
Yusuf yang melihat Tri terdiam hanya bisa memperhatikan Nugrah
"' Apa bila aku jujur kau akan percaya Nug "' kata Tri yang lalu duduk tenang di kursi dekat tangga
"Ya tergantung " kata Nugrah cemberut
"' Tergantung yang menggantung ya ngak Tri " sindir Beni
"' Apa yang menggantung Ben ?" tawa pa Sugeng Yang sudah biasa mendengar omongan konyol para anak buahnya
" Hahaha........ya buah menggantung tuh pa diatas pohon palem " kata Yusuf tertawa
Yang membuat Nugrah tak bicara apa apa lagi Lalu terlihat Lala keluar membawa secangkir kopi untuk Tri
" Tri minum dulu nih, kan kamu baru datang , masa sih mba Nugrah tega ngomel ngomel sama mas Tri Kan baru pulang " kata Lala menyindir
" Trimakasih la tadi sudah minum kopi kok " kata Tri
" Sini la buat aku saja " kata Yusuf mengambil cangkir kopi itu Lalu menyesap nya dan
Puihh............
" Mas Yusuf apaan sih " Teriak Lala kaget
" Sontoloyo kamu la nih minum rasain sendiri !!!mana ada kopi asin " kata Yusuf memberikan gelas itu pada Lala Dan lalu pun mencicipi kopi buatan nya
" We........... kok bisa sih " kata Lala meminum kopi asin nya
" Hahaha.......gaya mu la, bikin kopi aja ngak becus mau merayu Tri " kata Nugrah berkacak pinggang
" Ya suka suka gue dong Namanya juga usaha kaya mba Nugrah " kata Lala santai dan cuek
"' Eh kita itu ya sudah di jodohkan sama orang tua kita Dan cuti besok kita mau nikah tahu ngak Dan lho jangan dekat dekat sama Tri dia itu calon suami gue !!!" Kata Nugrah
" Waduh Tri hilang Yuni bukan sepi saingan nya Nugrah tapi nambah" kata Rendi yang sedang melap motor
" Biarkan saja mau nya mereka bikin pusing " kata Tri yang lalu mendekati Beni di bengkel
" Kasus lho Tri malah bikin ribut tuh Nugrah jadinya " kata Beni melirik Tri yang santai Lalu Yusuf juga datang menghampirinya
" Yang punya laki aja duduk santai di kantor Masa orang lain yang bingung " kata Tri
" Hah.......laki siapa ?" kata Yusuf
" Bini gue lah , masa bini orang " kata Tri yang membuat Beni dan Yusuf melongo mendengar perkataan Tri
__ADS_1
' Woi.......bayem ...... tuh mulut kok melongo " kata pa Sugeng menegur
" Tri bilang dia punya bini pa, makanya kita kaget " kata Beni menatap Tri penuh selidik
" Biar cari sensasi ya Tri " kata pa Sugeng tersenyum
" Ya pa sensasi membawa nikmat nya surga dunia " kata Tri .Yang lalu membantu Beni mengecek alat Dan mereka pun mengecek mesin yang rusak
Sedangkan Yuni duduk di penginapan yang disediakan pihak perusahaan Yang tadi sudah bertatap muka dengan Yuni di kantor .Dan ia dapat penginapan melati itu cukup nyaman karna ia dapat di lantai bawah dekat parkiran motor Dan juga tak jauh dari kantor tempatnya bertugas
Wus............tiba tiba Yuni merasa bulu kuduknya berdiri .......seakan ada mahluk astral melewatinya .Namun Yuni tetap bersikap tenang Seolah .olah tak ada yang terjadi
" Ada apa mereka kesini padahal aku tak mengganggunya " guman Yuni Yang tak mungkin menelpon Tri yang pasti nya sedang bekerja
Cukup lama Yuni duduk lalu membuka tirai jendela kamar nya Agar terlihat terang kena cahaya matahari Membuat mahluk itu pergi menjauh
Lalu siang nya Yuni tertidur karena lelah Dan sore nya ia terbangun lalu langsung mandi Dan mencari makanan di sekitar penginapan Yuni pun berjalan kaki melewati tanah lapang
" Mas ada yang jual makanan dekat sini ngak ya ?" kata Yuni pada bagian tukang bersih bersih
" Oh itu mba di ujung sana belok kanan disitu ada yang jual sate nasi goreng dan bakso Tapi lewat belakang gang .itu juga bisa cuma ........" kata pria itu menggantung
" Cuma apa mas ?" kata Yuni .
" Ya mas terimakasih " kata Yuni Yang lalu berjalan kebelakang dekat pohon pohon rimbun itu Dan benar saja banyak kuburan tanpa nama di tempat itu .Yuni pun bergegas karna merasa perut nya lapar .Dan benar saja ketika keluar gang sempit itu Terlihat banyak orang sedang berjualan makanan sepanjang jalan .
Yuni pun lalu membeli sate dan lontongnya sekalian makan ditempat itu Lalu membeli Ayam goreng dan gorengan untuk malam . Juga beberapa botol air mineral untuk di kamarnya .Setelah itu ia pun pulang ke penginapan Karna sudah mulai senja Dan Yuni ingin Melewati jalan perkuburan itu lagi Tapi ketika kakinya hendak melangkah
Srek.......shhh........srek ......
" Allahuakbar " kata Yuni kaget melihat tangan tangan bermunculan ingin menangkap kaki siapa saja saja yang melewati jalan setapak itu Membuat Yuni mengurungkan langkahnya Dan cepat berbalik ke warung lalu memutar arah dengan bulu kuduk yang berdiri Karna ia melihat sendiri tangan tangan itu keluar mencari mangsa
Yuni berjalan memutar jalan .Hampir .30 menit Yuni berjalan Dan sesampainya di penginapan ia langsung masuk dan menyalakan lampu " Assalamualaikum ." kata Yuni mengucap kan salam masuk kamarnya lalu menutup pintu dan mengunci nya Dan membaca Al-Ikhlas 3x lalu Yuni menaruh kantong makanannya di atas meja Setelah itu Yuni berwudhu untuk sholat magrib
Ditempat lain sehabis isya Tri gelisah sambil mengirim pesan pada Yuni . Yang menjadi perhatian Yusuf dan Beni di kamar Karna Tri mondar mandi di balkon depan kamar mereka
" Ada apa dengan nya " kata Beni
" Mana aku tahu " jawab Yusuf
" Dia lagi sms an sama siapa?" kata Yusuf heran
" lho yang dekat aja ngak tahu Apalagi aku suf " kata Beni
" Ya kan aku ngak kepo dan sok tahu " jawab Yusuf
__ADS_1
Dan untungnya sore tadi Lala sudah pulang duluan bersama Ferdi Dan tak lama ponsel Tri pun berbunyi
"' Ade dimana tadi mas kesana katanya sudah cek out " kata Tri yang terdengar oleh Yusuf dan Beni
" Siapa ?" bisik Beni menatap Yusuf Namun Yusuf hanya mengeleng kepalanya Karna tidak tahu
" Ya sudah mas kesana kirim kan alamatnya " kata Tri Yang lalu menutup pembicaraan
" Suf Ben aku nginap di luar lagi ya , kalia tidur aja berdua " kata Tri mengambil jaket
" Emang lho mau nginap kemana Tri tempat siapa ?" kata Yusuf penasaran
" Nginap di losmen , sama istri gue " kata Tri Yang bergegas keluar kamar
" Istri ......" kata Yusuf dan Beni saling tatap kompak karna terkejut
" Astaga .......benaran tuh si Tri punya bini suf " kata Beni makin penasaran .
" Mana aku tahu ." kata Yusuf mengangkat dua bahunya .
" Gila ......gimana kalo Nugrah tahu padahal mereka mau cuti bareng satu bulan lagi ?" kata Beni
" Tahu ah , kita ngak perlu ikut campur itu kan urusan Tri sama si Nugrah biar saja mereka menyelesaikan urusan mereka sendiri " Kata Yusuf Yang teringat dengan Yuni
" Apa karna patah hati dia nekat nikah ya Tapi kapan nikahnya " batin Yusuf bertanya tanya
Sedangkan Tri baru saja sampai di penginapan Yuni .Lalu turun dari motor Ketika Yuni membuka pintu kamarnya
" Mas sendiri " kata Yuni berdiri di depan pintu
" Ya de, masa mas ngajak orang buat tidur sama ade Nanti malah repot " kata Tri tersenyum lalu masuk kamar Yuni Dan kamar itu lumayan besar ukuran 5 x 7 dan lengkap Karna ada kamar mandi juga di dalam nya
" Berapa lama ade disini ." kata Tri melepas jaket dan menggantung nya
" Ini buat dua minggu mas kalo kemaren kan Ade bayar sendiri Nah .ini dari pihak kantor yang bayar " kata Yuni
" Apa mas sudah makan ." kata Yuni ..
" Sudah tadi dikantor , besok mas pagi sudah ke camp Tapi kalo ngak repot mas akan kesini Kalo repot ngak apa apa kan ade sendiri
" Ngak apa apa mas " kata Yuni
Lalu Tri pun rebahan diatas tempat tidur dan menarik Yuni dalam pelukannya .
" Mas ........" kata Yuni kaget .
__ADS_1