Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 63


__ADS_3

Di kantor Yuni duduk diam sambil melihat layar komputernya. Ia berharap mahluk itu tidak muncul lagi Karna doa yang ia baca saat itu Adalah doa pemusnah ilmu sesat yang ia dapat dari sang kakek .


Lama Yuni terdiam Sampai Moko menegurnya .Dan duduk disebelah nya


" Kenapa lagi ?" kata Moko


" Ngak mas ,cuma ingat kejadian tadi pagi " kata Yuni


" Kamu cukup berani Yun ,pasti dia jera Atau malah sebalik nya " kata Moko


" Ya aku menunggu nya " kata Yuni


Yang berpikir mahluk itu manusia biasa yang menganut ilmu sesat Dan itu di ketahui Yuni lewat mimpi buruk Yang ia lihat Karna tiap kali Yuni dalam bahaya ia slalu dapat firasat


" Hehehe........pasti dia ngak berani muncul Yun , lihat kamu serius begitu " Kata Moko terkekeh


" Entah lah mas, brani muncul atau tidak Tapi yang pasti kalo ia datang aku akan menyerang nya lagi " kata Yuni serius Karna Yuni sedang melawan rasa takutnya sendiri . Tadinya ketika melihat hantu ia sangat ketakutan Tapi setelah tahu hantu itu tak menyakitinya Yuni pun sedikit berani .


" Itu bagus , uji nyali namanya " kata Moko tersenyum


" Ya " jawab Yuni singkat .


Lalu keduanya kembali sibuk dengan pekerjaan nya masing masing .Dan siang nya mereka makan bersama. Setelah makan Yuni mengajak Ariesta ke perkebunan sebelah untuk jajan


" Yang mau beli apa biar aku bayarin " kata Ariesta


"Seriusan nih jajan pedas " kata Yuni tersenyum .Dan tak jauh dari mereka seorang pria menatap keduanya Yang asyik memilih jajanan .


" Tuah , lihat siapa ?" kata teman nya


Yang ikut duduk


" Ngak gar , tuh cuma lihat dua bocah lagi jajan " kata Tuah


" Oh mba Yuni sama teman nya , biasa dia sering jajan disini..Gadis itu jadi


rebutan kaum adam di camp " kata teman Tuah


" Wajar saja normal pria naksir Tapi kalo di tolak jangan marah Bersaing secara sehat saja . Kalo punya musuh karna wanita ribet " kata Tuah


" Iya juga , orang dia nya aja cuek


Wajar bikin banyak pria penasaran . Apalagi jual mahal malah banyak yang ngejar pastinya ." kata teman Tuah

__ADS_1


" Iyalah " kata Tuah memperhatikan Yuni cukup lama .


Sedangkan Ariesta dan Yuni selesai memilih dan membayar mereka pun pulang Dan ketika melewati Tuah dan temannya Keduanya tersenyum .


" Permisi mas " kata Yuni


" Ya mba hati hati " kata teman Tuah


Yang membuat Yuni dan Ariesta tersenyum pada keduanya Dan melewati mereka dengan santai .Lalu berjalan di antara pepohonan sawit .Yang membuat wajah seorang pria masam Ketika melihat Yuni


" Awas saja kau gadis kecil , lihat saja besok " kata Pria bertubuh kekar itu Mengepalkan tangan nya erat . Sambil mengawasi Yuni dan Ariesta.


Yuni yang merasa ada orang yang memperhatikan mereka Langsung berhenti berjalan Dan melihat lihat sekeliling nya


" Ada apa yang ?" kata Ariesta


" Aku merasa ada orang yang mengawasi kita yang " kata Yuni


" Hah...... Siapa ??" kata Ariesta Yang lalu ikut melihat lihat rimbunnya pohon sawit .


" Woi.......siapa itu berhenti !!!" Teriak Yuni berlari mengejar seorang pria bertopi tudung .


" Yun..... " Teriak Ariesta . Ikut mengejar Yuni mengejar pria itu Yang hilang berlari begitu cepat .


" Pasti dia bersembunyi " kata Yuni melihat sekeliling pohon sawit . Setelah cukup lama mencari tak melihat apapun Yuni pun menyerah .


" Ayo pulang !!, cemen pria bencong penakut " kata Yuni kesal


" Hust .....ngak boleh gitu " kata Ariesta Yang mengikuti Yuni kembali berjalan Menyebrangi perkebunan menuju camp


Sedangkan pria yang bersembunyi itu membuang nafas kasar. Mendengar ucapan Yuni tadi .Dan rahangnya mengeras dengan wajah memerah


" Awas saja kau gadis kecil ,Kau akan ku buat menyesal Sudah meremehkan ku " kata Pria itu Lalu melangkah pergi meninggalkan tempat itu.


Tanpa ia sadari sesosok bayangan pun menghilang dari tempat itu Sambil mengelengkan kepalanya .


Yuni dan Ariesta yang ke mess karyawan membawa makanan nya ke kamar mbok Mereka berdua membuat teh manis sambil makan jajanan .


" Ya ampun di bocah ya masih belum kenyang " kata bi Narsih . Melihat Yuni dan Ariesta menguyah jajanan


" Ini nyemil bi bukan makan buat ekstra sampingan " jawab Ariesta


" Sama saja kan juga makan " kata bi Narsih yang ikut bergabung .

__ADS_1


" Mbok mana bi ?"" kata Yuni


" Tadi kekamar Tri ngantar baju bersih


Mungkin lagi dirapikan dulu " kata bi Narsih


" Oh gitu , kapan Tri pulang bi" kata Ariesta sambil menguyah makanan


" Katanya sore ini , kalo ngak besok " kata bi Narsih


" Kalo lama juga ngak pa pa kan kita bisa berdua ya ngak yang .Biar aku bisa jagain kasih " kata Ariesta


" Gombal mba, jangan mau " kata Aris muncul di depan pintu kamar


" Hai ris sini " kata Ariesta Yang menarik Aris duduk dan ikut makan jajanan Dan ketiganya pun asyik ngobrol membuat bi Narsih hanya menggeleng Sambil mendengarkan ketiga anak muda itu ngobrol .Tentang kejadian tadi malam Hingga tak lama mbok pun ikut bergabung bersama mereka . Dan tak lama setelah itu mbok dan bi Narsih pun memasak untuk makan malam .


Malam nya Yuni kembali kekamar setelah makan malam Dan setelah sholat ia pun mencari cincin yang di beri hantu Alam di dalam tas .


" Tuh kan ada disini , aku pikir hilang " kata Yuni mengambil cincin merah delima itu Yang ikut bergabung dengan perhiasan lain .


Yuni pun lalu memasang nya dijari nya Dan lalu tidur Karna ia ingin melihat secara khusus siapa sebenarnya Mahluk menyeramkan itu.


" Hantu alam bantu aku melihat siapa pria jahat itu bismillah " kata Yuni berbaring membaca doa Dan memejamkan matanya untuk mencari siapa mahluk yang mengejarnya


Tak lama Yuni pun terlelap Dan ia pun masuk ke alam spiritual .Dan berdiri diantara dua jalan Dan Yuni melihat seorang pria berjalan menuju sebuah rumah dengan terburu buru


" Juan Juan lihat Tuah terluka " kata seorang pria berteriak Tak lama muncul seorang pria berbadan besar keluar dari rumah dan lalu pergi bersama pria yang meneriaki nya .


Dan Yuni pun mengikutinya Sampai dua pria itu kesebuah gudang yang memperlihat seorang pria terluka parah dikelilingi para pria lain .Dan membuat pria bernama Juan itu marah dan menghajar semua orang Yang mengelilingi nya .Dan tak lama ia pun berubah menjadi mahluk sosok berbulu


" Astagfirullah Aladzim " kata Yuni kaget lalu menutup mulutnya Tapi terlambat sosok itu melihat nya Dan mengejar nya. Yuni pun berlari sekuat tenaga nya


" Aaa ..... tolong ...... " teriak Yuni karna mahluk itu mengejarnya dengan cepat Namun entah mengapa tiba tiba Yuni pun bisa lari dengan cepat Ketika ia mulai tenang Dan mahluk itu tak bisa menyusul nya .Dan Yuni berhenti karna lelah .Lalu duduk di bawah pohon .Tak lama setelah bernafas sebentar Mahluk itu muncul lagi Namun kali ini tak sendiri .ia datang bersama hantu tanpa kepala yang cukup banyak Yuni pun berdiri dan kembali berlari ...


" Allahuakbar ....... Ya Allah tolong aku " kata Yuni Yang kembali berlari menjauhi mahluk berbulu itu dan para hantu tanpa kepala sambil membawa kepala nya


" Aaa............" teriak Yuni ketika sosok hantu menangkap kaki nya .Dan Yuni berontak melepas kan diri nya dari cengkraman hantu itu Dan kembali berlari kencang Tapi ia kembali terjatuh


Namun Yuni cepat berdiri


"Aku akan membunuhmu gadis kecil " kata mahluk berbulu itu


" Tidak akan " kata Yuni berlari sekuat tenaganya dan

__ADS_1


" Aaaaa.........." Teriak Yuni kaget ketika semua hantu mengelilinginya Dan mahluk menyeramkan itu berjalan ke arahnya Dan Yuni melangkah mundur


__ADS_2