Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit

Hantu Tanpa Kepala Tragedi Sampit
Bab 198


__ADS_3

Setelah merasa tak menemukan nya Keduanya terdiam


" Emang kenapa bisa ada di kamar mas , Yuni curiga deh ada orang sengaja menaruh nya mas , Kaya botol kemaren itu Apa mas tahu itu syirik namanya " kata Yuni .


" Mas ngak tahu de Dan lagi mas tak percaya begituan " kata Tri


" Ya sudah ayo kita ke undangan Nugrah saja Ade mau lihat seperti apa pernikahan nya " kata Yuni penasaran


" Ade mau bikin resepsi juga kita bisa buat nanti pas pulang ketempat kakek " kata Tri menatap Yuni


" Ngak perlu kan cuma sehari kemaren sudah kan " kata Yuni


" Hahaha...... Itu beda de "Kata Tri terkekeh Karna kemaren cuma syukuran Sederhana saja


" Ngak ah mas penganten nya sudah basi Nanti jadi ribet uangnya mending buat beli rumah saja Kan nikah sudah lama mas " Kata Yuni Sambil menatap kaca lemari Tri Dan seperti ada sekelebat bayangan lewat Dan hilang begitu cepat membuat Yuni menoleh kebelakang


" Ada apa ?" kata Tri heran


" Tidak mas, mungkin ade salah lihat " Kata Yuni Yang merasa ada sesuatu di dalam kamar Tri .


Yuni terdiam sesaat Yang membuat Tri menatap raut wajah istrinya itu Seperti melihat sesuatu


" Kenapa ? ayo dandan katanya mau lihat penganten Nugrah " kata Tri mengalihkan perhatian Yuni


Tok....tok....tok ...


" Masuk " kata Tri


" De Tri ini tadi mbok titip buat mu dan de Yuni Katanya suruh di pake " kata mba Asih Yang kepalanya nongol di balik pintu dan memberikan Tri kantong plastik berisi sarimbit


" Apa ini ?" kata Tri melihat kantong plastik berisi kain sarimbit


" Lihat saja sendiri Sudah ya mba Asih sama mas Arga tunggu di luar "kata mba Asih Yang lalu pergi dari kamar Tri


" Apa mas " kata Yuni


" Ini sarimbit jawa mau pake " kata Tri Yang membuat Yuni tersenyum .


" Hehehe...... tapi apa ngak aneh bila Ade pake batik kebaya kaya tempo dulu mas " kata Yuni terkekeh Lalu mencoba memasang nya Dan pas di tubuh Yuni


" Bagus pake ini saja de " kata Tri Yang membuat Yuni terlihat anggun Bahkan seperi wanita jawa


" Bagus .....tapi terkesan seperti wanita jawa priyayi mas " kata Yuni


" Hahaha..... maunya sih gitu Sini biar mas bantu ikat rambutnya mau disanggul ngak " Kata Tri yang lalu mengambil pita buat sanggul Dan benar saja Yuni terlihat cantik anggun Membuat Tri langsung mencium pipinya

__ADS_1


" Yah bedaknya luntur mas " kata Yuni


" Ngak pake bedak juga sudah cantik " kata Tri tersenyum Kalo saja ngak pergi ke undangan mungkin Tri lebih senang di kamar berdua bersama Yuni .Tapi karna wajib datang Tri pun terpaksa memilih menahan diri .


Setelah Yuni merasa cukup berdandan mereka langsung pergi bersama mas Arga dan mb Asih ke undangan Nugrah Yang membuat banyak mata melihat kedatangan mereka Terutama ketika Tri mengandeng tangan Yuni


" O.... Iku toh bojo ne Tri yo lumayan Ayu noh pantasan Tri berpaling main hati " kata teman Tri berbisik


" Yo ora lumayan meneh toh emang ayu Maka ne Nugrah kalah karo konco ne dewe " bisik para tamu lain


Tri yang mendengar itu pun mengandeng Yuni menjauhi teman temannya Karna ia tahu kadang istrinya itu sedikit mengerti bahasa jawa Dan tak ingin istrinya jadi bahan omongan Dan juga mendengar omongan orang lain


Mereka pun lalu menyalami Nugrah dan Sandi Yang membuat wajah Nugrah masam ketika di salami Yuni Karna banyak mata tertuju pada Yuni dan Tri bukan padanya


" Nug tuh muka lho kok kaya asam jawa deh senyum dikit dong " bisik Yuni terkekeh


" Ck .... Jahat kamu Yun, tega sama teman sendiri " kata Nugrah membuat Sandi menyenggol Nugrah


" Ih.... Jahat mana nya Nug mau tukeran nih Aku kembalikan " goda Yuni Yang membuat Nugrah mencebikkan bibir nya


" Enak aja , ngak de ... kamu ini " kata Tri Yang tahu Yuni bercanda


" Mba Yuni Tri terimakasih " kata Sandi


" Opo kui kok bisik bisik " tegur Nugrah


" Rahasia lelaki Nug " kata Tri Sambil mengandeng Yuni turun dari panggung penganten


Lalu Tri membawa Yuni ke meja prasmanan Yang mengambil piring untuk makan Sambil mencari tempat duduk


" Tri bojo mu Ayu pantas sing sue di tinggal gule sing bening yo " kata teman Tri menyapa


" Hai saya Arya temannya Tri mba " kata pria itu memperkenalkan diri pada Yuni Tersenyum manis


" Salam kenal mas , assalamualaikum " kata Yuni menangkup tangan nya


" Walaikum salam " Jawab Arya tersenyum


" Masih ono stock ora Tri sing model koyo ngene " kata Arya pelan


" Ora ono original limited edition " kata Tri terkekeh


" Apa mas ?" kaya Yuni


" Ngak dia tanya harga barang " Kata Tri tersenyum

__ADS_1


" Ck......kue iki Tri .Lali karo konco wis jaya kapan dolan ning omah ku " kata Arya menatap Tri


" Belum sempat bro besok sudah balik ke jakarta Salam wae karo konco konco mun arep dolan bar iki oleh yuk ngobrol ning omah ku " kata Tri menawarkan Arya main kerumah


" Yo mengko nyo " kata Arya melirik Yuni Yang melihat para tamu lumayan banyak Namun bukan tamunya Tapi ada dua sosok anak kecil yang sedang bermain petak umpet di bawah kursi kursi para tamu Yang membuat Yuni Tahu mereka ingin makan Namun tak bisa mengambil nya .


" Yuni pun lalu menghabiskan makanan nya lalu mengambil lagi Dan mendekati dua anak itu di dekat meja Karna Tri sedang asyik ngobrol dengan temannya


Yang membuat dua anak itu senang Lalu pergi membawa makanan yang di berikan Yuni Karna lumayan cukup banyak Karna Yuni mengambilnya lebih Dan Yuni terlihat cuek Sambil tersenyum pada beberapa orang yang melihatnya aneh Karna Yuni mengambil duduk di pojok . Lalu yuni kembali ke meja mengambil es krim Dan duduk mencari kursi kosong .


" Mba istrinya mas Tri ya , kok mau sih mba sama mas Tri . Kan orang tuanya miskin Kalo aku jadi mba nyari sing lebih kaya . Orang mba nya cantik " Kata tetangga Tri Yang membuat Yuni cukup kaget dengan perkataan wanita paruh baya itu .


" Hehehe..... Sudah jodohnya kali bu , tapi lebih baik miskin Tapi punya harga diri bu Dengan bekerja dan berusaha ketimbang kaya Tapi masih mencari pesugihan " kata Yuni . Yang membuat wanita itu langsung menjauh dari Yuni Karna Yuni melihat ada tuyul menempel di kantong baju wanita itu .


" Lah bu kok pergi " kata Yuni


" Itu mau nyamperin teman dulu " jawab ibu itu takut


" Aish kok aneh aneh saja " kata Yuni mengelengkan kepalanya Dan ibu itu pun memperhatikan Yuni dari jauh


Sedangkan Tri yang sudah selesai makan Kaget mencari Yuni tak ada di sebelah nya Lalu melempar kan padangan nya di sekeliling para tamu


" Astaga de, mas cari cari kok disini ." kata Tri Yang menghampiri Yuni .


" Capek mas berdiri masa ada kursi makan berdiri Kan enakan duduk .Lagian sunah rasul kalo makan dan minum itu harus duduk .Bukan standing party kaya orang barat ." kata Yuni Karna banyak orang makan berdiri Tapi kursi nya banyak yang kosong


" Ya mas tahu , Ade ambil apa saja ?" kata Tri


" Nih es krim buah " kata Yuni Melahap buah yang dicampur es krim


" Habis ini langsung pulang ya mas " kata Yuni melirik Tri


"' Sudah kenyang " kata Tri menatap Yuni lekat


" Sudah " kata Yuni mengangguk Sambil melahap es krimnya Dan lalu menaruh gelasnya di tempat mangkok kotor


" Mas tambah lagi ya, ade mau apa biar mas ambilkan " kata Tri


" Ngak usah mas , Ade kenyang sekali " kata Yuni Yang sudah kenyang .Jadi tak berminat mencicipi yang lain Sambil mata nya kembali melihat sosok mahluk astral


" Astagfirullah kok siang siang sih ." kata Yuni .


" Apanya yang siang siang ?" kata mba Ayu


.

__ADS_1


__ADS_2