Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 194


__ADS_3

Semua orang kaget Lala menangis sedih Yang membuat Aris langsung membantu nya berdiri Dan masuk ke kamarnya


" Ngak usah nangis paling itu gosip La Biasa kalo lagi musim semi " kata Aris


" Hah......emang disini ada musim semi ris, Kan musim semi cuma ada di luar negeri .Disini ada nya musim rambutan mangga durian dan layangan " kata Lala


Yang membuat Aris tertawa geli


" Hahaha .... betul La, iya juga ya ngak ada musim semi " Kata Aris tertawa


" Trus mas Tri gimana ?" kapan pulang nya " kata Lala sedih


" Kan baru cuti masa sudah pulang harus kesini lagi , oh ya apa Lala pacaran sama Ferdi " Kata Aris mengalihkan perhatian Lala Yang di intip Umar Seto dan Andre juga Moko


" Hehehe...... Iya tapi shut ... Jangan bilang siapa siapa ya " kata Lala


" Kenapa ?" kata Aris


" Karna ini rahasia , Ferdi itu ganteng dan ngak pelit Tapi dia nakal Dia suka nyium bibir Lala " kata Lala curhat


" Weh..... bahaya noh....trus ngapain lagi pas berdua " kata Aris kaget


Sedangkan yang mengintip saling pandang


Karna mendengar pengakuan Lala


" Ya cuma ciuman aja , itu to mas ngak ngapa ngapain Tapi sekarang mas Ferdi suka marah marah bila Lala ajak ciuman " Kata Lala jujur


" Ck......dengar ngak usah ciuman lagi sama tuh si Ferdi Nanti tuh perut Lala bengkak bagaimana . Mas Aris dan para staf ngak ikut ikutan tanggung jawab Bila terjadi apa apa .Dan Lala harus bisa jaga diri ok " kata Aris


Yang membuat Lala terdiam Dan tertunduk malu Karna malu pada Aris


" Ya sudah , pacaran nya biasa saja ngak pegang pegang badan Nikah dulu kalo mau mantap mantap . Sudah ya La jangan sedih lagi mas Aris mau kekantor " Kata Aris lalu keluar kamar Lala Yang membuat orang yang mengintip ikut bubar juga Dan pergi kekantor


***************


Malamnya hantu bocil datang ke kamar Raya menulis surat di kertas Bertanya di mana Yuni berada Karna bocil rindu dengan Yuni Yang tak sempat bertemu dengan nya sewaktu Yuni pulang ke jakarta

__ADS_1


" Aku tidak tahu Yuni di mana di jakarta Karna ponselnya ngak Aktif mungkin sibuk cil " Kata Raya menjelaskan Dan kembali pulpen itu menulis di atas kertas menulis pertanyaan


" Iya besok aku tanya cil sabar ya " Kata Raya Yang mengerti hantu bocil itu rindu pada Yuni . Karna biasa nya memang Yuni lah yang rajin membelikan bocil makanan Hingga membuat hantu itu kangen pada Yuni .


************


Di rumah Tri pengajian baru saja selesai Dan Yuni yang sudah mengantuk langsung masuk kamar Karna lelah dan Yuni sempat membantu membagikan makanan Tapi ada sebagian tamu yang belum pulang Karna ngobrol sambil makan di teras halaman rumah Ditemani mas Arga


" De......" Kata Tri Yang masuk kamar Melihat istrinya tergeletak anteng di tempat tidur Karna siang tadi ikut sibuk membantu ibu ibu di dapur


" Ya Allah sudah tidur toh . Pasti ade kecapean banget " Kata Tri membaca ayat kursi Lalu meniupkan nya di kepala Yuni Yang sudah tidur nyenyak Lalu Tri pun ikut berbaring di sebelah Yuni .Karna ia juga mengantuk dan lelah


Dan tengah malam Yuni terbangun Dan membangun kan Tri untuk minta antar ke dapur


" Mas ade mau pipis " kata Yuni


" Mhem.....ya " kata Tri yang lalu bangun dan mengantar Yuni kedapur sampai pintu kamar mandi Tri menunggu Yuni di depan pintu


Tak lama Yuni selesai dan sempat berwudhu lalu memegang tangan Tri Karna melihat sosok hantu besar itu lagi Sedang berdiri di dekat dapur


Prang........prak......prang ....


" Sudah mas , biarkan saja " kata Yuni . Karna tahu mahluk itu sengaja memancing mereka Dan Yuni tak perduli


Setelah di kamar Yuni sholat dulu sebelum tidur Sedangkan Tri kembali berbaring dan memejamkan matanya Karna masih mengantuk Dan setelah itu Yuni pun ikut berbaring sambil menarik selimut Dan memeluk suaminya Membuat Tri yang merasa di peluk Balas memeluk sang istri Dan mereka kembali tidur


Pagi nya mbok kaget Ketika bangun semua panci dan wajannya berserakan Karna tadi malam si penunggu dapur mengamuk Melihat Yuni yang slalu di temani suaminya


" Astaga siapa yang bikin jadi begini sih Bukannya kemaren sudah rapi semua " Kata mbok mengeleng kan kepala


" Hahaha....... mungkin ada hantu stres mbok Karna kehabisan makanan ngak di kasih mbok . Masa bisa tuh panci wajan jalan sendiri " Kata mas Arga Yang sudah bangun membuat kopi


" Sudah mbok kasih le, bahkan sama pak le mu di kasih lebih " Kata mbok Karna setiap mereka punya hajat .Mbok dan pak le slalu melempar makanan Agar acara mereka tak di ganggu oleh mahluk halus Kadang makanan tiba tiba basi lah Beras ngak matang lah Itu lah Yang membuat mbok memberi sajen Biar mahluk itu tak menganggu mereka . Karna jaman dulu Di dapur ada pohon beringin besar yang di tebang suami nya untuk memperbesar luas rumah dan di jadikan dapur


" Kurang kali mbok " kata mba Asih


" Alah kurang opo ne biasanya juga cuma di kasir telur sama kopi saja sudah cukup Kok saiki panci ku pada penyok " dumel mbok merapikan perkakasnya dapurnya di bantu mba Asih

__ADS_1


" Hahaha ..... itu namanya hantu nya ngambek mbok , pengen demo " kata Arga tertawa


" Hus ......hantu kok demo , ngak usah demo sekarang ngak ada sponsor capek capek le demo cuma dapat capek to." kata mba Asih sambil memanaskan sayur sayur Sisa tadi malam untuk sarapan mereka


" Tumben iki Tri belum bangun " kata mba Ayu yang membawa sapu dari luar Karna mba Ayu menyapu teras rumah


" Urung tangi opo , wong ade mu iku wis dolan mba , bar subuhan " kata mbok membuat teh hangat di teko


" Heh...... kemana mbok " kata mba Ayu


" Ngak tahu , tanya aja sendiri nanti pas pulang palingan yo jajan " Kata mbok duduk di meja makan


" Waduh ... masih banyak makanan kok jajan mbok itu pada lebih Tadi malam saja semua yang bantu di kasih kok " kata mba Ayu


" Ngak usah protes de, sing due duit siapa ya wajar saja lah pengen ngajak istrinya jajan de. Tapi kok gajinya di sana kok gede yo mbok Padahal Tri cuma lulusan STM lho " kata mba Asih


" Lho emang di sana gaji pokoke lebih gede de, kita sarjana di jawa ngak ada apa apa nya. Sama yang sudah kerja apa lagi kalo yang berpengalaman " kata Arga


" Yo mas meratau wae kaya de Tri " kata mba Asih


" Kalian ini kerja di sini ngeluh , apalagi disana Kan kerja ning alas itu ngak ada enak nya sesuai gaji nya Nama nya orang kerja ya harus berkorban toh le. Syukuri saja apa yang ada " Kata mbok


" Iya mas mba, kan emang rezeki ne dewe dewe " kata mba Ayu yang honorer di kelurahan . Sedangkan Arga seorang guru bersama Asih di sebuah sekolah dasar dekat rumah orang tua Asih.


Di pinggir jalan raya Tri dan Yuni sedang asyik nongkrong makan bubur jakarta Sambil ngobrol dan bersantai melihat mobil yang lalu lalang di jalan


" De ..... kok aneh tadi malam mas dengar ada yang berisik di dapur kaya ada orang ngamuk ngamuk " kata Tri


" Iya pasti mbok ngomel ngomel tuh nanti pancinya berantakan Karna hantu nya cemburu " kata Yuni


" Hah..... cemburu !!! Emang ada hantu bisa cemburu " kata Tri kaget


" Iyalah mau ikut godain ade, emang mas mau ade tidur sama tuh hantu semalam " kata Yuni


" Hih......amit amit ogah.....enak saja suruh cari istri sendiri ngapain juga nganggu istri orang " Kata Tri bergidik ngeri Karna teringat hantu itu menyerupai dirinya


" Hantu nya kasmaran mas " kata Yuni tertawa

__ADS_1


" Hih...... kasmaran aja sama panci tuh di dapur " kata Tri sambil menghabiskan makanannya Karna merasa kesal ada hantu yang menyukai istrinya.


__ADS_2