
Tri langsung menyodorkan air putih pada mbok
" Nih mbok minum ......" kata Tri
" Uhuk.....uhuk ....uhuk .... " Batuk mbok Yang langsung meminum nya Karena kaget mendengar nama Yuni
" Wah.....Tri lho cinta mati rupanya Masa ngak bisa move on juga dari mba Yuni sampe nyari yang nama nya sama " Kata Aris menatap Tri
" Harus itu mas, kan cinta sejati namanya Ya ngak mas Tri " kata Lala
" Tahu gitu kok lho masih mengharap la " kata Aris melirik Lala
" Mau apa lagi namanya juga usaha kaya mas Aris " Kata Lala Yang membuat semua orang tertawa bersama
" Hahaha . .. wah lho pintar la, membalik kan jurus cinta yang tertunda la " kata pa Tyiur tertawa lepas
" Hehehe.... .apa yah cinta tertunda " Kata Akhtar ikut terkekeh
" Ih .... anak kecil kok kepo Tahu ngak cinta tertunda itu kaya itu Mba Lala suka sama ayah ade Tapi ayah ade ngak mau " kata Aris menjelaskan pada Akhtar Yang membuat Akhtar tersenyum
" Kaya om suka sama tante itu juga kan tapi belum mau " kata Akhtar
" Betul .......... seratus " Teriak pa Tyiur ngakak bersama Yusuf
" Hahaha.......... hahaha ..."
Tawa mereka pun riuh di meja makan Mbok yang tadinya diam ikut tertawa Yang membuat Akhtar ikut tertawa Lalu mendongak kan wajahnya pada Tri
Tri yang ikut tergelak Langsung mencium dan memeluk Akhtar erat Karna anaknya itu jadi hiburan tersendiri baginya Saat istirahat lelah bekerja Yang bisa memeluk dan menciumnya . Setelah selesai makan Mereka bubar kembali ke tempat kerja nya masing masing .
" Akhtar ayo ikut kekantor " kata Aris memangil bocah itu Yang duduk di kursi dekat Tri .
" Ayah " kata Akhtar minta izin
" Ya pergilah " kata Tri yang tahu anak nya itu mudah bergaul dan dekat dengan siapa pun .
" Sini ... gue pinjam ya Tri " kata Aris
" Ya asal jangan lho diajarin yang jelek jelek ris " kata Tri
" Mana ada, ayo pintar " kata Aris mengandeng tangan mungil itu Yang berjalan pelan disamping Aris Membuat Yusuf terkekeh
" Anak mu pasti buat modus pedekate sama Lala itu Tri " Kata Yusuf
__ADS_1
" Biarin lah, asal ngak aneh aneh " kata Tri yang tahu Aris tak mungkin macam macam .
Aris duduk di meja Yang biasa di tempati Moko yang sudah berhenti bersama Andre Hingga tinggal Aris seto dan umar yang masih tersisa bersama pa Tyiur
Moko bekerja di papua di kantor BPN sedangkan Andre di pulang ke Surabaya bekerja di BKD Setelah setahun Yuni berhenti Begitu juga Nugrah yang memilih berhenti pulang ke jawa jadi ibu rumah tangga Sedangkan Raya kembali ke jakarta dan bekerja di Rhodes island AS 80 km dari New york Sedangkan Yuni lebih fokus buka usaha Menolak tawaran Raya ketika ingin mengajaknya kuliah di Harvard karna ada Akhtar yang tak mungkin ia tinggal kan Yang membuat takdir hidup mereka berbeda Namun mereka masih saling bertukar cerita lewat ponsel Sekedar untuk bertanya kabar .
Aris duduk santai memangku Akhtar sambil melihat perkebunan sawit lewat jendela samping Yang membuat mata Akhtar terkejut melihatnya sepuluh ekor anjing berburu lewat ingin pulang
" Om punya makanan nda " kata Akhtar
" Punya kenapa ?" kata Aris .
" Paijo Swan Tegar niw.......niw ....."Teriak Akhtar Yang membuat anjing itu menggonggong pada Akhtar
" Om Paijo .....sini " Teriak Akhtar Yang membuat Sepuluh anjing itu berlari mendekati Akhtar .
" Waduh ...... kok Akhtar tahu itu Paijo " kata Aris yang mengingat nama itu nama Anjing yang di berikan Yuni .pada anjing pemburu
" Akhtar kenal paijo " kata Aris
" Ya om ayo keluar " kata Akhtar yang lalu berlari keluar berteriak memanggil para anjing yang lalu mendekatinya dan menarik narik Akhtar dan mencium nya
" Tunggu sini ya " kata Akhtar berlari . Mengambil tas nya di kamar mbok Dan anjing anjing itu duduk menunggu . Membuat Aris mengambil mangkok dari memberi air minum untuk para anjing itu yang kehausan .Juga roti di kamarnya
" Itu anjing siapa mas kok banyak " kata Lala kaget
" Dulu kecil nya disini Tapi sama mba Yuni di kasihkan om nya Mungkin mereka pulang berburu " Kata Aris Yang mengisi air lagi Dan tak lama Akhtar datang membawa bekal nya yaitu sosis dan susu juga roti Yang ia bagikan pada anjing anjing itu .
" Waduh ....keenakan anjing nya dong . kenapa ngak di kasih tante aja de " kata Lala
" Kan Tante sudah makan tadi . Kasihan mereka lapar capek jalan jauh pasti habis berburu " kata Akhtar . Yang membuat Aris tercengang pada Akhtar Yang tahu Dan kenal baik anjing anjing itu sambil mengelus kepala Paijo dan adik adik nya .
" Sudah kenyang pulang ya , jangan nyasar " kata Akhtar
" Nguk ... nguk " kata Paijo mencium pipi Paijo seakan berkata trimakasih
" Ya sama sama ... sana pulang nanti kesorean " kata Akhtar tersenyum menepuk nepuk pungung paijo Yang membuat Aris terpaku Melihat Akhtar bisa berinteraksi dengan Paijo
Lalu anjing anjing itu pergi menjauh Berlari untuk pulang sambil sesekali paijo menggonggong pada Akhtar Yang melambaikan tangan nya Yang terlihat oleh Yusuf dan Tri dari bengkel
" Astaga Tri kok anak mu itu kaya Yuni sih " Kata Yusuf
" Emang anak Yuni suf " kata Tri
__ADS_1
" Bukan Yuni lho Yang sekarang Tri maksudku mba Yuni staf kita " Kata Yusuf melihat Akhtar ngobrol bersama Aris dan Lala Yang membuat keduanya terlihat dekat
" Benaran modus tuh si Aris "kata Yusuf
" Hahaha .... Iri bilang bro , ngak usah lebay Biar saja dia kan berusaha Siapa tahu jodoh Mending si Aris ketimbang dia sama Ferdi " kata Tri
" Hadeh ... tinggal gue deh yang ketinggalan jomblo " kata Yusuf
"' Lah kata nya lho pulang kemaren sudah di jodohkan kok di tolak sih " kata Tri menatap Yusuf
" Ya gue tolak Tri, ngak sesuai kriteria masa jongos " kata Yusuf
" Hahaha....... derita lho suf , dulu lho tolak juga waktu emak lho jodohkan Sekarang ngak jadi juga cih .... Kau ini mau gue jodoh kan sama Sari sepupu mba Asih "Kata Tri
" Cantik ngak ?" kata Yusuf Yang memang tak mau pacaran
" Ya besok kalo kita ke sampit gue kenalin deh lho lewat ponsel jadi pas cuti bisa main ke rumah gue " Kata Tri Karna Yusuf bisa naik kereta api kalo ke Yogya dari ciamis
" Ya boleh " kata Yusuf
" Ayah ..... jajan nya habis " Teriak Akhtar berlari mendekati Tri
" Habis ya sudah kan ade kasih sama om paijo dan kawan kawan kan "Kata Tri mengelus kepala Akhtar
" Iya yah " Kata Akhtar yang lalu di kursi dekat Tri
" Ya sudah nanti ade mandi dulu ya sebelum pulang Tadi pegang pegang anjing kan Ayo cuci tangan dulu " kata Tri mengandeng Akhtar ke sungai untuk mencuci kaki dan tangan nya.
Setelah selesai Tri kembali ke bengkel Bersamaan dengan para karyawan yang pulang dari kerja di hutan Membuat Ferdi kaget melihat Tri mengendong bocah mungil itu yang sangat mirip dengan Tri
"' Tri itu anak lho ?" kata Ferdi
" Ya ...... anak gue kenapa ,? " Kata Tri
" Astaga ......" kata Ferdi sang memindai Akhtar dari atas sampai bawah Yang membuatnya tak percaya Bagaimana bisa anak itu mirip Tri dan mata itu....
" Astaga dia ........" kata Ferdi Yang bisa mengenali mata indah itu milik siapa .
" Kenapa Fer " kata Tri heran
" Tidak , bukan apa apa sudah gue pulang ya Takut bini gue nyariin " Kata Ferdi memandang lekat Akhtar Sedang kan Akhtar hanya diam Di tatap Ferdi Yang hanya tahu pria di depannya teman ayah nya .
Ferdi lalu pulang naik motor Sambil berpikir Kenapa anak itu bisa mirip dengan Tri dan Yuni .
__ADS_1