
Di kamar staf semua nya masih duduk menunggu hujan reda Sambil bercerita dan Yuni duduk di sebelah Moko yang asyik ngobrol masa masa kuliah Dan terdampar di kalimantan
" Pulang dari sini mau ngapain Yun " kata Moko .
" Mau kerja nyambi kuliah lagi mas. Aku
takut kelamaan disini bisa jadi gila mas cuma lihat hutan ' kata Yuni terkekeh
" Yuk cari pengalaman ke jawa aja yuk ke yogyakarta main ke malioboro rumah ku tak jauh dari pantai paris " kata Moko bercerita tentang Yogya
" Ya mas , kapan kapan tak main kesana Aku main lihat candi borobudur juga ingin main ke malioboro " kata Yuni
" Ya nanti telpon aku aja kalo kesana biar aku jadi guide nya " kata Moko
" Ok..... " kata Yuni Yang juga ingin tahu banyak kota di indonesia .Sekalian jalan jalan keliling indonesia .
" Oh ya yun kok kamu mau di tugaskan kesini " kata Moko menatap Yuni lekat
" Mau , karna pengen tahu kota Sampit juga kota Banjarmasin mas " kata Yuni
Yang tanpa di sadar Yuni di awasi sosok hitam dibawah pohon besar tak jauh dari kantor mereka dekat sungai .
Ger..........ger.......krak.......
Dahan pohon pun patah Ketika hantu itu marah Melihat Yuni asyik ngobrol dengan teman teman nya di kamar Dengan jendela yang terbuka Karna hari sudah mulai siang Dan hujan masih belum berhenti juga
" Wah .....awet nih hujan . Ayo kita makan lapar nih " kata Aris
" Yuk pake terpal kan muat buat kita bertujuh kalo nunggu reda bisa kelaparan " kata pa Tyiur .
" Ya pa , ayo aku juga lapar " kata Yuni beranjak dari tempat duduk nya . Begitu juga para pria .
Mereka pun memakai terpal besar untuk jadi payung Dan menuju kantin karyawan .
" Wah .... kreatif bos " kata Kang Ali melihat rombongan staf datang
" Iya dong , masa kita menunggu hujan reda " kata pa Tyiur masuk dan lalu menuju meja makan Dan sebagian karyawan langsung bubar ketika melihat pa Tyiur duduk .
" Mbok kita mau makan " kata mas Andre berteriak
" Oh iya sebentar bi Narsih tuh sudah datang semua " kata mbok Karna memang para staff saja yang belum makan.
Ferdi yang dari tadi duduk bersama Tri pun melihat Yuni duduk di antara Moko dan Andre . Yang asyik ngobrol sambil menunggu makanan yang datang
" Wah .... kalo hujan ngak reda kita bisa tidur siang ni pa . Yun ayo kemulan di kamar mas Andre " kata Andre .
" Jangan mba bareng kita aja sambil ngamen " kata Aris tertawa
__ADS_1
" Hadeh .... kalian ini mana mau Yuni nya Yuni mau sama itu tuh .... ade mungil " kata pa Tyiur ketika Ariesta lewat
" Hei yang kok baru makan " kata Ariesta menghampiri Yuni untuk menyapanya
" Jauh jauh sana , sudah makan kan " kata Andre memepet Yuni Begitu juga Moko memepet gadis itu Hingga Ariesta ngak bisa duduk dekat Yuni
" Hahaha ...... wah kamu kalah saing bro Sudah diapit tuh " kata Aris tertawa
" Biasa ngak mau di saingi " kata Ariesta hanya berdiri berpangku tangan . Yang membuat Yuni tersenyum
" Nanti ya yang , aku makan dulu " kata Yuni tersenyum
" Ok aku tunggu didepan ya " kata Ariesta santai Lalu melambaikan tangan nya Membuat pa Tyiur tertawa
" Dasar bocah , yun masa kamu mau sama bocil " kata Andre
" Ih kan Kita berteman mas, lagian asyik kalo ngobrol sama kekasih bisa nyambung sampai ujung " kata Yuni terkekeh .
" Maklum mas Andre kan dia bocil sama bocil " kata Aris yang memang biasa melihat Yuni bisa tertawa ceria kalo sama Ariesta Karna tingkah kocaknya Dan begitu juga Yuni yang nyaman berteman tanpa status .
" Iya kan umur mereka berdua terpaut setahun dre wajar kalo mereka bisa kompak " kata Moko yang tahu Yuni juga masih polos .
" Ini silahkan makan pa , mas mas Maaf ngak bisa ngantar ke mess staf " kata mbok
" Ngak pa pa mbok , santai saja " kata Yuni Yang lalu mengambil makanannya Dan makan dengan lahap nya
Yang menikmati makan dengan teh hangat yang juga menghangat kan perut mereka ketika hujan masih deras
Setelah itu mereka pun kembali ke kamar staff Lalu setelah itu ke kantor sama sama Untuk membuat laporan dan tugas . Dan Yuni juga membantu pa Tyiur Dari pada dia sendiri di kamar Lebih baik di kantor punya teman ngobrol
**************
Malam nya langit terang berderang Karna hujan reda di siang hari selepas isya Yuni pun ingin kedapur untuk makan . Dan keluar dari mess staf sedangkan para pria ngobrol di kamar
" Sudah pada makan belum " kata Yuni menyapa mereka yang berkumpul
" Sudah sana gih makan , tadi kita ajak bareng katanya nanti " kata Aris
" Ya sudah aku kedapur ya " kata Yuni
" Ya hati hati " kata Moko
Yuni pun lalu keluar Dan menuju mes karyawan untuk kedapur Namun belum lagi ia melangkah tiba tiba
" Hua..... Aaaa......." teriak Yuni nyaring Yang membuat semua orang kaget
Yuni yang sadar ia di gendong makhluk berbulu berontak Namun makhluk itu lari dengan cepat menuju perkebunan sawit
__ADS_1
" Yuni ........" teriak Ariesta Yang melihat dari teras .
" Ada apa ris " kata Tri kaget
" Ayang ku di culik orang " kata Rista Yang berlari menuju bengkel disusul Tri juga Moko dan Andre
Yuni meronta ronta pada mahluk itu Dan menyerang Mahluk itu hingga Yuni terjatuh di antara rerumputan .
" Akh....... " teriak Yuni menahan sakit Sedangkan sosok hantu itu pun terkejut karna yuni terjatuh Dan mencari nya .
Yuni langsung mengambil cincin merah delima milik Alam dan tiba tiba
Wus.........wus .......ia pun menghilang dari situ Dan berada di jalanan.
" Astaga aku dimana " kata Yuni bingung melihat jalan sepi Dan ketika menoleh ia melihat mahluk berbulu itu mengejarnya .
" Aaa....... " teriak Yuni yang berlari sekuat tenaga Dan tanpa sadar di depan nya Ada tiga hantu tanpa kepala menuju kearah nya Yang membuat Yuni bingung Dan mahluk berbulu itu mencoba menangkap Yuni .Namun hantu tanpa kepala yang mendekati Yuni menyerang mahluk itu Ketiga hantu itu menyerang sosok hitam itu Yang membuat Yuni menyingkir dari Tempat itu Dan kembali lari kejalan raya yang sepi .Dan ia pun tak berhenti sesaat . Yuni terengah engah karna lelah dan lalu ia terjatuh di aspal
" Ya Allah tolong aku , aku dimana ?" kata Yuni takut yang lemas tak kuat berlari lagi Lalu ia pun mencoba bangkit dan berdiri lagi
" Aku ngak kuat aku harus cari rumah penduduk " kata Yuni mencoba berjalan
Namun tiba tiba tubuhnya limbung dan terjatuh pingsan Namun sosok bayangan berbaju hitam menyambar tubuhnya
Dan membawa Yuni pergi meninggalkan tempat itu.
Di perkebunan para pria ribut mencari Yuni. Ariesta berteriak teriak memanggil nama Yuni Begitu juga yang lain yang mencari Yuni dengan lampu senter .
" Kau yakin Ar orang itu membawa kesini " kata Tri .
" Iya aku melihatnya lari kearah sini ." kata Ariesta berjalan diantara rerumputan
Yang lebat dan tinggi
" Ada ngak " kata Andre .
" Ngak ada mas, astaga itu hantu atau manusia sih pake menculik segala " kata
Moko yang ikut khawatir .
" Ngak ada , kemana kita mencarinya " kata Tri bingung .
" Sudah ayo kita pulang kita lapor kan Yuni hilang ini mau hujan lebat kita harus kembali ke camp " kata Aris Yang juga ikut menyusul .
" Ya kita adakan rapat besok kita cari " kata Moko karna hampir dua jam sudah mereka mencari hasil nya Namun nihil Yuni tak terlihat sama sekali
Sedang kan Yuni yang sadar di sebuah pondok kaget
__ADS_1
" Aaa........" teriak Yuni kembali pingsan melihat sosok baju hitam mendekatinya.