
Pria berbaju hitam yang menolong Yuni hanya mengeleng kan kepala Lalu ia pun menyiapkan makanan. Tak lama seorang pria datang menghampiri
" Kok lama sekali " kata pria berbaju hitam itu
" Aish kau ini, ya jelas lama, aku harus bilang apa sama Sania bila dia tahu aku mengurus seorang gadis . Kenapa kau menyuruhku Kenapa tidak kau sendiri saja yang mengurus nya " kata pria itu
" Huh...... dia juga keponakan mu , apa kau ingin dia mati di bunuh makhluk itu " kata pria berbaju hitam
"Ngak mungkin dia di bunuh don, Pasti mereka hanya menangkapnya. Kau tahu Sania bisa mengamuk bila ia melihat ku bersama perempuan lain " kata pria itu
" Kau bisa menjelaskannya atau aku sendiri yang menjelaskan nya " kata pria berbaju hitam itu .
" Terserah asal jangan membuat nya mengamuk Kau tahu kalo perempuan hamil itu sangat sensitif " kata Pria itu sambil membuka baju Yuni .dan menutupi nya dengan selimut .
" Ya ampun kalo bukan keponakan ku Sudah ku jadi istri " guman pria itu membalik tubuh yuni untuk membekam nya dengan sumbu api .
" Ck...... pikiran mu mesum , ingat dia masih keponakan mu Jangan macam macam " kata pria berbaju hitam itu penuh penekanan
" Ya ....aku tahu " kata pria itu lalu mengambil kain untuk menutupi tubuh yuni biar tidak kedinginan Karna bajunya basah kuyup .
" Sini biar aku yang melakukan nya " kata pria berbaju hitam mengusap punggung Yuni . Yang merasa kasihan dengan gadis muda itu sampai basah kuyup Karna di kejar mahluk siluman .
Bukan tanpa sebab sosok mahluk itu menculik keponakan nya Karna tubuh Yuni bisa mereka rasuki dan bisa untuk tameng para siluman ..Karna Yuni bisa melihat hantu dan sejenisnya .
Cukup lama pria itu membekam tubuh Yuni yang tertidur pulas Dan lalu ia mengendong Yuni dan membawanya ke bilik Dan menidurkan nya diatas kasur
Lalu menyelimutinya .
" Jaga dia aku sudah membelikan makanan untuknya di luar " kata pria itu menunjuk kantong plastik
" Ya, kau terlalu memanjakan nya don" kata sepupu pria itu dengan suara berat
" Dia tak punya ayah , wajar bila aku melindungi nya " kata pria itu Karna Yuni memang sudah menjadi yatim sedari kecil Dan ia dititipkan kepada keluarga sang ayah .
Sedangkan di camp semua gelisah Karna Yuni belum kembali . Dan semua orang bingung Dan menunggu apa yang akan terjadi . Karna tadi para satpam sudah turun Untuk mencari Yuni Tapi nihil Yuni tak ditemukan juga .
" Tri pie mbok khawatir " kata mbok
" Ngak tahu mbok , aku juga bingung " kata Tri Yang sangat khawatir dengan Yuni Dan Tri duduk dengan hati gelisah
Begitu juga dengan Ferdi yang mondar mandir di ruang dapur menunggu kabar Yuni yang menunggu kabar
Tak lama para satpam pun pulang Dan mereka tak menemukan Yuni Yang membuat pa Tyiur dan yang lain nya
Hanya bisa terdiam
" Trus bagaimana pa ?" kata Andre
__ADS_1
" Besok kita cari lagi pa, karna kami sudah berkeliling Tapi tak ada mba Yuni disana .Mungkin mahluk itu membawa nya pergi kehutan sebelah " kata pa satpam
" Astaga , Ya sudah kalian boleh istirahat " kata Andre
" Ya mas, pa kami pamit dulu " kata para satpam itu
" Ya mas hati hati " kata pa Tyiur membiarkan 6 satpam itu pulang
Dan setelah itu pun mereka saling pandang Karna malam ini mereka kehilangan Yuni
*************
Di sebuah pondok seorang pria duduk sambil mengantuk menunggu Yuni .Yang belum sadar Suara jangkrik terdengar sayup sayup di kejauhan .
Yuni yang tersadar membuka matanya sambil menatap sekeliling nya
" Astaga di mana aku " kata Yuni yang melihat tubuhnya di tutupi selimut
" Astaga kenapa aku tak memakai pakaian " kata Yuni
Yuni pun bangun Dan ketika melihat ada pakaian ia pun mengenakannya Dan menuju keluar bilik .
" Kau sudah bangun " kata pria itu yang bersandar
" Kau ....... kenapa aku bisa disini " kata Yuni menatap pria itu penuh selidik
" Trimakasih , apa ini rumah mu " kata Yuni duduk mendekati pria .
" Ya .... apa kau lapar ?" kata pria itu menatap Yuni dari atas sampai bawah
" Ya " kata Yuni
" Ini makan lah " kata pria itu menyodorkan bungkusan makanan Dan Yuni pun menerima nya lalu membukanya
dan memakannya dengan lahap Karna memang ia belum makan
" Mhem .... mas bisa tidur kalo mengantuk " kata yuni melihat ada kasur di pojok ruangan
" Ya sana .... masuk bilik mu setelah makan Aku ingin tidur " kata pria itu
" Ya.... oh ya trimakasih sudah menolong ku siapa namamu " kata Yuni .
" Panggil saja Lery " kata pria itu lalu menuju kasur tipis Dan lalu ia rebahan di kasur itu karna mengantuk .
Dan Yuni pun hanya diam sambil menyuap makanan nya Setelah selesai Yuni ke kedapur mencari air minum Dan melihat ceret kecil pun ia lalu mengambil minum dan kembali ke bilik kecil itu dan rebahan diatas kasur tipis yang tadi ia tiduri.
" Kasihan dia hidup sendiri, tapi bukan kan tempo hari prajurit bilang ia punya istri " bathin Yuni . lalu sambil melihat langit langit kamar.
__ADS_1
" Dia yang menolong ku dari mahluk itu Tapi bagaimana ia bisa punya baju perempuan " kata Yuni Yang tahu baju yang ia kenakan Baju yang sudah pernah di pakai
" Ah sudah lah " kata Yuni Yang lalu memejamkan matanya untuk tidur lagi .
********
Pagi nya para karyawan membantu para satpam mencari Yuni di perkebunan sawit Namun nihil tak ada tanda tanda Yuni disana
" Ngak ada mas " kata Seto
" Iya disini juga ngak ada kami tak menemukan apa pun Cuma ada jejak kaki besar saja " kata Umar
" Kalo dia tak selamat bagaimana ?" kata seorang satpam
" Paling tidak ada bukti mayat nya . Tapi siapa yang menculiknya Dan kenapa menculik nya Apa alasan nya " kata Tri
Yang membuat Moko Andre umar dan Seto menatap Tri penuh tanda tanya
"Ya itu yang menjadi pertanyaan kami
Kenapa ia bisa di culik " kata satpam
" Habis isya ia ingin ke mess karyawan untuk makan Tapi tiba tiba ia berteriak Dan menghilang Dan ada seseorang yang menculik nya Tapi aneh dia berbulu hitam Dan lari begitu cepat
Sampai kami tak bisa mengejarnya " kata Ariesta . Yang melihat jelas mahluk itu mengendong yuni di bahunya .Seperti mengendong karung beras
" Kalo orang biasa yang menculik mungkin ia bisa selamat mas .Tapi kalo itu mahluk mengerikan Pasti mba Yuni tak selamat " kata satpam itu bercerita
" Astaga terus kemana kita mencarinya " kata Tri
" Entah lah , tapi lihat dalam beberapa hari ini Kalo ia tak kembali Berarti dia tak selamat " kata Satpam yang paling tua . Karna ia sudah bekerja sejak lahan sawit itu di buka .
" Inalilahi wainalilahi raji'un " kata Umar Yang menatap Moko .
Mereka pun lalu kembali ke camp
Untuk istirahat dan sarapan Dan tak ada seorang pun yang bicara .Mereka semua terlihat tegang Karna memikir kan Yuni yang belum kembali.
Sedangkan Yuni yang baru bangun di dalam pondok kecil itu Lalu duduk di bilik nya Dan membuka jendela bilik Dan melihat rerumputan ilalang hijau mengelilingi pondok kecil itu
" Yuni ayo makan " kata sebuah suara
Yang membuat Yuni menoleh Lalu keluar dari bilik nya Dan melihat makanan sudah tersedia .
" Apa mas Lery membelinya " kata Yuni
" Ya " kata Lery . Padahal itu kiriman sepupunya Yang mengantar pagi pagi buta
__ADS_1
***Maaf baru update karna masih memantau ppdb sekolah 🙏🏻🙏🏻🙏🏻