
Tri hanya tersenyum melihat Yuni makan dengan lahap .Begitu juga dengan mbok
" Pelan pelan aja mba ngak ada yang minta " kata mbok
" Aku mau minta boleh Yun " kata Moko Yang berdiri bersama Andre umar Seto dan Aris .Yang nongol di depan pintu membuat Tri tersenyum
" Sini mas kalo mau " kata Yuni
" Bercanda Yun , sudah sehat ya jadi kangen ejekan mu Yun " kata Andre tersenyum
" Ya besok lagi mengejek nya mas Tapi kalo mau membalas mengejek Yuni sekarang juga boleh mas " kata Yuni tersenyum .
" Ngak yun bercanda kok " kata Andre
" Oh ya tadi ada titipan mas mas, dia bilang trimakasih sudah menolong nya Dan mayat kakaknya sudah di temukan Dan di makam kan dengan layak Yang membunuhnya juga sudah di tangkap polisi Dan di penjarakan " kata Andre
" Alhamdulilah " kata Yuni
Lalu Andre mengambil titipan kotak di kamarnya lalu kembali dan memberikan nya pada Yuni .Dan Yuni menerimanya
" Apa isi Yun " kata Moko
" Entah lah nanti saja aku buka takut nanti kalian suka Malah kejadian lagi nanti Kaya mas Andre kemaren " kata Yuni tersenyum
" Hadeh.....bikin penasaran aja mba. Kita ngak minta kok " kata Aris kepo
" Besok aja ya aku juga belum pengen membukanya Oh ya kerusuhan sudah selesai " kata Yuni
" Sudah ....tapi masa pembersihan .Kamu sudah ngak di kejar hantu lagi kan yun Masa hantu tanpa kepala bisa berteman dengan cewek " kata Umar
" Hahaha.....wajar saja mba Yuni di kejar hantu Orang senang banget berteman hantu Dan mana malam malam senang banget keluyuran " kata Aris
" Mana ada ris, kan aku terpaksa keluar pas butuh , ngak mungkin kan aku nyuruh kalian Untuk beli pembalut dan makanan. Apa kata dunia " kata Yuni
" Hahaha....... ngak aneh juga mba kalo nitip , kan kita bisa bilang punya istri " kata Aris
" Yo ..... aku juga ngak pa pa kok di titipin Yun kan bisa maklum " kata Andre Yang membuat mereka asyik ngobrol Berkumpul bersama .Tri dan mbok pun ikut senang karena bisa kumpul bareng
Dan bercerita bersama sambil bercanda .
Setelah malam makin larut mereka pun bubar Dan Yuni kembali menutup pintu kamar dan menguncinya. Dan ketika hendak rebahan Tiba tiba jendela kamar Yuni Diketuk dari luar .
" Astaga siapa itu " batin Yuni tegang Namun tak berniat membuka jendelanya Ia hanya berdoa Dan memejamkan mata nya .Tanpa perduli dengan ketukan itu
Yuni malah menyumpal kuping nya dengan kapas lalu tidur .
__ADS_1
***********
Subuh suara ayam berkokok mulai terdengar .Dan Yuni membuka matanya Dan melepas kapas di telinga nya .Lalu ia bergegas masuk kamar mandi membersihkan diri dan sholat
" Tok....tok....tok....
Suara ketukan terdengar ketika Yuni selesai sholat Dan Yuni membuka pintu
Dan ketika pintu terbuka
" Aaa ........." kata Yuni kaget melihat sosok hitam menemui nya .Dan memejamkan matanya karna takut Membuat semua orang terbangun Dan sosok hitam itu pun menghilang .
" Ada apa Yun " kata Moko kaget melihat Yuni menutup wajah nya dengan selimut
" Ada ...... hantu ....." kata Yuni
" Hah...... hantu , ngak ada kok lho jadi takut hantu .Bukan nya sudah biasa melihat hantu " kata Moko
" Yang ini menyeramkan mas " kata Yuni
Bergidik ngeri yang sempat melihat sosok mahluk itu.
" Heh.....sudah ini hampir siang , ayo bangun " kata Moko menarik tangan Yuni untuk berdiri .
" Trimakasih mas " kata Yuni mulai tenang
" Lah ..... kalian ngapain berdua " kata Andre yang melihat Moko di kamar Yuni Karna pintunya terbuka lebar .
" Ngak ngapa ngapain kok mas " kata Yuni mengambil jaketnya
" Apaan sih mas, kalo mau menggerebek monggo tak jadi masalah di nikahin sekalian juga silakan ." kata Moko santai
" Mau mu ko, aku yo gelem di grebek apa lagi karo Yuni . Ya ngak Yun " kata Andre tersenyum pada Yuni
" Tahu ah , pusing kepalaku mikir omongan kalian " kata Yuni
" Hahaha ngak usah dipikir kalo nikah langsung kan malah enak Yun ngak pake mikir pusing " kata Andre terkekeh .
" Ngak usah di dengar Yun, yuk kekantin kita sarapan lalu minum obat " kata Moko mengajak Yuni membuat Andre mengikuti keduanya di kantin .
Di kantin dapur Semua orang menatap ketiga nya Begitu juga dengan Ferdi Yang menatap Yuni dan Moko penuh selidik Karna keduanya duduk berdekatan .
" Nih mas ayo makan " kata Yuni yang mengisi piring nya dan Moko Dan Andre yang iri pun ikut menyodorkan piring nya pada Yuni .
" Aku juga Yun " kata Andre yang juga ingin di ambil kan Yuni
__ADS_1
Membuat Ferdi berdecak kesal melihat tingkah para pria itu .Karna hati nya cemburu Dan merasa tak senang
" Thanks ayo makan " kata Moko sambil berdoa Lalu setelah itu menyuap nasinya dengan lahap .
Begitu juga dengan Yuni yang mulai menikmati makan nya . Dan tanpa sengaja ia melihat kejendela .
" Astagfirullah aladzim " kata Yuni kaget Melihat dua hantu berdiri di bawah pohon rimbun menatap mereka makan ..
" Ada apa Yun " kata Moko
" Ngak cuma itu ada burung sedang mematuk masuk pohon mas " kata Moko
" Hah...... benar yun , wah perlu kita tangkap yun itu burung beo " kata Andre Melihat ke pohon rimbun itu . Dan Yuni tak berani melihat nya lagi .
" Apa mereka tak melihatnya " kata Yuni dalam hati Kembali melihat dua sosok hantu tanpa kepala itu Dan mereka masih berdiri disana. Dan membuat Yuni mengingat kejadian tadi subuh .Kalo hantu nekad datang menemuinya.
" Kenapa mereka menatap ku " kata Yuni .Yang lalu duduk bergeser makin mendekati Moko .Membuat Ferdi menatap tajam Yuni Karna hati nya rasa terbakar cemburu..Yuni yang menyadari itu malah sengaja ngobrol dengan Moko
" Sial..... brani sekali dia , awas saja nanti
akan ku buat kau menyesal menolak ku " kata Ferdi dalam hati
Sedangkan Yuni tak perduli Mereka asyik ngobrol bertiga dengan Andre Dan selesai makan Yuni ikut kembali ke mess staf Dan masuk kamar . Dan setelah berganti pakaian ia menuju kantor .
Sedangkan Ferdi yang kesal menendang nendang drum. Di dapur sampai penyok karna kesal
" Aish .... sial kenapa aku cemburu . Ah dia seperti hantu saja membuat ku gila " kata Ferdi mengomel sendiri
Mbok yang mendengarnya Hanya mengeleng kan kepala Lalu mendekati Ferdi Yang marah sendiri.
" Fer....maka nya jangan main main , akhirnya kualat kan Main guna guna balik ke awak mu dewe kan le le " kata si mbok .
" Wes kadung terlanjur mbok masalah e dia nolak aku Ya gemas aku biar tahu masa pria setampan ini di tolak ." kata Ferdi sakit hati
" Alah alah le le , perempuan itu punya hak untuk menolak Karna dia nyari pria yang terbaik Karna pengen hidupnya tenang dan tentram Dan Pria juga menang milih gule sing Ayu biar senang buat kepuasan Tapi model mba Yuni ya ngak lihat ganteng orang sama mas Andre cuek ngono Apalagi sampean . modal ganteng ya percuma " Kata mbok .
" Masa cinta ditolak dukun bertindak . pas membalik ilmu ne kesal dewe . Wajar lah Tuhan ngak ridho . Maka nya kalo cinta perjuangkan dengan baik baik Bukan malah main dukun " kata mbok
Menasehati Ferdi .
" Tahu ah mbok , aku lagi kesal ini ngak usah diomelin " kata Ferdi
" Ya sana bunuh diri no di kandang kancil atau terjun ke sungai " kata mbok mengejek Ferdi
" Mbok kon ngono sih bukan nolongin Malah nambahi masalah ku ." kata Ferdi
__ADS_1
" Iya lah ben patah hati lalu minum racun bunuh diri kono . " kata mbok Yang
kesal juga pada Ferdi karna terlalu percaya diri Yang akhirnya kena batu nya Karna dulu ia suka mempermainkan perempuan Dan sekarang baru tahu rasa di tolak perempuan . Karna merasa dirinya tampan