
Keduanya pun terpental Yang membuat para temannya bergegas menghampiri dua pria itu
" Astaga kenapa bisa begini sih " kata Tegar yang melihat mereka terjatuh dari kejauhan
" Tahu abang tuh , dia ngak fokus bawa motornya " kata Tuah kesal
" Ayo pindah sana, biar aku yang bawa motor " kata teman tuah Yang lalu mengantar dua bersaudara itu .Namun Juan yang tadi terjatuh tadi Sempat tergores mengenai lukanya yang belum mengering Membuat darah nya merembes ke bajunya Yang terlihat cukup banyak
" Bang Juan luka ya " kata Tegar Yang membuat 2 teman Juan ikut kaget Dan lalu membuka baju Juan
Deg.........
Kedua nya saling pandang Karna banyak luka di tubuh Juan ..
" Astaga kok lukanya banyak bang " kata Tegar ikut kaget Yang membuat Juan tak bisa berkata apa apa lagi
Tuah pun langsung bergegas Mengambil kotak obat Dan menutupi darah yang merembes .
" Lukanya cukup dalam , abang harus ke dokter itu bisa berbahaya " kata Tegar
" Ngak ini cuma luka kecil gar " kata Juan yang tak mau banyak orang tahu
Kalau dirinya terluka
" Itu bisa infeksi bro , bila kau biarkan ." kata teman Juan memperhatikan luka Juan yang cukup banyak .Seraya ia mengingat perkataan gadis yang mereka temui di bengkel tadi
" Iya ayo kita antar kerumah sakit " kata Tegar membujuk Juan
" Ngak perlu, ini sudah ada obat herbal .Besok juga sudah kering " kata Juan menolak
Tuah hanya diam .Karna ia tahu apa yang terjadi Tapi ia tak tahu siapa yang bisa mengalahkan kakaknya itu
" Gadis itu " Kata Tuah dalam hati .
Mengingat gadis itu yang menantang
Juan yang sempat membuat kakaknya itu terpancing emosi
" Abang jangan bergerak " kata Tuah Yang mengobati hati hati luka juan
Membuat teman teman juan berbisik
"' Jangan kata kan dengan siapa pun , cukup kalian yang tahu " kata Juan .
" Ya .... Kami hanya terkejut saja " kata kedua temannya Yang tak percaya Dan cukup kaget . Lalu mengaitkan nya dengan perkataan gadis yang berada di bengkel tadi Karna gadis itu yakin Juan memang terluka parah Dan ia juga berkata akan membunuhnya bila berani menculik nya
******
Di mess karyawan kang Ali dan kang Sapto melongo Karna Yuni tahu pria Siapa yang menjadi mahluk berbulu itu
__ADS_1
Dan Ariesta yang ikut mendengar bergidik ngeri Karna ia sempat melihat langsung
Sosok mahluk berbulu itu .
" Tapi kok dia diam saja. seperti nya tak mau mengaku Kalo dia pelaku nya " kata kang Ali .Yang baru tahu ada ilmu sesat untuk menjadi mahluk jahat
" Biarkan saja kang, paling besok juga ngaku sendiri " kata Yuni .Karna ia yakin pria itu tak bisa menganggunya lagi
" Kok bisa " kata kang Sapto
" Ya besok kita lihat , kalo mahluk itu tak datang lagi semuanya akan aman Dan aku juga sedikit tenang " kata Yuni
" Ya mudahan saja dia tidak datang " kata Ariesta yang tak ingin melihat mahluk itu.
" Aamiin " kata Yuni Yang teringat dengan pesan sang kakek Karna ia baru ingat Saat memikir kan mimpi buruk itu Yang membuatnya ketakutan .
Setelah cukup lama ngobrol mereka pun makan gorengan buatan mbok sambil ngobrol santai di teras .Dan Yuni pun asyik bercanda dengan Ariesta Saat mobil datang membawa para mekanik pulang Dari kantor sampit
" Wah ... mereka pulang yang " kata Ariesta senang melihat Tri pulang
" Iya tapi kok pada lemas gitu " kata Yuni Yang lalu membereskan bekas makanan mereka Dan tak lama Moko memanggilnya Yang membuat Ferdi menatap tajam pria bertubuh besar itu
" Yuni pun berlari kecil menghampiri Moko. Yang menunggu nya di depan mess staf .
" Ada kiriman dari perkebunan , ngak tahu siapa pengirim nya . Nih lihat sendiri saja " kata Moko Memberikan sebuah kotak
" Ya trimakasih mas " kata Yuni Yang membawa nya masuk Lalu membukanya di depan Moko .
" Kain mas" kata Yuni
" Kok cuma kain " kata Moko heran
" Ini kain untuk ikat pinggang " kata Yuni
" Hah.....dari siapa ?" kata Moko menatap Yuni heran Karna gadis didepannya itu Bisa mendeskripsikan kegunaan kain putih itu .
" Entah lah " kata Yuni mengeleng Tapi Yuni sadar tiap kali ia dalam bahaya Slalu ada orang yang menolong nya Walau dalam mimpi sekali pun .
" Ya sudah simpan gih " kata Moko menatap lekat Yuni. Yang membuatnya penasaran dengan gadis itu
Karna Yuni seperti banyak tahu sesuatu .
" Ya mas aku kekamar dulu ya " kata Yuni Yang lalu masuk kamarnya Dan menyimpan kain itu Dan ketika ia ingin menyimpan kain itu .Terlihat sepucuk surat di bawah kain itu..Dan Yuni langsung membuka dan membacanya
***
Jaga dirimu baik baik , Dan pakai kain itu sebagai perisai ***
Yuni terdiam sesaat Dan memikir kan kata perisai Yang membuat Yuni mengerti Lalu ia pun menyimpan nya Dan merobek surat itu dan membuang nya ke lubang wc. Lalu ia pun mengambil pakaian ganti untuk mandi .
__ADS_1
Cukup lama Yuni membersihkan diri setelah selesai ia pun keluar dengan wajah segar . Lalu sholat dan berdoa dengan khusuk .
Setelah itu Yuni berdiam cukup lama di kamarnya .Dan mengingat setiap kejadian yang sudah di lewati. Lalu ia teringat pipit teman nya .
" Ya aku akan pulang setengah tahun lagi Bulan depan aku akan izin
pulang " kata Yuni Yang berpikir cukup setahun berada di luar jakarta .Dan ia akan tetap menetap disana .
Dan ketika duduk termenung Yuni pun memasang alarm ingin tidur sebentar
Agar ia bangun tepat waktu .Karna tubuh nya terasa sangat lelah .
Disisi lain seorang pria merapal mantra untuk bisa berubah Namun tak bisa .Yang membuat nya bingung .
" Ada apa ini kenapa tak bisa berubah " kata pria itu Lalu mencobanya lagi
Dan ia pun komat kamit membaca matra Tapi hasilnya nihil Dia tak bisa berubah Membuat nya kesal lalu mengamuk dengan membanting semua barang di dalam gudang Yang membuah Tuah dan pamannya kaget.
"' Ada apa dengannya ?" kata paman Tuah menatap Tuah
" Dia terluka paman , dan mungkin dia merasa kesal " kata Tuah
" Bagaimana dia bisa terluka , bukan nya ia punya ilmu kebal senjata " kata sang paman lalu meninggalkan Tuah dan melangkah ke gudang belakang Untuk melihat Juan .
Kret.........
" Paman " kata Juan
" Ada apa ? Kenapa sampai mengamuk begitu " kata paman Juan yang duduk di kursi tua yang di ikuti Tuah Yang menutup pintu gudang
" Aku tak bisa berubah Dan aku bisa terluka " kata Juan
Pria itu pun mendekati Juan dan melihat luka nya yang terlihat dalam Yang membuat nya menatap juan lekat
" Duduk lah biar paman periksa " kata pria tua itu ...
Juan pun duduk bersila Dan sang paman pun lalu mengobati luka dalam Juan namun tak bisa pulih seketika
Lalu menghentikan nya .Dan meraba tubuh Juan dengan luka yang belum mengering .
" Ilmu mu sudah lebur, luka ini akan sembuh secara alami .Kau sekarang manusia biasa . Kutukan ilmu kebal mu juga sudah hilang .Dan kau juga tak bisa berubah Semua nya sudah lenyap" Kata paman juan
" Itu tak mungkin paman ....tidak aku tak percaya .Tidak mungkin itu terjadi " kata Juan yang tak percaya karna 10 tahun ia mengabdikan dirinya untuk bisa menjadi sakti .
" Tapi itulah kenyataanya " kata sang paman dengan mimik serius
" Ngak .. .... Ngak mungkin .Bagaimana bisa ?" kata Juan tak percaya
" Aaaa ..........." Teriak Juan kesal Mengingat gadis kecil yang menantangnya . Akan menghancurkannya bila ia nekat menculiknya lagi
__ADS_1
***Maaf telat update Ada arisan bulanan ibu ibu yang harus dihadiri **
🙏🏻🙏🏻🥰 masih setia menunggu .