
Dan mereka pun kekamar Ferdi yang melihat Dua pria itu sedang bergulat
" Woi ....... Kalian ngapain " kata Tri berteriak melerai keduanya
" Akh..... dia duluan tuh " kata Ferdi
" Lho dulu tuh yang mulai " kata Danang tak mau kalah
" Astaga Yuni itu ngak mau sama kalian berdua , ngaca sana deh.....Dan lagi kalian pikir dengan ribut bikin dia simpati hah..... beuh..... Malah muak dia lihat kalian berdua .Menang atau pun kalah ngak ada hasilnya " kata Tri
" Iya tuh .... benar tuh kata Tri kalian berdua itu mending tidur Berisik gangguin orang tidur saja " kata Yusuf
" Hahaha....... tapi kalo masih mau bergulat boleh kok Tapi sana di luar " kata Pardi Berpangku tangan membuat Danang dan Ferdi terdiam
" Ayo tidur bikin pusing orang " kata Yusuf kesal
" Maklum lagi mabok cinta ya ngak sadar mereka . Kadang tahi kambing aja serasa coklat " kata Pardi
" Hi...... Itu lho aja par, gue mah tetap ngak mau Biar jatuh cinta juga Tahi kambing mah tetap tahi kambing " jawab Yusuf
" Hahaha.......aku juga ogah mas, masa tahi kambing jadi coklat hoek...... " kata Febri ngakak
" Sudah malah cerita yang begituan .Ayo tidur besok kerja !!" kata Tri merebahkan
tubuhnya karna lelah
" Mereka pun kembali tidur namun belum lagi memejamkan mata Terdengar suara teriakan dari luar
" Aaa...........aaa........"
" Aish kok berisik sih " kata Pardi ngak bisa tidur .Yang membuat Pardi bangun Dan keluar dan melihat para teman temanya nonton film dewasa
" Inalilahi ......woi dosa kok film begituan di tonton ." kata Pardi berteriak
" Dari sana nya Par, " kata Ucok .
Yang membuat Tri ikut keluar Dan ikut melihat nya Karna penasaran
" Astaga" kata Tri bergegas kembali kekamar nya Dan mengambil kapas lalu menutup telinga nya Karna ingin tidur Begitu juga Febri dan Yusuf yang sudah mengantuk .
Sedangkan di kamar Yuni mbok .Aris Andre pa Tyiur dan Moko asyik makan jajanan dan buah oleh oleh Yuni. Sedangkan Seto dan Umar ikut nonton .Tv
" Mbok tidur disini saja ya , nanti subuh pulang nya " kata Yuni .
" Ya biar Seto dan Umar yang tidur di sana mbok bisa pinjam kasurnya " kata Yuni Sambil mengupas buah jeruk
" Iya mbok. Kan mba Yuni mau bikin rendang besok " Kata Aris
" Heh...... tenan ris , wah makan enak dong kita " kata Andre
" Ya mas , tapi siang mas Karna pagi nya Yuni mau bikin laporan dulu " kata Yuni yang menikmati buah jeruk manis di tangan nya
" Mbok juga mau ndu di pisah saja Biar ngak ketahuan yang lain " kata mbok
__ADS_1
" Ya mbok " kata Yuni
" Yun, kamu pintar masak , kalo tahu gitu jadi bojoku wae " kata mas Andre
" Mau mu dre , aku ya juga ngak nolak ya ngak Yun " kata Moko
" Hadeh , mereka tua yun sama Aris saja " kata Aris tersenyum
" Hahaha ..... bingung kan Yun di tolak semua aja .Biar sama saya " kata Pa Tyiur tertawa
" Hu......... curang sudah punya istri masih mau lagi Dosa pa !! menelantarkan anak istri demi kawin muda " kata Yuni protes
" Bercanda Yun " kata pa Tyiur
" Bercanda juga ada niat kan pa " kata Yuni
" Hehehe...... Ketahuan pa Tyiur buka kartu " sindir Andre terkekeh
" Dih ....kan bercanda karna kalian pada mau sama Yuni Kan Biar Yuni ngak bingung jadi ya saya mengajukan diri saja " kata pa Tyiur terkekeh
" Yah..... capek deh masa pa Tyiur ikut gabung juga " kata Aris
" Hahaha ....pa Tyiur mengisengi kalian saja ris, karna biar pada bubrah " kata mbok tertawa .
" Ya betul mbok , kan akhirnya mereka lemas " kata pa Tyiur . Yang memang sengaja membuat rusuh Sedangkan Yuni hanya menarik nafas dalam
Setelah itu mereka pun ngobrol Dan ketika mulai mengantuk mereka pun bubar Kembali kekamar masing masing Dan begitu juga dengan Yuni yang menutup pintu kamar .
" Ya ndu " kata mbok Yang ikut berbaring di sebelah Yuni Mereka pun lalu tidur Tak berapa lama akhirnya mereka sudah terlelap
Tengah malam sayup sayup terdengar suara anjing melolong panjang Dan Yuni membuka mata nya Dan .....
Deg .....
Dua mata merah menatap nya tajam persis beberapa centi diatas wajahnya Dan Yuni langsung membaca ayat kursi dan istighfar .Dengan bibir komat kamit Lalu mahluk itu tiba tiba menghilang Ketika Yuni mengengam tangan mbok erat .Dan menoleh kesamping mbok masih tertidur pulas. Dan Yuni pun kembali memejamkan matanya
" Ndu mbok pulang ya " kata mbok ketika sudah jam 5 subuh
" Ya mbok " kata Yuni pelan lalu duduk
" Mbok ngak sholat dulu " kata Yuni
" Oh iya " kata Mbok ..Lalu pergi kekamar mandi untuk berwudhu dan setelah selesai sholat Mbok pamit pulang ke mess karyawan .
Dan Yuni pun duduk merapikan tempat tidur nya Karna ia sedang tidak sholat
Lalu membuka jendela Dan dan tak sengaja matanya Yuni menatap mata merah itu lagi .Yang berada bengkel
" Astagfirullah "kata Yuni yang lalu kembali membaca ayat kursi .Dan tak lama mata itu kembali menghilang
" Mahluk apa itu , kenapa hanya ada matanya " kata Yuni Yang lalu menarik nafas dalam Dan masuk kamar mandi untuk mandi Karna hari semakin terang
"Aaaaa.......... .terdengar suara nyaring di kamar mess karyawan Yang membuat Yuni kaget Dan sehabis mandi ia langsung berpakaian Karna di depan kamarnya sudah berisik Langkah kaki yang berlari ingin melihat Apa yang terjadi di mess sebrang .
__ADS_1
" Ada apa pa ?" kata Yuni melihat pa Tyiur masuk pintu utama
" Jangan kesana Yun ada karyawan yang muntah darah Tadi tuh masih di obati sama Taif " kata pa Tyiur
" Kok bisa emang kenapa ?" kata Yuni
" Ngak tahu , Dia bangun tidur langsung muntah darah matanya merah Dan tubuhnya biru biru Dan Tri sudah memanggil pa Taif mengobatinya Dia bilang si Dul kena ranjau." Kata pa Tyiur
" Ranjau apa " kata Yuni bingung
" Ngak tahu lihat saja sana , saya takut lihatnya " kata Pa Tyiur bergidik ngeri
" Ya kesana pa " kata Yuni yang masuk kamar lalu mengambil cincin nya Lalu keluar lagi dari kamar Dan bergegas menuju mess karyawan
" Hoek......." muntah si Dul kembali mengeluarkan darah pekat
" Ada apa Tri " kata Yuni yang berdiri disamping Tri berbisik
" Ngak tahu Yun , Dul ngak bilang apa apa " kata Tri pelan
Yuni pun menatap Dul yang kembali muntah darah Dan Yuni tak sengaja melirik Ucok Yang tersenyum sinis Seakan menyiratkan sesuatu .Yang membuat Yuni bertanya tanya dalam hati Ada apa dengan Dul Dan ada apa dengan Ucok Apa ada ikatan benang merahnya .Yang membuat Yuni diam Lalu mendekati pa Taif
" Pa ada apa ?" kata Yuni berbisik pelan
" Dia kena kirim orang .Tapi ini bukan kiriman biasa Dia bisa mati bila tak kuat " kata pa Taif
" Apa salah mu dul "Yuni pun bertanya sambil mendekati Dul
" Ngak ada mba " kata Dul lirih
" Kau yakin " kata Yuni memastikan
" Ya mba " kata Dul mengeleng Merasakan dadanya sakit
" Coba pegang tangan ku " kata Yuni
Dul pun lalu menaruh tangan nya yang menghitam diatas tangan Yuni . Dan Yuni merasa kan hawa kuat sedang bergejolak bertubi tubi menghantam tubuh Dul .
" Huh...... pa boleh saya coba " kata Yuni
Yang merasakan hawa panas .Karna pa Taif sudah kewalahan
Yuni pun duduk bersila Dan membaca bismilah Dan menggenggam tangan Dul
Sambil membaca Al-Ikhlas 3x dan juga ayat kursi .
" Ya Allah kalo dia tak bersalah Kembalikan pada yang bathil Karna yang hak tetap akan menjadi hak Dan ya bathil tetap akan menjadi bathil " kata Yuni yang lalu mengengam tangan Dul erat Dan itu di lihat banyak orang
" Allahuakbar " kata Yuni Ketika hawa panas itu berkumpul Dan lalu menghantam punggung Dul Dan ......
" Hoek ........hoek " tiba tiba semua orang kaget melihat Ucok muntah darah Dan Dul pun lemas Ketika tubuh hitam Kembali pulih. Dan tubuhnya limbung
" Dul......" Teriak Tri yang lalu memangku kepala Dul
__ADS_1