
Pagi seperti biasa sehabis sholat Yuni mencuci pakaian nya Dan setelah menjemurnya Yuni di hampiri temannya . Karna ada seseorang yang mencarinya Dan itu membuat Yuni yakin Kalo Tommy yang mencarinya Dan Yuni pun bergegas keluar .Terlihat Tommy menunggu di teras dengan gelisah
" Tom....ada apa ?" kata Yuni
"' Hai ..... maaf aku nganggu ya, apa kita bisa bicara
" Ya bicara lah " kata Yuni
" Tommy mau menikah Yun, sama Anita bagaimana menurut mu Mamah sudah bikin perundingan dengan orang tuanya Dan mamah mengizinkan ku menikah diam diam " kata Tommy
" Hah.....lalu apa kau setuju ?" kata Yuni
" Ngak " kata Tommy mengeleng
" Tommy mau pergi saja yun , Ayo kita pergi " kata Tommy memeluk Yuni Karna merasa tak bisa berpikir jernih lagi
" Tom......jangan begini . Ini mungkin takdir kita . jalani saja kasihan mamah " kata Yuni yang tak mau mengkhianati kepercayaan mamah Tommy
" Tapi aku ngak kuat Yun , rasa nya ada batu besar yang menghimpit di dada Tommy " kata Tommy memeluk Yuni erat Dan Yuni pun membalas pelukan Tommy dan mengusap punggung Tommy pelan Karna Yuni pun sayang pada pria itu Tapi tak ada jalan lain lagi Yang bisa menyatukan mereka Karna takdir itu sudah tertulis .
" Tommy benci semua ini Yun " kata Tommy lirih.
" Jangan begitu Tom , Mungkin apa yang kau benci itu yang terbaik menurut Allah Walau itu tak baik menurut mu .Karna sesuatunya sudah di tulis di takdir kita Yuni tak menyesal ini terjadi Tak selama nya cinta itu saling memiliki Tom . Tapi bagaimana cinta itu kita miliki bisa membekas di hati kita Dan kita tetap akan punya kenangan itu " Kata Yuni tersenyum Yang membuat Tommy menangis Lalu menghapus air matanya dengan cepat .
" Kenapa ? Yuni tidak marah pada Tommy " kata Tommy menatap Yuni
"' Marah tak menyelesaikan masalah Tom., kita hidup itu untuk mencari ridho orang tua kita Tom . Mereka ingin yang terbaik untuk anak anaknya .Maka dari itu bahagiakan mereka Yuni tak punya Ayah seperti Tommy paling tidak bahagia mereka Walau cuma sebentar " kata Yuni
" Ya " kata Tommy yang belum iklas Namun ia mulai tenang Karna Yuni menyemangatinya Lalu menangkup wajah Yuni .Persahabatan mereka bertahun tahun kini nyata Karna tuhan tak bisa menyatukan mereka .
Cukup lama Tommy memandang Yuni lalu mengecup bibir mungil itu Dan mencium kening nya Takut besok ia tak bisa lagi bertemu Yuni
Dan Yuni pun hanya bisa memeluk tubuh kokoh itu Tubuh yang jadi tameng nya Di masa sekolah nya dulu . Yang lalu menjaga nya .Saat suka dan duka
__ADS_1
" Iklas .....iklas .....yun " kata Yuni dalam hati Yang berusaha untuk iklas pada kenyataan .Karna ia sudah banyak melewati masa sulit .
Cukup lama mereka bicara dari hati ke hati Yang membuat Tommy tersenyum Dan kembali mengecup bibir Yuni Lalu pamit pergi kekantor Yuni pun lalu mengantar Tommy sampai ke mobil nya Sampai mobil itu menghilang dari pandangan matanya Lalu Yuni bergegas masuk kamar dan mengunci pintu Dan bersandar di belakang pintu Lalu menangis sejadi jadi nya Karna tak kuat lagi menahan nya kesedihannya
Yuni memang tak memperlihat rasa sedih nya pada Tommy Padahal ia lah yang paling sedih Karna dirinya sangat menyayangi pria itu .
Cukup lama Yuni menangis lalu ia pun beranjak ke tempat tidurnya Dan tidur untuk melupakan rasa sedihnya .Yang membuatnya mengingat Tri .
********
Di kantor pusat Tri asyik dengan buku buku nya setelah tadi di training Yang membuat nya harus belajar keras . Karna besok dia akan di uji Dan niatnya ingin bertemu Yuni sore ini terpaksa tertunda
" Mhem ..... serius amat bro "' kata Rusli
" Biasa kalo anak rajin ya begitu Rus " Kata Sandi Yang duduk di kursi depan meja Tri
" Lho ngak keluar malam ini Tri , ngak ngajak Yuni makan malam .?" kata Rusli
" Ngak Rus, besok saja " kata Tri
" Tadi malam kita makan bareng Dan nonton bareng trus pulang " kata Rusli
" Hah serius Tri lho sama dia , bukan nya lho dekat sama Nugrah "kata Sandi
" Serius lah emang lho pikir gue main main , gue sama Nugrah hanya berteman San " kata Tri Sambil fokus pada buku nya Yang mempelajari semua jenis mesin.
" Aish........aku pikir kau hanya bercanda Dan hanya kenal lewat saja dengan Yuni " Kata Sandi tak percaya Karna kalo Tri bisa dekat dengan Yuni padahal gadis itu terlihat sangat cuek pada siapa pun
Tri hanya diam asyik dengan bukunya Karna memang banyak orang Yang meremehkan nya bisa memikat gadis itu Padahal semua orang tahu dia lah yang paling dekat dengan Yuni di camp
Tapi Tri bersikap biasa Karna hanya mbok dan Yusuf saja yang tahu kalo dia dekat dengan Yuni .
Rusli ikut duduk dekat Tri Yang ikut membaca bukunya Begitu juga dengan Sandi Yang ikut ikutan takut besok Ia tak bisa menjawab Karna belum tentu besok ada kesempatan kedua Bila ia membuang kesempatan kali ini untuk kenaikan jabatan Karna belum tentu ada 3 tahun sekali lagi bisa ikut dan terpilih Dan dari itu lah Tri terlihat serius untuk membangun kariernya .
__ADS_1
Cukup lama mereka belajar hingga Anton dan Beni masuk Yang datang kantin membawa makanan .
" Woi.... Kok pada serius amat ,santai dikit bro nih kita bawakan gorengan "' kata Anton .
" Ya taruh aja dulu " kata Tri
" Ya ton, kita lapar tapi selesai kan ini dulu Takut nanti malam ngak sempat menghafal " kata Rusli .Yang membuat Tri tersenyum
Sedangkan Yuni baru saja bangun Lalu sholat dhuhur yang hampir terlambat Karna sudah jam 02 30 Dan lalu ia berzikir lama sambil menunggu Ashar Dan setelah selesai Yuni keluar kamar. Masih terlihat mata sembabnya di matanya yang bengkak Dan ketika ia melangkah ingin keluar mencari makan Bayangan hitam itu lewat lagi menuju kamar Tika dan Amel
" Astagfirullah "' kata Yuni kaget Sambil memegang dadanya
" Apa itu kenapa ia slalu datang kekamar Amel " batin Yuni lalu mendekati pintu kamar itu Dan ketika ia ingin mengintip tiba tiba
Brak....... Aaa.........
Deg.......
Yuni pun berbalik menatap kamar disebelah kamar nya teman kostnya yang lain Yang mendengar teriak kan
"' Ada apa yun " kata teman nya yang ikut kaget
" Ngak tahu Bell coba kita lihat " kata Yuni mendekati kamar itu Dan membuka pintu nya yang tak terkunci Dan ..
" Ambar ........" Teriak Bell kaget Dan Yuni langsung berlari masuk mengangkat tubuh ambar Yang sudah terjulur lidah nya karna gantung diri .
" Bell....cepat potong talinya " kata Yuni menahan tubuh Ambar yang sekarat Dan Bella pun sigap mengambil pisau buah Dan memotong talinya dan melepaskan talinya yang terjerat di leher Ambar Agar Ambar bernafas perlahan
" Astaga Ambar .......kamu kenapa ? Sampai nekat bunuh diri kaya gini ." kata Yuni
" Iya bar , gila lho yang kalo gantung diri jangan di kost an bikin kita Takut di jalan aja sana biar di tabrak mobil kan juga mati " dumel Bella
" Bell apaan sih ?" kata Yuni
__ADS_1
" Ya saran aja Yun " kata Bella yang kesal dengan kenekatan Ambar Karna patah hati .lalu nekat mau bunuh diri . Padahal di dunia masih banyak stock laki laki jomlo
** Maaf baru update tadi pagi .kecapean final lomba sampai tepar Terimakasih sudah setia *****