
Pa Tyiur hanya bisa melongo mendengar nya Karna ia bingung membedakan Santet dan ilmu hitam .
" kok pa Tyiur bingung pa " kata Aris
" Iya lah kan aku belum ngerti ris " kata pa Tyiur
"' Arti nya sama pa , cuma penyebutan nya beda " kata Andre yang lalu mengendong Paijo dan membuka jendela kamar Yuni .Hingga cahaya matahari masuk dan menyapu bersih kabut asap hitam di kamar itu
" Wah ......bahaya itu padahal kan kita ngak pernah ganggu mereka Apalagi Yuni kan dia sibuk ngurusi dapur " kata pa Tyiur
" Iya pa , cuma kadang kita tidak tahu hati orang pa !! Sedalam dalam sungai kita bisa mengukur nya Tapi niat jahat di hati orang kita tak bisa mengukurnya pa. Mereka mau apa juga kita tidak tahu " kata Aris
" Ya benar tuh pa , kadang kan kita ngak tahu niat tersembunyi orang lain Dan untung nya Yuni ngak pendendam Coba kalo dendam bakal rame jagat perdukunan disini " kata Andre.
" Iya betul dre , mana pagi pagi lagi ngirimnya Kaya orang mau sarapan "' kata pa Tyiur merasa bingung
" Ya pa , untung nya mba Yuni ngak tidur disini , sama mbok di dapur Kalo disini bakal nangis Paijo . Ya ngak jo " kata Aris
" Guk......guk .....guk...." Jawab Paijo
" Heleh tahu aja lho jo , yuk kita kedapur " kata Andre mengendong Paijo dan menutup lagi kamar Yuni Yang diikuti Aris dan pa Tyiur untuk sarapan pagi walau mereka belum mandi .
Sedangkan di dapur Yuni duduk sambil minum teh yang dibawakan mbok yang juga sarapan dikamarnya bersama Tri
Dan tak lama Andre muncul di depan pintu kamar bersama Aris
" Tuh jo ibu mu sudah bangun, mba ini di cari anak kita !!" kata Aris Yang membuat Tri mendelik kan matanya tak percaya mendengar perkataan Aris takut salah dengar
"' Anak ku karo Yuni Tri ngak usah mendelik " kata Andre terkekeh
" Anakku mas , aku sing ngurusi kok " kata Aris
"' Ya Allah anak anjing wae kok jadi rebutan .Ibu mu lagi makan .Sabar ya le " kata Tri menoel hidung Paijo Yang membuat mbok terkekeh
" Ibu nya cuma satu Tapi yang ngaku bapaknya kok banyak ya " kata mbok
" Ya mbok , kan laris manis mbok kaya kuaci " sahut pa Tyiur yang duduk di kursi meja makan Dan mbok pun keluar dari kamar Karna sudah selesai makan Lalu melayani pa Tyiur untuk sarapan .
" Nyariin aku mas " kata Yuni
" Ngak lah kan banyak bapaknya " kata Andre yang menaruh Paijo di lantai untuk duduk .
" Duduk sini ya !! Tunggu ibumu selesai makan sama bapak tiri " kata Andre Yang langsung membuat Aris dan pa Tyiur tertawa Mendengar perkataan Andre pada Tri
__ADS_1
" Wah pelanggaran itu mas " kata Tri mengeleng kan kepala Lalu keluar kamar karna sudah selesai makan
" Hahaha....... hajar Tri masa lho dibilang bapak Tiri kejam banget ya Tri " kata pa Tyiur tertawa
" Di pites aja pa, kalo di hajar kasihan ngak bisa pulang nikah besok Kan belum merasakan nikmat nya dunia percintaan " kata Tri balik menyindir
" Hahaha....... betul Tri, kok gerti " kata Andre tahu Tri bercanda Jadi dia duduk santai menunggu mbok mengisi piring nya yang masih kosong
" Ngerti lah ada new hot lambe turah " kata Tri terkekeh
" Heh..... berarti ada tukang gosip noh Tri disini Yang lalu ikut keluar kamar Dan mencuci piring nya Setelah itu ikut bergabung duduk di sebelah Tri
" De minta dong mas belum minum " kata Tri menyesap gelas teh Yuni .
" Ya ... kan di dapur banyak Tri " kata Yuni Yang kaget Tri ikut minum teh nya
" Sok romantis , pamer nanti kalo ribut geger " kata Seto Yang muncul bersama Umar dan Moko
"' Lah kalian dari mana ?" kata pa Tyiur Yang melihat ketiga datang bersamaan Karena tadi di kamar sudah kosong Ketika Paijo menggonggong
" Kita tadi ngejar burung gagak pa Yang mau masuk kamar kita Dan langsung di bunuh Umar tuh disana masa burung nya mematuk bantal kita sama kasur kita " kata Seto
" Hah .......kok bisa ?" kata Yuni kaget
" Hah.......masa sih kan kamarnya di kunci Yuni mas " kata Yuni heran Kenapa burung sampai bisa masuk kamarnya
" Itulah mba yang bikin bingung , Kenapa tuh burung bisa masuk Kalo Paijo ngak ngasih tahu kita ngak akan tahu " kata Aris menjelaskan
" Ya yun , pintu kamar nya di buka sama Aris " kata Andre
Yuni pun terdiam Sedangkan Tri menatap Yuni yang diam Entah memikir kan apa Karna Yuni seakan memikirkan sesuatu yang tak bisa di tebak Tri
" De ....mikir apa ? " kata Tri menyenggol tangan Yuni
"' Lho nganggu aja sih Tri , dia lagi mikir jalan keluar nya Biar tuh ilmu sihir atau santet hilang .Masa kita di ganggu terus " kata Aris
" Iya ris, kok aneh ya perasaanku Aku ngak nganggu orang .Dan ngak pernah nakal juga " kata Yuni mencebikkan bibirnya
" Heh ..... Tuh bibir ngak usah di bikin gitu bikin aku pengen nyium aja de Nakal nya sama mas aja sini " kata Tri Yang membuat Yuni mendelik
" Hahaha ...... brani lho Tri " sindir Moko
" Kalo di sini ngak brani mas, dikamar yuk de " kata Tri
__ADS_1
" Apaan sih Tri mesum aja lho , Nanti aku suruh Paijo yang nyium " kata Yuni .
" Hahaha........ belum tahu dia Kalo dicium itu enak Di **** **** Dan di ***** " kata pa Tyiur
" Ngak usah ngadi ngadi pa, kita kan jomblo semua disini pa .Beda sama pa Tyiur yang sudah punya Istri " kata Andre Sambil menyuap makanan nya
" Makanya cepat nikah " kata pa Tyiur
"' Ngak ada lawan nya pa, nih ade aja tak ajak nikah ngak mau .Ya kan de " kata Tri melirik Yuni
"' Cepat terima Yun, tinggal pilih tuh dari mereka berenam .Kalo nikah itu nikmat beuh....... bisa ketagihan nanti lho yun " kata pa Tyiur
"' Sama Aris aja mba , masih muda dan strong " kata Aris
" Sama aku aja Yun , biar hitam kaya kereta api banyak yang menanti " kata Andre
" Bingung kan yun atau mau di gilir Kaya cerita Drupadi nikah setahun setahun " kata Umar .
" Ngak deh, emang aku piala bergilir" kata Yuni menatap Tri
" Sama mas aja ya " kata Tri mengedip kan mata .Yang membuat Yuni tergelak pada pria manis itu
" Aku belum pengen nikah Tri , masih pengen jadi jomblo pengen kuliah Dan masih pengen bersenang senang " kata Yuni menatap Tri Yang membuat Tri hanya diam Dan menggaruk kepalanya Yang tak gatal .Sedangkan Moko Umar dan Seto hanya diam tak berkomentar apapun .
"' Tapi kok mau di cium " bisik Tri di telinga Yuni
" Ih .....Tri apaan sih , awas lho " kata Yuni dengan mata melotot Dan Tri hanya tersenyum menatap Yuni melotot
"' Kenapa Tri kok di liatin sampe segitunya " kata pa Tyiur
" Hahaha..... Ngak pa , mau aku cium Tapi takut di tolak pa, lagian mata kecil gini kok pengen melotot ya tetap ngak bisa " kata Tri gemas lalu menoel hidung Yuni
"' Tri ......" kata Yuni
" Iya sayang kenapa ?" kata Tri dengan suara lembut dan pelan Yang membuat pa Tyiur terkekeh mendengar nya
" Tahu ah gelap " kata Yuni Yang lalu pergi menjauh Dan pulang ke mess staf
"' Hahaha......ngambek dia Tri " kata pa Tyiur
" Ngak pa, paling nanti juga sebentar nanti juga nyari in "' kata Tri yang tahu sedikit banyak sifat Yuni
" Aaaa.............." Teriak Yuni Yang membuat Tri langsung berlari mengejar nya ke arah mess
__ADS_1
" Guk.......guk.....guk.....guk......" Paijo pun ikut menggonggong