
Lalu Yuni duduk di meja makan Untuk sarapan pagi Sedangkan Tri mengambil nasi di dapur di panci dekat mbok
" Siapa le, tadi yang diancam mba Yuni " Kata mbok
" Orang suruhan mbok , Yuni hanya menakutinya " kata Tri terkekeh
" Dasar bocah ada saja tingkahnya Yang bikin orang takut " kata mbok
" Kudu ngono emang mbok biar dia ngak di remehkan orang Kalo ngak gitu dia ngak bisa jaga diri Apalagi dia perempuan disini " kata Tri yamg bisa memaklumi gaya Yuni Walau di buat segalak mungkin Namun bagi Tri gadis itu tetap imut dimatanya
" Hahaha ya le, biar kapok yang bertingkah macam macam " kata mbok Yang tahu Yuni memang cukup brani
Di meja Yuni asyik menikmati makan nya Sambil ngobrol dengan Andre .Yang tadi ikut kaget karna Yuni mengacam orang dengan parang
"' Hebat yun , biar tahu rasa dia Masa masuk mess orang tanpa izin Di kira kita ngak kenal karyawan sini apa " kata Andre
" Ya mas, penyusup gitu harus di gertak biar kapok Masa mau dibayar demi uang Padahal kan bahaya Mungkin kalo bukan Yuni yang menangkap basah Bisa di sabet kayu sama Danang atau Aris " kata Tri Yang ikut bergabung
" Iyo Tri , arep tak jitak tadi Tapi ngak tega " kata Andre
" Iya mas, tapi tuh orang kasihan juga Mungkin karna terpaksa mau disuruh Karna takut sama si kakek peot Kalo demi uang nya sih kayaknya ngak " kata Yuni Yang pastinya orang itu juga di ancam
" Kok kamu tahu de, yang tadi malam itu kakek peot yang sudah ganggu kita " Kata Tri heran
" Tahu lah Tri , dia kemaren kan datang mau mengoda mba Yuni .Trus kabur pas aku datang " kata Aris Yang baru nongol ikut bergabung
" Kok bisa , Apa ngak sadar diri dia ?" kata Tri penasaran
" Sebenar nya dia itu datang dalam bentuk anak muda . Ingat ngak ris pria yang kamu bilang mas ganteng itu Dan itu perwujudan dari kakek itu " kata Yuni Yang lalu bercerita pada ketiga pria itu Tentang kakek tua itu
" Hah...... jadi......yang Aris lihat itu ... Aris tertipu ya mba ?" kata Aris menatap Yuni tak percaya pada cerita Yuni
" Apa Aris ngak percaya , kan baju nya sama " kata Yuni
" Inalilahi jadi dia menipu mata orang mba Biar terlihat tampan Biar cewek cewek mendekat gitu Dan setelah dirayu dan di tiduri mau trus di bunuh ya mba hi..... Kok ada sih ilmu sesat begitu " kata Aris
" Tapi itu bagus ris , kan biar cewek matre tertipu .Jadi bisa di pelajari ilmunya " kata Andre
" Nauzubillah mas, aku mending gini jelek tapi jujur, Dari pada menipu diri sendiri dan orang lain dosa " kata Aris
" Iya ris , mas Andre pengen nya gitu ris , cuma ganteng nya doang bukan poet nya Tapi itu harus pake tumbal mas. Minum darah manusia biar awet muda Tapi malah jadi penyakit Itu ilmu sesat yang di tinggalkan orang orang dulu Tapi bukan untuk berbuat jahat mereka melakukan itu Untuk mengusir penjajahan belanda dan jepang dan menipu mereka Tapi jaman sekarang di salah gunakan Makanya jadi sesat " jelas Yuni
__ADS_1
" Iya orang jaman dulu kan untuk perang bukan menganggu sesama orang ya mba ya " kata Aris
" Iya lah , karna mungkin tak ada lagi musuh Jadi mereka merasa hebat Dan menyakiti sesama orang " kata Tri
" Tapi ilmu nya aneh ya Tri , aku sih mau kalo cuma kaya jin itu berubah jadi pangeran biar Yuni mau . Ya kan Yun !! " kata Andre
" Ngak ..... kan ada Tri " kata Yuni mengandeng Tri Yang membuat Andre manyun
" Hahaha........ mas Andre kalah set, Ayo mas keluarkan jurus lain biar mba Yuni klepek klepek " kata Aris tertawa
" Nih dompet yun tebal isinya " kata Andre pamer dan mengeluar uang dari dompetnya .Yang semua berwarna merah .Yang membuat Tri tersenyum
" Aku juga punya mas " kata Tri ngak kalah saing Mengeluarkan dompet nya Yang penuh habis gajian kemaren Dan uang nya masih terikat kertas lebel .
" Hahaha..... ayo mba pilih yang mana bingungkan " kata Aris tergelak Mbok Yang melihat persaingan dua pria itu
Tertawa ngakak karna saling pamer .
Sedang kan Yuni hanya tersenyum , lalu mengambil uang Tri dua lembar ..
" Tri buat ku ya Tri " kata Yuni
" Ngak ini aja buat jajan " kata Yuni Sambil ingin mengambil uang Andre tapi belum lagi Yuni mengambil nya Andre langsung
" Hap........ no no ngak boleh harus jadi pacar ku dulu kalo mau duit ku " kata Andre menarik duitnya kembali
" Cih pelit , Tri aja ngak gitu " kata Yuni
"Hahaha........ Mba yuni .pintar mas Maka nya dia milih Tri .Orang milih mas Andre perhitungan banget Belum juga jadi bini nya sudah pelit .Ya ngak mba !! Apalagi sudah jadi bini nya " kata Aris tergelak
" Iya tuh mending sama Tri " kata Yuni mengandeng Tri
" Ck.....Tri kamu cuma di tipu sama Yuni .Mana mau dia jadi pacarmu Tri itu cuma buat memanfaatkan kamu ." kata Andre kesal
" Hahaha .....Saya sudah tahu mas , saya iklas yang penting Yuni senang .Anggap saja ini ongkos dia mengandeng ku . Dari pada mas Andre ngak digandeng ya ngak Yun " kata Tri Yang membuat Yuni langsung tersenyum Dan tertawa bersama Aris
" Iya betul itu mba , mas Andre jadi panas hati nya tuh ngak di mesra in ." sindir Aris Yamg tahu Yuni Mengerjai mas Andre
" Tahu ah ... ayo pulang yun " kata Andre
" Cie .... ngambek , ngak jaman mas sudah tua " kata Aris tertawa bersama Tri yang merangkul Yuni
__ADS_1
" Hahaha.....ada ada saja kamu de, senang banget bikin orang baper " kata Tri menatap Yuni
" Biar ngak stres Tri , kan mas Andre lagi galau mau pulang nikah " kata Yuni
" Kapan ?" kata Tri
" 3 bulan lagi " kata Yuni
" O......bukan Yuni juga mau cuti juga kan " Kata Tri melirik Yuni
" Bulan depan Tri , ya kan mba .Kita bakal kangen lho mba Kalo mba Yuni pergi " kata Aris Yang tahu Yuni orang nya santai ngak perhitungan dan juga suka bercanda
" Ya de, kita pasti kangen Jangan lama lama kalo pulang " kata Tri
" Ya Tri aku usaha kan ngak lama " Kata Yuni tersenyum Yang lalu meminum teh hangat yang di buatkan mbok untuk nya
Setelah selesai makan Yuni pun kembali ke mess bersama Aris Dan berpapasan dengan Moko Seto dan Umar yang ingin ke kantin Karna hari sabtu ngak ada Survei jadi mereka bisa santai di mess
" Lah kok sudah pulang " kata Umar pada Yuni dan Aris
" Kan kira sudah sarapan duluan mas " Kata Aris
" Ayo balik makan lagi " kata Moko
" Ngak cukup daya tampung nya mas sudah full " kata Aris ..
" Ya mas nanti lagi Yuni mau siap siap kepasar " kata Yuni
" Ikut ya mba " kata Aris
" Ya boleh " kata Yuni yang memang akan kepasar bersama mbok Karna kasihan kalo mbok belanja sendiri
Dan setelah siap mbok dan Yuni pun di jemput mobil pik up di antar Santio sopir pik up Karna Rahman sedang mengantar pa Fauzi survei ke tempat lain Melihat lahan yang akan di garap
Aris duduk di belakang bersama Tri Yang ikut mengambil alat alat perbengkelan yang dibutuhkan .Karna memang harus cepat di perbaiki segera
Sesampainya di sampit Yuni lebih dulu mengantar laporan ke Raya Dan ia lalu masuk kamar untuk berganti pakaian .
Ting ........
" Astagfirullah " kata Yuni kaget Ketika hantu bocil duduk di dekatnya .
__ADS_1