
Mbok dan ibu yang menghampiri mereka kaget Kalo Ariesta bilang Ayah muda Karna mengira itu serius
" Siapa dia Tri ?" kata mbok heran
" Ariesta mbok sahabat Tri " kata Tri menjelaskan kalo Ariesta sudah seperti adik bagi Yuni dan Tri Hingga ngak aneh bila dia mengatakan dirinya Ayah muda Karna memang di lebih muda dari umur Yuni dan Tri
" Astaga " kata Ibu terkekeh
" Ayah ini siapa ?" kata Akhtar yang merasa risih di cium orang lain
" Itu om Ariesta , sini turunkan ta . Ayo kenalin ini ibu dan mbok ku dan ini mas Arga mas ku dari jawa " Kata Tri memperkenalkan keluarga nya
" Assalamualaikum mbok bu " kata Ariesta menyalami ibu dan mbok juga mas Arga Begitu juga kang Ali dan Sapto Lalu Tri membawa mereka untuk mencari tempat duduk .Untuk bisa ngobrol bareng
Sedangkan Yuni mbok dan ibu juga Akhtar belanja dan membayar semua jajanan Akhtar yang tadi Akhtar ambil
Hantu bocil dan kunti yang mengikuti mereka panik karna melihat banyak orang hingga mereka kembali ke mobil Untuk menunggu para tuannya kembali
" Yun , apa ngak habis uang mu nanti nak " Kata ibu melihat yuni membayar belanjaan mereka juga barang mas Arga
" Kan ngak tiap hari bu Itu yang buat ade di simpan ya bu Salam dari kami karna nggak bisa mampir pondok Karena mas Tri harus kembali kerja " kata Yuni Sambil matanya melihat ada hantu perempuan sedang ikut melihat lihat pakaian di mall
" Astaga dia hantu gaul " kata Yuni Yang tak sengaja mendekatinya
" Mba ini bagus lho " kata Yuni mengoda hantu itu
" Hah........" Kata hantu itu kaget
" Aaaaa...............ting ........"
Hantu itu pun kabur dan hilang Kaget karna Yuni menyapa nya Dan juga bisa melihatnya
" Harus nya manusia yang kaget ketemu hantu . Ini malah hantu kaget ketemu manusia " Kata Yuni tersenyum Karna ia sengaja ingin kenal hantu itu
" Hei......... lagi ngapain ?" kata Akhtar mengagetkan hantu itu mengintip Yuni
" Hua.............aaaaaa" kata hantu itu kaget dan lari hingga sampai parkiran
__ADS_1
" Ya tuhan kenapa ada manusia yang bisa melihat ku " Kata hantu itu sedih Lalu duduk di atas kap mobil Tri
" Mhem ....... mhem " dehem seorang hantu tampan mendekati hantu itu Lalu ikut duduk di atap kap Membuat hantu bocil dan kunti duduk berlipat tangan mengawasi keduanya
" Astaga om jon kalo pasang kepala keren cool dan macho "kata Kunti yang berubah cantik karna dapat baju baru
" Aku juga " kata hantu bocil tak mau kalah
" Ya ya sama keren " kata kunti Yang duduk manis melihat interaksi om jon merayu cewek hantu.
Sedangkan Yuni menemani Akhtar Yang sedang main bom bom car di arena bermain Yang sedang fokus sedang menjajal kemampuan nya menyetir
"' Hore bun akhtar bisa setir sendiri kan bun " Kata Akhtar berteriak senang menyetir mobil nya mengelilingi arena Sedangkan mbok dan ibu mengambil gambar mereka.
" Dia lucu mbok " kata ibu tersenyum
" Ya besan sangat aktif dan pintar Bahkan juga usil " kata mbok terkekeh Bisa melihat cucunya itu super aktif Untungnya Yuni pintar mengarah kan nya Hingga Akhtar bisa bermain sambil belajar dengan rutin di rumah
Cukup lama mereka bermain hingga hampir magrib Baru mereka pulang kerumah Karna besok mbok harus bersiap siap untuk pulang ke Jogja.
" Rumah yang tadi siang itu benaran rumah ade " kata Tri penasaran dengan rumah Yuni Yang terlihat bagus dan rapi
" Ya mas kenapa ?" kata Yuni Ketika mereka sudah masuk kamar
" Ngak mas pikir ade ngak punya tabungan Itu sudah mengalahkan rumah kita di jawa " kata Tri menatap Yuni Sambil mengangkat Akhtar ketempat tidur Dan menyelimutinya.
" Ade takut masa tua nya ade di buang sama mas Jadi ade bikin rumah sendiri buat jaga jaga " kata Yuni
" Astagfirullah de, mana tega mas buang ade . Masa mas kaya gitu sih " kata Tri yang langsung memeluk Yuni
" Ade bercanda mas " kata Yuni terkekeh
"Candaan nya ngak lucu de, bikin mas baper "' Kata Tri mencium Yuni
" Hehehe...... maaf , ade hanya jaga jaga Biar Akhtar punya celengan " Kata Yuni tersenyum .
" Tapi uang ade lebih banyak dari mas" kata Tri heran Padahal bila di pikir gajinya dan Yuni hampir sama Tapi kenapa Yuni bisa lebih banyak punya uang darinya Padahal selama dari Yuni hamil Tri tak pernah memberinya nafkah Jadi uangnya terkuras untuk biaya hidup bersama Akhtar Apalagi Tri tahu istrinya itu juga memberi makan hantu
__ADS_1
" Kenapa memangnya mas ? apa ngak boleh ade punya lebih banyak uang dari suamiku ini Dari seorang kepala mekanik " kata Yuni
" Bukan begitu de, duit ade kok bisa beranak banyak Sedangkan mas ngak bisa Padahal ade kan juga mengeluarkan banyak uang Untuk susu Akhtar dan gaji karyawan ade " kata Tri bingung
" Apalagi ade ngasih makan para hantu " Kata Tri lagi karna merasa uang Yuni tak habis habis Padahal Tri super ngirit Saat ia bertugas di papua dulu .
" Ya itu berkah mas " kata Yuni yang punya banyak menyimpan hadiah dari pemberian para hantu Dan ngak aneh bila ia kembalikan lagi pada para hantu Karna modal itu juga yang membuat rezekinya lancar Hingga Yuni bisa membuka usaha Apalagi pas lebaran Uangnya tambah banyak karna usahanya laris manis
" Ya itu berkah mas Apalagi punya istri banyak rezeki " Kata Tri yang memeluk Yuni erat Karna tak ada kebahagian yang paling sempurna bagi Tri selain istri sholehah dan baik juga sayang pada keluargganya dan orang tuanya
Sedangkan di luar Hantu bocil dan kunti Hanya diam duduk mematung melihat cewek hantu itu mengikuti hantu om jon kemana pun
" Astaga kenapa dia mengikuti kita sih
Apa dia tidak tahu kalo itu hantu ngak punya kepala. " Kata Kunti kesal
"Entah lah karna jatuh cinta kali dia lupa .Mau aja di gombal si om Jon " Kata hantu bocil duduk santai Melihat kedua hantu itu asyik ngobrol
Bahkan sampai lupa kalo ada yang memperhatikan mereka Sedari magrib tadi tanpa berkedip dan bersuara sedikit pun
" Hai mas, kok hantu berdua itu ngikuti kita terus sih " kata hantu cewek itu
" Astaga ....aku lupa bocil dan kunti Mereka saudaraku ayo sini aku kenalin " Kata om jon Yang lupa kalo ada hantu lain selain mereka berdua .
" Hah ..... saudara " kata hantu itu kaget
" Ya itu keponakan ku " Kata hantu tanpa kepala itu Yang lupa pada keduanya Karna saking asyiknya ngobrol bersama hantu baru itu Membuat nya mengabaikan Hantu bocil dan Kunti yang hanya diam menonton mereka
" Cil sini " panggil om jon
" Ini... pertanda akhir jaman kun. Hantu lupa sama teman sesama hantu nya Karna terbuai hantu wanita gemoy " kata hantu bocil ngambek ngak mau menghampiri om jon
" Hei ... maaf , aku lupa kalo ada kalian " kata om jon
" Ck.... tahu , dunia serasa milik berdua kan om " kata hantu kecil manyun
" Hehehe ...... maaf " kata om jon nyengir Sambil mengaruk lehernya . Yang membuat hantu cewek itu bingung
__ADS_1