Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 142


__ADS_3

Cukup lama Tri melakukan nya hingga ia puas dan tersenyum Tapi tidak dengan Yuni yang memasang wajah cemberut


" Kenapa marah lagi " kata Tri


" Tahu ah ...." kata Yuni mendorong tubuh kuat lalu kepintu dan keluar dari kamar mbok Yang membuat Tri terkekeh


" Dasar perempuan "' kata Tri


" Ya ampun le, kau ini nakal sekali senang sekali membuatnya marah " kata mbok menatap Tri


"Ya mau apa lagi mbok dia sangat pintar menghindari ku Dan senang sekali membuat ku khawatir .Aku hanya heran mbok dia tak punya rasa takut Bikin aku jantungan bila dia kenapa napa "kata Tri


"' Dia gadis mandiri Tri jangan samakan dengan Nugrah yang manja. Tiap wanita itu beda beda Maka nya saking mandiri nya dia sering pergi sendiri tanpa pamit


Mbok bisa maklum Tapi hanya khawatir saja kalo ia dalam bahaya " kata mbok


" Ya itu mbok yang Tri maksud, yang bikin Tri ngak habis pikir Apa perlu ku hamil saja biar anteng ." kata Tri


Plug ....... mbok langsung melempar bantal pada Tri


" Jangan macam macam, halalkan dulu baru bikin dia hamil !! Lagian kamu sudah kelewat batas le " kata mbok


" Enak mbok ....." kata Tri


" Sontoloyo sampean kui , nanti kalo marah benaran baru tahu rasa " kata mbok mengeleng


" Ngak pa pa mbok, aku lebih senang dia marah Tapi masih ada didepan mata. Ketimbang dia celaka aku genes mbok Dobel rasa sakitnya ngak tega lihatnya Apa lagi kalo dia sakit dan menangis " kata Tri jujur


" Tapi dia kan sudah bilang menolong orang Tri Jadi jangan terlalu agresif Wanita yang mandiri itu kalo diatur atur ngak senang le, apalagi kamu belum jadi suaminya " kata mbok


"' Lalu Tri harus bagaimana mbok?" kata Tri bingung Yang meraup wajahnya kasar


" Bersikap seperti biasa saja , dan satu lagi Jangan ciuman sembarangan malu di lihat orang " kata mbok mengingatkan


" Hadeh.... mbok mbok , ngak kuat aku mbok menahan nya Kalo bisa aku kurung di kamar saja seharian " kata Tri


" Dasar edan ki bocah Yo wis emang kalo orang sedang jatuh cinta itu paling susah di nasehati. Hati nya buta karna cinta .Dah sana balik kamar mbok mau tidur besok mau kepasar " kata mbok


" Iyo mbok besok ikut ya mbok mau ambil alat sekalian , oh ya anak wedo di ajak ya mbok " kata Tri

__ADS_1


" Mbok ngak janji le , kalo mau ikut ya Monggo Kalo ngak ya sudah " kata mbok Yang memang tak bisa memaksa Yuni


" Ya wis, aku balik kamar mbok " kata Tri yang lalu keluar masuk kamar mbok


Sedangkan Yuni baru saja habis mandi Karna merasa tubuh nya lengket dan kotor lalu memakai handbody Dan memasang pakaian nya Dan tiba tiba ....


Ting.......


Tiba tiba hantu tanpa kepala muncul di depan Yuni Dengan baju lusuhnya


" Astagfirullah, kenapa senang banget sih datang ngak permisi " omel Yuni


" Maaf apa dia sudah aman " kata hantu itu


" Ya dia sudah diantar sebelum malam ke luar kota sisa uang nya ada didalam tas tuh !!" kata Yuni


" Buat mu saja yang penting dia tidak di sini .Oh ya kau harus hati hati dengan Danang teman mu itu .Dia berniat jahat lagi pada mu " kata hantu itu memberitahu Yuni


" Emang dia mau ngapain lagi ?" kata Yuni sambil mengambil bukunya Yang ingin membuat laporan


" Dia ingin mengguna gunai mu lagi " kata hantu itu Yang membuat Yuni menarik nafas dalam


" Biarkan saja nanti juga akan kembali sendiri .Aku tak mau mengotori tangan ku Biar cukup tuhan yang membalas " kata Yuni yang tak ambil pusing .


"' Ya terima kasih , pulang lah aku mau kerja Karna tadi belum bikin laporan " kata Yuni yang asyik membuka laporan


" Ya baik aku pergi " kata hantu itu menghilang Yang memang tak pernah Yuni lihat wajahnya.


Yuni pun lalu sibuk sendiri Sampai tanpa sadar ia ketiduran hingga subuh Dan terbangun ketika suara Paijo di depan pintu menggonggong Membuat Yuni membuka pintu


" Ada apa ?" kata Yuni heran Karna Paijo langsung menyeruduk nya .


" Kau mau keluar ayo ......" kata Yuni Lalu membuka pintu dan melepas kan Paijo lalu memberi makan Paijo yang tanpa sengaja Yuni melihat bayangan hitam lewat . Tapi Yuni pura pura tak melihat Yang membuat Paijo menggonggong


" Sudah biarkan ,aku mau sholat dulu " kata Yuni Yang lalu masuk kamar untuk sholat Dan melanjutkan pekerjaan nya karna besok ia akan mengantarnya ke kantor sampit .


Sebenar Yuni betah tinggal di mess juga kerja nya santai Tapi untuk karir ia perlu berkembang Kalo ia terus di sini tak akan ada kemajuan karier .Dan Yuni butuh pengalaman baru Untuk bisa menunjang karir nya .Karna ia juga masih ingin kuliah Dan bisa menetap kerja di tempat yang nyaman .Sebab itu ia banyak belajar pada Raya dan ci Lily yang lebih senior darinya .


Siang Yuni asyik dengan komputernya di kantor sedangkan Tri pergi sampit bersama Yusuf Karna ada barang yang harus mereka ambil dan di bawa ke camp untuk perbaikan alat berat

__ADS_1


" Tri kamu di suruh training kejakarta 3 hari sama perjalanan 5 hari " kata pa Sugeng pada Tri Ketika mereka sudah di bengkel


" Kok saya , harusnya kan pa Sugeng " kata Tri


"' Kamu itu calon kepala mekanik jadi perlu di uji Tri . Ini sangat bagus untuk perkembangan karier mu " kata pa Sugeng yang menatap Tri oh ya malam ini kamu menginap disini saja minggu baru pulang .Biar Yusuf yang pulang sama mbok ya suf Biar bapa bisa kasih pelajaran tesnya " kata pa Sugeng


" Apa ngak apa suf " kata Tri


" Ngak apa apa Tri orang kan besok juga sabtu kan santai kerja nya Kan ngak alat berat yang sakit " kata Yusuf


" Ya tapi ngak bawa baju pa " kata Tri


" Lah kan bisa pinjam dan lagi bisa beli tuh di sana ada toko baju bagus Punya duit kok pelit orang beli buat sendiri . Bikin penampilanmu keren dikit lah " kata pa sugeng


" Hahaha..... Tri duitnya di tabung buat modal nikah pa, kan sudah pedekate " kata Yusuf tertawa


" Bagus lah , tapi ingat karir mu juga penting buat menunjang pekerjaan mu " kata pa Sugeng


" Ya pa siap nanti temani ya suf . Mumpung mbok belum pulang " kata Tri


" Ya Tri santai , tapi kalo ke jakarta Yayang di tinggal nih " kata Yusuf memainkan mata nya


" Emang sudah jadi suf , belum juga sudah galau aja " kata pa Sugeng mengambil oli .


" Dih......bapa ngak tahu , kalo Tri itu sudah........" kata Yusuf menggantung


"' Suf " kata Tri memotong perkataan Yusuf dan menatap lekat Yusuf


" Apa ..... kalo cuma rayuan sih ngak mempan . Mending sama Nugrah tuh !!" kata pa Sugeng melihat Nugrah Yang baru datang untuk mengantar laporan


" Mas Tri ...... " kata Nugrah senang melihat ada Tri di bengkel . Nginap sini kan kita jalan jalan ya nanti malam " kata Nugrah mendekati Tri


" Waduh .........wah Tri lho bikin cabang baru nih Tri bakal runyam nih kalo yang satu lihat " kata Yusuf menyindir


" Hanya teman suf .Ya kan Nug " kata Tri santai Yang lalu mengumpul baut


" Iya ttm suf " jawab Nugrah Yang membuat pa Sugeng tertawa Sedang Tri hanya membuang nafas kasar Tri hanya berpikir untung Yuni tidak disini Kalo tidak dia bakal tambah di cuekin oleh gadis itu Apalagi kalo lagi marah .


" Nanti malam kita jalan ya Tri sekalian nyari baju " kata Nugrah

__ADS_1


" Ya ..... " jawab Tri cuek Karna tak ingin Nugrah makin merayunya .


Sedangkan Yuni sedang merapikan laporan nya di kantor Karna ia ingin mengantarnya nanti sore Sekalian membawa Paijo kerumah Lery karna senin ia sudah harus pulang cuti .


__ADS_2