Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 96


__ADS_3

Yuni tersenyum melihat Tan gelisah Karna ia sudah berbohong pada kedua teman nya itu


" Tunggu Tan kau bilang dompetmu hilang nya tadi malam kan Tapi kenapa Mereka bilang kau kesini .Sedangkan kau bilang kau di senggol orang " kata Devan


" Ck...... dasar pembohong lho Tan , Tahu ngak van kalo dompetnya hilang di jalan ngak mungkin nanya kesini kan zi ? Coba pikir masa dompet jatuh di mana dan nyarinya kemana ?" kata Bastian


" Betul itu mas, tadi malam itu ada orang orang yang ngintip mba Yuni dan mba Raya Terus jatuh dari samping sana Lalu teriak keras banget .Tapi pas kita keluar dia kabur.... Kayanya sih di takuti sama hantu deh, Makanya dia kabur. Dan kalo dompet Pa Tan hilang disini berarti kesimpulannya pria yang tadi malam itu pasti pa Tan dong " kata pa Sugeng .


" Hahaha ..... bingung deh .... ayo ngaku " kata pa Fauzi menatap Tan


" Iya biar kita carikan dompetnya Kalo ngak ada berarti bukan pa Tan


" Ada uang nya ngak pa ?" kata Rendi


" Ada sama Atm nya juga " kata Tan bersuara


" Ck ..... dasar lho Tan " kata Bastian meninju bahu


" Kalo dapat , kita mau di kasih ngak pa " kata Rendi memainkan Alisnya


" Ok semua uang di dompet nya ambil deh " kata Tan pasrah Karna semua orang memandang nya penuh selidik


" Hahaha...... berarti benar pa Tan yang kabur tadi malam, Dih ..... cemen pa masa ngintip sih. Mending bertamu. Iya ngak mba " kata pa Sugeng tertawa.


" Iya ..lah kok pake segala .Hantu nya padahal masih bocil lho pa " kata Raya


" Hah .... Kok mba Raya bisa tahu " kata pa Fauzi .


" Kan teman nya Yuni pa, bukan hanya di camp saja Yuni piara hantu Disini juga " kata Raya. Tersenyum


" Hah .......peliharaan !! " kata semua orang kaget melihat Yuni Yang hanya cuek saja Di tatap para pria itu


" Aish jadi kau sengaja " kata Tan


" Sengaja apanya pa, ngintip kan bapak yang sengaja Saya sih ngak tahu bapak ngintip Cuma karna bapak berisik hantunya merasa kesal Makanya celana bapak di tarik " Jelas Yuni

__ADS_1


" Hahaha......... benar ...itu Yun Ya ya itu bagus tuh hantu berarti ngak suka di intip pa " kata Rendi tergelak ...


" Ya sudah mana dompetnya " kata Tan langsung tanpa basa basi


" Ayo kita cari bila ada yang nemu nih , kita bagi bagi oey uang nya " kata Beni


" Iya buat kita beli gulai sama sate kambing lumayan ya ngak " kata pa Sugeng Yang membuat Tan hanya bisa memanyunkan mulut nya .


Rendy pun bergegas ikut keluar Besama Beni dan yang lainnya Di susul Rahman untuk mencari dompet Tan


Sedangkan Fauzi dan Devan juga Bastian duduk menunggu Rendy mencari dompet Tan bersama Beni


" Sarapan pa " Tawar Yuni


" Sudah tadi kita mau naik km atas pagi ini Sana yun ikut nyari biar dapat duit !! Kata pa Fauzi


" Santai pa saya habiskan makan dulu Rezeki ngak akan kemana " kata Yuni sambil menikmati makanan nya Begitu juga Raya


" Ray kita beli sate lagi nanti malam ya. Siang ini kita makan nya di warung ikan bakar ujung " kata Yuni


" Iya Yun benar tuh jadi ngak repot masak kita " kata Raya Membuat Tan mendelikkan matanya Karna Yuni tersenyum manis .Seakan mengejeknya


" Iya Yun, kali aja tuh dompet jatuh dijalan , Trus di temuin orang diambil deh ngak bakal balik " kata pa Sugeng .


" Balik pa , kan dia sudah mau ngasih duitnya semua . Sama orang yang nemuin tuh dompet Jadi pasti dong kita makan makan " kata Yuni


" Hahaha........ Nih anak ya pintar berspekulasi , gih cepat cari biar bisa jajan Tuh duit kan ngak sedikit Jadi bisa puas jajannya Cari sana biar ketemu Kita mau berangkat keburu siang " kata Devan Yang lalu mencomot onde onde di piring .


" Ok tunggu ya pa " kata Yuni Yang minum tehnya sampai tandas Lalu pergi meninggalkan meja makan Kedepan masuk kamar Raya


Lalu Yuni kembali dengan menguras dompet Tan dan ia memberikan dompet kosongnya saja . Sambil tersenyum puas


" Nih pa dompetnya , pa sugeng ini buat bapak , Ray buat lho dan ini buat Rendi dan Beni juga yang lain nya ya " kata Yuni mengipas ngipas kan uang Tan Yang membuat keempat pria itu hanya melongo Yuni membagikan uang nya Dan sisanya ia masukan kantong celana


" Hahaha.. ..astaga zi , anak buah mu " kata Bastian Tak percaya dengan apa yang ia lihat Yuni membagi bagi kan uang Tan dengan santai

__ADS_1


" Huh...... Begini ini zi yang bikin gue emosi " kata Tan


" Lah kan bapak sendiri bilang ambil semua , Kalian dengar kan tadi " kata Yuni cuek


" Ya......... betul pa Kan pa Tan sendiri yang bilang siapa yang nemuin dompet nya ambil semua duitnya " kata pa Sugeng membela Yuni


" Mampus lho Tan !!! Makanya pegang toh omongan Siapa suruh lho bohong sama kita Apes lagi kan " kata Bastian


" Aish ....... Kalian ini " kata Tan kesal Lalu meninggalkan meja makan Karna hati nya serasa mau terbakar Tiap kali melihat Yuni bisa membuat nya mati kutu tak bisa berbuat apa pun .


" Hahaha....... Kena batunya tuh!! Rupanya dia dapat tamparan telak Karna Yuni menghabis kan uang nya Makin benci dia sama si bocil makin sering dia menerima kekalahan hahaha " Tawa Devan Yang membuat Tan diam seribu bahasa


Setelah itu mereka pun berangkat naik kembali keperkebunan Dengan wajah Tan yang masam sepanjang perjalanan Membuat pa Fauzi tertawa .


"Berhentilah tertawa zi !! Aku muak mendengarnya " kata Tan


" Kau terlalu percaya diri Tan Makanya tuhan menghukum mu kali ini , kasihan


sekali .Seorang mantan casanova anak pengusaha sukses di kalahkan seorang anak bocil wanita tomboy ish.....ish...." kata Fauzi


" Iya kau betul zi , padahal dia penasaran banget tuh tadinya meniduri gadis itu Tapi pada akhirnya Gadis itu tahu belang nya .Apes deh mana berlipat lipat lagi " kata Bastian


" Itulah karma niat jahat Bas, dia akhirnya terjebak sendiri .Ini pelajaran buat lho Tan Karna kau meremehkan gadis itu Padahal ia cuma sendiri Tapi dia bisa menjaga dirinya Seperti gadis di sarang penyamun " kata Devan


" Yap betul tuh van, aku yang atasan nya saja ngak berani macam macam Tan . Eh ... kamu yang baru datang malah bikin ulah . Ya kacau deh Apalagi dia marah. Dan hari ini lho di kerjain habis Tan di mengalahkan mu telak. Kau kehabisan berapa duit Tan sampai hari ini sejak awal bertemu dengan nya " kata Fauzi


" Banyak hampir 8 juta lebih " kata Tan


" Itu masih kurang bila kau bikin ulah " kata pa Fauzi


" Hehehe .... Kurasa kalo dia niat macam macam kau bakal habis banyak sampai beli obat juga " kata Bastian


" Biar Bas, dia kan tajir anak bungsu lagi .Jadi wajar bila dia menghabiskan banyak uang " kata Devan


" Sudah cukup kalian bicara , diam lah aku bosan mendengar ceramah kalian " kata Tan

__ADS_1


" Ya ya ,.... tidur lah, kita masih lama nyampenya " kata pa Fauzi


Sedangkan Yuni sedang sibuk bersama Raya mengoreksi berkas Mereka sudah memesan makan untuk nanti siang Karna malas keluar. Dan yuni merasa lega tak melihat Tan lagi .Walau pria itu sedikit mengesalkan Tapi Yuni sedikit kasihan melihat Tan yang terlihat berwajah masam ketika pergi .Tapi apa mau di kata Yuni hanya bisa diam Dan membiarkan pria itu membencinya


__ADS_2