
Siangnya Raya dan semua orang yang ada di kantor makan dengan lahap Karna Yuni memesan cukup banyak Agar mereka bisa menambah lagi .
" Alhamdulilah rezeki kita nih Yun , pa Tan ngak bisa berkutik sama mba Yuni Salah sendiri ngintip Makanya jadi apes " Kata Rendi
" Tapi Yuni sering kok dapat rezeki kaya begini Bukan sekali kan yun Sejak bertemu hantu Dia juga kecipratan rezeki nomplok " kata Raya .
" Ya rezeki mereka juga Karna aku bisa menolong mereka .Jadi mereka bisa hidup tenang di alam nya sana " kata Yuni
" Ya kamu benar ndu, kalo kita menolong orang dengan iklas rezeki kita pasti akan lancar Walau sekali pun itu hantu Pasti nya Allah punya rencana di balik semua itu Buktinya hantu yang mengerikan itu baik mereka tak menganggu Yuni Malah mereka ngajak berteman ya ngak Yun " kata pa Sugeng
" Ya pa , awalnya Yuni takut juga Tapi karna Yuni bisa melawan rasa takut itu jadi terbiasa .Dan yuni juga baru disini bisa lihat hantu dan siluman Padahal sebelum nya tidak pernah " kata Yuni jujur
" Hi.....tapi seram juga ya yun, nanti kalo pulang kejakarta pasti hantu nya lebih menyeramkan yun . Ada pocong kunti gondorowo, suster ngesot dan masih banyak deh macam macam jenis nya " kata Beni
" Hi...... Kok lho cerita begitu sih bang kan seram , untung mba yuni ngak takut Coba kalo takut bisa ngacir juga kan mba " kata Rendi
" Iya lah Ren bahkan kalo takut bisa kencing di celana " kata Yuni
" Hahaha ........iya tuh betul ,aku juga sekali tuh sama bang Beni pas kepasar malam " kata Beni
" Hah . .. Jadi waktu lho bilang basah ketumpahan air itu kencing di celana Ren " kata Beni kaget
" Iya bang, kan ngak mungkin aku bilang pipis di celana depan banyak orang " kata Rendi
" Hahaha.......... Ren...Ren... untung tuh Beni pengertian bonceng lho pulang bau pesing " kata pa Sugeng ngakak
" Hehehe...... gila juga lho Ren , tahu gitu aku ngak mau bonceng lho pulang " kata Beni
" Hahaha ..... menyesal bang tapi kan sudah lewat kisah nya " kata Raya ikut tertawa geli Karna ia juga pernah melihat hantu sekilas walau tidak sering
Yuni pun ikut tergelak sampai tak terasa semua makanan nya habis tak bersisa
Karna sayang bila terbuang
" Alhamdulilah kenyang , Trus nanti malam beli apa mba " kata Rendi
" Sate kambing Ren sama lontong dan gulai kaya tadi malam " kata Raya
" Alhamdulilah rezeki anak sholeh selama mba Yuni disini kita makan nya enak terus nih .kemaren kemaren juga " kaya Beni
" Yah pas ada rezeki kan bisa berbagi bang , mumpung kita masih ngumpul " kata Yuni Yang tak mau pelit berbagi toh duitnya juga dapat dari Tan .
**********
__ADS_1
Sedangkan di camp mbok sedang ngobrol bersama Tri setelah makan malam Karna sudah 3 hari ini sepi tak ada Yuni yang biasa membantunya di dapur Karna bi Narsih di bawa kang Ali memasak di hutan
" Tri tuh si anak wedo kok belum pulang ya Apa dia baik baik saja " kata mbok menatap Tri
" Aman mbok , pa Tyiur saja bilang kalo dia di sana heppy heppy sama mba Raya mbok jadi ngak perlu khawatir " Kata Tri
" Alhamdulilah , trus kapan pulang ?" kata mbok
" Ngak tahu, kan dia kerja nya santai mbok Cuma mengawasi pengeluaran keuangan camp Tapi sering bantu pa Tyiur juga. Kata pa Tyiur Yuni di kantor sampit juga lagi bantu mba Raya mbok. Jadi kalo belum selesai belum bisa pulang .Mbok kangen ya " kata Tri menatap mbok
" Iya lah kan biasanya dia jedal jedul datang kedapur Kalo dia ngak ada sepi Ngak ada yang ribut " kata mbok Karna kalo Yuni ada penggemarnya cari perhatian .
" Tri apa lagi mbok , kangen berat pengen tak peluk ngak pake di lepas lagi . Tapi ya ... mau apalagi orang dianya aja ngak kangen sama kita
" Hahaha.......bisa aja kamu Tri , iya benar juga le. Dia mungkin lagi sibuk jadi ngak kepikiran pulang padahal kata pa Tyiur cuma bawa baju satu " kata mbok
" Hah ...siapa bilang , Yuni itu punya stock baju mbok di kamar mbak Raya Kalo dikantor sampit dia lebih rapi ngak kaya disini " kata Tri
" Oh gitu pantasan mba Yuni main ngacir aja " kata mbok
Dan ketika mereka asyik ngobrol Mbok dan Tri pun mendengar bunyi orang berteriak ...
"Aaaaa......byur......." Teriak suara nyaring
" Woi siapa itu ? " kata Kentung menyalakan lampu senter dan melihat Danang di dalam sungai
" Hahaha ..... mau ngapain nang mandi kembang atau nyari wangsit " ejek Ferdi ketawa
" Sial gue kecebur malah senang lho " kata Danang kesal .
" Kok bisa nang " kata Tri
" Tuh anak anjing nya mba Yuni nakuti gue lagi boker Malah nyemplung ke sungai " kata Danang
" Hahaha ...... Kapok lho nang salah sendiri boker disitu .Boker noh di sungai belakang sana !!! bukan disitu .Itu buat mandi kita .Biar ngak tercemar eo Makanya anjing tuh negur lho " kata Kentung berteriak
" Iya tuh , aneh aneh saja lho nang " kata Pardi mengeleng
" Tapi kok bisa tuh anjing mba Yuni turun kesitu " kata Azam
" Mana ku tahu " kata Ferdi
" Kalian itu ngomong anjing nya siapa Masa mba Yuni punya anjing sih " kata mbok bingung
__ADS_1
" Iya anak anjing mba Yuni mbok lahirnya persis di bawah kamar nya mba Yuni Dan mereka itu kalo sama mba Yuni nurut mbok " kata Pardi
Alah alah .... itu mba Yuni punya peliharaan juga . Mbok pikir memelihara kancil dan hantu doang nyatanya anjing juga " kata mbok mengeleng
" Hahaha .....iya mbok tapi kan ngak di pengang " kata Tri yang tahu Yuni sering memberi makan sang ibu anjing
Danang pun naik keatas tangga Lalu diberikan handuk sama mbok. Yang terlihat menggigil karna kedinginan
Moko dan Andre yang datang ingin membuat kopi terkejut Ketika Danang masuk dapur dengan mandi basah malam malam .
" Lah kok mandi malam nang " kata Moko
" Iya mas , tadi lupa mandi " kata Danang mesem
" Hahaha .... dia habis dapat wangsit mas di sungai Maka nya kecebur " kata Pardi tertawa
" Kok iso " Trus dapat apa ?" kata Andre kaget
" Emas batangan mas, hanyut tuh di sungai maka nya di punguti Danang hahaha........" ledek Ferdi
" Masa sih , emang ada mas batangan hanyut mas " kata Moko heran
" Hahaha........kurang ajar lho Fer , mas batangan opo " kata Pardi
" Ho oh Asem lho Fer , besok lho yang nyebur baru tahu rasa " kata Danang kesal .
" Trus mas nya mana nang " kata Andre penasaran
" Hahaha ... Mas Andre ngak ngerti opo yang dimaksud Ferdi itu eo nya si Danang hanyut Tapi kena dirinya sendiri karna kecebur " jelas Pardi
" Hoek....... Asem .....sontoloyo lho Fer aku kira apa ?" kata Andre
" Hahaha......emang mas Andre ngiranya benaran Mana ada emas mengapung Ada nya mas Tri mas Andre mas Moko tuh bisa di jual " kata Pardi ngakak
" Dasar edan lho par, masa kita dijual " kata Andre
" Lah iya kan mas mas " kata Pardi tergelak Yang membuat yang lain pun ikut tertawa
Dan tak lama ketika asyik tertawa tiba tiba ....
" Aaa............" Teriak seseorang dari kamar Tri yang membuat semua orang kaget
Dan langsung berlari menuju kamar Tri
__ADS_1