas disana ya mas " kata Yuni menatap Andre
" Heh ... ngak di potong aja buat sop , kan kamu janji mau bikin sop .Kalo sudah gemuk Biar tahu rasanya makan daging kancil Kan seumur umur baru disini Aku makan rusa dan kancil yun Nyatanya enak juga ya " Andre
" Masa sih mas, aku sudah sering dulu waktu kecil Kakek suka berburu rusa Bahkan ada yang sampai bertanduk delapan " kata Yuni
" Wah ..... Pantasan kamu pintar kaya kancil dan rusa yun banyak akal ." kata Andre terkekeh
" Emang kakek mu masih hidup Yun " kata Umar
" Masih umurnya 90 tahun dan masih gagah Beliau pensiunan Veteran jaman dulu Karna mereka pejuang " cerita Yuni .
" Wah hebat .... orang jaman dulu kan sakti sakti ya yun. Ngak kaya jaman sekarang " kata Umar
" Iya kita kan generasi anak micin otaknya sudah tercemar Orang dulu mana ada makanan instan kaya kita . Mereka alami ngak pake micin ." kata Yuni .
" Kok tahu ?" kata Andre
__ADS_1
" Iya orang kakek ku hanya makan ikan di panggang sama di bakar atau di pepes Paling hebat di goreng biasa hanya pake garam dan rempah rempah dapur mana ada micin " kata Yuni Yang merasakan masakan kota dan desa berbeda Karna terbiasa sejak kecil makan yang alami tanpa pengawet makanan " kata Yuni
" Iya benar mbah ku juga begitu Makanan nya alami yun .Pantas kita ngak berumur panjang Karna makanan kita semua pake pengawet dan lagi jaman sekarang banyak jenis penyakitnya Orang dulu meninggal karna sudah tua itu pasti Kalo jaman sekarang karna kena penyakit macam macam Tuh kaya si Danang bikin penyakit sendiri kan ." kata Umar .
" Hahaha ..... Itu mah penyakit gila mar, salah sendiri dekati janda Siapa suruh begitu Eh ...giliran minta di kawin ngak mau dia nya " kata Andre
" Hah..... masa iya mas , kok bisa sih Kan sama sama suka mereka " kata Yuni
" Dih.....mana ada , kan perempuan juga nyari duit Emang makan gratis " kata Umar menimpali
" Yah itu mah sama saja bohong " kata Andre
" Woi..... Jangan ngobrol doang kerja " teriak Robin
" Iri bilang bang .... Kita sudah kelar lho tuh yang kerja !!! Kita pengawas " kata Andre terkekeh
" Asem curang bukan nya bantuin mas Andre malah mantau doang " omel Robin sambil mengukur kedalam tanah bersama Aris
" Lah....emang kerja nya begitu kok mas Robin yang sewot sih .Santai mas belanda masih jauh Kita ngak bakal tamat disini " kata Aris
" Tapi kan lapar ris tadi ngak bawa bekal " kata Robin
" Siapa bilang ngak bawa bekal Tuh sana tukang masak lagi ngeceng ." Kata Seto melihat para karyawan dari dalam hutan datang Membawa makanan
Untuk makan siang mereka
" Woi makan siang " kata Febri
" Iya sebentar kita lagi tes " Teriak Aris
Tak lama motor trail pun datang meraung di jalan setapak Dan terlihat Tri datang bersama Yusuf
" Woi.....Tri ..ngapain kesini .?" kata Ariesta
" Antar makanan buat kekasih mu nih ." Kata Tri santai membawa kantong plastik berisi nasi bungkus
" Telat sudah kita siapin noh " kata Ariesta Yang melambaikan tangan nya pada Yuni Dan Yuni pun berjalan bersama Andre dan Umar menuju tenda Untuk makan siang .
" Ssh.........." desis se ekor ular mendekati Yuni
" Aaaa.............ular .....kadut " Teriak Yuni kaget
" Hahaha .......dasar penakut " gelak Andre Yang melihat Yuni lari terbirit birit memeluk Tri .
__ADS_1
" Mhem........ Mhem.......