
Tri merasa senang bisa memeluk istrinya Ketika Tri main ke kamar Yuni Dan Sani ngobrol dengan Yusuf berdua di teras sambil menghitung bintang di langit
" Mas kangen, kenapa ngak bilang mau kesini kan bisa mas jemput " kata Tri
" Ade ngak mau menarik perhatian orang mas, kan ade lagi tugas " kata Yuni .
" Ya , tapi kok ade bisa jadi pengawas lapangan " kata Tri
" Ya mas , karna staf pengawasnya ngak mau kesini Dan kita bertukar posisi Tapi ade enjoy saja kok mas Yang penting kan ade bisa ketemu mas. Ngak masalah jadi pengawas Yang penting gajian Lagian bisa mengistirahatkan otak menghitung duit orang banyak . Masa ade cuma menghitung duit orang Ngak merasakan duitnya " kata Yuni terkekeh
" Hehehe.... ya ade benar paling tidak mas bisa meluk ade begini tiap minggu Walau cuma sekali seminggu ngak masalah " Kata Tri mencium pipi Yuni dan ******* bibir nya pelan Karna sekarang rindu nya bisa tersalurkan pada si pemilik hati nya
Malam semakin larut Ketika kedua nya larut dalam pergumulan panas Karna dua minggu mereka tak bertemu Dan Sani sudah masuk ke kamarnya sendiri Begitu juga Yusuf Yang membiarkan Tri bahagia di malam minggu
" Trimakasih ade sudah datang kesini " kata Tri berbaring di sisi kanan Yuni setelah pelepasan . Dan Yuni menutup badannya dengan selimut
" Sama sama mas , ade juga kangen sama mas " Kata Yuni menyusupkan kepalanya di dada Tri karna merasa kan manis nya cinta mereka .
" Ya , tapi hati hati bekerja di kebun yang sepi " kata Tri khawatir
" Ya mas " kata Yuni memeluk erat tubuh Tri Karna ia bisa tidur tenang malam ini .Dalam dekapan suaminya
Sedangkan di sisi lain Ferdi dan Adi duduk santai Sambil nonton tv di ruang tengah Dan bertanya pada mas kentung Kemana Yusuf dan Tri pergi malam minggu
" Mereka bekerja di lamandau tugas disana karna dapat perintah dari kantor Untuk peminjaman mekanik untuk memperbaiki truk yang mogok " kata Mas kentung
" Pantasan ngak pulang pasti mereka Lagi nyari gebetan disana " kata Adi
" Ya biarkan saja , lagian kalo di bengkel Yang ngak ada cewek Paling juga ****** truk " kata Ferdi
" Mending mas ****** Truk dari pada ****** hantu hayo pilih mana ?" kata Adi tertawa
" Hi...... jangan cerita itu deh ,merinding bulu kudu gue" kata Ferdi
__ADS_1
" Sama Fer, tapi mending sekarang sudah berkurang hantunya, dulu waktu pertama masih banyak penampakan nya " kata mas Kentung
" Hi.... kok bis ya mas , padahal kita ngak niat ingin ketemu mereka." kata Adi
" Ya sama di , mereka juga ngak mau ketemu kita Kecuali pas kebetulan ketemu dan nakutin kita. Mereka biasa nya berteman sama setan jahat atau siluman " kata Ferdi
" Masa bang, tahu dari mana Kan sama saja tetap hantu bang Seperti manusia juga ada yang baik dan yang jahat Maka nya kenapa di ciptakan neraka dan Surga biar ngak bingung bang mau jahat nyebur sekalian saja ke neraka Lagian jaman sekarang maling uang rakyat ngak dipenjara Giliran rakyat maling ayam di penjara Makanya moral manusia nya di mana ?" kata Adi
" Iya nama nya juga manusia di tergantung hatinya Kalo baik ya baik Tapi kalo jahat nauzubillahi min dzalik " kata mas kentung
" Ya untung kita di tengah tengah " kata Adi terkekeh
" Ih mana ada orang setengah dewa Paling juga manusia biasa " kata Ferdi
" Ada Fer, hanya kita yang ngak mampu mengenalinya Tuh kaya mba Yuni di sayang semua orang Karna banyak baik nya ketimbang buruk nya " kata mas kentung
" Iya bang, buktinya bang Ferdi juga suka kan bang.Tapi yang beruntung mas Tri diam diam dia menghanyutkan " kata Adi Yang membuat Ferdi tersenyum kecut
Lalu tak lama setelah malam semakin larut Ketiganya masuk kamar Karna sudah sangat mengantuk.
" Maaf bila mas terlalu serakah mencintai ade " Kata Tri memeluk Yuni Yang sudah pulas tertidur sedari tadi Dalam pelukan nya
Kret....... Kret.........
Pintu kamar mandi terbuka dan tertutup sendiri Yang membuat Tri membaca doa Karna tahu kalo pasti ada makhluk halus yang sengaja mengusik nya Namun Tri tenang saja tanpa menggubrisnya.
" Kau pikir aku takut " kata Tri bergumam pelan sambil memeluk Yun . Yang tahu persis Kalo istrinya sangat bisa merasa kan kehadiran hantu dan mahluk halus . Dan Tri hanya diam lalu membaca doa dan tidur memejam kan matanya .
Subuh Tri sudah bangun lebih dulu Untuk mandi dan sholat Setelah itu ia membangun kan Yuni Yang masih terlelap
" De ayo bangun sayang " kata Tri mengecup bibir Yuni pelan
" Ugh......mas sudah mandi "Kata Yuni kaget Karna ia lupa memasang alarm
__ADS_1
" Ya ....mas keluar dulu ya, ngak enak takut ada yang lihat " kata Tri
" Ya " kata Yuni Yang mencium bau wangi shampo Tri Lalu bergegas masuk kamar mandi Sedangkan Tri keluar diam diam Dari kamar Yuni dan menuju kamar sebelah nya
" Sudah puas kang ?" kata Yusuf yang rebahan di kasur
" Mhem " jawab Tri
" Mandi basah nih kang , asyik banget sampai lupa teman " kata Yusuf
" Maka nya cepat cari bini suf, masa harus di dorong dorong " kata Tri
" Cih.....dorong kemana ? kelaut , orang aku pinjam mba Yuni aja ngak boleh Kang kang...aku tunggu jadi janda aja deh " kata Yusuf terkekeh
" Sial...... " Kata Tri melempar bantal ke wajah Yusuf
" Hahaha ....... emosi nih , aku belum minat punya bini kang . Tapi kalo mba Yuni mau sama aku ngak masalah ....sambil menunggu jandanya " kata Yusuf .
" Kurang ajar kamu suf, mau gue gebukin. Berharap banget gue cepat mati suf... payah " kata Tri kesal
" Dih kok emosian sih kang Kan cuma bercanda Tapi kalo dianggap serius juga ngak masalah " Kata Yusuf terkekeh
" Kau lama lama seperti Ferdi suf , suka banget menyulut api Aku takut kau terbakar sendiri " kata Tri
" Hahaha .....ya ngak lah kang Tetap beda karna aku bisa menahan diri Kalo dia tidak Dan bedanya kita beda cara Tapi kalo sama Mungkin aku lebih condong ke Ariesta .Akang tahu ngak aku yakin Ariesta akan sangat kaget bila Yuni jadi istrimu kang .Karna dia orang pertama Yang suka sama mba Yuni " kata Yusuf
Kret......kret......kret .....
" Kami....ngak takut bro ,sana pergi . kebiasaan nakutin orang " kata Tri kesal
Membuat hantu itu terdiam Karna Tri dan Yusuf tidak takut sama sekali Karna sudah biasa dengan hantu di camp mereka .
" Biasa dia nyari sajen suf , kan kita belum sarapan " kata Tri rebahan dan memejam kan matanya untuk menunggu jam Sarapan pagi dan sang istri selesai mandi dan berdandan...
__ADS_1
Di kamar Sani ,Sani baru saja bangun Ketika ia melihat handuk nya terbang
" Han.........tu" teriak Sani berlari keluar kamar Dan masuk ke kamar Yuni Dan memeluk nya