
Yang membuat para pria keluar dari kamar Dan nongol di setiap pintu Karna suara cerewet Nugrah Yang berteriak histeris seperti kebakaran jenggot
" Ya Allah Nug kamu pagi pagi kaya burung beo Sedang ka beo nya saja ngak berisik " Kata pa Sugeng mengeleng
" Kata nya Yuni sudah berhenti Kenapa masih di temui juga sih Kan ngak perlu juga dia antarkan pa " Kata Nugrah protes
" Ya ampun Nug kamu kok ngak ada toleransi ya sama sekali sih sama teman Yuni itu ngak pengin diantar Tapi Tri sendiri yang mau mengantar nya " jelas Raya dari bawah sambil mendongak keatas melihat Nugrah
" Tahu nih , terlalu pencemburu banget itu ngak baik Nug Lagi pula Tri dan lho kan belum jadian " kata Beni
" Kesambet hantu tanpa kepala di jalanan kali tadi Ben ,maka nya kesurupan nyari Tri. Sana cari sendiri ke hotel Mumpung pagi siapa tahu dia tidur sama Yuni " kata Rendi
" Apa ..... ngak mungkin itu !! " kata Nugrah tak percaya
" Hush..... kamu ini Ren, ngak usah bikin masalah nanti jadi fitnah " tegur Raya
" Lagian tuh temannya mba Raya cemburuan belum juga jadi istrinya Tri pagi pagi sudah ribut aja "Kata Rendi
" Nug turun , tuh di panggil ci Lily di dalam " Kata Raya Yang membuat Nugrah turun dari loteng kamar atas Dan langsung menemui ci Lily
" Ya ci " kata Nugrah dengan wajah sedih
" Kamu kenapa Nug, punya harga diri dikit dong Masa sama teman sendiri kok cemburu Saya itu kenal Yuni Dia biar gitu ngak murahan Masa kamu yang pake kerudung ngak ada kalem nya Kan Tri suka nya sana Yuni .Jangan memaksakan sesuatu itu ngak benar Yang nanti pada akhirnya ngak baik untuk mu " kata Ci Lily menasehati Nugrah
" Ya ci , saya hanya emosi Karna saya sudah di jodoh jodohkan dari kecil " Kata Nugrah cemberut
" Tapi kan belum jodoh Nug , tenang saja seiringnya waktu kalo Tri memang jodoh mu dia pasti akan ngelupain Yuni " Kata ci Lily menasehati
" Ya ci " kata Nugrah
" Lagian saru masa kamu ngejar ngajar laki Untung lakinya kalem kalo pas kucing garong di tinggal pergi Kamu pasti mewek deh "kata ci Lily menyindir
"' Ci.... kok gitu " Kata Nugrah
" Ya iyalah kan untungnya lho diabaikan Coba cowok gatal ngak bakal mau nikahi kamu Makanya jangan asal ngasih Dia bakal bilang kan lho yang mau " kata ci Lily yang membuat Raya tersenyum Ketika melewati Nugrah Yang bikin Raya greget pada temannya itu
__ADS_1
Sedangkan ditempat lain Tri mengantar Yuni ke tempat travel Karna Yuni memang mencari perjalanan yang pagi
" Hati hati disana nanti ya de , apa masih sakit " bisik Tri duduk menemani Yuni
" Ngak "Kata Yuni menatap Tri dengan wajah malu Yang membuat Tri tersenyum penuh arti Dan lalu memeluk tubuh Yuni
Sebenarnya ia tak rela Yuni pergi Karena hati nya begitu berat di tinggal kan Yuni Tak masalah baginya Yuni tak bekerja Karna mereka bisa mencari kontrakan di sampit Tapi Karna Yuni ingin mengejar kariernya Ia pun harus iklas
" Kalo ade lelah kerja berhentilah kerja Mas masih bisa menafkahi ade " kata Tri Karna Yuni sekarang istrinya .
"Ya , tapi aku masih harus kerja Dan bertangung jawab Tri pada pekerjaan baru ku " kata Yuni pelan
" Ya sudah jaga diri disana Bilang mas bila butuh uang ya " kata Tri menatap lekat wajah Yuni
" Ya " kata Yuni Yang lalu memeluk Tri Ketika Travelnya datang Dan Tri pun mencium Kening Yuni sebelum Yuni masuk ke dalam Travel
" Pa istri saya turun kan ketempat tujuan nya ya pa " kata Tri
" Ya mas , kok ngak ikut mas " kata sopir itu pada Tri
" Hati hati ya kirim pesan bila ade sudah nyampe " Kata Tri Yang tersenyum pada Yuni
" Ya mas " kata Yuni Yang kini membiasakan panggilan mas pada Tri Lalu pintu mobil pun ditutup Tri Dan mobil pun langsung pergi Dan Tri hanya bisa terpaku menatap mobil itu kian menjauh dari pandangan mata nya Lalu
ia pun pergi ke KUA untuk mengurus berkas tadi malam Agar semuanya beres sebelum Yuni berubah pikiran Dan lagi itu dokumen penting bagi nya Agar semuanya sah Dan ia bisa pulang ke camp dengan hati tenang Karna Tri sudah membayar mahal untuk mengurus surat surat itu tadi malam Agar surat nya cepat selesai Dan buku nikah nya cepat jadi Dan bisa di ambil siang ini
Setelah sampai sana semua sudah beres Tri pun lega Lalu pulang kekantor sampit dengan senyum senyum sendiri mengingat apa yang dilakukan nya tadi malam bersama Yuni
" Ya Allah syukur lah badai itu sudah lewat " Kata Tri Yang memacu motornya ke bengkel Dan ketika ia sampai di kantor sampit .
" Tri ....." Teriak Nugrah senang melihat Tri datang
" Astaga " kata Tri kaget Karna Nugrah menghampirinya
" Tri Mbok mu tadi malam telpon suruh kita pulang bareng pas cuti besok " kata Nugrah
__ADS_1
" Huh......ya ...tahu, tapi biar aku bicara dulu sama mbok" kata Tri Yang tahu seperti apa mbok nya Yang ingin Nugrah jadi mantunya .
" Ya sana telpon dulu kalo ngak percaya " kata Nugrah
Tri pun lalu bergegas pergi kekamar nya diatas Dan menelpon sang ibu Dan tak lama terdengar suara mbok dari sebrang
" Assalamualaikum mbok , ada apa kok mbok telpon Nugrah " kata Tri
" Kapan balik le, mbok mu iki kangen Dang cepat rabi Nugrah ngarep ngarep dang di lamar " kata mbok
" Tri kaya ne ra iso rabi karo Nugrah mbok " kata Tri
" Lah ono opo kok ora iso toh le " kata mbok kaget
" Besok Tri balik omah Tri jelas ke mbok , mbok masih butuh uang ngak " kata Tri
" Ya se iklas mu le, ya mbok tinggal terima " kata mbok dari sebrang
" Ya nanti Tri kirim yo mbok " kata Tri Yang masih mengirim uang tiap bulan untuk si mbok Karna hanya dia yang masih sendiri Karna kakak tertuanya sudah punya istri Dan kakak keduanya perempuan yang kuliah sudah selesai akan menikah 2 bulan lagi bertepatan dengan masa cutinya Karna Tri anak yang paling kecil
" Yo le yo wis ati ati kerjo yo Assalamualaikum " kata mbok
" Walaikum salam " jawab Tri lega Karna ia bisa bicara baik baik Agar Nugrah tak berharap banyak padanya Lalu kembali Turun untuk segera kembali ke camp
" Pie Tri sudah beres tuh wedo mu sudah minta dilamar " kata pa Sugeng menatap Tri penuh selidik
Beni dan Rendi pun hanya saling pandang Yang membuat Tri terdiam sesaat Dan lalu membuang nafas kasarnya
" Kaya nya ngak bisa pa, Biar kan yang lain saja " kata Tri
" Lah trus kalo bunuh diri pie ?" kata Rudi yang datang menghampiri
" Lah masa karena cinta bunuh diri Rud ,Kan masih bisa nyari yang lain " Kata Tri
Tenang Tri masih ada Sandi kalo lho ngak mau Kan dia suka sama Nugrah lho suruh saja dia lamar langsung ke orang tuanya beres " Kata Rendi memberi saran
__ADS_1
" Ya betul " kata Tri tersenyum.