
Yuni duduk bersama Tri Berhadapan dengan pipit dan Rusli Yang diam Karna merasakan hawa dingin Yang membuat Yuni mengenggam tangan Tri erat Karna serasa ada yang mengikutinya Lalu Yuni memejamkan matanya Sambil membaca doa dengan khusuk
"' Kenapa ?" kata Tri berbisik . Menatap Yuni lekat
" Dia sudah pergi " kata Yuni pelan
" Ya sudah , ayo makan " kata Tri Ketika makanan sudah datang Yang di tata para pelayan diatas meja
" Silakan mba mas, Slamat menikmati " kata pelayan
" Ya mba trimakasih " jawab Tri
" Ada apa Yun " kata Pipit menatap sahabatnya itu
" Ngak pit, cuma hawanya ngak enak malam ini terasa dingin " kata Yuni berbohong Karna tak mungkin ia bercerita bisa melihat hantu Karna Pipit penakut Dan pastinya ia akan ketakutan kalo dikamar sendiri .
" Kan ada mas Tri , kenapa ngak di peluk " kata Pipit berbisik pelan
Yuni tersenyum Lalu melihat ke arah Rusli Yang melihat mereka berbisik sambil menikmati makannya
" Lho aja , tuh si abang bisa di kekep sampai puas " kata Yuni
" Hehehe.....itu mah gampang " kata Pipit lalu kembali makan
Tri yang melihat kedua berbisik bisik hanya tersenyum Dan Rusli menyenggol lengan Tri yang lagi asyik menikmati makanan nya
" Sejak kapan kenal Yuni ?" kata Rusli Yang lebih banyak bertugas di jakarta ketimbang di daerah Namun Rusli cukup dekat dengan Tri semasa mereka masih sama sama anak baru magang
" Sudah lama, kenapa emang ?" kata Tri tersenyum
" Dia banyak yang suka Tapi sikapnya cuek tuh anak tomboy banget " kata Rusli berbisik
" Sudah tahu , tapi ya sehebat hebatnya wanita Tetap saja punya sisi kelemahan sendiri "' kata Tri pelan
" Iya juga sih " kata Rusli pada Tri Yang menyuap makananya ke mulut Begitu juga dengan Yuni dan pipit Yang asyik ngobrol masalah pekerjaan .
Cukup lama mereka makan Lalu pergi nonton film di planet hollywood Yang membuat mereka mencari duduk di paling pojok
" Yun kalo kemalaman kita nginap di hotel Kartika ya kan kita bisa tidur berdua " kata Pipit .
" Insyaallah " kata Yuni Karna memang ada hotel di sebelah area gedung bioskop .Tak masalah uang Yang penting nyaman untuk tidur
" Tri kita dapat di kursi tengah " kata Rusli menunjukan Tiket Karna Rusli uang antri membeli
" Ya " kata Tri mengandeng tangan Yuni Lalu masuk karna film akan di mulai
Mencari kursi duduk paling pojok di antara gelapnya ruangan .
"Kenapa dapat yang pojok " kata Yuni Merasa sepi sedangkan pipit dan Rusli di sebelahnya
__ADS_1
" Ngak apa , biar enak pelukan " kata Tri berbisik pelan .
" Modus " kata Yuni mencubit tangan Tri kesal
" Aish sakit de, belum apa apa juga sudah di cubit aja " kata Tri terkekeh Dan duduk di sisi kiri Yuni Sambil memegang tangan Yuni erat
" Yun filmnya kok seram " kata Pipit
" Merem aja , kan hantu laut " kata Yuni Yang duduk tenang menatap layar di depan mereka
Cup .....
" Tri apaan sih " kata Yuni kaget Ketika Tri mencium nya
" Mas kangen " bisik Tri pelan Karna ia bisa bebas duduk di pojok yang tak terlihat oleh orang lain
" Ih nanti di lihat Pipit " kata Yuni
" Ngak akan " kata Tri cuek Dan Yuni hanya manyun Namun tiba tiba
" Astaga " kata Yuni melihat pipit dan Rusli berciuman di sebelah nya
"' Hehehe......asyik kan , Mereka aja cuek " bisik Tri pelan dekat telinga Yuni Dan nafas Tri terasa di wajah Yuni .
" Tahu ah, sana lihat film nya aja Tri " kata Yuni manyun Yang membuat Tri tersenyum
" Ih berisik Tri " kata Yuni terdiam Yang lalu fokus melihat film Namun ia merasakan pipi Tri menempel di pipinya Yang membuat Yuni kaget dan menoleh
" Shut ... Lihat depan saja " kata Tri Yang melihat Rusli berciuman didepan mereka Dan Yuni hanya diam
film horor yang mereka tonton cukup seram membuat Yuni menggenggam tangan Tri erat Kata film nya berkisah tentang kapal pesiar yang di ganggu monster laut .
" Apa takut " kata Tri mencium pipi Yuni
" Tri ....." kata Yuni pelan
" Santai aja ngak ada bekasnya kok " Kata Tri tersenyum Yang membuat Yuni menatap Tri Dan Tri lagi lagi mengecup bibir nya ketika Yuni berbalik
" Tri ....." kata Yuni
" Shut " kata Tri Yang membuat Yuni tak fokus nonton karna Tri menganggu nya Dan kembali mencium pipinya juga mengigit telinga Yuni pelan Membuat perasaan aneh terasa di dada Yuni Apalagi Tri tak melepaskan genggaman tangan nya
Prank.......prank ....... gelegar suara film yang membuat Yuni kaget Lalu berbalik menyembunyikan wajahnya di dada Tri Karna ngeri melihatnya
" Apa kalian sengaja tadi membeli tiket film horor " kata Yuni pelan .
Tri hanya tersenyum Karna memang Rusli sengaja memilih film horor untuk mencari kesempatan di peluk pipit
" Ya biar latihan uji nyali, kan ade sudah biasa " kata Tri yang mengusap punggung Yuni dan mencium pucuk rambut Yuni
__ADS_1
" Ayo pulang , sudah malam ngak usah menunggu selesai " bisik Yuni Karna filmnya pasti akan lama selesai
" Nanti saja , ngak enak sama Rusli dan pipit " bisik Tri pelan yang membuat kedua nya saling padang Karna Yuni mendongak menatap wajah Tri
Tri pun tersenyum lalu mencium bibir mungil Yuni Yang terasa hangat menempel di bibir Yuni
"' Tri " kata Yuni ingin menjauh wajah nya Namun Tri menahan kepala nya .
" Biar begini , mas kangen " kata Tri memeluk tubuh Yuni dan kembali memunguti bibir Yuni .
Cukup lama keduanya berciuman Dan Yuni terdiam ketika pungutan Tri masih menempel Dan kali ini Yuni membalas nya yang membuat kedua bertukar saliva cukup lama .
Tri memejam kan matanya memeluk tubuh Yuni erat Karna Yuni memakai Hoodie jadi tak terlihat kalo mereka berciuman Dan Tri ********** cukup lama Karna Tri benar benar rindu dengan Yuni Yang membuat dirinya larut terbawa nafsu makan ini
" Tri sudah " kata Yuni ketika Tri mencium leher nya Yang membuat Yuni meremang Dan menjauh kan wajah nya Karna Nafas Tri memburu .
Tri pun terdiam membuang nafas kasar Yang sempat terbawa nafsu .
" Ya Tuhan halal kan dia untuk ku " Kata hati Tri Yang tak bisa lagi menahan gejolak cinta nya Andai ia tak berada di bioskop mungkin Dia tak akan bisa menahan diri
Lalu kedua nya terdiam Dan Yuni pun bersandar di kursi Yang membuat Tri membelai rambut Yuni pelan
" Maafkan mas, Mas tak bisa menahan nya " kata Tri mengusap kepala Yuni lembut Sambil mengusap bibir Yuni yang basah Karna ulah nya Lalu kembali menonton film
Hampir dua jam mereka nonton lalu mereka pulang Dan mereka keluar tepat jam 11 malam ..
" Langsung pulang ya " kata Yuni pada Tri Yang naik ke motor Dan terlihat pipit dan Rusli sudah saling berpelukan di atas motor mereka
" Ya ayo , besok mas masih training " Kata Tri memegang tangan Yuni erat Lalu melajukan motornya menuju kost Yuni . Satu jam perjalanan mereka sampai dan Yuni lebih dulu sampai Dari pipit yamg masih ada di perjalanan
" Sudah Tri sudah malam pulang sana " Kata Yuni
" Ya "kata Tri memeluk tubuh Yuni erat Lalu mencium bibir Yuni sebentar Dan melepas pungutan nya Ketika melihat Rusli hampir sampai
" Ini buat obat kangen mas " kata Tri tersenyum
" Mhem sudah pulang sana..... tuh pipit sudah pulang " kata Yuni merasa canggung
" Ya sudah , mas tinggal ya " kata Tri mengusap kepala Yuni pelan sambil tersenyum .Yang merasa berat meninggal kan wanitanya
" Ayo masuk sudah malam " kata Pipit yang membuat keduanya masuk Dan melambaikan tangan pada dua pria itu keduanya menghilang di kejauhan.Setelah itu Pipit dan Yuni pun masuk ke kamar .
"' Ye............." I love you bang " kata Pipit senang sambil memeluk bantal nya Ketika naik diatas tempat tidur
" Dih ......kemayu lho pit " kata Yuni tersenyum
" Iya dong kita sudah jadian, abang mau lamar gue kata nya kalo sudah naik jadi kepala mekanik " kata Pipit sumringah
" Ya selamat ya semoga ke pelaminan " Kata Yuni setelah mencuci kaki tangan nya berbaring di tempat tidurnya dan menarik selimut lalu memejamkan mata karna sangat mengantuk .
__ADS_1